Migrasi Penduduk

28
MIGRASI PENDUDUK POKOK BAHASAN 12 1.DEMOGRAFI DAN KEPENDUDUKAN 2.MIGRASI PENDUDUK

Transcript of Migrasi Penduduk

Page 1: Migrasi Penduduk

MIGRASI PENDUDUKPOKOK BAHASAN 121.DEMOGRAFI DAN KEPENDUDUKAN

2.MIGRASI PENDUDUK

Page 2: Migrasi Penduduk

Demografi & KependudukanDemografi & Kependudukan Dalam kehidupan sehari-hari orang sering Dalam kehidupan sehari-hari orang sering

menggunakan kata demografi untuk menggunakan kata demografi untuk menjelaskan studi Kependudukan.menjelaskan studi Kependudukan.

Sebaliknya untuk menjelaskan persoalan Sebaliknya untuk menjelaskan persoalan studi kependudukan orang menggunakan studi kependudukan orang menggunakan kata demografi.kata demografi.

Keadaan seperti ini harus diluruskan, Keadaan seperti ini harus diluruskan, sebab dapat menimbulkan kekacauan sebab dapat menimbulkan kekacauan dalam analisis.dalam analisis.

Page 3: Migrasi Penduduk

KONSEP DAN DEFINISIKONSEP DAN DEFINISI Mereka yang tidak memahami akan menggunakan Mereka yang tidak memahami akan menggunakan

konsep demografi dan kependudukan secara konsep demografi dan kependudukan secara bergantian. Kedua konsep ilmu ini tidaklah samabergantian. Kedua konsep ilmu ini tidaklah sama

Dalam bahasa Inggris demografi atau “Dalam bahasa Inggris demografi atau “DemographyDemography” ” adalah ilmu yang mempelajari secara statistik dan adalah ilmu yang mempelajari secara statistik dan matematik tentang jumlah,distribusi dan perubahan2 matematik tentang jumlah,distribusi dan perubahan2 penduduk sbg akibat bekerjanya tiga komponen penduduk sbg akibat bekerjanya tiga komponen demografi yakni : (kematian,kelahiran dan migrasi)demografi yakni : (kematian,kelahiran dan migrasi)

Page 4: Migrasi Penduduk

KONSEP & DEFINISI KONSEP & DEFINISI (lanjut)(lanjut)

Konsep Kependudukan dalam bahasa Inggris Konsep Kependudukan dalam bahasa Inggris disebut “disebut “Population StudiesPopulation Studies””

Yakni ilmu yang mempelajari hubungan secara Yakni ilmu yang mempelajari hubungan secara timbal balik antara Demografi dan ilmu-ilmu timbal balik antara Demografi dan ilmu-ilmu sosial lainnya.sosial lainnya.

Dalam hal ini demografi dapat menjadi Dalam hal ini demografi dapat menjadi dependen variabel bagi studi – studi ilmu sosial dependen variabel bagi studi – studi ilmu sosial (Kependudukan),sebaliknya;ilmu2 sosial dapat (Kependudukan),sebaliknya;ilmu2 sosial dapat menjadi Independen variable bagi studi studi menjadi Independen variable bagi studi studi demografi demografi begitu pula sebaliknya begitu pula sebaliknya

Page 5: Migrasi Penduduk

Studi KependudukanStudi Kependudukan Jadi studi Kependudukan adalah studi antar Jadi studi Kependudukan adalah studi antar

bidang yang menggunakan pendekatan bidang yang menggunakan pendekatan Demografi sebagai Independen variabel bagi Demografi sebagai Independen variabel bagi ilmu2 sosialilmu2 sosialdan demikian pula sebaliknya.dan demikian pula sebaliknya.

Variabel2 ilmu sosial dapat menjadi Variabel2 ilmu sosial dapat menjadi Independen variabel bagi studi DemogafiIndependen variabel bagi studi Demogafi

Studi Kependudukan dgn demikian lebih luas Studi Kependudukan dgn demikian lebih luas dari Demografi,dan dapat menjembatani dari Demografi,dan dapat menjembatani antara ilmu Kedokteran dan ilmu sosial antara ilmu Kedokteran dan ilmu sosial lainnya.lainnya.

