Membangun Cluster Virtualisasi Dengan Proxmox Ve

of 4 /4
TUTORIAL A}IAK KAIYIBINO eberapaadmin Kambing, terrnasuk penulis sendiri masih dilanda demam cloud computing dan virtualisasi. Proses pengembangan infrastruktur berbasis cloud computing masih terus dilakukan dan dicoba di Universitas Indonesia.Infrastruktur, mulai dart computation nodesuntuk seruer hingga storageberbasis cloud, untuk sivitas akademika UI masih terus dikembangkan. Proxmox VE merupakan sebuah oir- tualization platform yang dikem- bangkan oleh Proxmox Server Solu- tions GmbH dan bersifat open source. Perangkat inl dapat di-download pada website-nya yang beralamat http:/ /tautto.prormor.com. Sebagai sebuah virtualization platform, tentu saja Proxmox VE akan sangat mem- bantu eksperimen dan produksi in- frastruktur cLoud computing vang sedang dikembangkan di Universitas Indonesia. OS Leuel Virtualizati,on meru- pakan suatu bentuk teknologi vlrtualisasi yang memungkinkan ker- nel sistem operasi pada mesin hosfl inang mengeksekusi user space yang berbeda meialui suatu bentuk isolasi sumber dava. Setiap user space terse- but disebut sebagai container. Kernel pada mesin inang mengekspos selu- ruh struktur hardware yang dimi- Iikinya pada guest vang terisolasi. tetapi terbatas pada jumlah sumber Perbedaan Arsiteklur (lnenVZ dan Faravirtualizalion E &.r la: , daya, seperti ukuran RAM, jumlah inti processor, dan ukuran ruang disk. Mesin inang dapat melihat selu- ruh proses yang berjalan pada guest ctp erating system, tetapt antara setiap container tidak dapat melihat proses masing-masing. Setiap container dapat merupakan distlibusi GNU/ Linux yang berbeda (minus kernel), berkas yang berbeda, aplikasi dan lavanan vang berbeda, serta manaje- men pengguna yang berbeda. Proses boot pada container juga lebih cepat dibandingkan KVM karena tidak ha- rus melewati proses inisialisasi hard- ware pada BIOS di uirtual machine. Proxmox VE menggunakan OpenVZ untuk OS Level \tirtualization. Hal lain yang mendorong pemakain Proxmox VE di. Pusat Data UI adalah kemudahan dari antarmuka useb management console-nya. Melalui konsol berbasis web tersebut, penuli.s dapal mengakses fitur-fitur. seperti Iiue uirtual machine migration serta supervisi sumber daya mesin inang virtualj.sasi. Pengaturan sumber daya setiap virtual machine dan container juga dapat dilakukan dengan mudah. Di Pusat Data UI sendiri, ternyata masih lerdapat beberapa mesin yang belum ten-rtilisasi, walaupun sudah terinstalasi Deblan GNU/Linux. Me- sin-mesin ini bersama dengan dua buahnode Apple XSerue, membentuk sebuah cluster Proxmox VE. Tentu saia masih ada node Apple XServe yang menjalankan QEMI-T-KVM un- tuk Digital Librarll Perpustakaan UI. Namun. semakin lama node ini pun akan dlalihfungsikan menjadi ang- gota cluster Proxmox VE. Instalasi Proxmox VE pada Debian Squeeze Jika rekan-rekan kembali mem- baca InfoLINUX edisi 06/2012, maka rekan-rekan dapat menemukan tu- toriai instalasi Proxmox VE dari nol pada mesin tanpa sistem operasi. Ins- talasi yang dilakukan oleh penulis sedikit berbeda karena menggunakan mesin yang telah terinstalasi Debian Squeeze dan juga pada node Apple XServe vang sedi.kit tricky. Untuk tu- torial selengkapnva, vaitu cara penu- iis dan rekan-rekan admin Kambrng berhasil menjinakkan mesin Apple XServe, dapat diiihat pada InfoLINUX 0B/2012. Konversi Root File System Menjadi NFS Pada Apple XSerue Proxmox cukupaktif dalam meiaku- kan audit dan pencatatan utilisasi 12 '.'t 2 INF0LINUX www. infolinux.web. id

