Medical Check Up

download Medical Check Up

of 17

  • date post

    06-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.202
  • download

    10

Embed Size (px)

Transcript of Medical Check Up

Sasaran Belajar (LO)LO. 1. Memahami dan menjelaskan tentang general medical check up 1.1 Definisi 1.2 Macam 1.3 Fungsi 1.4 Landasan Hukum2. Memahami dan menjelaskan tentang kadar lipid dalam darah

2.1 2.2 2.3 2.4 2.5

Definisi Metabolisme Transportasi Pengaruh abnormal Fungsi

3. Memahami dan menjelaskan tentang kesehatan didalam tubuh

3.1. Pola makan sehat 3.2 3.3 Olahraga Makanan yang halal dan thoyibah

1

SKENARIO

Promosi Jabatan

Ibu Siti, 40 tahun dipromosikan sebagai manajer di kantor pusat sebuah perusahaan multinasional. Perusahaan mewajibkannya untuk mengikuti General Medical Check Up. Dari hasil pemeriksaan diketahui, secara umum kesehatan ibu Siti baik kecuali nilai profil lipid darah yang berada diatas normal. Dokter menyarankan agar ibu Siti rajin berolahraga secara teratur, mengatur pola makan dan konsumsi makanan yang halal dan thoyibah.

2

3

LO. 1. Memahami dan menjelaskan tentang general medical check up

1.1. Definisi Menurut website Rumah Sakit Medistra, general medical check up adalah prevensi yang dapat dilakukan untuk menghindari kekecewaan dan kerugian yang disebabkan oleh gangguan kesehatan yang mendadak. Sedangkan menurut website prodia, general medical check up adalah pemeriksaan minimal lengkap, yang harus dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kelainan atau penyakit.

1.2 Macam 1) Medical Check Up Basic (Biaya Rp 150.000,00) a. Pemeriksaan fisik oleh dokter umum. b. Foto rontgen thorax. c. Pemeriksaan laboratorium: a) Darah lengkap (hemoglobin, hematokrit, eritrosit, leukosit, hitung jenis, laju endap darah, trombosit). b) Urine lengkap (warna Ph, BJ, protein, glukosa, keton, bilirubin, sendimen).

2) Medical Check Up Paket Delux (Biaya Rp 650.000,00) a. Pemeriksaan fisik oleh dokter spesialis penyakit dalam. b. Pemeriksaan gigi oleh dokter gigi umum. c. Foto rontgen thorax. d. EKG. e. Makan pagi. f. Resume dan konsultasi hasil medical check up. g. Pemeriksaan laboratorium:4

a) Darah lengkap (hemoglobin, hematokrit, eritrosit, leukosit, hitung jenis, laju endap darah, trombosit). b) Urine lengkap (warna Ph, BJ, protein, glukosa, keton, bilirubin, sendimen). c) Fungsi hati (SGOT, SGPT). d) Fungsi ginjal (ureum, keratin, asam urat). e) Fungsi lemak (kolesterol, HDL, LDL, trigliserid). f) Gula darah (puasa dan 2 jam setelah makan).

3) Medical Check Up Paket Executive (Biaya Rp 1.500.000,00) a. Pemeriksaan oleh dokter spesialis penyakit dalam. b. Pemeriksaan jantung oleh dokter spesialis jantung. c. Pemeriksaan mata oleh dokter spesialis mata. d. Pemeriksaan THT oleh dokter spesialis THT. e. Pemeriksaan gigi oleh dokter gigi umum. f. EKG. g. Treadmill. h. Audimetri, spirometri (pemeriksaan fungsi paru). i. USG abdomen (khusus pria). j. Pemeriksaan kandungan oleh dokter spesialis kandungan (khusus wanita). k. USG abdomen dan organ ginekologi (khusus wanita). l. Pemeriksaan papsmear. m. Foto rontgen thorax. n. Makan pagi. o. Resume dan konsultasi hasil medical check up. p. Pemeriksaan laboratorium.