Page 6: Migrasi Penduduk

Konsep & Definisi MigrasiKonsep & Definisi Migrasi

• Dalam konsep yang lebih makro (luas) migrasi adalah bagian dari mobilitas geografis atau (horizontal)

• Definisi mobilitas penduduk dalam arti ini adalah ; semua bentuk gerakan (movement) penduduk dari satu tempat ke tempat lain.

• Mobilitas penduduk ada dua jenis ; yakni 1)permanen=migrasi dan 2) Non permanen = sirkulasi

Page 7: Migrasi Penduduk

Studi Migrasi PendudukStudi Migrasi Penduduk Studi migrasi jauh berbeda dengan studi fertilitas dan Studi migrasi jauh berbeda dengan studi fertilitas dan

mortalitas.Keduanya memiliki ukuran-ukuran yang mortalitas.Keduanya memiliki ukuran-ukuran yang lebih pasti dan tegaslebih pasti dan tegas

Dalam studi migrasi ukurannya jauh lebih longgar Dalam studi migrasi ukurannya jauh lebih longgar dan kadang sulit diukur.Masalah ini dibenturkan lagi dan kadang sulit diukur.Masalah ini dibenturkan lagi dengan persoalan “NIAT”dengan persoalan “NIAT”

Pertanyaan tentang “ berapa lamakah seseorang harus Pertanyaan tentang “ berapa lamakah seseorang harus pergi dari rumahnya agar dapat disebut migran ?pergi dari rumahnya agar dapat disebut migran ?

Pertanyaan ini sulit dijawab, karena semua migrasi Pertanyaan ini sulit dijawab, karena semua migrasi menyangkut perpindahanmenyangkut perpindahan tetapi tidak semua tetapi tidak semua perpindahan bisa disebut migrasi.perpindahan bisa disebut migrasi.

Page 8: Migrasi Penduduk

Konsep & Definisi MigrasiKonsep & Definisi Migrasi

Migrasi adalah perpindahan penduduk dari Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain melewati batas satu tempat ke tempat lain melewati batas politik/administratif tertentu dengan tujuan politik/administratif tertentu dengan tujuan (NIAT) untuk menetap didaerah tujuan.(NIAT) untuk menetap didaerah tujuan.Menurut PBB “ Menurut PBB “ A migrant is a person who A migrant is a person who changes his place of residence from one changes his place of residence from one political or administrative area to another”political or administrative area to another”

Page 9: Migrasi Penduduk

Dimensi Migrasi Dimensi Migrasi PendudukPenduduk

Dari dua definisi tersebut di atas, dapat Dari dua definisi tersebut di atas, dapat diketahui adanya dua dimensi penting yang diketahui adanya dua dimensi penting yang harus diperhatikan dalam studi migrasi.harus diperhatikan dalam studi migrasi.

Kedua dimensi itu adalah ; 1) dimensi waktu, Kedua dimensi itu adalah ; 1) dimensi waktu, dan 2) dimensi ruang atau dan 2) dimensi ruang atau spatial.spatial.

Untuk dimensi waktu tidak ada batasan yang Untuk dimensi waktu tidak ada batasan yang pasti,sedangkan dimensi ruang dapat pasti,sedangkan dimensi ruang dapat digunakan (dusun,desa,kecamatan,kabupaten digunakan (dusun,desa,kecamatan,kabupaten propinsi, negara, dan seterusnya)propinsi, negara, dan seterusnya)

Page 10: Migrasi Penduduk

Migrasi Internal & InternasionalMigrasi Internal & Internasional Migrasi dapat pula dibedakan menurut skala Migrasi dapat pula dibedakan menurut skala

perpindahannya, apakah melampaui batas negara atau perpindahannya, apakah melampaui batas negara atau sebaliknya hanya dalam batas Kabupaten atau sebaliknya hanya dalam batas Kabupaten atau Propinsi.Propinsi.

