Membuat Website Sekolah Sederhana Dengan Dreamweaver...

download Membuat Website Sekolah Sederhana Dengan Dreamweaver kuron.ind.ws/wp-content/uploads/2016/05/Membuat-Website-Sekolah... 

If you can't read please download the document

  • date post

    02-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    219
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Membuat Website Sekolah Sederhana Dengan Dreamweaver...

Membuat Website Sekolah Sederhana Dengan Dreamweaver dan PHP MYSQL Edisi Pemula

Fajrul Azmi Syahputra

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat

dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga penulis dapat melaksanakan buku

pertamanya, yang berjudul Membuat Website Sekolah Sederhana Dengan

Dreamweaver dan PHP MYSQL Edisi Pemula.

Dibuku ini akan membahas pengertian PHP, MYSQL, database, session dan

lain sebagainya. Buku ini ditujukan untuk teman-teman yang masih pemula namun

ingin membangun website sederhana. Akan dijelaskan dengan spesifik, agar teman-

teman paham.

Semoga Buku ini bermanfaat, terutama bagi programmer pemula seperti

penulis. Juga agar membantu perkembangan SDM di Indonesia agar lebih maju dan

engga gaptek. Penulis mengucapkan terima kasih kepada orang tua, saudara dan teman-

teman penulis yang telah membantu memberi ilmu kepada penulis.

DAFTAR ISI

Halaman

Kata Pengantar ...................................................................................................... i

Daftar Isi ................................................................................................................ ii

Bab 1. Pengertian

1. PHP .......................................................................................................... 1

2. MySQL ..................................................................................................... 2

3. Basis Data ................................................................................................ 2

4. Session ..................................................................................................... 3

5. HTML ...................................................................................................... 4

6. Htaccess.................................................................................................... 4

7. Dreamweaver ........................................................................................... 5

Bab 2. Membuat Desain

1. Tampilan Index ........................................................................................ 6

2. Daftar Page ............................................................................................... 8

3. Login ........................................................................................................ 9

4. Tentang ..................................................................................................... 10

5. Siswa ........................................................................................................ 11

6. Profil ......................................................................................................... 11

Bab 3. Membuat Database

1. Membuat Database ................................................................................... 12

Bab 4. Pengkodingan

1. Pengenalan ............................................................................................... 15

2. Pengarahan Link....................................................................................... 15

3. Koding PHP MySql ................................................................................. 17

Bab 5. Hosting

1. Pengertian Hosting ................................................................................... 22

2. Cara Hosting ............................................................................................ 22

Daftar Pustaka

BAB 1

PENGERTIAN

1. PHP

PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau

disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web

dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.

Apa itu CMS ? Sistem manajemen konten (Inggris: Content Management

System, disingkat CMS), adalah perangkat lunak yang digunakan untuk

menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web. Umumnya,

sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:

Aplikasi manajemen isi (Content Management Application, CMA)

Aplikasi pengiriman isi (content delivery application, CDA)

Elemen CMA digunakan untuk mengelola konten yang mungkin tidak memiliki

pengetahuan mengenai HTML untuk mengelola pembuatan, pengubahan, dan

penghapusan isi dari suatu situs web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang

webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi

yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh pemilik situs web

untuk memperbaharui situs web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem

CMS berbeda-beda. Walaupun begitu, kebanyakan dari perangkat lunak ini

memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi,

pembuatan indeks, pencarian, dan pengarsipan.

Jadi intinya itu, PHP adalah skrip tambahan untuk mengolah data yang ada di

website, ini penjelasan menurut saya sih. Dengan ada nya PHP, website mampu

menjadi lebih dinamis.

2 | M e m b u a t W e b s i t e S e k o l a h S e d e r h a n a

2. MySQL

MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional

(RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public

License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun

dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang

bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep

utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya; SQL (Structured Query

Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk

pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian

data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.

Kehandalan suatu sistem basisdata (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja

pengoptimasi-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL yang dibuat

oleh pengguna maupun program-program aplikasi yang memanfaatkannya.

Sebagai peladen basis data, MySQL mendukung operasi basisdata transaksional

maupun operasi basisdata non-transaksional. Pada modus operasi non-

transaksional, MySQL dapat dikatakan unggul dalam hal unjuk kerja dibandingkan

perangkat lunak peladen basisdata kompetitor lainnya. Namun pada modus non-

transaksional tidak ada jaminan atas reliabilitas terhadap data yang tersimpan,

karenanya modus non-transaksional hanya cocok untuk jenis aplikasi yang tidak

membutuhkan reliabilitas data seperti aplikasi blogging berbasis web (wordpress),

CMS, dan sejenisnya. Untuk kebutuhan sistem yang ditujukan untuk bisnis sangat

disarankan untuk menggunakan modus basisdata transaksional, hanya saja sebagai

konsekuensinya unjuk kerja MySQL pada modus transaksional tidak secepat unjuk

kerja pada modus non-transaksional.

3. Basis Data

Pangkalan data atau basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja

basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara

sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk

memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan

untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem

manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data

dipelajari dalam ilmu informasi.

3 | M e m b u a t W e b s i t e S e k o l a h S e d e r h a n a

Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya

semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai

basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada

sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan

data yang berhubungan dengan bisnis.

Jadi, database ini berguna untuk menyimpan data yang sudah diinput melalui

bantuan PHP dan MYSQL tadi, contohnya, jika kita mendaftar Facebook. Maka

data diri kita tersimpan di data base nya mereka.

4. Session

Saat berinternet, kita tentu sering menjumpai situs yang mengharuskan pengunjung

melakukan login terlebih dahulu agar dapat mengakses informasi mereka. Misalnya

saja pada situs e-mail, disitu kita perlu mengisikan user name dan password

sebelum mengakses email, kemudian melakukan logout setelah selesai. Pada PHP

terdapat fitur bernama session handling yang bisa dipakai untuk keperluan

otentikasi seperti di atas. Pada dasarnya session adalah cara untuk menjaga suatu

variabel tetap ada selama sesi kunjungan user. Meskipun berpindah-pindah

halaman, variabel session tetap ada dan bisa diakses sampai session ditutup.

Fasilitas session handling ini baru ada secara built-in mulai PHP versi 4.

PHP mempunyai session (catatan aktivitas) yang digunakan untuk menjaga /

memelihara informasi akses dari seorang pengakses / pemakai aplikasi web.

Session memungkinkan pelacakan akses pemakai, pangaturan pemakaian aplikasi

oleh pemakai dan meningkatkan layanan situs web. Setiap pengunjung akan diberi

sebuah id yang unik, yang disebut dengan id session (session_id). ID ini dapat

disimpan dalam suatu cooki