Embed Size (px)

Transcript of Membangun Cluster Virtualisasi Dengan Proxmox Ve

  • TUTORIAL A}IAK KAIYIBINO

    eberapa admin Kambing, terrnasuk penulis sendiri masih dilanda demamcloud computing dan virtualisasi. Proses pengembangan infrastrukturberbasis cloud computing masih terus dilakukan dan dicoba di UniversitasIndonesia. Infrastruktur, mulai dart computation nodes untuk seruer hingga

    storage berbasis cloud, untuk sivitas akademika UI masih terus dikembangkan.

    Proxmox VE merupakan sebuah oir-tualization platform yang dikem-bangkan oleh Proxmox Server Solu-tions GmbH dan bersifat open source.Perangkat inl dapat di-downloadpada website-nya yang beralamathttp:/ /tautto.prormor.com. Sebagaisebuah virtualization platform, tentusaja Proxmox VE akan sangat mem-bantu eksperimen dan produksi in-frastruktur cLoud computing vangsedang dikembangkan di UniversitasIndonesia.

    OS Leuel Virtualizati,on meru-pakan suatu bentuk teknologivlrtualisasi yang memungkinkan ker-nel sistem operasi pada mesin hosflinang mengeksekusi user space yangberbeda meialui suatu bentuk isolasisumber dava. Setiap user space terse-but disebut sebagai container. Kernelpada mesin inang mengekspos selu-ruh struktur hardware yang dimi-Iikinya pada guest vang terisolasi.tetapi terbatas pada jumlah sumber

    Perbedaan Arsiteklur (lnenVZ dan Faravirtualizalion

    E&.r

    la: ,

    daya, seperti ukuran RAM, jumlahinti processor, dan ukuran ruangdisk.

    Mesin inang dapat melihat selu-ruh proses yang berjalan pada guestctp erating sy stem, tetapt antara setiapcontainer tidak dapat melihat prosesmasing-masing. Setiap containerdapat merupakan distlibusi GNU/Linux yang berbeda (minus kernel),berkas yang berbeda, aplikasi danlavanan vang berbeda, serta manaje-men pengguna yang berbeda. Prosesboot pada container juga lebih cepatdibandingkan KVM karena tidak ha-rus melewati proses inisialisasi hard-ware pada BIOS di uirtual machine.Proxmox VE menggunakan OpenVZuntuk OS Level \tirtualization.

    Hal lain yang mendorong pemakainProxmox VE di. Pusat Data UI adalahkemudahan dari antarmuka usebmanagement console-nya. Melaluikonsol berbasis web tersebut, penuli.sdapal mengakses fitur-fitur. sepertiIiue uirtual machine migration sertasupervisi sumber daya mesin inangvirtualj.sasi. Pengaturan sumber dayasetiap virtual machine dan containerjuga dapat dilakukan dengan mudah.

    Di Pusat Data UI sendiri, ternyatamasih lerdapat beberapa mesin yangbelum ten-rtilisasi, walaupun sudah

    terinstalasi Deblan GNU/Linux. Me-sin-mesin ini bersama dengan duabuahnode Apple XSerue, membentuksebuah cluster Proxmox VE. Tentusaia masih ada node Apple XServeyang menjalankan QEMI-T-KVM un-tuk Digital Librarll Perpustakaan UI.Namun. semakin lama node ini punakan dlalihfungsikan menjadi ang-gota cluster Proxmox VE.

    Instalasi Proxmox VE pada DebianSqueezeJika rekan-rekan kembali mem-baca InfoLINUX edisi 06/2012, makarekan-rekan dapat menemukan tu-toriai instalasi Proxmox VE dari nolpada mesin tanpa sistem operasi. Ins-talasi yang dilakukan oleh penulissedikit berbeda karena menggunakanmesin yang telah terinstalasi DebianSqueeze dan juga pada node AppleXServe vang sedi.kit tricky. Untuk tu-torial selengkapnva, vaitu cara penu-iis dan rekan-rekan admin Kambrngberhasil menjinakkan mesin AppleXServe, dapat diiihat pada InfoLINUX0B/2012.