Migrasi ke luar dari satu negara ke negara lain Migrasi ke luar dari satu negara ke negara lain disebut Emigrasi, sedangkan migrasi masuk ke disebut Emigrasi, sedangkan migrasi masuk ke negara itu disebut Imigrasi.negara itu disebut Imigrasi.

Kedua jenis migrasi ini disebut migrasi Internasional.Kedua jenis migrasi ini disebut migrasi Internasional. Migrasi penduduk dalam satu negara biasa disebut Migrasi penduduk dalam satu negara biasa disebut

migrasi Internal.migrasi Internal.

Page 11: Migrasi Penduduk

Mobilitas Non PermanenMobilitas Non Permanen Bentuk mobilitas yang kedua, yaitu Bentuk mobilitas yang kedua, yaitu

mobilitas non permanen, atau mobilitas mobilitas non permanen, atau mobilitas harian dan tidak ada niat untuk menetap harian dan tidak ada niat untuk menetap biasa disebut “Sirkulasi” (Circulation).biasa disebut “Sirkulasi” (Circulation).

Jika jangka waktunya pendek, misalnya Jika jangka waktunya pendek, misalnya dalam sehari,yakni berangkat pagi dan dalam sehari,yakni berangkat pagi dan pulang sore hari pulang sore hari dilakukan terus dilakukan terus menerus setiap hari menerus setiap hari disebut disebut “Commuting”(Migrasi pergi >< pulang)“Commuting”(Migrasi pergi >< pulang)

Page 12: Migrasi Penduduk

Beberapa Bentuk PerpindahanBeberapa Bentuk Perpindahan Kita mengenal beberapa bentuk perpindahan; antara Kita mengenal beberapa bentuk perpindahan; antara

lain;lain; 1.Perubahan tempat yg bersifat rutin (misalnya orang 1.Perubahan tempat yg bersifat rutin (misalnya orang

yg pulang balik kerja)yg pulang balik kerja) recurrent movementrecurrent movement 2.Perubahan tempat yang relatif lama, seperti 2.Perubahan tempat yang relatif lama, seperti

perpindahan tinggal bagi pekerja musiman.perpindahan tinggal bagi pekerja musiman. 3.Perubahan tempat tinggal dgn tujuan menetap dan 3.Perubahan tempat tinggal dgn tujuan menetap dan

tidak kembali ketempat semula (tidak kembali ketempat semula (non recurrent non recurrent movement)movement)

Page 13: Migrasi Penduduk

Sirkulasi (Mobilitas Sementara)Sirkulasi (Mobilitas Sementara)

• Sirkulasi didefinisikan sebagai; perpindahan dari satu tempat ke tempat lain tanpa niat untuk menetap di daerah tujuan.

• Sirkulasi dapat berlangsung lebih dari satu hari (menginap).

• Pekerja musiman dapat disebut golongan ini (Circular migration)dimensi waktunya dapat bervariasi antara 2 hari, 3 bulan atau lebih.

• Ada juga yang memberi batas waktu 179 hari

Page 14: Migrasi Penduduk

Jenis-Jenis MigrasiJenis-Jenis Migrasi

1. Migrasi Masuk (In Migration)1. Migrasi Masuk (In Migration) yaitu masuknya penduduk ke suatu daerah yaitu masuknya penduduk ke suatu daerah

tujuan (area of destination)tujuan (area of destination)2.Migrasi Ke luar (Out Migration)2.Migrasi Ke luar (Out Migration) Perpindahan penduduk keluar dari satu daerah Perpindahan penduduk keluar dari satu daerah 3.Migrasi Netto (Net Migration)3.Migrasi Netto (Net Migration) Adalah selisih antara jumlah migrasi masuk dan Adalah selisih antara jumlah migrasi masuk dan

keluar.Jika migrasi masuk lebih besar dari keluar.Jika migrasi masuk lebih besar dari migrasi keluar disebut Neto Positif.& sebaliknyamigrasi keluar disebut Neto Positif.& sebaliknya

