Model Sort Card

download Model Sort Card

of 24

  • date post

    25-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    504
  • download

    3

Embed Size (px)

description

Pada kesempatan pra penelitian ini peneliti tertarik untuk mengamati strategi guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadits dalam penerapan metode card sort di kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri 1 Palembang. Pertanyaannya sekarang Apakah metode card sort telah diterapkan secara efektif maksimal atau malah sebaliknya? Jawabannya akan ditemukan pada pembahasan selanjutnya.

Transcript of Model Sort Card

OBSERVASI TERHADAP STRATEGI GURU MATA PELAJARAN AL-QURAN HADITS DALAM PENERAPAN METODE CARD SORT DI KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH (MTS) NEGERI 1 PALEMBANG

Tugas Akhir Semester Mata Kuliah : MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PAI

Oleh : WAHYONO SAPUTRO NIM. 2110103187

Dosen Pengampu : Dr. H. Is !"# S$%!r&"' M. A(.

PROGRAM PAS)ASARJANA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) RADEN *ATAH PALEMBANG +,1+

KATA PENGANTAR Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shala at beriring salam kepada !abi Muhammad SA", keluarga, sahabat dan semua pengikutn#a $Aamiin%. Alhamdulillah akhirn#a laporan kegiatan pra penelitian #ang diberi judul: OBSERVASI TERHADAP STRATEGI GURU MATA PELAJARAN AL-QURAN HADITS DALAM PENERAPAN METODE CARD SORT DI KELAS VII MADRASAH TSANA I!AH "MTS# NEGERI 1 PALEMBANG -' selesai pada aktun#a. Dalam kesempatan ini pula mengu&apkan terimakasih penulis tujukan kepada: '. (th. )apak Pro*. Dr. +. Ris,an Rusli, M. Ag, Direktur Pas&asarjana -A-! Raden .atah Palembang, #ang telah memberikan pengantar i/in pra penelitian ini, 0. (th. )apak Dr. +. -smail Sukardi, M. Ag, selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Model1 Model Pembelajaran PA-, 2. (th. -bu Dra. +j. (eni Su*ri (ani, M.Pd.-, Kepala Madrasah Tsana i#ah !egeri ' Palembang #ang telah mem*asilitasi kegiatan pra penelitian ini, 3. (th. -bu Susanna Re/eki, M. Pd.-, 4uru Mata Pelajaran Al 5ur,an +adits pada Madrasah Tsana i#ah !egeri ' Palembang. Penulis men#adari benar bah a tulisan ini jauh dari sempurna, namun demikian penulis berharap bisa menjadi kontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan madrasah6sekolah pada umumn#a dan di lingkungan madrasah tsana i#ah pada khususn#a. Kritik dan saran #ang membangun sangat penulis nantikan demi perbaikan pada masa mendatang.

Palembang, 07 8uli 09'0 Penulis,

"ah#ono Saputra !-M.0''9'92':; A. PENDAHULUAN 2

Pada dasarn#a, tugas guru adalah mendidik $dalam arti mengajar untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan ke&erdasan%, melatih $dalam arti membekali keterampilan%, dan mendidik $dalam arti memas#arakatkan sikap tak a terhadap Tuhan (ang Maha ntuk mengetahui e*ekti*iitas metode CARD SORT dalam proses pembelajaran sis a pada materi Memahami isi kandungan 5.S. Al1Cahab dan An1!asr tentang problematika dak ah di Madrasah Tsana i#ah !egeri ' Palembang. Adapun se&ara khusus penelitian ini diharapkan berguna bagi: a. Sis a : Cebih akti* dalam pembelajaran Al15ur,an +adits. b. 4uru : a% Meningkatkan kemampuan guru dalam men&iptakan strategi pembelajaran dan mampu mengemas dalam kegiatan #ang lebih menarik dan ber?ariati*. b% Meningkatkan pro*esionalisme guru. &. Sekolah : a% Membantu sekolah mengembangkan ?isi dan misin#a. b% Dapat meningkatkan kinerja sekolah dengan adan#a peningkatan pro*esionalisme guru. &% Menambah hasanah re*erensi kar#a ilmiah perpustakaan.