    Konversi Root File System Menjadi NFS PadaApple XSerueProxmox cukup aktif dalam meiaku-kan audit dan pencatatan utilisasi

    1 2 ' . ' t 2 INF0L INUX w w w . i n f o l i n u x . w e b . i d

  • {.a

    II

    ,)

    sumber daya komputasi pada mesininang yang ditempatinya. Hasil pen-catatan ini dapat dilihat pada grafikyang ditampilkan pada halaman kon-sol web Proxmox seperti pada contohdi gambar 2.

    Proses pencatatan ini menim-buikan masalah pada node-nodeProxmox yang menggunakan AppleXServe karena mesin tersebut meng-gunakan fl.ashdi,sk untuk instalasisistem operasinya. Akses tulis keflashdisk lebih lambat daripada keharddisk dan proses penulisan yangterlalu sering dapat merusak flash-disk tersebut. Penulis mengkonversiinstalasi ini menjadi berbasis NFS,sebuah server NFS yang telah terse-dia di Pusat Data UI dan dapat diper-gunakan untuk boot via NFS. Untukmengetahui alasan penulis terpaksamenggunakan flashdisk untuk insta-lasi Debian di Apple XServe, dapatdibaca pula pada InfoLINUX edrsr0B/20t2.

    Untuk melakukan konversi bootdari flashdisk ke NFS, cukup dilaku-kan rsgnc ke direktori tempat mountsistem berkas NFS tersebut. Pastikanjuga partisi EFI dan /boot tetap ada diflashdisk sehingga i,ni.tramfs akan ber-jalan dari flashdisk tersebut. Setelahitu, Iakukan piuot mount ke sistemberkas NFS. Lakukan pengecualianpada direktori /proc, /sys, dan /tmpsehingga tidak diproses ketika rsyncberlangsung. Pastikan juga paket n/s-c omm on sudah terinstalasi.

    bad-b lackber ry : -# ca t > exc lude. tx t

    < < E O Fr proc

    / sys

    / tnp

    bad-b lackber ry : -# mount -o no lock

    LC . 38 . 3 9 . 25 : / roo t /n f s -share / roo t f s -

    b .d -b lackber fy /mt && cc i /mt

    bad-b lackber ry : -# rs lmc -avz -H -

    I I - -one- f i le -sys tem - -numer ic - ids

    i -cxcJ .ude- f rom=/exc lude. tx t , /

    Ttrnggu hingga proses rsync sele-rrr. kemudian lakukan chroot ke di-rtktorl tempat rsync dilakukan untuk-lalrukan modtflkasi. Modifikasi

    perlu dilakukan pada initramfs danGRUB agar bisa melakukan boot me-lalui NFS.

    bad-blackberry : -#mkdil:

    { p r o c , s y s , f m p ibad-blackberry : -#chaod

    bad -blackberry r ^ #mounb

    /mnt /devbad-blackberry i -#mounr"

    /mnt /p rocbad-blackberry: Frnount -o loop /proc/mnr / s}'sb a d . b l a c K b e l r y : . I c l l r o o t / m r

    Modifikasi perlu dilakukan padainitramfs (initrd.img) agar modul NFSdimuat saat boot. Untuk itu, penulismemodifikasi berkas konfigurasi /etc/initramf s-tools/initramf s. conf

    h : n n : r k h o r r v . U w i r r / ^ - - : - '. ! ! t - r ' . F \ - i !

    lo(-.l. r i/ i . l l i l ,x nmf s . con[:MOI)UI,[]S .netboolBUSl'EOX-y

    KEYMAP=n

    BO0T.,nf s

    DEVTCE*

    N!'SROOT=auEo

    Kemudian, lakukan update padaberkas initrd.img yang berada padadirektori /boot menggunakan utilitasinitramfs.