Page 15: Migrasi Penduduk

Jenis-Jenis Migrasi (lanjut)

4. Migrasi Bruto (Gross Migration) Adalah jumlah migrasi masuk dan

jumlah migrasi keluar.5. Migrasi Total (Total Migration) adalah seluruh jumlah kejadian migrasi,

mencakup migrasi semasa hidup (life time migration) dan (return migration)

Page 16: Migrasi Penduduk

LanjutanLanjutan6. Life Time Migration6. Life Time Migration adalah migrasi berdasarkan tempat lahir.adalah migrasi berdasarkan tempat lahir. Artinya,mereka yang pd saat Sensus Artinya,mereka yang pd saat Sensus

dilaksanakan,berbeda tempat tinggalnya dilaksanakan,berbeda tempat tinggalnya dengan tempat kelahirannya.dengan tempat kelahirannya.

7. Migrasi Parsial7. Migrasi Parsial adalah jumlah migran ke suatu daerah adalah jumlah migran ke suatu daerah

tujuantujuan dari satu daerah asal.Migrasi ini dari satu daerah asal.Migrasi ini merupakan ukuran Arus migrasi antara merupakan ukuran Arus migrasi antara dua daerah (asal dan tujuan)dua daerah (asal dan tujuan)

Page 17: Migrasi Penduduk

LanjutanLanjutan

8. Arus Migrasi (Migration Stream) adalah jumlah atau banyaknya

perpindahan yg terjadi dari daerah asal ke daerah tujuan dlm jangka waktu tertentu

9. Urbanisasi. Bertambahnya proporsi penduduk yg

tinggal di perkotaan disebabkan oleh proses perpindahan dari desa. Atau akibat perluasan dari wilayah kota.

Page 18: Migrasi Penduduk

TransmigrasiTransmigrasi Transmigrasi adalah salah satu bagian dari Transmigrasi adalah salah satu bagian dari

migrasi penduduk. Konsep ini punya arti migrasi penduduk. Konsep ini punya arti yang sama dengan “yang sama dengan “ResettlementResettlement” atau ” atau ““settlementsettlement” dalam kepustakaan ” dalam kepustakaan demografi. demografi.

Trasmigrasi diatur dgn Undang-Undang Trasmigrasi diatur dgn Undang-Undang No.3 th 1972.No.3 th 1972.

Jenisnya ; Transmigrasi umum dan Jenisnya ; Transmigrasi umum dan Transmigrasi swakarsaTransmigrasi swakarsa

Page 19: Migrasi Penduduk

Determinan MigrasiDeterminan Migrasi Pada tataran teoritik ada tiga faktor yang Pada tataran teoritik ada tiga faktor yang

mempengaruhi seseorang melakukan mempengaruhi seseorang melakukan migrasi.migrasi.

1). Faktor pendorong migrasi (push 1). Faktor pendorong migrasi (push factor)factor)

2). Faktor penarik migrasi (pull factor)2). Faktor penarik migrasi (pull factor) 3. Hambatan (barrier) migrasi3. Hambatan (barrier) migrasi

Page 20: Migrasi Penduduk

Teori MigrasiTeori Migrasi

• Teori Everett S Lee.• Menurut Lee, seseorang melakukan

perpindahan (migrasi) karena dipengaruhi oleh 4 faktor.

• 1.faktor di daerah asal (Origin)• 2.faktor di daerah tujuan (Destination)• 3.faktor penghalang migrasi (Barrier)• 4.faktor individu (pribadi)

Page 21: Migrasi Penduduk

Teori Migrasi Robert Teori Migrasi Robert NorrisNorris

• Menurut Norris,disampaing ke 4 faktor Menurut Norris,disampaing ke 4 faktor di atas di atas dalam migrasi penting dalam migrasi penting diperhatikan adanya migran terpaksa, diperhatikan adanya migran terpaksa, dan migran kembali yang gagal di dan migran kembali yang gagal di tempat tujuan. Asumsinya tidak semua tempat tujuan. Asumsinya tidak semua migran akan sukses di daerah tujuan.migran akan sukses di daerah tujuan.