4) Medical Check Up Paket Uji Kesehatan Khusus Jantung (Biaya Rp 350.000,00) a. Pemeriksaan jantung oleh dokter spesialis jantung.5

b. EKG. c. Resume dan konsultasi hasil medical check up. d. Pemeriksaan laboratorium: a) Darah lengkap (hemoglobin, hematokrit, eritrosit, leukosit, hitung jenis, laju endap darah, trombosit). b)Fungsi ginjal (ureum, keratin, asam urat). c) Fungsi lemak (kolesterol, HDL, LDL, trigliserid). d) Gula darah (puasa dan 2 jam setelah makan).

5) Medical Check Up Paket Pemeriksaan Paru (Biaya Rp 350.000,00) a. Pemeriksaan oleh dokter spesialis paru. b. Foto rontgen thorax. c. Spirometri. d. Resume dan konsultasi hasil medical check up. e. Pemeriksaan laboratorium.

6) Medical Check Up Paket Saluran Cerna dan Hati (Biaya Rp 675.000,00) a. Pemeriksaan oleh dokter spesialis penyakit dalam. b. USG hepatobilier. c. Resume dan konsultasi hasil medical check up. d. Pemeriksaan laboratorium.

7) Medical Check Up Paket Pra Nikah (Biaya 225.000,00) a. Pemeriksaan fisik. a) Fisik oleh dokter umum. b) Foto rontgen thorax. b. Laboratorium a) Darah lengkap.6

b) Golongan darah resus. c) Gula darah sewaktu. d) VDLR. e) TPHA. c. Resume dan konsultasi hasil medical check up.

8) Medical Check Up Paket Narkoba a. Pemeriksaan fisik a) Fisik oleh dokter umum. b. Laboratorium a) Morfin/opiate. b) Amphetamin. c) Mariyuana. c. Resume dan konsultasi hasil medical check up.

9) Paket Ibadah Haji Pria/Wanita a. Pemeriksaan dokter internis. b. Thorax AP/PA/LAT. c. EKG. d. Hematologi lengkap. e. Golongan darah/RH. f. Glukosa darah puasa. g. Glukosa 2 jam PP. h. Kolesterol total. i. HDL cho.

1.3 Fungsi7

Fungsinya adalah sebagai berikut:a. Melakukan pengobatan segera. b. Mencegah atau menunda komplikasi. c. Memperpanjang usia produktif. d. Meningkatkan kualitas hidup. e. Memperpanjang usia harapan hidup. f. Menghemat biaya pengobatan.

Keuntungan dari general medical check up adalah sebagai berikut: a. b. Bila hasil baik (tidak ada kelainan): hati senang, pikiran senang, tubuh semakin bugar, dan produktivitas meningkat. Bila ada kelainan: diagnosis dapat dipastikan, pengobatan dilakukan dengan cepat dan dapat segera diatasi.

Apa pula kerugian dari tidak melakukan general medical check up, antara lain: a. Kelainan yang ada tidak dapat diketahui secara dini. b. Saat muncul keluhan, penyakit telah mencapai tahap lanjut. Pengobatan sulit dan memerlukan biaya tinggi.

1.4 Landasan Hukum Peraturan Mentri Kerja No. Pes-01/Men/1998 Tentang penyelenggaraan pemeliharaan kesehatan bagi tenaga kerja dengan manfaat lebih baik dari paket jaminan pemeliharaan kesehatan dasar jaminan sosial tenaga kerja. Bab II Pasal 5 berbunyi pelayan kesehatan kerja sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan pasal 3 meliputi: pemeriksaan kesehatan, kepada tenaga kerja yang meliputi pemeriksaan sebelum kerja, pemeriksaan berkala dan pemeriksaan khusus.

