MEKANISME EKSKRESI

download MEKANISME EKSKRESI

of 96

  • date post

    19-Jan-2015
  • Category

    Education

  • view

    1.530
  • download

    5

Embed Size (px)

description

Mekanisme ekskresi pada hewan Matakuliah Fisiologi Hewan

Transcript of MEKANISME EKSKRESI

  • 1. FISIOLOGI HEWAN MEKANISME EKSRESI Disusun oleh : Dra.Suryanti.M.SiFakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau Pekanbaru 20135A BIOLOGI

2. Peta konsep Kebutuhan organ ekskretoriMekanisme EkskresiTipe organ ekskretoriFungsiUmumKhususStruktur umum organ ekskretoriVakuola denyut 3. Kebutuhan Akan Organ Ekskretori Organ Ekskretori berperan pada pengeluaran hasil samping (senyawa buangan) metabolisme. Misalnya hasil pemecahan senyawa yang mengandung Nitrogen. Pada manusia diperlukan juga mekanisme pembuangan senyawa eksigen. (senyawa yang terkandung pada obatobatan). 4. Fungsi 1. Mempertahankan bahan terlarut yang sesuai bagi kebutuhannya. 2. Mempertahankanvolumetubuh(kandungan cairan). 3. Membuang hasil akhir metabolisme. 4. Membuang bahan-bahan asing/produk metabolisme. 5. Tipe organ ekskretori Organ Eksretori diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama yaitu:a. Umum: b. Khusus: Memiliki struktur menyerupai Vakuola denyut. Tipe bersaluran: organ Nefridia,saluran Malpighi, Nefron. Kelenjar Garam(pada insang dan kelenjar rektum) Insang dan hati pada Vertebrata 6. Struktur Umum Organ Ekskretori 1. Vakuola denyut: Merupakan organ eksretori coelenterata dan protozoa. Tidak sama dengan organ eksretori ginjal. Contoh vakuola denyut yang baik dapat dijumpai pada protozoa air tawar. Jarang dijumpai pada spesies yang hidupnya di laut. Masuknya air ke dalam organ ini karena terjadinya osmotis terus-menerus 7. Lanjut... Merupakan organel berbentuk bulat tempat masuknya air. Vakuola yang terisi cairan dari dalam sel, kemudian akan melekat pada membran. Selanjutnya, air dikeluarkan ke sekelilingnya. Laju masuknya air bergantung pada kosentrasi osmotis di sekelilingnya hasilnya disebut influx air. Jika kosentrasi osmotis cairan di luar protozoa maka laju masuknya air akan meningkatmenurun 8. Gambar 5.11 ( Buku Fisiologi Hewan Hal: 5.19 ) Vakuola kontraktil pada Amoeba proteus tertutup suatu membran dan dikelilingi lapisan yang terdiri dari gelembunggelembung kecil yang berisi cairan yang akan dituangkan ke vakuola. Di sekeliling luarnya terdapat mitochondria yang di duga menyediakan energi untuk proses sekresi. 9. Pada Amoeba 10. Protonefridia Struktur Umum Organ Ekskreto riAlat-alat Eksresi Pada Cacing Tanah Metanefridia Mekanisme Eksresi Cacing Tanah Melalui Nefridia 11. 1.PROTONEFRIDIA Merupakan struktur ekskretori yang memiliki saluran buntu, tidak berhubungan dengan coelom. Sel yang membentuk ujung saluran buntu, bersilia. Bila terdapat satu silia disebut selonosit, bila mengandung beberapa silia disebut sel api (frame cell). 12. Fisiologi Hewan, hal. 5.20Kanal Ekskretori Sel ApifluidSiliaurineTubulaDinding TubuhLubang Ekskretori 13. Penyaringan terjadi ketika cairan mengalir lewat membran sel. Hanya molekul yang kecil yang bisa melewati saringan. Proses ini disebut sebagai penyaringan ultra (ultrafiltration). Urin yang akhirnya terbentuk didalam protonefridia memiliki konsentrasi osmosis berbeda dari cairan tubuh asalnya, biasanya lebih encer dari pada cairan tubuh. Hal ini menunjukan bahwa protonefridia turut berperan penyerapan kembali senyawa secara aktif yang akhirnya menghasilkan urin yang dieksresikan. 