    bad-blackberry: -# updaLe-inltramfs -u

    Pastikan juga direktori /boot dan/ltoot/efi tetap berada di flashdisk.Rekan-rekan pembaca dapat mela-kukan resize ukuran partisV padaflashdisk untuk memisahkan dtek-tori /boot. Berikut ini susunan sistemberkas yang penulis gunakan padaproses konversi.

    bad-b lackber ry r - *v im , /e tc / f sLab

    /dev/pts devptg

    0 0

    0 0

    / sys

    0 0

    /dev/eda1 /booi/etl vfat

    /wt'/

    j ' r ' r r / - - t s / + ' " -

    - - 1 ^ n n / i o r r

    - ^ l ^ ^ h / h r ' ^ .

    none

    defau lcs

    none

    defau l ts

    noauto

    sysf6

    defau l ts 0 0l A a v I a A a e / h ^ ^ t exc4

    defau l l s 0 0

    Proses terakhir, yaitu lalrukan up-date berkas konfigurasi bootloaderGRUB yang terletak pada direktori/boot/grub/grub.cfg. Namun, sebe-lum itu, kita perlu merekonfigurasi

    - : 3 d r n f o l i n u x . w e b . i d It{FoLlt{UX :. 1Ol2A12 43

    IIT {IffiE&H ANAK KAI'JIBING

    ! . .

    Gambar 2. Utilisasi Sumber Daya Pada Inang Virtualisasi.

    parameter GRUB yang terletak padadirektori /etcldefault/grub agar dapatmelakukan boot via NFS. GRUB per-Iu memberikan parameter alamatserver NFS dan IP ethernet host yangdi-boot agar dapat melakukan mountroot file sAste.m melalui NFS.

    bad-b lackber ry : -#v im /e tc /de fau l t , /grub

    GRt'B_Cl'lDLINE_LINltX= " nomodeset

    g f x p a y l o a d = k e e p i p = 1 0 . 3 8 . 3 9 . 2 ' l r ; :

    2 5 5 . 2 5 5 . 2 5 5 . 0 : b a d - b l a c k b e r r y : e c h L

    r o o t = / d e v , / n f I n f s r o o t = 1 0 . 3 8 . 3 9 . 2 0 ' . /roo t /n f s - share / roo t f 3 -bad-b lackber ry

    rw rootwait"

    Kemudian, iakukan update GRUBdengan utilitas grub-update. SetelahIangkah irri, node Apple XServe akansiap di-boot via NFS.

    bad-blackberry : -#gnb-update

    Proses lnstalasi Proxmox VEJika rekan-rekan pembaca kembalimenengok InfoLINUX 06/2012 padarubrik "Praktik Instan", dalam ar-tikel tersebut dijelaskan mengenaiinstalasi Proxnox VE via barernetalISO irxtaller. Metode instalasi terse-but adalah yang paling mudah karenatelah dipandu oleh antarmuka grafisdari installer Pro>cnox VE. Penulis ti-dak dapat menggunakanmetodeterse-but karena beberapa hal. Pertama,unit yang akan diinstalasi Pro)anoxVE telah memiliki Debian Squeeze 64bit sebagai sistem operasinya. Kedua,node yang akan diinstalasi beragamjenisnya, ada node Apple XSen'edan ada juga node dari IBM dan HP.Apple XServe yang menggunakan EFIuntuk proses boot tidak bisa langsung

  • TIJTORIAL AIIA|( |(A]||BII{Gdiinstalasi dengan kernel dari Prox-mox VE. Proses modifikasi kecil harusdilakukan untuk mengganti depen-densi paket kernel Proxmox \lE darigrub-bios menjadi grub-efi .

    Sebagai tambahan inf ormasi, Kam-bing-Ul juga telah menyedi akan repo -sitory Proxmox VE yang dapat diak-ses pada tautan http :/ /kambing.ui.ac.id/prormorc/. Marilah kita memulaiproses instalasi Proxmox ala adminKambing menggunakan repositoryyang juga berasal dari Kambing-Ul.

