Metode fact finding & requirement

download Metode fact finding & requirement

of 44

Embed Size (px)

Transcript of Metode fact finding & requirement

  • 1. NAMA KELOMPOK 6: SYAFRUDIN (12650039) VION AGE (12650074) AGUS MINANUR ROHMAN (12650118)

2. Untuk mempelajari sistem analis perlu melakukan mengumpulkan fakta- fakta dan semua informasi yang relevan. fakta jika dinyatakan dalam bentuk data kuantitatif disebut sebagai data. Keberhasilan proyek apapun tergantung pada keakuratan data yang tersedia. Informasi yang akurat dapat dikumpulkan dengan bantuan metode / teknik tertentu. Metode-metode tertentu untuk mencari informasi dari sistem yang disebut teknik menemukan fakta (Fact Finding Technique). Teknik menemukan fakta terdiri dari Wawancara, Kuesioner, Rekam View dan Observasi. 3. Teknik Penemuan Fakta / Fact-Finding Proses pengumpulan informasi mengenai masalah, kesempatan, persyaratan solusi, dan prioritas sistem. Istilah ini disebut juga pengumpulan informasi (information gathering) 4. Fact Finding adalah mencari/ mengumpulkan fakta-fakta/data sebelum seseorang melakukan suatu kegiatan atau tindakan. Misalnya seorang PRO dari sebuah perusahaan, sebelum ia melaksanakan tugastugasnya, harus mengetahui terlebih dahulu tentang : Apa yang diperlukan publik Siapakah yang termasuk ke dalam publik ini Bagaimana keadaan publik dipandang dari berbagai segi Mengapa publik bersikap masa-bodo, menentang dsb 5. Fact-Finding Methods Interviews Questionnaires Record View (Research) Observation Document Sampling Prototyping Joint Requirement Planning 6. Interview (Wawancara) Sebuah wawancara adalah percakapan antara dua orang atau lebih di mana pertanyaan yang ditanyakan oleh pewawancara untuk memperoleh fakta-fakta atau pernyataan dari orang yang diwawancarai. 7. Kelebihan Interview : Analis dapat menelusuri lebih dalam mengenai user Memungkinkan pewawancara untuk mengembangkan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan situasi yang berkembang. Pewawancara dapat menilai kebenaran jawaban yang diberikan dari gerak-gerik dan raut wajah orang yang diwawancarai. Pewawancara dapat menanyakan kegiatan-kegiatan khusus yang tidak selalu terjadi. Interview dapat dihentikan jika orang yang di interview sudah tidak ada informasi Termasuk mencari tahu fakta-fakta, memverifikasi fakta, klarifikasi fakta, menghasilkan antusiasme, mendapatkan pengguna akhir yang terlibat, mengidentifikasi kebutuhan, dan mengumpulkan ide-ide dan pendapat. 8. Kelemahan : Interview membutuhkan banyak waktu Analisis harus bekerja lagi untuk merapikan informasi yang didapat hasil interview bisa saja tidak valid Wawancara tidak selalu tepat untuk kondisi-kondisi tenpat yang tertentu, misalnya di lokasi-lokasi yang ribut dan ramai Wawancara sangat menganggu kerja dari orang yang diwawancarai bila waktu yang dimilikinya sangat terbatas 9. Wawancara terbagi atas wawancara terstruktur dan tidak terstruktur. Wawancara terstruktur artinya peneliti telah mengetahui dengan pasti apa informasi yang ingin digali dari responden sehingga daftar pertanyaannya sudah dibuat secara sistematis. Peneliti juga dapat menggunakan alat bantu tape recorder, kamera photo, dan material lain yang dapat membantu kelancaran wawancara. Wawancara tidak terstruktur adalah wawancara bebas, yaitu peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan yang akan diajukan secara spesifik, dan hanya memuat poin-poin penting masalah yang ingin digali dari responden. 10. Apa itu Questionnaires ( Angket ) Questioner : Daftar pertanyaan yang tersusun dengan baik yang digunakan untuk alat pengumpulan data secara survey. Questioner harus sesuai dengan Masalah yang diteliti. Oleh karena itu sebelum menyusun questioner, masalah penelitian harus dirumuskan dengan jelas. Jenis data yang dapat dikumpulkan menggunakan questioner bisa kualitatif maupun kuantitatif 11. Tahap-tahap Perancangan Questioner 1. Mendefinisikan Tujuan dari Survey 2. Menentukan kelompok sampel 3. Menulis Questionnaire 4. Mengolah Questionnaire 5. Menginterpretasi hasil 12. Jenis Jenis Angket 1. Angket Terbuka Angket terbuka (angket tidak terstruktur) ialah angket yang disajikan dalam bentuk sederhana sehingga responden dapat memberian isian sesuai dengan kehendak dan keadaannya. 2. Angket Tertutup Angket tertutup (angket berstruktur) adalah angket yang disajikan dalam bemtuk sedemikian rupa sehingga responden diminta untuk memilih satu jawaban yang sesuai dengan karakteristik dirinya. 13. Kelemahan Kuesioner tidak menggaransi responden untuk menjawab pertanyaan dengan sepenuh hati. Kuesioner cenderung tidak fleksibel, artinya pertanyaan yang harus dijawab terbatas yang dicantumkan di kuesioner saja, tidak dapat dikembangkan lagi sesuai dengan situasinya. Pengumpulan sampel tidak dapat dilakukan secara bersama-sama dengan daftar pertanyaan, lain halnya dengan observasi yang dapat sekaligus mengumpulkan sampel Kuesioner yang lengkap sulit untuk dibuat. 