Pelaksanaan dari pemeriksaan kesehatan pegawai juga memiliki landasan hukum yang mengatur yaitu sesuai dengan UU Kesehatan No.23/1992, Pasal 23 ayat 2; kesehatan kerja meliputi pelayanan kesehatan kerja, pencegahan penyakit akibat kerja dan syarat kesehatan kerja.8

LO. 2. Memahami dan menjelaskan tentang kadar lipid di dalam tubuh 2.1 Definisi Lipid adalah sekelompok senyawa heterogen, meliputi lemak, minyak, steroid, malam (wax), dan senyawa yang terkait, yang berkaitan lebih karena sifat fisiknya daripada sifat kimianya. Lipid memiliki sifat umum seperti; relatif tidak larut dalam air, larut dalam pelarut non-polar seperti eter dan kloroform. Dalam lipid terdapat energi yang tinggi dan juga terdapat vitamin larut lemak dan asam lemak esensial yang terkandung didalam lemak. Kombinasi lipid dan protein (lipoprotein) adalah konstituen sel yang penting yang terdapat baik di membran sel maupun di mitokondria, dan juga sebagai alat pengangkut lipid dalam darah. Lipid diklasifikasikan menjadi lipid sederhana dan kompleks:1) Lipis sederhana: ester asam lemak dengan berbagai alkohol. a. Lemak (fat): ester asam lemak dengan gliserol. Minyak (oil) adalah lemak

dengan keadaan cair.b. Wax (malam): ester asam lemak dengan alkohol monohidrat berberat

molekul tinggi.2) Lipid kompleks: ester asam lemak yang mengandung gugus-gugus selain

alkohol dan asam lemak.a. Fosfolipid: lipid yang mengandung suatu residu asam fosfor selain asam

lemak dan alkohol. b. Glikolipid: lipid yang mengandung asam lemak, sfingosin, dan karbohidrat.c. Lipid kompleks lain: lipid seperti sulfolipid dan aminolipid. Lipiprotein

juga dimasukkan kedalam kelompok ini.3) Prekursor dan lipid turunan: kelompok ini mencakup asam lemak, gliserol,

steroid, alkohol lain, aldehida, lemak dan badan keton, hidrokarbon vitamin larut lemak dan hormon.

Lipid diangkut di dalam plasma sebagai lipoprotein dan dalam lipoprotein terdapat 4 kelas utama; triasilgliserol (16%), fosfolipid (30%), kolesterol (14%), dan ester kolesteril (36%). Dan sedikit asam lemak tidak teresterifikasi (asam lemak bebas/FFA (4%)). FFA secara metabolik adalah yang paling aktif. Lipoprotein plasma dibagi menjadi 4 kelompok utama:9

1) Kilomikron, berasal dari penyerapan triasilgliserol dan lipid lain di usus. 2) VLDL/ pra beta-lipoprotein, yang berasal dari hati untuk di ekspor triasilgliserol. 3) LDL/ beta-lipoprotein, merupakan tahap akhir VLDL. 4) HDL/ alfa-lipoprotein, yang berperan dalam transport kolesterol dan pada metabolism VLDL dan kilomikron.

2.2 Metabolisme

Segera setelah masuk ke dalam usus halus terjadi sekresi hormon kolesistokinin. Hormon ini mengakibatkan kandung empedu berkontraksi dan mengeluarkan empedu ke dalam duodenum. Empedu mengemulsikan lemak, yaitu memecah lemak menjadi globula sangat kecil dan berada dalam keadaan suspensi (menyebar) sehingga dapat diuraikan oleh enzim pengurai lemak. Empedu bersifat basa, membantu menetralkan gumpalan yang bersifat asam. Suasana basa diperlukan agar enzim pengurai lemak yang diproduksi oleh pankreas dan sel-sel usus halus tetap bekerja. Penguraian lemak dari trigliserida menghasilkan monogliserida, digliserida, asam lemak, dan gliserol. Selanjutnya hasil uraian lemak bergabung lagi dengan empedu, membentuk misel yang larut di dalam air. Misel inilah yang kemudian bergabung dengan protein membentuk gelembung kilomokron. Sebelumnya, terjadi telah terjadi pembentukan kembali trigliserida (esterifikasi), karena misel tersebut mengandung asam lemak dan monogliserida yang tidak dapat larut dalam air. Kilomikron dapat melalui sel usus sehingga hasil uraian lemak dapat diserap. Setelah mengantar hasil uraian lemak, empedu kembali ke kantung empedu. Gliserol dan asam lemak beratai pendek dan sedang diserap langsung ke dalam sirkulasi darah portal (vena porta) menuju hati karena larut dalam air. Kilomikron masuk