MENGENALI WALI-WALI ALLAH DAN KARAMAH

download MENGENALI WALI-WALI ALLAH DAN KARAMAH

of 71

  • date post

    14-Jan-2017
  • Category

    Documents

  • view

    286
  • download

    25

Embed Size (px)

Transcript of MENGENALI WALI-WALI ALLAH DAN KARAMAH

  • Mengenal Tasawuf dan Tarekat318

    MENGENALI WALI-WALI ALLAHDAN KARAMAH MEREKA

    Dalam setiap era kemodenan, kehidupan manusia sentiasaberkembang ke arah kesempurnaan, sehingga terwujudlahadat-istiadat, pengetahuan, budaya, moral, kepercayaan, aturankemasyarakatan, pendidikan, undang-undang dan pemerintahan.Dalam perkembangannya, aturan moral ini tetap mengalamipasang surutnya. Namun, setiap kali mengalami masa surutnya,pasti akan muncul insan-insan yang digelar wali-wali Allah yangsentiasa berjuang untuk mengembalikan nilai moral ke tahap yangtertinggi, sehingga nilai-nilai ini diserapi kembali ke dalam jiwamanusia.

    Perkembangan adat dan nilai akhlak ini terjadi pula dikalangan dunia Islam sejak Allah s.w.t. telah menjelaskan bahwaNabi saw mempunyai moral yang paling sempurna . Nabi s.aw.pun mengenalkan dirinya sebagai utusan yang akanmenyempurnakan keperibadian moral dan akhlak. Justeru itu,Allah s.w.t. telah menyeru umat Islam untuk menjadikanRasulNya sebagai insan yang sentiasa dicontohi.

    Nabi Muhammad s.a.w. telah berhasil membina sahabat-sahabatnya menjadi manusia-manusia sufi yang bolehdibanggakan di hadapan seluruh umat manusia. Padahal padawaktu sebelumnya mereka adalah manusia-manusia jahiliyah yangberada di tepi jurang neraka. Tentunya keberhasilan beliau itutidak lain karena bantuan Allah dan bimbingan Baginda s.a.w.

    Dalam kehidupan sehariannya Nabi s.a.w. menyeru danmempamerkan cara hidup yang sederhana, selalu prihatin,

    318

    Bab 14Kandungan

    Kandungan

  • 319Mengenali Wali-wali Allah dan Karamah Mereka

    berharap penuh keridhaan Allah dan kesenangan di akhirat, danselalu menjalani kehidupan sufistik dalam segala tingkah laku dantindakannya.

    Kehidupan sufistik ini dilanjutkan oleh generasi tabiin, tabitabiin dan seterusnya hingga kini. Perjuangan Rasulullah s.a.w.tidak berhenti setakat masa hidupnya sahaja, namun segala ilmu-ilmu dan nilai-nilai akhlak Islamiyah telah diwarisi oleh wali-waliyang sentiasa mendokong dan meneruskan perjuangan Rasulullahs.a.w. sepertimana yang disifatkan oleh Allah s.w.t. dalam salahsatu hadis qudsi yang berbunyi :

    Wali-waliKu berada di bawah kubah-kubahKu. Tidak ada yangmengetahuinya selain Aku.

    Maka wujudnya para wali-wali Allah tidak dapat dinafikandan mereka merupakan para kekasih Allah yang terdapat diseluruh pelusuk bumi di mana sahaja terdapat orang yangberiman. Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah pernah mengingatkanhakikat wujudnya para wali serta karamah mereka sebagaimanatercatit dalam kitabnya Fatawa Ibnu Taimiyah :

    Wali Allah adalah orang-orang mukmin yang bertaqwakepada Allah. Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak adaketakutan pada diri mereka dan mereka tidak merasa khuwatir.Mereka beriman dan bertaqwa kepada Allah, bertaqwa dalampengertian mentaati firman-firmanNya, penciptaanNya, izinNya,dan kehendakNya yang termasuk dalam ruang lingkungan agama.Semua itu kadang-kadang menghasilkan berbagai karamah padadiri mereka sebagai hujjah dalam agama dan bagi kaum muslimin,tetapi karamah tersebut tidak akan pernah ada kecuali denganmenjalankan syariat yang dibawa Rasulullah s.a.w.