D. KERANGKA TEORI '. Strategi )elajar Mengajar6 Pembelajaran

,

Menurut @embriarto dalam kamus pendidikan mengartikan strategi belajar mengajar sebagai prosedur kerja #ang ditempuh oleh sis a dan guru dalam mengkaji bahan ajar untuk men&apai tujuan pengajaran.2 Menurut -smail Sukardi, strategi berarti suatu langkah1langkah, prosedur, garis besar atau haluan #ang harus dilakukan untuk men&apai tujuan #ang telah ditentukan. strategi belajar mengajar adalah pola umum kegiatan guru #ang harus dilalui dalam kegiatan belajar mengajar untuk men&apai tujuan #ang telah ditetapkan.3 )erkaitan dengan strategi belajar mengajar ini, terdapat sebuah istilah trend dalam konteks pendidikan saat ini, #akni istilah Dpembelajaran,. )erikut penulis kutip beberapa pendapat mengenai pembelajaran: '% Menurut Sagala dalam Rama#ulius $099:: hlm. 02=%, pembelajaran adalah membelajarkan sis a menggunakan a/a/ pendidikan maupun teori belajar #ang merupakan penentu utama keberhasilan pendidikan. Pembelajaran merupakan proses dua arah. Mengajar dilakukan oleh pihak guru sebagai pendidik, sedangkan belajar dilakukan oleh peserta didik. 0% Menurut Eore# dalam Rama#ulius $099:: hlm. 02=%, pembelajaran adalah suatu proses dimana lingkungan seseorang se&ara sengaja dikelola untuk memungkinkan ia turut serta dalam tingkah laku dalam kondisi khusus atau menghasilkan respon terhadap situasi tertentu. 2% Menurut +amalik dalam Rama#ulius $099:: hlm. 02=%, pembelajaran adalah suatu kombinasi #ang tersusun meliputi unsur1unsur manusia i, material, pasilitas, perlengkapan, dan prosedur #ang saling mempengaruhi men&apai tujuan pembelajaran.7 0. Metode Card Sort Metode &ard sort merupakan kegiatan kolaborati* #ang bisa digunakan untuk mengajarkan konsep, penggolongan si*at, *akta tentang suatu objek, atau mengulangi in*ormasi. Menurut Silberman sebagaimana dikutip Sukardi $09'': =F%, metode &ard sort merupakan salah satu ragam metode akti* #ang dapat diterapkan guru dalam proses pembelajaran. Prosedur #ang harus ditempuh dalam metode card sort #aitu:St. -em.riarto, et.al, 'ed.(, amus Pendidikan, )akarta: Gramedia /idiasarana Indonesia, 1%%,, Cet. e! 1, 0ntri strata sat&'S1(!s&m.er 1engendali 1erilak&, "lm. 22., Ismail S&kardi, Model dan Metode Pembelajaran Modern! Suatu Pengantar . +alem.ang, 3&nas Gemilang +ress, 2011, "lm. $,!$$. $ #

Ramay&li&s, "lmu Pendidikan "slam# $akarta: alam 4&lia, 2005, Cet. e!2, "lm. 2#%2,0.

$

'% Masing1masing sis a diberikan kartu indek #ang berisi materi pelajaran. Kartu indek dibuat berpasangan berdasarkan de*inisi, kategori6kelompok, misaln#a kartu #ang berisi aliran empiris dengan kartu pendidikan ditentukan oleh lingkungan dan lain1lain. Makin ban#ak sis a #ang memegang kartu, sis a #ang lain diminta berpasangan dengan sis a makin ban#ak pula pasangan kartun#a. 0% 4uru menunjuk satu sis a #ang memegang kartu, sis a #ang lain diminta berpasangan dengan sis a tersebut bila merasa kartu #ang dipegangn#a memiliki kesamaan de*inisi atau kategori. 2% Agar situasin#a agak seru dapat diberikan hukuman bagi sis a #ang melakukan kesalahan. 8enis hukuman dibuat atas kesepakatan bersama. 3% 4uru dapat membuat &atatan penting di papan tulis pada saat proses terjadi.F E. METODOLOGI PENELITIAN '. Cokasi Penelitian Penelitian ini berlokasi di Madrasah Tsana i#ah $MTS% !egeri ' Palembang Semester gasal Tahun Pembelajaran 09'0609'2. 0. "aktu "aktu penelitian adalah aktu berlangsungn#a penelitian atau saat penelitian ini dilangsungkan. Penelitian ini dilaksanakan pada 'F s6d ': 8uli semester gasal tahun pembelajaran 09'0609'2. 2. Sub#ek Penelitian Sub#ek penelitian adalah Susanna Re/eki, M.Pd.-, guru mata pelajaran Al15ur,an +adits di Madrasah Tsana i#ah $MTS% !egeri ' Palembang Semester gasal Tahun Pembelajaran 09'0609'2. Pada penelitian ini, peneliti mem*okuskan pengamatan terhadap aspek1aspek penilaian dari guru #ang men#angkut: '% Ren&ana pelaksanaan pembelajaran 0% Pelaksanaan Pembelajaran 2% Pelaksanaan membuka dan menutup pelajaran 3% @ariasi stimulus pembelajaran 7% Keterampilan bertan#a F% Memberikan penguatan2 Ismail S&kardi, Model dan Metode Pembelajaran Modern! Suatu Pengantar . +alem.ang, 3&nas Gemilang +ress, 2011, "lm. 100!101.