14. Penyerapan kembali dan sekresi mengubah komposisi akhir urin yang menjadikan berbeda dari cairan yang baru melewati penyaringan ultra. Protonefridia bekerja menggunakan prinsip tekanan negative. Pada saat silia yang terdapat dalam tubulus tertutup bergetar, maka akan timbul tekanan negatif yang menyebabkan cairan tersedot kedalam ujung tubulus yang buntu, dengan melintasi membran pada ujung tubulus. Akhirnya dalam saluran protonefridia akan berbentuk urin yang mempunyai konsentrasi osmotik lebih rendah dari pada cairan tubuh. 15. 2. METANEFRIDIA1 Kadang-kadang hanya disebut sebagai nefridia saja, yaitu organ pengeluaran pada beberapa cacing annelida.2 Memiliki lubang ke coelom bersilia dinamakan nefridiostom.3 Berakhir pada lubang yang terbuka ke luar lingkungannya disebut nefridiopor.45 Melakukan ultrafiltrasi, reabsorbsi dan sekresi. Proses ultrafiltrasi, reabsorbsi, dan sekresi akan menghasilkan urin encer yang bersifat hipoosmotik terhadap cairan tubuhnya. 16. Bagan Mekanisme Organ Ekskretori Dengan MetanefridiaDarah disaring lewat membran kapiler. Urin yang hipoosmotik (kurang pekat) dibandingkan dengan cairan tubuhnya.Cairan yang terbentuk masuk ke rongga/ruang coelom Masuk ke metanefridia lewat nefridiostom.Urin awal yang terbentuk bergerak sepanjang metanefridia. Komposisinya diubah selama berlangsung proses penyerapan dan sekresi. 17. Gambar. 5.13 Irisan seekor cacing (annelida) menggambarkan susunan metanefridium. Pada setiap segmen dijumpai dua struktur demikian. Cairan masuk lewat nefridiostom sedang urin keluar nefridiopor. 18. Alat-alat Ekskresi Pada Cacing Tanah Memiliki alat pengeluaran berupa anus, kulit, dan nefridia. Anus : mengeluarkan sisa-sisa makananhasil proses pencernaan. Kulit : melepaskan karbon dioksida sebagai hasil dari proses oksidasi Nefridia : dalam pembuangan zat sisa metabolisme yang berbentuk cair. Ujungpembuluhinimembesarmembentuk gelembung yang membuka ke area luar melalui lubang - lubang kecil yang disebut nefridiofor. 19. Mekanisme Ekskresi Cacing Tanah Melalui Nefridia 20. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk nefridia oleh gerakan otot dan gerakan silia.Zat sisa metabolisme berupa nitrogen dan sedikit air yang tersisa di dalam nefridia kadang diekskresikan keluar.Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefrida, bahan - bahan yang berguna seperti molekul makanan, air, dan ion akan diambil oleh sel - sel tertentu dari nefridia.Bahan-bahan tersebut selanjutnya akan menembus pembuluh kapiler dan disirkulasikan kembali.Urin yang hipoosmotik (kurang pekat) dibandingkan dengan cairan tubuh (sumber/cairan tubuh tsb) 21. Mekanisme EkskresiLetak Saluran Malpighi Kerja Saluran Malpigi Saluran Malpighi pada Belalang 22. Merupakan saluran buntu Terletak pada rongga yang berisi cairan disebut hemocoel,yang berakhir diantara usus tengah dan rektum. 23. Letak Saluran Malpighi Di dalam tubuh serangga yaitu pada saluran makanan di awal proktodeum.Jumlah saluran organ ini beragam tergantung jenis serangganya, antara dua sampai lebih dari 250 dan umumnya berbelit (convoluted); jumlah saluran itu selalu kelipatan dua (berarti berpasangan). 