    Kedudukan wali hanya dapat diberikan kepada orang-orangyang telah nyata ketaqwaannya. Sementara orang yang nyata telah

    Kandungan

  • Mengenal Tasawuf dan Tarekat320

    melanggar syariah tidak dapat diberikan kedudukan yang muliaini

    Sayangnya, di kalangan manusia, ada orang yang mengakubahawa dirinya adalah wali dan memperoleh karamah dariAllah, padahal dalam kehidupannya sehari-hari mereka tidakmelaksanakan syariat Islam dengan baik sehingga mustahilbagi Allah untuk memberikan darjat wali kepada orangseperti ini.

    Yang perlu diwaspadai juga, syaitan pun dapat membantumanusia untuk mewujudkan keajaiban-keajaiban di mata manusia.Itulah yang dinamakan sihir. Syaitan pun berupaya membantuseseorang menghilang dirinya dari pandangan orang lain, dan jugamemberi maklumat kejadian yang akan datang. Dan inilah yangsering dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak beriman untukmenipu manusia.

    Maka, peri pentingnya bagi umat Islam mengetahui juga akanperkara-perkara luar biasa yang wujud di alam ini supaya dapatmembezakan antara yang hak dan yang batil. Para wali-wali Allahjuga diberi kurniaan yang luar biasa dikenali sebagai Karamah.Karamah adalah sesuatu pemberian Allah swt yang sifatnyaseakan-akan dengan mukjizat para nabi dan rasul, iaitu kebolehanmelakukan hal-hal yang luar biasa yang diberikan kepada orang-orang yang dikasihiNya yang dikenal sebagai wali Allah.

    Mudah-mudahan dengan pembentangan secebis pengetahuantentang wali-wali Allah dan karamah mereka ini, pintu keberkahanpara wali-wali Allah akan terbuka bagi kita, sehingga dapat kitameningkatkan ketaqwaan dan keimanan kita kepada Yang MahaPencipta.

    Kandungan

  • 321Mengenali Wali-wali Allah dan Karamah Mereka

    PENGERTIAN WALI

    DARI SEGI BAHASA

    Wali dari segi bahasa bererti :-1. Dekat. Jika seseorang sentiasa mendekatkan dirinya kepada

    Allah, dengan memperbanyakkan kebajikan, keikhlasan danibadah, dan Allah menjadi dekat kepadanya dengan limphanrahmat dan pemberianNya, maka di saat itu orang itumenjadi wali.

    2. Orang yang senantiasa dipelihara dan dijauhkan Allah dariperbuatan maksiat dan ia hanya diberi kesempatan untuk taatsahaja.

    Adapun asal perkataan wali diambil daripada perkataan alwala yang bererti : hampir dan juga bantuan. Maka yangdikatakan wali Allah itu orang yang menghampirkan dirinyakepada Allah dengan melaksanakan apa yang diwajibkan keatasnya, sedangkan hatinya pula sentiasa sibuk kepada Allah danasyik untuk mengenal kebesaran Allah.

    Kalaulah dia melihat, dilihatnya dalil-dalil kekuasaanAllah.Kalaulah dia mendengar, didengarnya ayat-ayat atau tanda-tanda Allah.Kalaulah dia bercakap, maka dia akan memanjatkanpuji-pujian kepada Allah. Kalaulah dia bergerak makapergerakannya untuk mentaati Allah. Dan kalau dia berijtihad,ijtihadnya pada perkara yang menghampirkan kepada Allah.

    Seterusnya dia tidak jemu mengingat Allah, dan tidak melihatmenerusi mata hatinya selain kepada Allah. Maka inilah sifatwali-wali Allah. Kalau seorang hamba demikian keadaannya,

    Kandungan

  • Mengenal Tasawuf dan Tarekat322

    nescaya Allah menjadi pemeliharanya serta menjadi penolong danpembantunya.

    Siapakah yang digelar wali?1. Ibnu Abas seperti yang tercatit dalam tafsir Al Khazin

    menyatakan Wali-wali Allah itu adalah orang yangmengingat Allah dalam melihat.

