Menjaga Konsistensi Shalat Tahajud - .shalat Tahajud seorang diri, kita bisa mengajak teman,...

download Menjaga Konsistensi Shalat Tahajud - .shalat Tahajud seorang diri, kita bisa mengajak teman, saudara,

If you can't read please download the document

  • date post

    16-Jun-2019
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Menjaga Konsistensi Shalat Tahajud - .shalat Tahajud seorang diri, kita bisa mengajak teman,...

2

Menjaga Konsistensi Shalat Tahajud

Pembaca yang baik, seringkah kita berniat untuk bangun shalat Tahajud namun seringnya malah bablas sampai pagi? Sejujurnya, melaksanakan shalat malam sekali dalam seminggu saja sulit apalagi merutinkannya setiap hari.

Beberapa kiat berikut mungkin bisa kita praktikkan agar lebih semangat untuk mengamalkan shalat Tahajud.

1. Tidur lebih awal.

Aktivitas yang padat pada siang hari membutuhkan istirahat cukup pada malam hari, sehingga kita bisa bangun tengah malam untuk melaksanakan shalat Tahajud. Tidur lebih awal membuat kita mudah untuk bangun lebih awal pula. Islam mengajarkan pola tidur sehat demikian. Jika tidak ada keperluan yang mendesak, hindarilah begadang atau tidur larut malam.

2. Memasang alarm.

Tak ada salahnya memasang alarm untuk membantu kita terbangun pada tengah malam. Gunakan alarm pada jam weker atau handphone. Usahakan untuk meletakkan alarm pada tempat yang agak jauh dari jangkauan. Sehingga saat alarm berbunyi, kita dipaksa bergerak bangun untuk mematikannya.

3

3. Tidak makan terlalu banyak sebelum tidur dan hanya makan makanan halal.

Perut yang kenyang membuat kita malas dan mudah terlelap. Oleh sebab itu, hindari makan berlebihan sebelum tidur. Cobalah untuk mengatur waktu makan malam agak jauh dari waktu tidur kita agar mudah terbangun di sepertiga malam. Jangan lupa juga untuk selalu makanan makanan yang sehat dan halal. Karena kita ingin melaksanakan sunah Nabi yaitu shalat Tahajud sebaiknya kita juga malaksanakan sunah Nabi yang lain, yaitu makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Juga, hanya makan makanan yang halal dan baik.

4. Membaca doa dan zikir pilihan sebelum tidur.

Rapatkan kedua telapak tangan, kemudian ditiup dan

dibacakan surat Al-Ikhlash, Surat Al-Falaq, dan surat

An-Nas. Lalu, dengan kedua telapak tangan itu, usaplah

bagian tubuh yang dapat dijangkau. Mulai dari kepala,

wajah, dan tubuh bagian depan. (HR. Bukhari, Muslim, Malik, Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An-Nasai)

a. Membaca Surat Al-Ikhlash tiga kali.

Qul huwalloohu ahad. Alloohush Shomad. Lam yalid wa lam yuulad. Wa lam yakul lahuu kufuwan ahad.

b. Membaca surat Al-Falaq tiga kali.

Qul auudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq.

4

Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqab. Wa min syarrin naffaatsaatifil uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.

c. Membaca surat An-Nas tiga kali.

Qul a'uudzu birabbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khannaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas. Minal jinnati wannaas

d. Membaca Ayat Kursi (Surat Al-Baqarah ayat 255).

Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa takhudzuhuu sinatuw wa laa naum, lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh, man dzal ladzii yasyfau indahuu illaa bi idznih, yalamu maa bayna aydiihim wa maa khalfahum wa laa yuhiithuuna bi syaiim min ilmihii illaa bi maa syaa, wasia kursiyyuhus samaawaati wal ardh, wa laa yauuduhuu hifdzhuhumaa wa huwal aliyyul azhiim.

e. Membaca Surat Al-Baqarah ayat 285-286.

