Modul Blok 21 2013

download Modul Blok 21 2013

of 14

  • date post

    10-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    227
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Modul Blok 21 2013

  • 7/22/2019 Modul Blok 21 2013

    1/14

    1

    MODUL BLOK 8

    SISTEM NEUROMUSKULOSKELETAL

    A. PENDAHULUAN

    Kelainan sistem muskuloskletal merupakan penyakit yang sering ditemukan. Penyakit-

    penyakit ini menjadi sumber nyeri kronik yang paling umum, melibatkan multisistem dan bisa

    mengenai semua organ, bahkan menyebabkan penderitaan dan keterbatasan fisik pada pasien.

    Penyakit ini paling banyak terjadi pada dewasa tua tetapi juga bisa menyerang semua usia. Contoh,

    osteoartritis dapat menimbulkan nyeri dan gangguan aktifitas sehari-hari, osteoporosis dapat

    menyebabkan fraktur tulang belakang atau panggul, kecacatan pada tangan akibat rthritis

    rheumatoid, dan sebagainya.Dokter umum memiliki peran yang sangat penting untuk mengenali, mendiagnosis,

    menatalaksana atau merujuk kelainan sistem muskuloskeletal. Upaya menegakan diagnosis

    ditekankan pada kemampuan dokter untuk melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik yang benar,

    tepat dan komprehensif. Pemeriksaan penunjang diharapkan dapat membantu menegakan diagnosis

    pasti pada sebagian kasus, evaluasi pengobatan, penilaian derajat penyakit dan untuk skrining.

    Cabang-cabang ilmu kedokteran dasar dan klinis membantu mahasiswa agar mudah memahami

    patomekanisme penyakit untuk diagnosis dan talaksana yang optimal serta memahami kapan harus

    merujuk pasien ke dokter ahli.

    Blok Muskuloskeletal dilaksanakan selama tiga pekan pada akhir semester ketiga.

    Perkuliahan difokuskan pada penyakit-penyakit di bidang rhematologi dewasa dan anak dan

    orthopedi. Perkuliahan juga diperkaya dengan ilmu anatomi, fisiologi, biokimia dan farmakologi.

    Bagian radiologi dan patologi klinik akan memberikan kuliah untuk membantu mahasiswa memilih

    dan menginterpretasikan pemeriksaan penunjang dalam menegakan diagnosis. Penatalaksanaan

    penyakit tidak hanya fokus pada terapi farmakologi, peran fisioterapi sangat penting untuk

    meningkatkan kualitas hidup pasien, untuk itu Bagian Rehabilitasi Medik akan memberikan kuliah

    tentang fisioterapi. Total perkuliahan atau IT sebanyak 14 kali, skenario tutorial dua kasus, dan

    labskilltiga topik.

    B. TUJUAN

    Setelah mengikuti pembelajaran di blok ini mahasiswa diharapkan mampu menegakan

    diagnosis, menatalaksana dan atau merujuk gangguan sistem muskuloskeletal. Mahasiswa harus

    dapat menerapkan prinsip-prinsip diagnosis dan tatalaksana gangguan sistem muskuloskeletal yang

    benar.

    .

  • 7/22/2019 Modul Blok 21 2013

    2/14

    2

    C. POHON TOPIK (TOPIC TREE)

    MUSCULOSKELETAL

    Bone Conective TissueMuscleJoint

    Structure Normal

    function

    Abnormal

    function

    Structure Normal

    function

    Abnormal

    function

    Structure Normal

    function

    Abnormal

    function

    Abnormal

    function

    Structure

    Trauma Metabo

    lic

    disease

    Neoplas

    ma

    Infection

    Bone metabolism and calcium

    homeostasis

    MacroanatomyMicroanatomy

    Congeni

    tal

    anomaly

    Trauma

    Infection Arthritis

    Purine metabolism

    Microanatomy Macroanatomy Microanatomy Macroanatomy

    Mechanism ofcontraction

    Infection

    Neoplas

    ma

    Trauma

    Metabolic

    Infection Autoimune

    disease

    Neoplas

    ma

    Microanatomy

    Macroanatomy

    Embriology

    Congenital anomaly Gout & crystal

    arthropathy

    Autoimmune disease

    Trauma

  • 7/22/2019 Modul Blok 21 2013

    3/14

    3

    Disiplin ilmu yang terkait di dalam blok ini:

    a. Anatomi

    b. Histologi

    c. Fisiologi

    d. Biokimiae. Farmakologi

    f. Patologi klinik

    g. Radiologi

    h. Rematologi

    i. Orthopedi

    j. Pediatrik

    k. Rehabilitasi medik

    D. PRASYARAT MAHASISWA

    Mahasiswa yang akan menjalani blok ini adalah mahasiswa yang telah menjalani blok-blok

    generik dan blok kedokteran dasar.

    E. SASARAN PEMBELAJARAN

    Setelah menyelesaikan blok ini, maka:

    1. Aspek kognitif

    Mahasiswa mampu untuk:

    a. Memahami klasifikasi dan struktur sendi.

    b. Memahami dan menjelaskan struktur dan nama-nama gerakan sendi sinovium (diartrosis).

    c. Memahami dan menjelaskan fungsi normal dan aspek biomekanik sistem muskuloskeletal.

    d. Menyebutkan dan mengelompokan penyakit pada sistem muskuloskeletal.

    e. Memahami dan menjelaskan etiologi, gejala klinis dan patogenesis beberapa penyakit pada

    sistem muskuloskeletal.

    f. Mengetahui jenis-jenis pemeriksaan laboratorium dan radiologi untuk mendiagnosis

    penyakit pada sistem muskuloskeletal.

    g. Memahami golongan obat-obatan yang sering digunakan untuk mengobati penyakit pada

    sistem muskuloskeletal

    h. Menjelaskan tatalaksana farmakologis, non-farmakologis dan rehabilitatif beberapa penyakit

    pada sistem muskuloskeletal dan bila perlu merujuk sesuai kelainan pasiennya

    2. Aspek psikomotor

    Apabila diberikan data tentang kasus klinik atau pasien simulasi/peraga dengan penyakit sistem

    muskuloskeletal mahasiswa mampu:

    Melakukan anamnesis yang benar dan terarah serta melakukan pemeriksaan fisik umum dan

    khusus untuk mendiagnosis penyakit.

    Anamnesis dan pemeriksaan fisik rematologi

    Anamnesis dan pemeriksaan fisik orthopedi

  • 7/22/2019 Modul Blok 21 2013

    4/14

    4

    b. Melakukan prosedur dasar kegawatdaruratan dalam kondisi yang mengancam jiwa.

    3. Aspek Afektif

    Selama menjalani pembelajaran di blok ini mahasiswa diharapkan mampu:

    a. Menunjukkan kesungguhan dalam menjalani setiap proses pembelajaran di dalam blok

    b. Menunjukkan sikap penghargaan kepada berbagai unsur yang terlibat dalam proses

    pembelajaran seperti staf dosen, tutor, pasien naracoba, staf administrasi dan sesama

    mahasiswa

    c. Menunjukan kemampuan berpikir kritis dan eksploratif dalam kegiatan diskusi.

    d. Menunjukan sikap serius dan sopan santun dalam melakukan anamnesis dan pemeriksaan

    fisik kapada pasien naracoba.

    e. Menunjukan sikap sungguh-sungguh untuk menerapkan prosedur diagnostic yang baik.

    F. RINCIAN TOPIK PEMBELAJARAN

    Aspek Kognitif

    Tujuan Pembelajaran Rincian Topik

    a. Memahami klasifikasi dan struktur sendi. Menjelaskan struktur sendi

    Menjelaskan klasifikasi sendi (sinartrosis,

    diartrosis, amfitrosis)

    Menyebutkan contoh-contoh sendi sesuai

    masing-masing klasifikasi diatas

    b. Memahami dan menjelaskan struktur dan

    nama-nama gerakan sendi sinovium

    (diartrosis).