    2. Al Imam Tabari meriyawatkan daripada Saeed bin Zubairberkata bahawa Rasulullah s.a.w. telah ditanya orang tentangWali-wali Allah. Baginda mengatakan Mereka itu adalahorang yang apabila melihat, mereka melihat Allah.

    3. Abu Bakar Al Asam mengatakan Wali-wali Allah itu adalahorang yang diberi hidayat oleh Allah dan mereka pulamenjalankan kewajiban penghambaan terhadap Allah sertamenjalankan dakwah menyeru manusia kepada Allah.

    PENGGUNAAN ISTILAH WALI DALAM AL-QURAN.

    Allah adalah wali bagi orang-orang yang beriman.1

    Dia menjadi wali bagi orang-orang shalih.2

    Engkau adalah wali kami, maka kurniakanlah kami kemenanganatas orang-orang kafir.3

    1 Surah Al-Baqarah: 2572 Surah Al-Araf: 1963 Surah Al-Baqarah: 286

    Kandungan

  • 323Mengenali Wali-wali Allah dan Karamah Mereka

    Yang demikian itu adalah kerana Allah itu adalah wali bagiorang-orang yang beriman, sedangkan orang-orang kafir tidak ada walibagi mereka.4

    Sesungguhnya wali kamu adalah Allah dan RasulNya.5

    Dari semua ayat itu dapat kita lihat bahawa Allah disebutwali, orang mukmin disebut wali, seorang yang dewasa yangdiberi tugas melindungi dan memelihara anak kecil juga disebutwali. Demikian juga orang yang lemah yang tidak dapat mengurusharta-bendanya sendiri, lalu dipelihara oleh keluarga yang lain,maka keluarga tersebut itu juga dipanggil wali.

    Penguasa pemerintah yang diberi tanggung jawabpemerintahan disebut wali. Ayah atau mahram yang berkuasayang menikahkan anak perempuannya juga disebut wali.

    Lantaran itu dapatlah kita mengambail kesimpulan maknayang luas sekali dari kalimat wali ini. Terutama sekali ertinyaialah hubungan yang amat dekat (karib), baik kerana pertaliandarah keturunan, atau kerana persamaan pendirian, atau keranakedudukan, atau kerana kekuasaan atau kerana persahabatan yangkarib. Allah adalah wali dari seluruh hambaNya dan makhlukNya,kerana Dia berkuasa lagi Maha Tinggi. Dan kuasaNya itu adalahlangsung. Si makhluk tadi pun wajib berusaha agar dia punmenjadi wali pula dari Allah. Kalau Allah sudah nyata tegasdekat atau karib kepadanya dia pun hendaklah beraqarrub, ertinyamendekatkan pula dirinya kepada Allah. Maka timbullahhubungan perwalian yang timbal balik. Segala usaha

    4 Surah Muhammad: 115 Surah Al-Maidah: 55

    Kandungan

  • Mengenal Tasawuf dan Tarekat324

    memperkuatkan iman, memperteguhkan takwa, menegakkanibadah kepada Allah menurut garis-garis yang ditentukan olehAllah dan RasulNya, semuanya itu adalah usaha dan ikhtiarmengangkat diri menjadi wali Allah. Segala amal salih, sebagaikesan dari iman yang mantap, adalah rangka usaha mengangkatdiri menjadi wali.

    Dari Segi PenggunaanWali pada mafhumnya bererti :-

    1. Seseorang yang senantiasa taat kepada Allah tanpamenodainya dengan perbuatan dosa sedikitpun.

    2. Seseorang yang sentiasa mendapat perlindungan danpenjagaan, sehingga ia senantiasa taat kepada Allah tanpamelakukan dosa sedikit pun, meskipun ia dapatmelakukannya.

    DALIL-DALIL WUJUDNYA WALI ALLAH DARI AL-QURAN DAN AS-SUNNAH

    Dari Al-quranPertama

    Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak adakekhuwatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.Mereka itu ialah orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa.Dan bagi mereka diberi berita gembira di dalam kehidupan dunia danakhirat6