2

*. TEMUAN )erdasar pada realitas pengamatan di tempat obser?asi, penulis mendapatkan beberapa temuan sebagai berikut: '. Sebagian besar guru pada Madrasah Tsana i#ah $MTS% negeri ' Palembang telah diserti*ikasi, termasuk guru mata pelajaran Al15ur,an +adits #ang peneliti amati. 0. Masih terdapat kendala dan hambatan dalam melaksanakan penerapan strategi metode pembelajaran berbasis akti*, ino?ati*, e*ekti* dan men#enangkan. Kendala dan hambatan #ang dimaksud adalah guru belum termoti?asi se&ara maksimal, guru sudah terbiasa dengan metode kon?ensional, dan jumlah proporsi sis a dalam setiap kelas $39 sis a dalam setiap kelas%. 2. 4uru mata pelajaran Al15ur,an dan +adits #ang penulis amati merupakan salah satu guru #ang memiliki kapabilitas #ang &ukup baik dan memiliki keterampilan #ang &ukup baik dalam melaksanakan penerapan stategi metode pembelajaran berbasis akti*, ino?ati*, e*ekti* dan men#enangkan, hal ini berdasar pada pengamatan terhadap persiapan perangkat pembelajaran #ang disiapkan oleh guru #ang bersangkutan. 3. 4uru mata pelajaran Al15ur,an dan +adits #ang penulis amati telah menerapkan strategi metode pembelajaran card sort. 7. Pada akhir sesi kegiatan inti, guru menerapkan strategi metode pembelajaran talking stik. G. KESIMPULAN )erdasar pada analisis terhadap masalah1masalah e?aluasi pada beberapa temuan di atas, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: '. 4uru mata pelajaran Al15ur,an dan +adits pada Madrasah Tsana i#ah $MTS% negeri ' Palembang telah menerapkan strategi metode pembelajaran card sort. 0. Pelaksanaan strategi metode pembelajaran card sort &ukup e*ekti*. 2. 4uru mata pelajaran Al15ur,an dan +adits pada Madrasah Tsana i#ah $MTS% negeri ' Palembang &ukup kreati* dalam melakukan ?ariasi strategi metode pembelajaran. 3. 4uru mata pelajaran Al15ur,an dan +adits pada Madrasah Tsana i#ah $MTS% negeri ' Palembang telah memenuhi semua kompetensi #ang disa#aratkan sebagai

6

guru pro*esional #akni kompetensi pedagogik, kompetensi personal, kompetensi sosial dan kompetensi pro*esiaonal. )erdasarkan temuan dan kesimpulan diatas, dapat disarankan hal1hal sebagai berikut: '. Para guru sebaikn#a menguasai dan men&obakan strategi metode card sort ini pada mata pelajaran #ang masih serumpun dalam Pelajaran Agama -slam $PA-% seperti AGidah Akhlak, Sejarah Kebuda#aan -slam .iGih dan )ahasa Arab se&ara khusus, dan pada mata pelajaran lainn#a #ang tidak serumpun se&ara umum, misaln#a )ahasa -ndonesia dan Matematika. 0. 4uru harus dapat menjaga dan membina keterlibatan akti* sis a dalam kegiatan pembelajaran agar da#a serap anak terhadap materi #ang diberikan guru menjadi lebih mantap. 2. 4uru harus menguasai berbagai kemampuan. Salah satu kemampu