    Pertama, berkas konfigurasialamat repository perlu kita modi-fikasi dengan menambahkan tautandari repository Proxmox \lE.

    bad-blackberry: -#vim / etc / apt /s o u r c e s . l i s t

    # PVE packages provided by proxmox,

    com

    deb htEp r //kandcing. ui. ac. id/proxmox

    laa-lracruerry : -#aptiEude update

    Setelah daftar repository terbaha-rui, penulis melakukan instalasi ker-nel Proxmox VE. Ketika proses insta-lasi berlangsung, kernel terbaru dariPro>cnox VE adalah versi pve-ker-nel-2.6.32-14-pve. Pada mesin-mesinyang di-boot dengan menggunakanBIOS atau UEFI dengan emulasiBIOS paket ini dapat langsung terins-talasi. Untuk mesin Apple XServeyang menggunakan EFI, penulistelah menyediakan paket yang telahdimodifikasi agar dapat diinstalasidengan grub-efi pada tautan http://kambing.ui.ac.i,d / t onny / pts e -k ernel-2.6.3 2 - 1 4-pt:e

    -2.6.3 2 -7 4 -arnd6 4.deb.Pada mesin-mesin non-EFI, penu-

    lis dapat langsung menggunakan utili-tas manajemen paket Debian.

    sitrpanse : -#apt j.tude install pve-k e r n e l - 2 . 6 . 3 2 - 2 5 - p v e

    Untuk mesin Apple yang menggu-nakan EFI, penulis menginstdlasinyasecara manual.

    bad-blackberry: -*dpkg -i pve-

    k e r n e l - 2 . 6 , 3 2 - 2 5 - p v e

    Setelah paket kernel terinstalasi,penulis melanjutkan dengan mengins-talasi paket pve-firmware dan pve-

    kernel-header pada masing-masingnode yang akan dijadikan clusterProxmox VE. Ada 4 node yang digu-nakan dalam instalasi ini.

    s impanse : -+apt i tude ins ta i l pve-

    firmware

    s impanse : -#apt i tude insEa lL pve-

    headers-2 . 6 . 32 -14-pve

    Setelah paket-paket kernel danpelengkapnya tersebut terinstalasi,penulis melakukan reboot pada setiapnode. Proses reboot ini diperlukanagar sistem menggunakan kernel dariProxmox VE.

    Setelah masing-masing mesinhidup kembali dengan kernel dariProxmox VE, proses instalasi dapatdilanjutkan untuk menginstalasi pa-ket-paket inti. Proxmox VE telahmenyediakan kemudahan dengansebuah meta package bernama prox-mox-ve-2.6.32 sehingga penulis hanyaperlu menginstalasi meta packagetersebut. Proses instalasi paket lain-nya akan dilakukan secara otomatisoleh meta package tersebut.

    gimpanse : -#aptltude install proxmox-v e - 2 . 6 . 3 2

    Tunggu beberapa saat karena jum-iah paket yang diinstalasi oleh metapackage ini cukup banyak. Setelahselesai, instalasikan juga beberapapaket pelengkap lainnya.

    simpanae: -#aptitude in8tall ntpgsh lvm2 postfix ksm-control-daemonvzprocps

    Froses instalasi Pro>snox VE padaDebian Squeeze telah selesai. Rekan-rekan telah dapat mengakses kon-sol web Pro>cnox VE pada port 8006di node yang telah diinstalasi. Seba-gai contoh, node bernama simpanseyang penulis gunakan memiliki IP10.38.39.25, maka konsol Proronox VEdapat diakses pada alamat https://1}.39.39.25:8006. Untuk login, gnakanuser id root dan kata sandi darj userid tersebut pada node yang diinstalasi.

    Membentuk Cluster Proxmox UEUntuk membentuk cluster ProxmoxVE, diperlukan sebuah node yangakan menjadi kepala dari cluster.Node-node lain akan menjadr child,dari cluster tersebrit. Gunakan utilitas

    pvecm yang disediakan oleb\lE untuk membangun dancluster.

