METRO ANDALAS, Rabu 03 September 2015

download METRO ANDALAS, Rabu 03 September 2015

of 16

  • date post

    23-Jul-2016
  • Category

    Documents

  • view

    299
  • download

    2

Embed Size (px)

description

HARIAN METRO ANDALAS (296)

Transcript of METRO ANDALAS, Rabu 03 September 2015

  • metroandalas @metroandalas metroandalas redaksimetrans@gmail.com

    Costumer Care:Costumer Care:Costumer Care:Costumer Care:Costumer Care:Redaksi: 0751 38887Iklan: 0751 31604FAX: 0751 29411

    ECERANSURAT KABAR HARIAN

    Untuk Keutuhan Indonesia

    Rp4.000/eks296 /Th.II/2015

    KAMIS 3 SEPTEMBER 2015TERBIT 16 HALAMAN

    Sambungan ke Halaman 7

    Seleksi Terbuka Masih TerkatungSUDAH BULAN SEPTEMBER

    Tiga Kabupaten BelumJuga Cairkan Dana Desa

    HUKUM MATI Ng Hai Kwan alias Jimmy terdakwa kasus kepemilikan Narkoba jenissabu-sabu tertunduk saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru, diPekanbaru, Riau, setelah dituntut hukuman mati oleh Jaksa.

    PADANG(Metrans)Seleksi terbuka di ling-

    kungan Pemprov Sumbarmasih belum juga dilaksanak-an meski sudah diumumkansebelumnya. Kini, kabarnyamasih menunggu keputusanakkhir dari Pj. Gubernur.

    Kita tunggu bagaimanakeputusan Pj gubernur terkaitseleksi terbuka ini, apakahdilanjutkan sekarang atausetelah gubernur definitifditetapkan, kata KepalaBadan Kepegawaian DaerahSumbar, Jayadisman dihu-bungi di Padang, Rabu.

    Dia menjelaskan, sebe-lumnya pada masa kepemim-pinan Gubernur Irwan Pra-yitno dan Wakil Gubernur

    PADANG (Metrans)Sudah memasuki bulan

    September, ternyata tigaKabupaten di Sumatera Baratmasih belum juga menggelon-torkan dana desa yang sudahdisediakan dalam kocekdaerah, bahkan sebelumnyaGubernur Sumbar sudahmengeluarkan pula suratedaran agar para Bupati segeramenyalurkan dana desa itu.

    Ketiga daerah itu masing-masing Kabupaten LimapuluhKota, Kabupaten PadangPariaman dan KabupatenPasaman. Tidak jelas, apayang menjadi alasan bagimasing-masing bupati diketiga daerah itu untuk belumjuga menyalurkannya ke kasdesa masing-masing.

    Menjelang akhir Agus-tus lalu, ada lima daerah yangbelum menyalurkan danadesa itu. Tapi sekaranghanya tinggal tiga daerah saja,karena dua daerah yaituKabupaten Solok dan Kabu-paten Tanah Datar sudahmelakukannya, kata KepalaBadan Pemberdayaan Masya-rakat(BPM) Sumbar, Syafrizaldihubungi dari Padang,Rabu.

    Menurut Syafrizal Ucok,dia belum mendapat laporanmengapa mereka belum mela-kukan penyaluran, tetapi iamenyebut akan dorong terus,kalau perlu sedikit memaksa,

    agar pencairan dana desatahap II nanti tidak terkendala.

    Dia mengatakan, danadesa dari pemerintah pusatdicairkan melalui tiga tahap,yaitu tahap I 40 persen, tahapII 40 persen dan tahap III20 persen.

    Dana desa tahap I telahkita terima seluruhnya, me-nunggu pencairan tahap II,katanya.

    Wali Nagari Aia DinginKabupaten Solok, Patrizaldihubungi dari Padangmembenarkan dana desatersebut sudah masuk kerekening nagari.

    Masuknya baru minggu

    Muslim Kasim, telah dila-kukan seleksi terbuka untukbeberapa jabatan eselon IIyang kosong.

    Tetapi, karena terganjalaturan, maka proses seleksiterbuka itu dihentikan se-mentara.

    Menurutnya, dalam pe-merintahan Penjabat Guber-nur Sumbar ReydonnyzarMoenek, seleksi terbukatersebut bisa dilanjutkankembali, karena Pj memilikiwewenang untuk memutasidan melantik pejabat.

