Modul Delphi

download Modul Delphi

of 65

  • date post

    05-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    644
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of Modul Delphi

Pemrograman Delphi Hal : 1

PendahuluanDelphi merupakan bahasa pemrograman yang berbasis pada bahasa pemrograman Pascal. Bahasa Pascal sendiri muncul pada tahun 1971 oleh ilmuwan Swiss Niklaus Wirth, yang namanya diambil dari ahli matematika Perancis Blaise Pascal (1623-1662). Sejak munculnya Pascal kemudian mengalami beberapa kali pengembangan diantaranya Turbo Pascal keluaran Borland International Incorporation tahun 1983. Turbo Pascal ini memiliki perbedaan dengan Pascal standard, diantaranya dalam hal pengolahan string, penambahan beberapa prosedur dan fungsi, dan sebagainya. Turbo Pascal ini awalnya Under DOS namun dalam perkembangannya Borland juga mengeluarkan Turbo Pascal Under Windows yakni Turbo Pascal For Windows. Pada tahun 1992, Borland International memergerkan Turbo Pascal For DOS dan Turbo Pascal For Windows yang dikenal dengan nama Borland Pascal Versi 7.0. Seiring perkembangan sistem operasi Windows dan pemrograman berbasis visual, pada tahun 1995 kemudian Borland mengeluarkan Delphi Versi 1 yang kemudian berkembang pada tahun 1996 menjadi Delphi 2. Pada tahun 1997, 1998, dan 1999 Borland International berganti nama menjadi Inprise Corporation dan menghasilkan penyempurnaan Delphi dalam versi 3, 4, dan 5. Pada versi Delphi yang umumnya digunakan saat ini telah mengalami perkembangan dari versi 5 ke 6, 7, dan 8. Delphi merupakan salah satu bahasa pemrograman yang bersifat multi-purposes.

BAGIAN I : SEKILAS TENTANG DELPHI

Mengenal IDE (Integrated Development Environment) DELPHI IDE (Integrated Development Environment) adalah bagian dari Delphi yang ditujukan untuk membuat aplikasi. Melalui IDE inilah pemrograman secara visual mendesain user-interface dan melakukan pengkodean program. Pada dasarnya IDE Delphi dibagi menjadi 6 bagian utama yaitu : Menu, SpeedBar(Toolbar), Component Pallete, Form Designer, Code Editor dan Object Inspector. Gambar berikut ini menunjukkan letak keenam komponen IDE Delphi:

Speed Bar

Menu

Form Designer Code Editor

Component Pallete

Object Inspector

Gambar 1. Bagian dari IDE Delphi

AMIK WD PTK 2nd Edition Des 2007 Antonius, S.Kom

Pemrograman Delphi Hal : 2 Menu, berisi sejumlah pilihan (File, Edit, Search, dan sebagainya) digunakan untuk melakukan proses terhadap file program (membuka, menyimpan), mengkompilasi dan sebagainya. Speed Bar / Toolbar, digunakan sebagai tombol eksekusi pengganti beberapa item menu yang lazim digunakan. Misalnya tombol RUN yang menggantikan fungsi Menu RUN | RUN. Component Pallete, berisi kumpulan icon yang mensimbolkan VCL (Visual Component Library). Pada component pallete terdapat beberapa tab : Standards, Additionals, Win32, dan seterusnya. Komponen inilah yang akan digunakan (ditambahkan) ke dalam form dalam implementasi aplikasi pemrogramannya. Form Designer, merupakan tempat dimana desain dari aplikasi yang akan dihasilkan dilakukan dengan meletakkan atau menambahkan komponen-komponen yang ada dalam component pallete. Code Editor, tempat melakukan pengkodean program dalam sintaks Delphi (Pascal). Object Inspector, digunakan untuk melakukan setting terhadap suatu objek (kontrol) yang ditambahkan dari component pallete ke form. Pada object inspector terdapat 2 tab yaitu : Properties dan Events. Nama Property Kotak Objek Objek (Kontrol) , Properties, Events, Methods Dalam pemrograman berbasis OOP, suatu program dibagi dalam objek. Setiap objek memiliki entity terpisah dengan entity objek lainnya dalam lingkungannya. Setiap objek memiliki sekumpulan sifat dan metode yang melakukan fungsi tertentu sesuai dengan yang dikodekan terhadap objek tersebut. Nama Sub

Setting

Property Setiap objek memiliki 3 hal utama : Tombol 1. Properties, adalah karakteristik atau sifat dari Property suatu objek. Misalnya warna (Font.Color) untuk teks (label) adalah hitam, ukurannya (Width) = 100, dsb. 2. Method, adalah serangkaian prosedur yang dimiliki oleh suatu objek yang akan dijalankan sesuai dengan perintah atau event. Misalnya objek button (tombol) EXIT memiliki metode keluar dari aplikasi. 3. Event, adalah kejadian atau segala sesuatu yang terjadi pada suatu objek. Misalnya mengklik tombol mouse pada suatu button (Event : Click). Berikut ini ilustrasi singkat tentang objek dengan analogi konkret objek Mobil : OBJEK MOBIL

PROPERTIES : Merk : Toyota Warna : Hitam Tipe : Sedan

EVENT : Pintu dibuka Ditabrak Kehujanan

METHODS : - Berjalan Maju - Berjalan Mundur - Berhenti

Pada object inspector terdiri dari beberapa bagian : Kotak objek, berisi nama objek yang ditambahkan pada form. AMIK WD PTK 2nd Edition Des 2007 Antonius, S.Kom