    Menjelaskan ciri-ciri sendi diartrosis.

    Menjelaskan struktur sendi diartrosis.

    Menjelaskan nama-nama gerakan sendi

    diartrosis.

    Menyebutkan contoh-contoh sendi diartrosis

    Menjelaskan dan menggambarkan struktur

    sendi lutut dan vertebrae.

    c. Memahami dan menjelaskan fungsi normal

    dan aspek biomekanik sistem

    muskuloskeletal

    Menjelaskan prinsip-prinsip kinesiologi

    d. Menyebutkan dan mengelompokan penyakit

    pada sistem muskuloskeletal.

    Menyebutkan dan mengelompokan

    penyakit-penyakit di bidang reumatologi.

    Menyebutkan dan mengelompokan

    penyakit-penyakit di bidang orthopedi

    e. Memahami dan menjelaskan etiologi, gejala

    klinis dan patogenesis beberapa penyakit

    pada sistem muskuloskeletal

    Memahami dan menjelaskan etiologi, gejala

    klinis dan pathogenesis penyakit-penyakit di

    bidang reumatologi:

  • 7/22/2019 Modul Blok 21 2013

    5/14

    5

    o Arthritis, akibat:

    SLE

    Septik

    Gout

    Rheumatoid artritis

    o Osteoarthritis

    o Osteoporosis

    Memahami dan menjelaskan etiologi, gejala

    klinis dan patogenesis penyakit-penyakit di

    bidang orthopedi:

    o Osteomielitis dan ulkus pada tungkai

    o

    Neoplasmao Kelainan kongenital

    f. Mengetahui jenis-jenis pemeriksaan

    laboratorium dan radiologi untuk

    mendiagnosis penyakit pada sistem

    muskuloskeletal

    Mengetahui dan menjelasakan pemeriksaan

    laboratorium untuk tujuan:

    o Skrining penyakit

    o Diagnostik

    o Penilaian derajat penyakit

    o Penilaian aktivitas penyakit

    o Penilaian respon terapi

    o Prognostik

    Mengetahui dan menjelaskan pemeriksaan

    radiologi untuk tujuan diagnostik, penilaian

    derajat penyakit, evaluasi pengobatan dan

    prognostik.

    Memilih jenis pemeriksaan laboratorium dan

    radiologi yang sesuai dengan penyakit secara

    rasional.

    g. Memahami golongan obat-obatan yang

    sering digunakan untuk mengobati penyakit

    pada sistem muskuloskeletal

    Mengetahui dan menjelaskan jenis obat-obat

    NSAID, analgetik dan steroid.

    Mengetahui dan menjelaskan antibiotik

    untuk infeksi pada muskuloskeletal.

    Mengetahui dan menjelaskan antibiotik

    untuk infeksi pada muskuloskeletal

    Mengetahui dan menjelaskan obat-obat

    penurun asam urat.

    Mengetahui dan menjelaskan obat-obat

    antiosteoporotik.

  • 7/22/2019 Modul Blok 21 2013

    6/14

    6

    h. Menjelaskan tatalaksana farmakologis, non-

    farmakologis dan rehabilitatif beberapa

    penyakit pada sistem muskuloskeletal dan

    bila perlu merujuk sesuai kelainan pasiennya

    Memahami dan menjelaskan

    penatalaksanaan farmakologi dan

    nonfarmakologi penyakit-penyakit di bidang

    reumatologi:

    o Arthritis, akibat:

    SLE

    Septik

    Gout

    Rheumatoid artritis

    o Osteoarthritis

    o Osteoporosis

    Memahami dan menjelaskanpenatalaksanaan farmakologi dan non

    farmakologi penyakit-panyakit bidang