14. Kelebihan Kuesioner baik untuk sumber data yang banyak dan tersebar. Responden tidak merasa terganggu, karena dapat mengisi kuesioner dengan memilih waktunya sendiri yang paling luang. Kuesioner secara relatif lebih efisien untuk sumber data yang banyak. Karena kuesioner biasanya tidak mencantumkan identitas responden, maka hasilnya dapat lebih objektif. 15. Record View (RESEARCH) Informasi yang berkaitan dengan sistem ini diterbitkan dalam sumber-sumber seperti koran, majalah, jurnal, dokumen dll. Ulasan Catatan ini membantu analis untuk mendapatkan informasi berharga tentang sistem dan organisasi. Jika seorang analis yang bekerja dalam organisasi yang menjadi subjek dari latihan pengumpulan fakta, maka kemungkinan bahwa ia sudah akan memiliki pemahaman yang baik tentang organisasi dan tujuan usahanya. Namun, jika dia akan sebagai konsultan dari luar, maka salah satu tugas pertama adalah mencoba untuk memperoleh pemahaman tentang organisasi. 16. Membaca latar belakang atau penelitian merupakan bagian dari proses itu. Jenis dokumen yang merupakan sumber sesuai informasi meliputi meskipun membaca laporan perusahaan dapat memberikan analis dengan informasi tentang misi organisasi, sehingga mungkin beberapa indikasi kebutuhan masa depan, teknik ini terutama memberikan informasi tentang sistem yang sekarang. Record View (RESEARCH) 17. Kelebihan Record view Membantu analis memahami perusahaan sebelum bertemu dengan karyawan dari perusahaan tersebut. Analis dapat menyiapkan tehnik fact finding yang lain terkait dengan tujuan perusahaan Dokumen yang ada dapat menyediakan informasi yang sudah ditentukan untuk sistem yang ada KELEMAHAN Record view Dokumen tertulis kadang tidak sesuai dengan reality 18. Apa itu Observasi Observasi adalah cara mendasar untuk mencari tahu tentang dunia di sekitar kita. Pada makhluk hidup, Observasi biasanya menggunakan indera. Dalam ilmu, observasi juga dapat melibatkan pencatatan data melalui penggunaan instrumen. Istilah ini juga dapat merujuk kepada setiap data yang dikumpulkan selama kegiatan ilmiah. 19. Melalui observasi, analis sistem dapat memperoleh pandangan- pandangan mengenai apa yang sebenarnya dilakukan, melihat langsung keterkaitan di antara para pembuat keputusan di dalam organisasi, memahami pengaruh latar belakang fisik terhadap para pembuat keputusan, menafsirkan pesan-pesan yang dikirim oleh pembuat keputusan lewat tata letak kantor, serta memahami pengaruh para pembuat keputusan terhadap pembuat keputusan lainnya. 20. Teknik observasi Penelitian observasional (atau penelitian lapangan) adalah teknik penelitian sosial yang melibatkan pengamatan langsung dari fenomena dalam pengaturan alam mereka. Hal ini membedakan dari Penelitian eksperimental di mana lingkungan kuasi buatan dibuat untuk mengontrol faktor palsu, dan di mana setidaknya salah satu variabel yang dimanipulasi sebagai bagian dari percobaan. 21. Tiga Pendekatan Observasi Secara umum, ada tiga jenis penelitian observasional: Penelitian observasional Terselubung - Para peneliti tidak mengidentifikasi diri mereka. Entah mereka mencampur dengan subyek terdeteksi, atau mereka mengamati dari kejauhan. Keuntungan dari pendekatan ini adalah: (1) Hal ini tidak perlu untuk mendapatkan pelajaran 'kerjasama, dan (2) Subyek perilaku tidak akan terkontaminasi oleh kehadiran peneliti. Beberapa peneliti memiliki keraguan etis dengan tipu daya yang terlibat dalam pendekatan ini. Penelitian observasional terbuka - Para peneliti mengidentifikasi diri mereka sebagai peneliti dan menjelaskan tujuan dari pengamatan mereka. Masalah dengan pendekatan ini adalah mata pelajaran dapat mengubah perilaku mereka ketika mereka tahu bahwa mereka sedang diawasi. Mereka menggambarkan "diri ideal" mereka daripada diri mereka yang sebenarnya. Keuntungan bahwa pendekatan terbuka memiliki lebih dari pendekatan rahasia adalah bahwa tidak ada penipuan Partisipasi Peneliti - Peneliti berpartisipasi dalam apa yang mereka hadapi sehingga untuk mendapatkan apresiasi yang lebih baik dari fenomena. 22. Observasi Keuntungan utama dari observasi adalah bahwa ia menyediakan akses langsung ke fenomena sosial yang sedang dipertimbangkan. Daripada mengandalkan pada beberapa jenis laporan diri, seperti meminta orang-orang apa yang akan mereka lakukan dalam situasi tertentu, Anda benar-benar mengamati dan mencatat perilaku mereka dalam situasi itu 23. Kriteria Observasi Pengamatan baru tergolong sebagai teknik mengumpulkan data, jika pengamatan tersebut mempunyai kriteria berikut: Pengamatan digunakan untuk penelitian dan telah direncanakan secara sistematik. Pengamatan harus berkaitan dengan tujuan penelitian yang telah direncanakan. Pengamatan tersebut dicatat secara sistematis dan dihubungkan dengan proposisi umum dan bukan dipaparkan sebagai suatu set yang menarik perhatian saja. 24. Pengamatan Terstruktur Pengamatan terstruktur yang terfokus, melihat secara selektif pada fenomena sosial, dan dapat digunakan untuk menguji hipotesis. Ketika melakukan pengamatan terstruktur, fokus pengamatan telah ditentukan sebelumnya. Jenis observasi mengik