    Sebagai contoh, di sinimenggunakan node simpansmembangun kepala cluster.

    s impanse : -#pvecm crea te u i -pve-

    c lus te r

    Rekan-rekan dapat mengecekcluster sudah terbentuk dan nodesimpanse menjadi bagian dari clusteratau tidak dengan perintah berikut.

    simpanser-* pvecm st,aeu6

    V e f , a l o n i 6 . 2 . o

    ConJig veraion: 10

    Cl,usler Narne I ui-pve-clu6ter

    CLuster Id r 62388

    Cluster Menberr Yes

    Clus ter GeneraL lon ! 344

    Memlcership 6taue I Cl^ustor-Mernlcer

    Node6 r 4

    Expected vobes: 4

    Tota l vo tesr 4

    Node votes: 1

    Quorumr 3

    Active Bubeystemgt 5

    FIage I

    Ports Boundr 0

    Node name: elmpanse

    Node IDr 1

    Mul t . l cas t addresses | 239. I92 .243,L68N o d e a d d r e s B e s r 1 0 . 3 8 . 3 9 . 2 5

    Untuk setiap node yang akan men-jadi anggota cluster, Anda harus me-nambahkan IP dari node simpanseyang menjadi kepala cluster, con-tohnya node bernama bad-blackberryberikut ini.

    bad-blackberry : -#pvecm add

    r u . J d . J v . z 5

    Lakukan perintah di atas r.rntuk se-tiap node yang akan dijadikan anggotacluster. Setelah selesai, rekan-rekandapat mengecek konvergensi clustertersebut dengan utilitas clustat.

    eimpanee:-# c lustacClugter SLatus for ui-pve-clusler @Tue Sep 4 Q6:2Lt33 2g!2Menber Statust Quof,ate

    Member Name ID StatuE

    simpanee 1 Online, Localsiamang 2 onlinebad-blackberry 3 On]],ne

    IIrlDDIPT

    IrFeg

    eElkaslUDv'esl\f,'ela5sulAIMtPa

    nxidIIll

    igrsir

    II

    I

    U 1ot2o12 r rNFoLtNux www. in fo l in ux ,web. id

  • r f ,

    leE I

    '-a B

    .en-

    (nSeron-

    ( se-gota:kanrster

    II

    . - " r t

    TUTORIALAruNTflTTr . ! d e i r F . r d r

    bad-orange 4 online

    Rekan-rekan pembaca juga daPatmelihat ringkasan (summary) dariseluruh anggota cluster serta virtualmachines yang ada pada masing-masing anggota melalui konsol webProxmox.

    Konversi KVM ke Container 0PenVZPenulis juga melakukan konver-si pada beberapa node MX (rnoilerchanger) UI yang masih mengguna-kan KVM. Seperti telah disebutkansebelumnya, container OpenVZ cocokuntuk tipe instance uirtual machineyang menjadi pelayan servis Internet,seperti server surat elektronik danweb. Instance lain yang menjalankanlayanan yang membutuhkan aksessumber daya secara ekslusif, sepertiApache Tomcat atau Java VirtualMachine, dapat menggunakan KVMpada Proxmox \lE.

    Dalam contoh ini, penulis akanmengkonversi node MX iguana.ui.ac.id menjadi contai.ner OpenVZ. Perta-ma, server rsync diinstalasikan padaiguana agar penulis dapat melakukansinkronisasi data.