Aamanar rosuulu bimaa unzila ilaihi mir robbihii wal mukminuun. Kullun aama billaahi wa malaaikatihii wa kutubihii wa rusulih. Laa nufarriqu bayna ahadim mir rusulih. Wa qooluu saminaa wa athanaa ghufroonaka rabbanaa wa ilaikal mashiir. Laa yukallifullohu nafsan illaa wusahaa. Lahaa maa kasabat wa alaihaa maktasabat. Robbanaa laa tuaakhidznaa in nasiinaa aw akhthonaa.

5

Robbanaa wa laa tahmil alaynaa ishron kamaa hamaltahuu alal ladziina min qoblinaa. Robbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa thooqata lanaa bih. Wafu annaa waghfir lanaa warhamnaa anta mawlaanaa fanshurnaa alal qoumil kaafiriin.

f. Membaca doa sebelum tidur.

Bismikalloohumma ahyaa wa bismika amuut.

5. Bertekad bangun begitu mendengar alarm berbunyi.

Upayakan untuk langsung bangun saat mendengar bunyi alarm. Sebab, semakin kita menunda untuk bangun semakin malas pula kita untuk membuka mata. Setelah itu, jangan lupa untuk segera berwudhu. Air wudhu` sangat ampuh untuk menyegarkan wajah dan kantuk mata kita.

6. Minum air putih sebelum dan sesudah bangun tidur.

Air putih sangat baik untuk metabolisme tubuh. Selain membuat tubuh menjadi segar dan tenang, mengonsumsi air putih sebelum tidur juga bisa memancing kita untuk bangun saat terasa ingin buang air kecil.

7. Menata kamar dan membersihkan tempat tidur.

Salah satu hal yang disunahkan ooleh Rasulullah saw sebelum tidur adalah membersihkan tempat tidur dengan mengibaskan kain atau selimut. Selain untuk

6

kebersihan, mengibaskan kain atau selimut juga bisa menyingkirkan benda-benda yang dapat mengganggu tidur kita. Kerapihan dan kebersihan kamar juga perlu diperhatikan. Kamar yang bersih dan rapi akan membuat kita bersemangat untuk bangun daripada kamar yang kotor dan berantakan.

8. Mengatur timer AC.

Jika kita menggunakan pendingin ruangan di kamar, cobalah untuk menyetel timer on/off pada remote AC. Setel timer sesuai dengan waktu kita bangun di tengah malam. Suhu ruangan yang naik atau panas secara otomatis bisa mengganggu kenyamanan tidur kita, sehingga dengan sendirinya kita terbangun karena merasa kepanasan.

9. Tidur siang.

Cobalah untuk mengistiqamahkan tidur siang (qailulah), meskipun hanya sebentar. Dengan begitu kita akan mendapatkan banyak waktu istirahat sehingga malam harinya tidak terlalu berat untuk kita melaksanakan shalat Tahajud. Kita bisa menyiasatinya dengan mencuri waktu tidur saat istirahat bekerja atau sekolah, dalam perjalanan (di bus, kereta, atau angkot), atau jeda saat mengerjakan urusan rumah tangga.

7

10. Menguragi aktivitas yang kurang bermanfaat pada siang hari.

Aktivitas yang terlalu padat dan melelahkan pada siang hari tentu memengaruhi kantuk kita saat malam. Kalau tubuh terlalu keras bekerja atau beraktivitas, akibatnya kita akan merasa kelelahan. Tubuh lelah pasti membuat kita enggan atau sulit terbangun untuk shalat Tahajud.

11. Tidak berbuat maksiat pada siang hari.

Percaya atau tidak, aktivitas kita di siang hari sangat berpengaruh terhadap sukses atau tidaknya ibadah malam kita. Kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat dan menimbulkan mudharat bisa menjadi penghambat tubuh kita untuk bangun shalat Tahajud.

12. Mengajak teman atau saudara untuk shalat Tahajud.

Jika kita belum bisa mendisiplinkan diri untuk mengerjakan shalat Tahajud seorang diri, kita bisa mengajak teman, saudara, anak, atau istri atau suami untuk sama-sama bangun shalat Tahajud. Bangun dan shalat Tahajud pada tengah malam sendirian tentu membutuhkan motivasi yang tinggi. Nah, mengerjakan shalat Tahajud bersama bisa menjadi salah satu motivasi kita untuk bersemangat mengerjakannya.