METODE PENELITIAN (KUANTITATIF DAN KUALITATIF)

download METODE PENELITIAN (KUANTITATIF DAN KUALITATIF)

of 44

  • date post

    12-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    131
  • download

    0

Embed Size (px)

description

METODE PENELITIAN (KUANTITATIF DAN KUALITATIF). Sutaryat Trisnamansyah. HASRAT INGIN TAHU: Mencari Kebenaran. PENDEKATAN NON-ILMIAH: Common sense (akal sehat) Prasangka Pendekatan intuitif Kebetulan/Coba-coba Pendapat otoritas ilmiah PENDEKATAN ILMIAH:. PENDEKATAN ILMIAH. - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of METODE PENELITIAN (KUANTITATIF DAN KUALITATIF)

  • METODE PENELITIAN (KUANTITATIF DAN KUALITATIF)

    Sutaryat Trisnamansyah

  • HASRAT INGIN TAHU: Mencari Kebenaran

    PENDEKATAN NON-ILMIAH:Common sense (akal sehat)PrasangkaPendekatan intuitifKebetulan/Coba-cobaPendapat otoritas ilmiahPENDEKATAN ILMIAH:

  • PENDEKATAN ILMIAH Masalah Hipotesis Pengumpulan dataVerifikasi dataKesimpulan Penelitian adalah pendekatan ilmiah yang lebih sistematik, lebih cermat, dan lebih terencana.

  • Sumber-sumber Ilmu Pengetahuan:PengalamanOtoritasCara berpikir deduktifCara berpikir induktifPendekatan ilmiah

  • Ilmu sebagai suatu metode penyelidikanAspek-aspek yang melekat pada ilmu adalah:Metode, yang memungkinkan penyelidik memeriksa gejala tertentu yang menarik perhatiannyaAsumsi yang dibuat oleh ilmuwanSikap para ilmuwanTeori ilmiah

  • ILMU PENGETAHUAN DIPEROLEH MELALUI PENELITIAN TUGAS ILMU PENGETAHUAN DAN PENELITIANMemberikan deskripsiMenerangkan / eksplanasiMenyusun teoriMemprediksiMelakukan pengendalian

  • PERANAN TEORI Teori sebagai orientasi utama dari ilmuTeori sebagai konsepsualisasi dan klasifikasiTeori meringkaskan faktaTeori memprediksi fakta-faktaTeori memperjelas celah kosong

  • PERANAN FAKTA TERHADAP TEORI Fakta menolong memprakarsai teoriFakta memberi jalan dalam mengubah/ memformulasikan teori baruFakta dapat membuat penolakan thp teoriFakta menukar fokus dan orientasi baru dari teori

  • TEORI MEMBERI KONTRIBUSI TERHADAP PENELITIAN: Teori meningkatkan keberhasilan penelitian; dapat menghubungkan penemuan-penemuan yang tampak berbeda-beda ke dalam keseluruhan dan memperjelas proses-proses di dalamnya. Teori dapat memberikan penjelasan terhadap hubungan-hubungan yg diamati dalam suatu penelitian

  • DEFINISI PENELITIAN

    Penelitian adalah metode kerja atau metode pemecahan masalah yang dilakukan secara terencana dan cermat dengan maksud mendapatkan fakta dan kesimpulan agar dapat memahami, menjelaskan, meramalkan, dan mengendalikan keadaan.

  • DEFINISI PENELITIAN PENDIDIKAN1. Penelitian pendidikan, suatu kegiatan yang diarahkan kepada pengembangan pengetahuan ilmiah tentang kejadian-kejadian yang menarik perhatian para pendidik.Tujuannya, menemukan prinsip-prinsip umum, atau penafsiran tingkah laku yang dapat dipakai untuk menerangkan, meramalkan, dan mengendalikan kejadian-kejadian dalam lingkungan pendidikan

  • DEFINISI PENELITIAN PENDIDIKAN2. Penelitian pendidikan adalah suatu metode kerja atau metode pemecahan masalah yang dilakukan secara terencana dan cermat, dengan maksud mendapatkan fakta-fakta dan kesimpulan mengenai keadaan/peristiwa/ situasi atau kegiatan pendidikan agar dapat memahami, menjelaskan, meramalkan, dan mengendalikan keadaan/peristiwa/situasi atau kegiatan pendidikan itu; suatu metode kerja untuk menemukan kebenaran, berupa kebenaran empiris, logis, dan etis.