Pemrograman Delphi Hal : 3 Tombol daftar objek, berisi tombol daftar nama objek yang telah ditambahkan dalam form yang dapat disetting propertynya. Nama property, adalah nama masing-masing property yang diberikan pada objek. Nama SubProperty, adalah nama sebuah property yang ada di dalam sebuah induk property. Setting, adalah isi dari tiap property pada daftar property. Tombol property, adalah tombol untuk menampilkan pilihan untuk mengisi salah satu dari property objek. Cara Pengisian Property : Property suatu objek dapat diisi dengan 2 cara yaitu : 1. Mengisi pada saat design-time, artinya property diisikan pada object inspector dengan mengisikan (mensetting) nilai property untuk tiap-tiap objek yang ada dalam form. Pengisian ini dapat dilakukan dengan cara mengetikkan langsung pada property objek di object inspector atau dengan memilih dari tombol property yang disediakan (umumnya berbentuk combo box). Cara pertama ini umumnya digunakan untuk memberi nilai property untuk objek yang sifatnya konstan (tidak berubah) sepanjang berjalannya aplikasi. 2. Mengisi pada saat run-time, mensetting property pada saat berlangsungnya aplikasi dengan melalui pengkodean program. Standard penulisan program untuk mensetting property dilakukan dengan : Nama_objek.Nama_property.Nama_SubProperty := Setting_property; Membuat Aplikasi Baru Pilih menu File | New | Application atau dengan mengklik pada Speedbar New kemudian Pilih Application. Menyimpan Project dan Form Pilih menu File | Save Project As .. Kemudian akan muncul kotak dialog penyimpanan unit (ekstention .pas) dan kotak dialog penyimpanan project file (.dpr) sbb :

Catatan : Nama file untuk unit (.pas) umumnya diawali huruf F misalnya FBiodata.pas dan Tidak Boleh Sama dengan Nama file project (.dpr). Untuk file project umumnya diawali huruf P misalnya PBiodata.dpr untuk kemudahan dalam identifikasi. Setelah melakukan penyimpanan file unit dan project di atas secara otomatis akan muncul beberapa file khusus dalam aplikasi sbb : File dengan extention .dfm adalah file form; file dengan extention .dof berisi opsi-opsi project (pengaturan linker dan compiler); file dengan extention .cfg adalah file yang berisi konfigurasi project, dan file dengan extention .res adalah file yang berisi resource windows standard (icon aplikasi).

AMIK WD PTK 2nd Edition Des 2007 Antonius, S.Kom

Pemrograman Delphi Hal : 4 Menjalankan Program PAUSE Untuk menjalankan program dapat dilakukan dengan memilih Menu RUN | RUN atau dengan menggunakan shortcut keyboard F9 atau dengan menggunakan speedbar RUN RUN Cara kedua adalah dengan memilih speedbar Save ALL atau menu File | Save ALL (SHIFT + CTRL + S) untuk menyimpan Form dan Project secara sekaligus. Menghentikan Eksekusi Program. Untuk menghentikan running program dapat dilakukan dengan memilih menu RUN | Program Reset (CTRL + F2). Mengedit Project Untuk membuka aplikasi gunakan menu File | Open Project (CTRL + F11). Kemudian pilih folder untuk membuka project yang akan diubah. Simpan kembali perubahan setelah proses pengeditan selesai dilakukan. Soal 1. Desainlah form dengan tampilan sebagai berikut ini: 1. Ubah property Caption pada form dengan Soal 1 dan property Name pada form dengan frmSoal1. Ubah property Position dengan poScreenCenter. 2. Tambahkan komponen editbox pada form. Setting property Name dengan editTeks dan property Text dikosongkan. 3. Tambahkan groupbox pertama, setting property name dengan grbWarna dan ubah property caption dengan Warna Background. 4. Pada groupbox tersebut tambahkan tiga buah tombol (button) dan ubah masing-masing propertynya sbb : Button1, ubah caption dengan &Biru, ubah name dengan btnbiru. Button2, ubah caption dengan &Hijau, ubah name dengan btnhijau. Button3, ubah caption dengan &Normal, ubah name dengan btnnormal. 5. Tambahkan groupbox kedua, setting property name dengan grbTeks dan ubah property caption dengan Tampilan Teks. 6. Pada groupbox tersebut tambahkan tiga buah tombol (button) dan ubah masing-masing propertynya sbb : Button1, ubah caption dengan Delphi, ubah name dengan btndelphi. Button2, ubah caption dengan Pemrograman, ubah name dengan btnprogram. Button3, ubah caption dengan Normal, ubah name dengan btnnormal. 7. Tambahkan sebuah tombol (bitbutton dari tab Additional). Setting property Kind dengan bkClose. Selanjutnya untuk event untuk masing-masing komponen tersebut adalah :Procedure TfrmSoal1.btnbiruClick(Sender: TObject); begin frmSoal1.color := clblue; end; procedure TfrmSoal1.btnnormalClick(Sender: TObject); begin frmSoal1.Color := clBtnFace; end; procedure TfrmSoal1.btnhijauClick(Sender: TObject); begin frmSoal1.color := clgreen; end;

AMIK WD PTK 2nd Edition Des 2007 Antonius, S.Kom

Pemrograman Delphi Hal : 5procedure TfrmSoal1.btnteksnormalClick(Sender: TObject); begin editteks.Text := ''; end; procedure TfrmSoal1.btndelphiClick(Sender: TObject); begin editteks.Text := 'Delphi'; end; procedure TfrmSoal1.btnProgramClick(Sender: TObject); begin editteks.Text := 'Pemrograman'; end; procedure TfrmSoal1.bitbtnkeluarClick(Sender: TObject); begin application.Terminate; end;

Soal 2 Buatlah form dengan tampilan seperti di bawah ini !

Memo Combobox DateTimePicker Radiobutton Listbo