    Jika nanti Pj gubernurmengatakan agar seleksitersebut dilanjutkan, kita akanlakukan, kata dia.

    Dia menyebutkan, sesuaiedaran Kementerian PAN RBNomor 16/2012 serta Undang-Undang Aparatur Sipil Negara(ASN), untuk mengisi jabataneselon II yang lowong didaerah harus dilakukanmelalui seleksi terbuka.

    Saat ini menurut dia, diSumbar ada beberapa jabataneselon II yang kosong yaituSekretaris Dewan (Sekwa-n), Kepala Dinas Koperasidan Usaha Mikro Kecil Me-nengah (UMKM), KepalaBadan Penanggulangan Ben-cana Daerah (BPBD), danKepala Satuan Polisi PamongPraja (Sat Pol PP).

    Seleksi terbuka untuk menjaring secara objektifcalon pejabat eselon II di lingkungan Pemprov

    Sumbar yang sudah dilaksanakan sebelumnya, kiniterkatung-katung. Masih ditunggu keputusan Pj.

    Gubernur, dilanjutkan atau dihentikan.

    Syafrizal UcokReydonnyzar Moenek

    AZYUMARDI AZRA Sambunganke Halaman 7

    POLITIK

    PT AWL DI PASBAR

    Masih Bandel, Dilaporkanke Kementrian LHK RI

    AJARI CARA BERDAGANG

    Padang Gelar Festival KulinerDICOPOT DARI BARESKRIM

    Budi Waseso tak TerkejutPADANG (Metrans)

    Banyak keluhan pelancongketika berbelanja kuliner diSumatera Barat khusus diPadang, maka diperlukan pen-didikan cara berdagang kulinerdan melayani pembeli yangbaik. Lusa, di Padang akandigelar Festival Kuliner hingga6 September.

    Dengan mengambil tempatdi halaman museum Aditya-warman, puluhan usaha kulinerkecil dan menengah akan meng-gelar dagangan mereka di lapak-

    lapak yang disediakan oleh DinasPariwisata Kota Padang.

    Diharapkan festival ini akanberguna untuk meningkatkankualitas layanan maupun kualitasmenu dari para pedagang kulinerdi Padang, kata Kepala DinasPariwisata Padang, Dian Fakhrikepada Metrans kemarin.

    Selain itu, kata Dinas, tujuandigelarnya festival ini untukmembina Usaha Mikro Kecil danMenengah (UMKM) kuliner diKota Padang, sehingga merekamengetahui bagaimana mempro-

    mosikan kulinernya.Menurutnya, selama ini PKL

    di Kota Padang belum seluruh-nya mengetahui bagaimana caramempromosikan dan berdagangkuliner yang baik. Kegiatanberskala nasional yang digagasKementerian Pariwisata RItersebut, juga dimaksudkanuntuk meningkatkan kese-jahteraan para UMKM kulinerKota Padang.

    Selain untuk memberikan

    SIMPANG AMPEK (Metrans)Karena menganggap manaje-

    men pabrik sawit PT Agro WiraLigatsa (AWL) membandel danmelawan SK Bupati PasamanBarat membuat Lembaga Swada-ya Masyarakat (LSM) PeduliLingkungan Bumi Andalas(Pelindas) geram juga.

    LSM ini kemudian menyu-rati kantor Kementerian Ling-kungan Hidup dan KehutananRI melaporkan kebandelanpemilik pabrik sawit itu.

    KEJAHATAN DALAM RUMAH TANGGA

    Memaksa Istri Berhubungan Intim Bisa Dibui

    JAKARTA (Metrans)Kepala Badan Reserse

    Kriminal Komisaris JenderalPolisi Budi Waseso tidakterkejut mendengar isu pen-copotan atau pemutasiandirinya dari jabatan itu.

    Enggak terkejut, sayamalah tahu berita itu darikawan-kawan wartawan. Dalaminstansi Polisi atau TNI itubiasa ganti-ganti posisi, kataBudi Waseso di Mabes Polri,Jakarta, Selasa.

    Dia mengatakan dirinyabekerja seperti biasa dan tetapmenangani kasus-kasus la-innya.

    Ke depan dia juga akanmenangani sembilan kasusbesar bernilai triliunan rupiah.