  • ARAH PENELITIAN1. Menggambarkan/menjelaskan keadaan2. Memecahkan masalah3. Menemukan/mengembangkan model/pola/cara kerja4. Membuat keputusan/kebijakan5. Mengembangkan/menguji konsep/teori6. Memperbaiki: keadaan, peristiwa, situasi, kegiatan pendidikan

  • KARAKTERISTIK PROSES PENELITIAN PENDIDIKAN Sistematis; langkah-langkahnya runtutLogis; keterkaitan yang masuk nalarEmpiris; didasarkan fakta-fakta empirikBersfat reduktif; tidak semua aspek ditelitiBersifat replikabel (dapat diulang oleh peneliti lain dengan hasil yang sama),dan transmitabel (hasilnya dapat dialihkan untuk kepentingan yang lebih besar)

  • SIFAT (CIRI) KHAS PENELITIAN Berkisar di seputar masalah yang ingin dipecahkanMengandung unsur-unsur originalitasDidasarkan atas pandangan ingin tahuDilakukan secara terbukaBerdasarkan asumsi, bahwa suatu fenomena mempunyai hukum dan pengaturan (order) Untuk menemukan generalisasi atau dalil Harus menggunakan pengukuran yang akurat

  • TEORI, KONSEP, VARIABEL, PROPOSISI, DAN HUBUNGAN ANTAR VARIABELTeori = Suatu himpunan konstruk (konsep), definisi dan proposisi yang memberikan suatu pandangan yang sistematis mengenai gejala dengan memerinci hubungan-hubungan antara variabel-variabel, dengan tujuan menjelaskan dan meramal fenomena/gejala. (Kerlinger).

  • Adanya suatu himpunan proposisi-proposisi Proposisi adalah saling hubungan antara konstruk-konstrak/konsep-konsep yang dideftnisikan.Dengan adanya saling hubungan konstruk/konsep yang didefinisikan itu tampak pandangan yang sistematik mengenai gejala yang digambarkan oleh variabel-variabel.

  • Tujuan TeoriMenjelaskan gejala, dengan memerinci hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya, danbagaimana bentuk hubungan itu, sehingga bisa membuat ramalandari variabel tertentu ke variabel lainnya.

  • PENGERTIAN KONSEPKonsep = 'mental image' atau makna-makna tertentu menururt persepsi seseorang (peneliti), suatu pengertian atau definisi yang menggambarkan secara abstrak suatu fenomena sosial atau alami.Konsep bisa berupa konstruk (tak teramati), misalnya motif berprestasi, keadilan. Bisa pula teramati, seperti konsep tentang meja, pohon.

  • Variabel = suatu konsep yang memiliki variasi nilai.Badan manusia bukan varibel, mengapa? Tinggi badan manusia adalah variabel, mengapa?Dua bentuk variabel dalam penelitian, (1) Variabel kategorikal (categorical variables), yang memiliki dua golongan: (a) dikotomi, misalnya jenis kelamin, (b) politomi, misalnya jenis pekerjaan. (2) Variabel bersambungan (continuous variables), yang memiliki rangkaian nilai yang mempunyai rentang tertentu, misalnya usia, pendapatan.

  • Ditinjau dari kuantifikasinya, variabel diklasifikasikan atas: 1.Variabel Nominal; didasarkan atas proses penggolongan, bersifat diskrit, mutually exclu- sive. Misalnya: Jenis kelamin, jenis mata pencaharian, agama.2.Variabel Ordinal; berdasarkan jenjang dalam atribut tertentu. Misalnya: Rangking kelulusan, kejuaraan.3.Variabel Interval; terdapat satuan (unit) prngukuran yang sama. Misalnya: Prestasi belajar, penghasilan4.Variabel Ratio; mempunyai nol mutlak.

