Menggunakan SPSS

Click here to load reader

  • date post

    07-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    25
  • download

    0

Embed Size (px)

description

Spss

Transcript of Menggunakan SPSS

PEGARUH KANDUNGAN INFORMASI LAPORAN KEUANGAN

PAGE 1

Pengaruh Informasi Akuntansi Terhadap Return Saham

(Studi Empirik Pada 30 Perusahaan yang Terdaftardi Bursa Efek Indonesia)Dosen: Sihar Tambun, SE, M.Si., Ak.Gambar Kerangka Pemikiran:`

Operasionalisasi Variabel

NoVariabelIndikatorRumus / PengukuranSkalaSumber Data

1Return

SahamHarga Saham Per 31 Maret

RasioICMD

2Informasi AkuntansiCash Flow Investment (CFI)

RasioICMD

3Informasi AkuntansiGross

Profit (GP)

RasioICMD

4Informasi AkuntansiSize

Perusahaan (SP)

RasioICMD

Hipotesis

Ho1: Diduga perubahan arus kas investasi, laba kotor, dan size perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan return saham perusahaan.

Ha1: Diduga perubahan arus kas investasi, laba kotor, dan size perusahaan berpengaruh signifikan terhadap perubahan return saham perusahaan.

Ho2: Diduga tidak terdapat korelasi yang siginifkan diantara perubahan arus kas investasi, perubahan laba kotor, perubahan size perusahaan, dan perubahan return saham perusahaan.Ha2: Diduga terdapat korelasi yang siginifkan diantara perubahan arus kas investasi, perubahan laba kotor, perubahan size perusahaan, dan perubahan return saham perusahaan.Data Variabel Penelitian

Instruksi:

a. Lanjutkanlah pengisian data variable diatas dengan angka sembarangan.b. Install program SPSS ke dalam komputer (notebook) anda.c. Lakukan pengujian uji regresi berganda dan uji asumsi klasik terhadap data penelitian (Buku referensi Bab 6 dan 7), pastikan data anda bebas dari asumsi klasik!

d. Dengan menggunakan alpha 5%, apakah hiptesis alternatif (H0 dan Ha) diatas, diterima atau ditolak, baik secara parsial maupun secara simultan. Gunakan analisis regresi berganda (Buku referensi Bab 6)!

e. Dengan menggunakan alpha 5%, apakah terdapat korelasi yang kuat diantara variabel penelitian. Gunakan uji korelasi (Buku referensi Bab 5)!

f. Jelaskan interpretasi anda dari hasil penelitian ini!

........................Semoga Berhasil .......................PENYELESAIAN:

Pengisian Data Variable:

Data ini boleh dilengkapi terlebih dahulu di Excel kemudian dicopy ke program SPSS. Namun ini bukanlah suatu keharusan, sebab data juga bisa langsung di entry ke program SPSS, tanpa harus diketik dulu di Excel.

UJI REGRESI BERGANDA DAN UJI ASUMSI KLASIKLangkah 1 Aktifkan program SPSS (Contoh ini menggunakan SPSS 16), dan isiliah Variabel View, pada kolom name, dengan lambang: Y, X1, X2, dan X3. Berikan keterangan pada kolom Label. Hasilnya akan seperti berikut ini:

Langkah 2 Klik Data View, kemudian masukkan data variabel yang telah sediakan sebelumnya. Untuk memasukkan data ini dapat dilakukan melalui input langsung, atau dicopy dari excel. Jika telah selesai, maka hasil akan terlihat sbb:

Langkah 3 Klik Analyze, Regression, Linear, seperti dibawah ini:

Maka hasilnya akan tampak sebagai berikut:

Langkah 4 Masukkan Return Saham (Y) ke Dependent, sedangkan Variabel lainnya ke kotak independent. Hasilnya akan tampak sebagai berikut:

Langkah 5 klik tombol satatiktik, klik Durbin-Watson, klik collinearity diagnostics, seperti dicontohkan dibawah ini:

Selanjutnya klik continue.Langkah 6 Klik tombol plot, kemudian klik histogram dan normal probability plot, kemudian ZPRED masukkan ke X, sedangkan SRESID masukkan ke Y, perhatikan contoh dibawah ini:

Langkah 7

Klik continue, lalu klik Ok. Maka akan dikeluarkan hasilnya seperti dibawah ini:

PEMBAHASAN HASIL PENELITIANPenelitian yang menggunakan data sekunder, harus bebas dari 3 masalah asumsi klasik.Hasil Uji Asumsi Klasik MultikolinieritasTidak ada masalah multikolinieritas karena nilai VIF nya tidak lebih dari sepuluh dan nilai Tollerance tidak kurang dari 0,1. Perhatikan gambar dibawah ini:

Hasil Uji Asumsi Klasik Autokorelasi

Tidak ada masalah Autokorelasi karena nilai Durbin Watson mendekati angka berada di daerah tidak ada otokorelasi atau diantara 1,65 s/d 2,35. Lihat gambar dibawah ini:

0 1,21 1,65 2,35 2,79 4

Nilai Durbin Watson .................... 1,956Untuk memahami pengujian Autokorelasi adalah dengan melihat tabel statistik Durbin Watson. Nilai du dan dl dilihat dari tabel k=3 pada n=30 (menggambar variabel x=3 dan sampel data = 30). Nilai dl = 1,21 dan nilai du = 1,65. Bedasarkan rumus diatas, maka hasil 4 du = 2,35, sedangkan 4 dl = 2,79. Selanjutnya perhatikanlah output SPSS, apakah nilai Durbin Watson yang dihasilkan berada didaerah bebas otokorelasi atau tidak.Data Durbin Watson dilihat dari tabel ini:

Hasil Uji Asumsi Klasik Heteroskedastisitas

Tidak ada masalah Heteroskedastisitas karena data tidak membentuk pola tertentu. Perhatikan gambar dibawah ini:

Hasil Uji Regresi Berganda secara Simultan:Hasilnya ada pengaruh secara bersama sama dari seluruh variabel x terhadap y. Hal ini dapat dilihat dari kolom sig. yang berada dibawah 0.05 atau tepatnya 0.017 atau 1,7%, hal ini berarti Ha diterima, sedangkan Ho ditolak.