    Sementara itu, DirekturPidana Ekonomi KhususBareskrim Polri, Brigadir Jende-ral Polisi Victor Simanjutakmenuturkan penindakan sejum-lah kasus bisa jadi terhambatketika isu pencopotan BudiWaseso yang kini berhembusbenar terjadi.

    Enggak bisa dijamin apayang dilakukan penyidik.Nanti mereka juga takut.Misalnya mereka mengung-kap kasus, mereka terancamdicopot, kata Victor diMabes Polri di Jakarta.

    Padahal, kata dia, sejumlahkasus yang ditangani saatini oleh para penyidik seperti

    dugaan korupsi di PertaminaFoundation atau kasus dwel-ling time dan pengadaancrane di PT Pelindo II mem-butuhkan ketenangan.

    Penyidik perlu ketenang-an. Jangan diganggu denganisu seperti ini . AnggotaBareskrim sekarang semangatbekerja karena dipimpin yangsemangat kerja, kalau Ka-bareskrim-nya dicopot sayatakut ini jadi langkah mun-dur, kata dia.

    Dia menuturkan prestasiKabareskrim saat ini jelassudah banyak terlihat.

    Penyelamatan triliunanrupiah uang negara dari kasuskondensat PT Trans PacifikPetrochemical Indotama(TPPI) menjadi salah satubuktinya.

    TPPI dulu enggak per-nah tersentuh sekarang bisakami selesaikan. Kemananegara selama ini? Apa mausemua yang sudah dilakukanini mundur lagi?, ucapnya.

    Meski tak menyebutkansiapa dalangnya, Victor men-duga ada skenario besar dibalik isu mengenai penco-potan Budi Waseso itu.

    Saya enggak tau inihanya ancaman atau psywar.Tapi kalau sampai terjadi inilangkah mundur dan an-caman bagi penegakan hu-kum, kata dia.(akf)

    PADANG (Metrans)Kasubdit IV Ditreskrimum

    Kepolisian Daerah SumateraBarat AKBP Cepi Noval menge-mukakan pemaksaan berhu-bungan intim oleh suami kepadaistri sehingga terjadi kekerasanseksual dapat dipidana mengacukepada Undang-Undang nomor23 tahun 2004.

    Dulu kalau ada suami me-maksa istri berhubungan sah-sah saja, sekarang berdasarkanUU nomor 23 tahun 2014tentang Penghapusan Ke-

    kerasan Dalam Rumah Tang-ga diancam pidana penjarahingga 12 tahun, kata diadi Padang, Rabu.

    Ia menyampaikan halitu saat tampil sebagaipembicara pada seminarPencegahan dan Pena-nganan Korban TindakPidana Kekerasan Seksualpada Perempuan dan Anakdiselenggarakan LembagaPerlindungan Saksi dan Kor-ban (LPSK).

    Menurut dia mengacu pada

    pasal 46 UU nomor 23 tahun2014 dinyatakan setiap orangyang melakukan kekerasan

    seksual dapat dipidanapenjara paling lama 12tahun dan atau dendamaksimal Rp36 juta.

    Polisi dapat lang-sung menangkap pela-ku ketika mendapat la-poran dari korban tanpa

    surat perintah penangkap-an untuk dilakukan pemerik-saan lebih lanjut , ujar dia.

    Lebih lanjut ia mengatakan

    jika setelah dilakukan penahan-an pihak yang melaporkan inginmelakukan penangguhan makatidak dapat dikabulkan mengacupada pasal 35 UU nomor 23tahun 2014.

    Jadi kalau ada istri yangmerasa iba melihat suaminyaditahan kemudian minta pe-nangguhan tidak bisa dika-bulkan, ujar dia.

    Ia menyampaikan dalampenanganan kasus kekerasan

    Limbah sawit di sebuah pabrik di Pasaman Barat Sambungan ke Halaman 7

    Sambungan ke Halaman 7 Sambungan ke Halaman 7

    Situs Kekerasan

    Pemerintah harus secara rutinmemantau situs-situs negatifpenyebar paham kekerasanyang bisa mengancam perda-maian dan keutuhan Negara KesatuanRepublik Indonesia (NKRI). Sayamenyarankan pemerintah untuk mengambil

    langkah pemblo-kiran terhadapsitus radikal yangterbukti mempro-mosikan kekeras-an dan kebencian.

    Situs-situs ya-ng mengajarkanpaham kekerasan,menghasut, atau

    TAK BAIK UNTUK DEMOKRASI

    PAN DukungPemerintahJAKARTA