  • PENGERTIAN PROPOSISIProposisi = pernyataan tentang satu konsep , satu variabel atau lebih.Proposisi yang membahas satu variabel disebut univariat, yang membahas dua variabel disebut bivariat, yang membahas lebih dari dua variabel disebut multivariat Contoh univariat?Contoh bivariat?Contoh multivariat?

  • PENGERTIAN HIPOTESISHipotesis = suatu penjelasan tentatif, jawaban sementara terhadap masalah penelitian. Disusun berdasarkan penafsiran yang mendalam tentang latar belakang teori dan bukti-bukti empirik yang berfungsi menuntun dan menjelaskan sifat-sifat tertentu yang menjadi pusat perhatian peneliti.

  • Hipotesis .Hipotesis merupakan pernyataan yang terbuka untuk diuji kembali melalui prosedur penelitian, dikemukakan dalam bentuk :masuk akal, logiskonsisten dengan fakta atau teoridinyatakan secara terbuka untuk diuji kebenarannya ditulis secara sederhana.

  • Generalisasi EmpirikGeneralisasi empirik = suatu pernyataan tentang hubungan yang dibangun atas dasar pengamatan pertama yang selanjutnya dipakai sebagai dasar untuk membuat kesimpulan bagi keseluruhan. Contoh : ??

  • Jenis-jenis hubungan Antar VariabelHubungan antar Variabel: Hubungan simetris, apabila variabel yang satu tidak disebabkan atau dipengaruhi yang lainnya. Hubungan Timbal Balik, satu variabel bisa menjadi sebab dan juga akibat dari variabel lain; peningkatan sikap mental kewirausahaan (X), tingkat kemajuan usaha (Y). Pada suatu saat X bisa menjadi Y dan sebaliknya.Hubungan Asimetris, hubungan antara dua variabel, yaitu variabel independen (pengaruh, bebas) terhadap variabel dependen (terpengamh, tergantimg). Variabel independen bisa terdiri atas dua variabel (bivariat), bisa juga lebih dari dua (multivariat).

  • Jenis-jenis Variabel ditinjau dari FungsinyaVariabel bebas (independen,mandiri, independent) = XVariabel bergantung (dependent, tidak bebas) = YVariabel moderatorVariabel kendaliVariabel rambang

  • Jenis-Jenis PenelitianDitinjau berdasarkan metode dan tujuan:1. Penelitian dasar (basic reseach)2. Penelitian terapan (applied reseach)3. Peneltian evaluasi (evaluation research)4. Penelitian dan pengembangan (reseachand development)

    Ditinjau berdasarkan metode:1. Penelitian eksperimen2. Penelitian non-eksperimen

  • Penelitian Eksperimen; sebab-akibat, manipulasi

    Desain penelitian eksperimen:1. Eksperimen Sungguhan (true- experimental)2. Eksperimen Semu (quasi- experimental)3. Pra Semu (pre-experimental)

  • Penelitian Non-Eksperimen

    Penelitian non-eksperimen meliputi:1. Penelitian Deskriptif2. Penelitian Korelasional3. Penelitian Survey4. Penelitian komparatif5. Penelitian ex-post facto

  • PENDEKATAN PENELITIAN : KUANTITATIF DAN KUALITATIFIstilah "kuantitatif dan "kualitatif' berkaitan dengan modus penelitian,atau pendekatan penelitian, yang mengacu pada metode penelitian; bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis, jenis generalisasi dan penyajian data yang diperoleh melalui penelitian.

  • Secara kasar/umum, perbedaan antara penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif adalah bentuk data yang disajikann. Penelitian kuantatitif berkaitan dengan data dalam bentuk angka, dengan penyajian statistik, sedangkan penelitian kualitatif berkaitan dengan data yang bukan angka, disajikan dalam bentuk naratif.

  • Perbedaan Penelitian Kuantitatif dengan Penelitian KualitatifAsumsi tentang dunia. Penelitian kuantitatif, berlandaskan atas bentuk positivistis lojik, yang berasumsi bahwa fakta sosial itu stabil, bahwa hubungan-hubungan dengan realitas tunggal itu stabil, terpisah dari perasaan dan keyakinan individu-individu. Penelitian kualitatif lebih bersifat konstruksionistik, yang beranggapan bahwa realitas itu tida