• Migran terpaksa adalah mereka yang Migran terpaksa adalah mereka yang terpaksa pindah karena orang tuanya terpaksa pindah karena orang tuanya pindah.Kasus ini juga dapat terjadi di pindah.Kasus ini juga dapat terjadi di kalangan Militer, Hakim Polisi dan Jaksa.kalangan Militer, Hakim Polisi dan Jaksa.

Page 22: Migrasi Penduduk

Hukum Migrasi E.G.RavensteinHukum Migrasi E.G.Ravenstein Teori-teori Migrasi tersebut, sebenarnya bersumber Teori-teori Migrasi tersebut, sebenarnya bersumber

dari hukum migrasi E.G.Ravenstein, yang dari hukum migrasi E.G.Ravenstein, yang dirumuskannya pd tahun 1885.dirumuskannya pd tahun 1885.

Menurut Ravenstein (1885) ada 7 (tujuh) hukum Menurut Ravenstein (1885) ada 7 (tujuh) hukum migrasi yang ia rumuskan : a.n.migrasi yang ia rumuskan : a.n.

1. Migrasi dan jarak.1. Migrasi dan jarak. Migran jarak dekat lebih besar dari migran jarak Migran jarak dekat lebih besar dari migran jarak

jauh.Migran jarak jauh lebih tertuju ke pusat2 jauh.Migran jarak jauh lebih tertuju ke pusat2 perdagangan dan industri.perdagangan dan industri.

Page 23: Migrasi Penduduk

Hukum Migrasi (lanjutan)2. Migrasi Bertahap Adanya migrasi yang terarah Migrasi terjadi dari desa-kota

kecil terus ke kota besar 3.Arus dan Arus balik Migrasi Setiap arus migrasi utama akan

menimbulkan arus balik penggantinya

Page 24: Migrasi Penduduk

Hukun Migrasi(lanjutan)Hukun Migrasi(lanjutan)

4. Migrasi dan Disparitas4. Migrasi dan Disparitas Disparitas desa-kota akan Disparitas desa-kota akan

mendorong terjadinya migrasi.mendorong terjadinya migrasi.5. Migrasi dan Jenis Kelamin5. Migrasi dan Jenis Kelamin Wanita cenderung bermigrasi jarak Wanita cenderung bermigrasi jarak

pendek, sedang laki2 cenderung pendek, sedang laki2 cenderung bermigrasi jarak jauh.bermigrasi jarak jauh.

Page 25: Migrasi Penduduk

Hukum MigrasiHukum Migrasi6. Teknologi dan Migrasi6. Teknologi dan Migrasi Tekonologi (perhubungan) akan Tekonologi (perhubungan) akan

meningkatkan angka migrasi ke meningkatkan angka migrasi ke daerah yang lebih majudaerah yang lebih maju

7. Motiv Migrasi.7. Motiv Migrasi. Dorongan utama migrasi adalah Dorongan utama migrasi adalah

motiv ekonomi.motiv ekonomi.

Page 26: Migrasi Penduduk

Ukuran-Ukuran MigrasiUkuran-Ukuran Migrasi 1.Angka Migrasi1.Angka Migrasi Adalah ratio dari banyaknya penduduk yg Adalah ratio dari banyaknya penduduk yg

pindah secara lokal (mover) dlm suatu jangka pindah secara lokal (mover) dlm suatu jangka waktu tertentu waktu tertentu berbanding dgn jumlah berbanding dgn jumlah penduduk.penduduk.

Rumusnya = m = M/P.kRumusnya = m = M/P.k m=angka mobilitasm=angka mobilitas M=jumlah moverM=jumlah mover P=pendudukP=penduduk k= bilangan konstan (1000)k= bilangan konstan (1000)

Page 27: Migrasi Penduduk

Penutup

Terima kasih Sampai jumpa pada Kesempatan lain

Page 28: Migrasi Penduduk

http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id/