MENTER! KEUANGAN REPUBLlK INDONESIA PMK.04~   menter! keuangan republlk indonesia salin

download MENTER! KEUANGAN REPUBLlK INDONESIA PMK.04~   menter! keuangan republlk indonesia salin

of 254

  • date post

    30-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    217
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of MENTER! KEUANGAN REPUBLlK INDONESIA PMK.04~   menter! keuangan republlk indonesia salin

MENTER! KEUANGAN REPUBLlK INDONESIA

SALIN AN

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLI K INDONESIA

NOMOR 120/PMK.04/2017

TENTANG

PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN

N OMOR 47 / PMK.04/ 20 1 2 TENTANG TATA LAKSANA PEMASUKAN DAN

PENGELUARAN BARANG KE DAN DARI KAWASAN YANG TELAH DITETAPKAN

S EBAGAI KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS DAN PELABUHAN BEBAS DAN

PEMBEBASAN CUKAI

Menimbang

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

a. bahwa ketentuan mengena1 tata laksana pemasukan

dan pengeluaran barang ke dan dari kawasan

yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Perdagangan

Bebas dan Pelabuhan Bebas dan pembebasan

cukai telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan

Nomor 47 / PMK. 04 / 20 1 2 tentang Tata Laksana

Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari

Kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan

Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan

Pembebasan Cukai;

b. bahwa untuk meningkatkan efektifitas pelayanan dan

pengawasan atas pemasukan dan pengeluaran Barang

Kena Cukai ke dan dari Kawasan Perdagangan Bebas dan

Pelabuhan Bebas dan pembebasan cukai, perlu

melakukan -perubahan atas ketentuan mengenai tata

laksana pemasukan dan pengeluaran barang ke

www.jdih.kemenkeu.go.id

Mengingat

Menetapkan

-2-

dru dari kawasan yang. telah ditetapkan sebagai Kawasan :

Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan :

pernbebasan cukai, sebagaimana diatur dalarn Peraturan .

Menteri Keuangan Nomor 47 /PMK.04/20 1 2 tentang Tata

Laksana Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari

Kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan

Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan

Pembebasan Cukai;

c . bahwa berdasarkan pertirnbangan sebagaimana

dirnaksud dalarn huruf a dan huruf b , perlu

menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang

Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan

Nornor 47 /PMK. 04/20 1 2 tentang Tata Laksana :

Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari :

Kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan :

Perdagangan . Bebas dan Pelabuhan Bebas dan

Pembebasan Cukai;

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 47 /PMK. 04/20 1 2 tentang :

Tata Laksana Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke

dan dari Kawasan yang telah ditetapkan sebagai

Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan

Pernbebasan Cukai (Berita Negrua Republik Indonesia Tahun :

20 1 2 Nomor 33 1 ) ;

MEMUTUSKAN:

PERATURAN MENTER! KEUANGAN TENTANG PERUBAHAN

ATAS PERATURAN MENTER! KEUANGAN NOMOR

47 /PMK. 04/20 1 2 TENTANG TATA LAKSANA PEMASUKAN .

DAN PENGELUARAN BARANG KE DAN DARI KAWASAN YANG

TELAH DITETAPKAN SEBAGAI KAWASAN PERDAGANGAN .

BEBAS DAN PELABUHAN BEBAS DAN PEMBEBASAN CUKAI.

Pasal I

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan

Nomor 47 /PlVIK. 04/20 1 2 tentang Tata Laksana Pemasukan

dan Pengeluruan Barang ke dan dart Kawasan yang telal :

www.jdih.kemenkeu.go.id

http://www.jdih.kemenkeu.go.id/fullText/2012/47~PMK.04~2012Per.HTM

-3-

ditetapkan sebagai Kawasan Perdagangan

Pembebasan

Bebas .

Cukai . dan Pelabuhan Bebas dan

(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 20 1 2 Nomor 33 1 ) ,

diubah sebagai berikut:

1 . Ketentuan ayat ( 1) dan ayat (4) Pasal 4 diubal1, di antara

ayat ( 1) dan ayat (2) disisipkan 1 (satu) ayat yakni ayat ( 1 a) ,

di antara ayat (4) dan ayat (5) disisipkan 1 (satu) ayat yakni

ayat (4a) , di antara ayat (5) dan ayat (6) disisipkan 1 (satu) :

ayat yakni ayat (Sa) , dan ayat (6) diubah, sehingga Pasal 4

berbunyi sebagai berikut:

Pasal 4

( 1) Pengangkut atau pihak lain yang bertanggung jawab

atas barang hams mengajukan perbaikan terhadap

Inward Manifest yang telah mendapatkan nomot dan

tanggal pendaftaran dalam hal:

a. terdapat kesalahan mengenai nomor, merek,

ukuran dan jenis kemasan dan/atau peti

kemas;

b. terdapat kesalahan 1nengenai jumlal1 ke1nasan :

dan/ atau peti kemas serta jumlah barang curah;

c. diperlukan penggabungan beberapa pos menjadi :

1 (satu) pos, dengan syarat:

