MEMORI - Pengertian memori lanjutan Parameter terpenting dalam sistem memori adalah: 1. Kapasitas...

download MEMORI - Pengertian memori lanjutan Parameter terpenting dalam sistem memori adalah: 1. Kapasitas (capacity):

of 20

  • date post

    29-Oct-2020
  • Category

    Documents

  • view

    10
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of MEMORI - Pengertian memori lanjutan Parameter terpenting dalam sistem memori adalah: 1. Kapasitas...

  • Pertemuan 9

    MEMORI

  • I. Pengertian

    Memori adalah bagian dari komputer tempat program-

    program dan data-data disimpan.

    Memori utama (main memory) menyimpan data dan

    program yang akan dijalankan oleh CPU.

    Semakin cepat memori utama, semakin cepat permintaan

    akses data yang akan diproses oleh CPU.

  • Pengertian memori lanjutan

    Parameter terpenting dalam sistem memori adalah:

    1. Kapasitas (capacity): jumlah maksimum unit yang

    dapat disimpannya.

    2. Waktu pengaksesan (access time): waktu yang

    diperlukan untuk mengakses data.

    3. Kecepatan transfer (data transfer rate): jumlah bit

    per detik data yang dapat dibaca.

    4. Waktu siklus (cycle time): ukuran seberapa sering

    memori dapat diakses.

    5. Biaya (cost): biasa diekspresikan dalam bentuk rupiah

    per bit.

  • II. Manajemen Memori Komputer

    Terdapat 2 (dua) manajemen memori:

    a. Manajeman memori statis

    Dengan pemartisian statis, jumlah, lokasi dan ukuran proses di memori tidak beragam sepanjang waktu secara tetap.

    b. Manajemen memori dinamis

    Dengan pemartisian dinamis, jumlah, lokasi dan ukuran proses di memori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis.

  • II.1. Manajemen Memori Berdasarkan Alokasi

    Memori

    Terdapat dua cara menempatkan informasi ke dalam

    memori, yaitu:

    A. Alokasi Memori Berurutan (Contiguous Allocation)

    Setiap proses menempati satu blok tunggal lokasi

    memori yang berurutan.

    Kelebihan: sederhana, tidak ada rongga memori

    bersebaran, proses berurutan dapat dieksekusi

    secara cepat.

    Kekurangan: memori boros, tidak dapat disisip

    apabila tidak ada satu blok memori yang mencukupi

  • B. Alokasi Memori Tak Berurutan (Non Contiguous Allocation)

    Setiap proses ditempatkan pada beberapa segmen

    berserakan, tidak perlu saling berdekatan atau

    berurutan.

    Kelebihan: sistem dapat memanfaatkan memori

    utama secara lebih efisien, dan dapat menyisip

    proses bila jumlah lubang-lubang memori cukup

    untuk memuat proses yang akan dieksekusi.

    Kekurangan: memerlukan pengendalian yang lebih

    rumit dan memori jadi banyak yang berserakan tidak

    terpakai

  • II.2. Manajemen Memori Berdasarkan Keberadaan

    A. Dengan Swapping

    Tanpa pemindahan citra/gambaran proses antara memori utama dan disk selama eksekusi

    B. Tanpa Swapping

    Dengan memindahan citra/gambaran proses antara memori utama dan disk selama eksekusi.

    Swapping adalah pemindahan proses dari memori utama

    ke disk dan sebaliknya.

  • II.3. Manajemen Memori Tanpa Swapping

    A. Monoprogramming

    Sistem komputer hanya mengijinkan satu proses

    berjalan pada satu waktu.

    B. Multiprogramming

    Sistem komputer mengijinkan banyak proses berjalan pada satu waktu.

    1. Dengan Swapping

    2. Dengan pemartisian dinamis

  • II.4. Pencatatan Pemakaian Memori

    A. Pencatatan memakai peta bit.

    Masalah pada peta bit adalah penetapan mengenai ukuran unit alokasi memori, yaitu:

     Unit lokasi memori berukuran kecil berarti membesarkan ukuran peta bit.

     Unit lokasi memori berukuran besar berarti peta bit kecil tapi memori banyak disiakan pada unit terakhir jika ukuran proses bukan kelipatan unit lokasi

    B. Pencatatan memakai penghubung berkait

     Sistem Operasi mengelola penghubung berkait (linked list) untuk segmen memori yang telah dialokasikan dan bebas.

     Penghubung segmen diurutkan sesuai alamat blok.