    i guana: -Ssudo ap l -ge t ins ta l l rsync

    iguana: -$sudo v im /e tc / rsync . con f

    , . r r ,path = /exc lude = , /var , /spoo1/pos t f i x

    /p roc /sys /Emp /boof , /1 rb /modu les

    /e tc /b lk id , /e tc /mtab /e tc / lw \

    / e t c / f s L a b / e t c / u d e v

    read only = yes

    use chroot = no

    l i s t = y e s

    u id = roo t

    g id = roo t

    h o s t s a l f o w = 1 0 . 3 8 . 3 9 . 2 5

    h o s t s d e n y = 0 . 0 . 0 . 0 / 0

    iquana: -$sr rdo /e tc / j .n i t . d / rsYnc

    " J"""tt, membuat dan mengaloka-sikan container OpenVZ pada salahsatu node cluster, yakni bad-orange.Pembuatan container tersebut dapatdilakukan dari konsol web OPenVZ.Rekan-rekan dapat menggunakantombol Create CT yang terdaPat dipojok kanan atas dari konsol web un-tuk membuat sebuah contai.ner, ke-mudian tinggal mengikuti instruksipada kotak dialog yang muncul untukmengalokasikan sumber daya kom-putasi pada container, yaitu miriPdengan pembuatan KVM yang dicon-tohkan pada rubrik "Praktik Instan"InfoLINUX 06/2012.

    Setelah pembuatan container se-lesai, penulis melakukan rsy'nc untukmensinkronisasi data antara containeryang baru diciptakan dan node yangakan dikonversi. Direktori tempatcontainer berada biasanya diletakkandi / v ar Alb /vzlprivate/[container-id].

    bad-orange: -# rsync -avz -H -x - -one-

    f i l a - d l / c r 6 m - r r r m a r i a i r i c i o , r : n a , - a 1 IL r r s r 1 o L . . , , ,

    / var / l - tb /vz /p r iva le / 1 o 6

    Tunggu beberapa saat hinggaproses rs)mc selesai. Lakukan chrootuntuk mematikan beberapa servisyang kemungkinan bentrok dengannode inang dari container terse-but, misalnya service ntp dan acpid.

    w w w . i n f o l i n u x . w e b . i d INFoLINUX : : 1012012 45

    flatrkan luga rr9 (1a1znra tcQpada contarner karena terminl bdisediakan oleh node rnang f)rlr-talasi juga paket-paket kernel &nbootloader GRLB karena akan dlse-diakan juga oleh inang.

    bad-orange: -#chroc t / ' va r " : :b , " ' z

    pr iva te /106 /b in /bash

    i g u a n a : - 4 u p d a l e - r c . d - f a c p i d r e : - } ' eiguana: -Fupdatp- rc .d - f nLp re t ro l 'e

    iguana; -#v im /e tc / in i tLab

    *Matikan terminal di bawah i 'nr.

    #1 : 2345 : respam : /sb j .n /ge t ty 38400t ty l

    #2 : 23 : respawn: /sb in /ge t ty 38400 t ty2

    # 3 : 2 3 : r e s p a M l : / s b i n / g e t t y 3 8 4 0 0 t t y 3

    #4 :23 : respawn: / sb !n /ge t ty 38400 b ty4

    # 5 ; 2 3 : r e s p a u t : , / s b i n / g e t l y 3 8 4 0 0 t t y 5

    # 6 : r f : r e s p a w n : / s b i n / g e t t y 3 8 4 0 0 t t - v 6

    iguana : - f apc-geL Iemove l - inux- Image-

    3 . 2 * g r u b *

    Proses konversi telah selesai. Con-tainer kemudian dapat dinyalakanmelalui konsol web. Jangan lupa me-matikan KVM dari node yang telahdinkonversi agar t idak terjadi ben-trok pada penggunaan alamat IP.

    PenutupProxmox VE merupakan salahsatu bentuk solusi yang menarikuntuk membangun infrastrukturvirtualisasi dan membangun clus-ter virtualisasi sebagai dasar infra-struktur cloud. Dua jenis instance,yaitu KVM dan container OPenVZjuga memudahkan penulis mengatursumber daya dan jenis virtualisasiyang digunakan. Rekan-rekan jugadapat mengeksplorasi kemamPuanProxmox VE untuk membentuk HighAvailibility Cluster yang belum sem-pat dieksplorasi oleh penulis.

    Sampai jumpa di edisi dePan danSalam Kebebasan! !! I

    Tonny Adhi [email protected],ac.id]

    Gambar 4. Akses Shell pada Containet 0penVZ.