24. Gambar 5.14 Susunan saluran malphigi pada serangga. K+ disekresikan ke saluran malpigi yang menarik air dan ion CL-. Urin awal dimodifikasi selama mengalir sepanjang saluran. Di rektum terjadi penyerapan kembali sejumlah besar air hingga menghasilkan urin yang pekat. 25. KERJA SALURAN MALPIGI Dalam pembentukan urin, terjadi transpor aktif K+ dari homocoel ke lumen saluran malpighi. Akibatnya ion Cl- akan mengikuti K+, dengan proses difusi; karena terjadi peningkatan konsentrasi osmotis maka air juga akan masuk ke lumen.2Ada senyawa lain yang mengikuti gerakan ini, yaitu seperti ion Na+ dan beberapa senyawa buangan yang mengandung nitrogen dan asam amino. 3 Urin kemudian mengalir dan masuk ke usus tengah dan selama mengalir, urine masih dapat termodifikasi. 4Selanjutnya urin ke rektum, disini komposisi urin berubah secara nyata. Dimana konsentrasi ion seperti K+ menurun secara drastis sampai 75%.5 26. Penyerapan air di daerah rektum dikendalikan oleh hormon neuro sekretori dari otak.Hormon Neuro sekretori mengatur peningkatan atau penurunan jumlah penyerapan kembali air, tergantung pada tingkat kekeringannya. 27. Sekresi bahan terlarut ke tubuh malpighiSOLUTE REABSORPTIONPenyerapan Kembali Bahan TerlarutTUBUH MALPIGI PADA ATHROPODA 28. Pembentukan urinPeningkatan Konsentrasi OsmotisTranspor aktif K+ dari Homocoel ke lumen saluran malpighiion CL- akan mengikuti K+ Proses difusiAir Masuk ke lumen Mengikuti gerakan ini ion NA+ dan beberapa senyawa buangan yang mengandung nitrogen asam aminoDidaerah rektum sebelum di keluarkan terjadi penurunan Konsenterasi ion seperti K+ secara drastis mencapai 75%.Urin Mengalir dan Masuk ke usus tengahUrin keluar dan terjadi Penyerapan air kembali Serta pengendapan asam Urat 29. Alat Ekskresi Serangga Pembuluh malpighi, yaitu alat pengeluaran yang berfungsi mengeluarkan sisa proses kimiawi tubuh yang berbentuk cairan pada vertebrata.Berbentuk kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding ususSelain itu serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. 30. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi, bahan yang mengandung nitrogenn diendapkan sebagai asam urat, sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali secara osmosis dan transpor aktifAsam urat dan sisa air masuk ke usus halus, dan sisa air akan diserap lagi. Kristal asam urat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. 31. KALENJER HIJAU PADA KRUSTACEAE Krustacea memiliki organ ekskretori yang disebut kelenjer hijau atau kelenjar antena yang terletak diadaerah kepala.Kelenjer hijau terdiri dari kantung buntu dinamakan kantung akhir, di hubungkan dengan saluran bernama saluran nefridia, dan berakhir di kantung kemih ( bladder). Jalan keluar dari kantung kemih lewat lubang ekskretori terletak dekat dasar antena. Kantung akhir dikelilingi cairan coelom, urin awal didalam kelenjar terbentuk dari cairan coelom yang tersaring. Pada semua struktur organ eksretori, komposisi urin awal serupa dengan cairan tubuh yang merupakan cairan asal dari urin 32. KALENJER HIJAU 33. Nefron Vetebrata Organ ekskretori utama pada vetebrata adalah ginjal, unit yangberfungsi disebut nevron. Ciri ginjal mamalia terdiri atas jutaan nevron. Nevron berfungsi dalam sekreton kecuali pada beberapa ikan teleostei. Misalnya, nevron pada hewan yang hidup digurun sangat teradaptasi untuk menyimpan air, sedangkan ikan air tawar teradaptasi untuk mengeluarkan air sebanyak-banyaknya. 34. Buku fisiologi hewan gambar 5.16 hal : 5.23 Kompone