Hasil Uji Regresi Berganda secara Parsial:

Hasilnya pengaruh yg signigikan hanya ada pada variabel X3 yaitu size perusahaan sebesar 0.002, hal ini berarti Ha diterima, sedangkan Ho ditolak hanya untuk X3.

Interpretasi dari Hasil Penelitian Diatas:

1. Adjsuted R Square, yang diperoleh adalah sebesar 0,239 atau 23,9%. Hal ini berarti bahwa, variabel X1, X2, dan X3, hanya mampu menjelaskan 23,9% perubahan Return Saham (Y), sisanya (dihitung dengan rumus 1 - 0,239) yaitu sebesar 0,761 atau 76,1%, dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Data adjusted R Square dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

2. Hubungan yang ada dalam pengaruh tersebut dapat dilihat pada gambar tersebut dibawah ini:

a. Arus kas investasi menghasilkan beta -0,241 (negatif), hal ini berarti terdapat pengaruh yang negatif dari arus kas investasi terhadap return saham. Kenaikan arus kas investasi (perubahannya) akan menyebabkan penurunan return saham (perubahannya), dan demikian sebaliknya.

b. Laba kotor menghasilkan beta 0,353 (positif), hal ini berarti terdapat pengaruh yang positif dari laba kotor (perubahannya) terhadap return saham (perubahannya). Kenaikan laba kotor akan menyebabkan kenaikan return saham dan demikian sebaliknya.c. Size perusahaan juga menghasilkan beta yang positif sebesar 0,771. d. Persamaan Regresi yang dibentuk adalah Y= -0,079 0,119X1 + 0,140X2 + 0,303X3 + E3. Bandingkan hasil penelitian ini dengan penelitian sebelumnya, apakah konsisten atau tidak.

4. Bandingkan hasil penelitian ini dengan grand theori, apakah mendukung atau tidak.Hipotesis

Berdasarkan hasil ini, apakah Hipotesis Ha1 diterima dan Ho1 ditolak? Atau sebaliknya Hipotesis Ha1 ditolak dan Ho1 diterima? Jelaskan jawaban anda!

UJI KORELASIUji Korelasi dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: buka data view yang sudah diinput datanya di SPSS, klik Analyze, correlate, bivariate. Perhatikan contoh berikut ini:

Maka akan tampak hasilnya demikian:

Pindahkan seluruh komponen (Y, X1, X2, X3) tersebut ke kota Variabel, seperi gambar berikut ini:

Kemudian Klik OK, maka akan tampa hasilnya seperti dibawah ini:

Dari hasil diatas, dapat kita ketahui bahwa korelasi yang kuat terdapat diantara:

Return saham dengan Size Perusahaan, memiliki korelasi yang signifikan, sebesar 0.008 atau 0,8%.

Arus Kas Investasi dengan Size Perusahaan, memiliki korelasi yang signifikan, sebesar 0.027 atau 2,7%. Laba Kotor dengan Size Perusahaan, memiliki korelasi yang signifikan, sebesar 0.001 atau 0,1%. Hipotesis

Berdasarkan hasil ini, apakah Hipotesis Ha2 diterima dan Ho2 ditolak? Atau sebaliknya Hipotesis Ha2 ditolak dan Ho2 diterima? Jelaskan jawaban anda!Grand Theori:

Eficient Securities Markets

Fenomena: Untuk memperoleh return investasi yang tinggi, berbagai analisa dilakukan investor sebelum keputusan investasi dilakukan. Tidak jarang para investor tersebut mengeluarkan keputusan investasi tanpa memperhatikan informasi akuntansi perusahaan dimana mereka ingin melakukan investasi. Bagi sebahagian investor keputusan investasi hanya berdasarkan analisa trend, pencapaian keberhasilan periode-periode sebelumnya diluar infromasi akuntansi. Fenomena ini menjadi tantangan bagi dunia akuntansi, dan menimbulkan pertanyaan, apakah saat ini akuntansi masih bermanfaat dalam pengambilan keputusan bagi para investor. Berdasarkan fenomena ini, penulis ingin meneliti sejauh mana pengaruh kandungan informasi akuntansi terhadap return saham.

Informasi

Akuntansi

Middle Theory:

Investasi

Diimplikasikan pada perusahaan industri yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) tahun 2007

Pengaruh kandungan

informasi akuntansi

terhadap return saham

Jimmy (2006)

Ninna dan Suhairi (2006)

Variabel dependen:

EMBED Equation.3

Variabel independent:

Arus kas investasi, Laba kotor

dan Size perusahaan

Menggunakan alat analisis regresi berganda dengan persamaan sebagai berikut:

Return saham = o + 1CFI + 2GP + 3Size

Uji asumsi klasik:Multikolinearitas,

Autokorelasi dan Heteroskedastisitas

Sebagai syarat dilakuakannya regresi berganda

Uji hipotesis: Menggunakan model regresi / korelais untuk mengetahui pengaruh kandungan informasi akuntansi terhadap return saham

Hasil analisis yang didapat mengenai pengaruh kandungan informasi akuntansi terhadap return saham

Ho diterima jika: variable independent tidak berpengaruh terhadap return saham

Ha diterima jika: variable independ