1 . pos Inward Manifest yang telah

mendapatkan nomor dan tanggal

pendaftaran yang akan digabungkan berasal

dari Inward Manifest yang telah

mendapatkan nomor

pendaftaran yang sama;

dan tanggal

2. shipper I supplier, consignee, notify address I

notify party merupakan pihak yang sama

dan pelabuhan pemuatan hams sama

untuk masing-masing pos yang akan :

digabungkan; dan

3. telah diterbitkan revisi Bill of Lading I Airway

Bill/ dokumen pengangkutan lainnya;

www.jdih.kemenkeu.go.id

-4-

d . dihapus;

e . terdapat perubahan pihak consignee pada pos

atau sub pos Inward Manifest)

f. terdapat kesalahan atau perubahan pos Inward

Manifest; dan/ a tau

g. terdapat kesalahan nomor dan/ atau tanggal

dokumen pengangkutan seperti Bill of Lading)

Airway Bill, atau dokumen pengangkutan lainnya.

( 1 a) Dalam hal terj adi perubahan atau kesalahan data

selain se bagaimana dimaksud pad a ayat ( 1 ) ,

Pengangkut atau pihak lain yang bertanggung j awab

atas barang dapat melakukan perbaikan terhadap

Inward Manifest.

(2) Perbaikan terhadap Inward Manifest sebagaimana

dimaksud pada ayat ( 1 ) , dapat dilakukan sepanjang

dapat dibuktikan dengan dokumen pendukung.

(3) Perbaikan terhadap Inward Manifest sebagaimana

dimaksud pada ayat ( 1 ) dilaksanakan dengan

persetuj uan Kepala Kantor Pabean atau pej abat

yang ditunj uk.

(4) Dalam hal diperlukan perincian lebih lanj ut atas pos

Inward Manifest yang telah mendapatkan nomor dan

tanggal pendaftaran dari barang yang dikirim secara

konsolidasi, Pengangkut atau pihak lain yang

bertanggung j awab atas barang dapat mengaj ukan

perbaikan terhadap Inward Manifest dalam j angka

waktu paling lambat 48 (empat puluh delapan) j am

terhitung setelah Inward Manifest mendapatkan

nomor dan tanggal pendaftaran tanpa persetuj uan

Kepala Kantor Pabean atau pej abat yang ditunjuk.

(4a) Dalam hal Pengangkut atau pihak lain yang

bertanggung j awab atas barang tidak memenuhi

batas waktu perbaikan Inward Manifest

sebagaimana dimaksud pada ayat (4) , per1nc1an

lebih lanj ut atas pos Inward Manifest hanya dapat

dilakukan dengan persetuj uan kepala Kantor Pabean

atau pej abat yang ditunj uk.

www.jdih.kemenkeu.go.id

-5-

(5) Pengangkut atau pihak lain yang bertanggung j awab .

atas barang yang mengajukan perbaikan Inward

Manifest sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1 ) dan

ayat (4) bertanggung jawab terhadap akibat yang :

timbul dari pengajuan perbaikan tersebut.

(5a) Perbaikan data Inward Manifest diperlukan dalam :

hal terjadi perubahan atau kesalahan data

sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1 ) huruf a sampai

dengan huruf f.

(6) Tata cara perbaikan Inward Manifest sebagaiman.a

dimaksud pada ayat ( 1 ) dan ayat (4) dilaksanakan

sesuai dengan ketentuan sebagain1ana tercantum

dalam Lampiran III Peraturan Menteri Keuangan .

Nomor 47 /PMK. 04/20 1 2 tentang Tata Laksana

Pe1nasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari .

Kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan

Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan :

Pembebasan Cukai.

2. Ketentuan Pasal 1 0 ditambahkan 1 (satu) ayat yakni

ayat (6) , sehingga Pasal 1 0 berbunyi sebagai berikut:

Pasal 1 0

( 1 ) Barang yang diangkut oleh sarana pengangkut

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat ( 1 ) , wajib

dibongkar di Kawasan Pabean atau dapat dibongkar .

di tempat lain setelah 1nendapat izin Kepala Kantor :

Pabean.

(2) Pembongkaran barang sebagaimana dimaksud pada

ayat ( 1 ) dapat dilakukan setelah Intvard Manifest

mendapatkan nomor dan tanggal pendaftaran .

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (9) .

(3) Izin pembongkaran di tempat lain oleh Kepala

Kantor Pabean sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1 )

diberikan setelah mendapatkan rekomendasi dari

Badan Pengusahaan Kawasan.

www.jdih.kemenkeu.go.id

-6-

(4) Rekomendasi dari Badan Pengusahaan Kawasan

sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak diperlukan

dalam hal sarana pengangkut dalam keadaan darurat.

(5) Pembongkaran barang sebagaimana dimaksud pada

ayat ( 1 ) dilakukan pengawasan pabean oleh Pej abat.

(6) D alam hal tanggal kedatangan sarana pengangkut

berbeda dengan tanggal tiba yang tercantum

dalam Inward Manifest yang telah mendapatkan

nomor dan tanggal pendaftaran, Pengangkut

mengajukan perbaikan Inward Manifest

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat ( 1 )

huruf g, sebelum melakukan pembongkaran .

3 . Ketentuan Pasal 22 diubah sehingga berbunyi sebagai

berikut:

Pasal 22

Barang sebagaimana d