  • III. Karakteristik Sistem Memori

    III.1. Berdasarkan Lokasi A. Register

    - Berada di dalam chip prosesor

    - diakses langsung oleh prosesor

    - digunakan sebagai memori sementara untuk

    perhitungan maupun pengolahan data prosesor

    B. Memori Internal

    - Berada di luar chip prosesor

    - diakses langsung oleh prosesor

    - dibedakan menjadi memori utama dan cache memori

    C. Memori Eksternal

    - Berada di luar chip prosesor

    - Diakses oleh prosesor via piranti I/O

    - Dapat berupa disk atau pita magnetik

  • Karakteristik Sistem Memori lanjutan

    III.2. Berdasarkan Kapasitas - dinyatakan dalam bentuk byte (1 byte = 8 bit) atau

    word (1 word = 8 bit, 16 bit, 32 bit)

    - kapasitas lebih besar daripada memori internal

    III.3. Berdasarkan Satuan Transfer

    - Word, ukuran word biasanya sama dengan jumlah bit

    yang digunakan untuk representasi bilangan dan

    panjang instruksi.

    - Addressable units, pada sejumlah sistem, adressable

    units adalah word. Namun terdapat sistem dengan

    pengalamatan pada tingkatan byte.

    - Unit of transfer, adalah jumlah bit yang dibaca atau

    dituliskan ke dalam memori pada suatu saat. Pada

    memori eksternal, transfer data biasa disebut block.

  • Karakteristik Sistem Memori lanjutan

    III.4. Berdasarkan Metode Akses

    A. Sequential Access

    - memori diorganisasi menjadi unit-unit data record

    - akses harus dibuat dalam bentuk urutan linier (urut)

    - Contoh: pita magnetik

    B. Direct Access

    - memori diorganisasi menjadi unit-unit data blok dan

    record

    - blok dan record memiliki alamat unik berdasarkan

    lokasi fisiknya.

    - akses dilakukan secara langsung pada alamat memori

    - Contoh: magnetik disk

  • Berdasarkan Metode Akses lanjutan

    C. Random Access

    - setiap lokasi memori dipilih secara random dan

    diakses serta dialamati secara langsung

    - Contoh: memori utama

    D. Associative access

    - data dicari berdasarkan isinya bukan alamatnya

    dalam memori

    - Contoh: cache memori

  • Contoh Gambar

    Magnetic Tape Magnetic Disk

  • Karakteristik Sistem Memori lanjutan

    III.5. Berdasarkan Unjuk Kerja

    - Access Time, adalah waktu yang dibutuhkan untuk

    melakukan operasi baca atau tulis.

    - Memory Cycle Time, konsep ini digunakan pada

    random access memory dan terdiri dari access time

    ditambah dengan waktu yang diperlukan transient agar

    hilang pada saluran sinyal.

    - Transfer rate, adalah kecepatan data transfer ke unit

    memori atau dari unit memori.

  • Karakteristik Sistem Memori lanjutan

    III.6. Berdasarkan Tipe Fisik

    - Memori Semikonduktor

    Memori ini memakai teknologi LSI atau VLSI, banyak

    digunakan untuk memorI internal misalnya RAM

    - Memori Permukaan Magnetik

    Banyak digunakan untuk memorI eksternal seperti disk

    atau pita magnetik.

  • Karakteristik Sistem Memori lanjutan

    III.7. Berdasarkan Karakteristik Fisik

    - Volatile, informasi akan hilang apabila daya listriknya

    dimatikan

    - NonVolatile, informasi tidak akan hilang apabila daya

    listriknya dimatikan

    - Erasable, isi memori dapat dihapus dan diganti

    dengan informasi lain

    - NonErasable, isi memori tidak dapat dihapus atau

    diganti

  • Karakteristik Sistem Memori lanjutan

    III.8. Berdasarkan Organisasi

    Organisasi adalah pengaturan bit dalam menyusun

    word secara fisik.

    Hirarki Memori :

    Semakin kecil waktu akses, semakin besar harga

    per bitnya.

    Semakin besar kapasitas, semakin kecil harga per

    bitnya.

    Semakin besar kapasitas, semakin besar waktu

    aksesnya.

    Untuk kinerja yang optimal, diperlukan kombinasi

    teknologi komponen memori

  • Gambar Hirarki Memori

    Semakin menurun hirarki,

    maka akan terjadi:

    Penurunan harga per bit

    Peningkatan kapasitas

    Peningkatan waktu akses

    Penurunan frekuensi

    akses memori oleh CPU.

    Memori Semikonduktor

  • Tabel Spesifikasi Memori