Media Transmisi Kabel Ika_2B

download Media Transmisi Kabel Ika_2B

of 52

  • date post

    25-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.309
  • download

    11

Embed Size (px)

description

Laporan JarKom Ika Dian LT.Elektro Poltek Malang

Transcript of Media Transmisi Kabel Ika_2B

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 0 MEDIA TRANSMISI KABEL DAN WIRELESS

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Pertama kali komputer ditemukan, belum bisa berkomunikasi dengan

Sesamanya. Pada saat itu komputer masih sangat sederhana. Berkat kemajuan teknologi di bidang elektronika, computer mulai berkembang pesat dan semakin dirasakna manfaatnya dalam kehidupan kita. Saat ini komputer sudah menjamur di mana-mana. Komputer tidak hanya dimonopoli oleh perusahaanperusahaan, universitas-univeristas, atau lembaga-lembaga lainnya, tetapi sekarang computer sudah dapat dimiliki secara pribadi seperti layaknya kita memiliki radio. Mayoritas pemakai komputer terdapat di perusahaan-perusahaan atau kantorkantor. Suatu perusahaan yang besar seringkali memiliki kantor-kantor cabang. Apabila suatu perusahaan yang mempunyai cabang di beberapa tempat adalah tidak efisien apabila setiap kali dilakukan pengolahan datanya harus dikirim ke pusat komputernya. Perlu diperhatikan bahwa berfungsinya suatu komputer untuk mengahasilkan informasi yang benar-benar handal, maka sedapat mungkin data yang dimasukkan benar-benar asli dari tangan pertama pencatat datanya, dan belumPOLITEKNIK NEGERI MALANG 1

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 0mengalami pengolahan dari tangan ke tangan. Proses pengiriman data dari suatu komputer ke komputer lainnya memerlukan media. Media ini biasa disebut dengan media transmisi data. Pertumbuhan pesat teknologi mengakibatkan perubahan yang lebih baik terjadi pada dunia transmisi. Banyak diciptakan media-media transmisi yang handal dan memegang peranan yang sangat vital dalam suatu transmisi data. Adapun bentukbentuk teknologi media transmisi diuraikan secara ringkas pada makalah ini.

1.2

Rumusan Masalah Dengan memperhatikan latar belakang tersebut, maka kami mengemukakan

beberapa rumusan masalah. Rumusan masalah tersebut diantaranya adalah : 1. Apa yang dimaksud media transmisi ? 2. Apa perbedaan antara media transmisi kabel dan media transmisi nirkabel / tanpa kabel ?

1.3

Tujuan Tujuan yang bisa didapat dari penulisan artikel ini adalah :

1. Untuk mengetahui media transmisi apa saja yang selama ini banyak digunakan 2. Untuk mengetahui kelebihan serta kekurangan dan penggunaan dari tiap-tiap media transmisi.POLITEKNIK NEGERI MALANG 2

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 03. Mengetahui perbandingan media transmisi kabel dan media transmisi nirkabel / tanpa kabel dalam memudahkan kita berkomunikasi dengan orang lain di mana saja dan kapan saja.

1.4

Manfaat Manfaat yang bisa dihasilkan dari penulisan artikel ini adalah :

1. Agar mengetahui media transmisi apa saja yang sering digunakan. 2. Agar mengetahui kelebihan, kekurangan, serta penggunaan dari masing-masing media transmisi

BAB II PEMBAHASAN

2.1

Media Transmisi

Transmisi adalah proses membawa informasi antar end points di dalam sistem atau jaringan. Dalam suatu jaringan telekomunikasi, sistem transmisi digunakan untuk saling menghubungkan sentral (router). Keseluruhan sistem

POLITEKNIK NEGERI MALANG

3

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 0transmisi ini disebut jaringan transmisi atau jaringan transport / transport network (Tutun Juhana, 2006). Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data. Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbedabeda dalam pengiriman datanya. Dikategorikan menjadi guided dan unguided. Media transmisi akan berfungsi sebagai jalur lintas data dan distribusi informasi. Tanpa medium ini, masing-masing peralatan tidak dapat saling berhubungan dan tidak akan terjadi aliran data apapun. Karena fungsinya yang mengalirkan sinyal-sinyal data inilah yang membuat keberadaan media transmisi menjadi penting dalam sebuah lingkungan jaringan. Sebenarnya selain kabel, media transmisi dapat juga berupa gelombang elektromagnetik. Gelombang Elektromagnetik ini dapat berupa gelombang mikro, Infra merah dan medium-medium lain yang dapat juga digunakn untuk memindahkan data dari satu terminal ke terminal lain. Sebelumnya, perlu diketahui bahwa saluran komunikasi dibagi menjadi 2, yaitu:POLITEKNIK NEGERI MALANG 4

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 01. Transmisi Dengan Kabel, seperti twisted wire, coaxial cable, dan fober optic. 2. Transmisi Tanpa Kabel (Wireless), seperti microwave, satellite, dan cellular phone.

Media tranmisi memiliki 2 bentuk yaitu :

1. Guided Media Menyediakan jalur transmisi sinyal yang terbatas secara fisik, meliputi twisted-pair cable, coaxial cable (kabel koaksial) dan fiber-optic cable (kabel serat optik). Sinyal yang melewati media-media tersebut diarahkan dan dibatasi oleh batas fisik media. Twisted-pair dan coaxial cable menggunakan konduktor logam yang menerima dan mentransmisikan sinyal dalam bentuk aliran listrik. Optical fiber/serat optik menerima dan mentransmisikan sinyal data dalam bentuk cahaya.

2. Unguided media Unguided media atau komunikasi tanpa kabel mentransmisikan gelombang elektromagnetik tanpa menggunakan konduktor secara fisik. Sinyal dikirimkan secara broadcast melalui udara (atau air, dalam beberapa kasus). Media tranmisi ini dapat menggunakan wireless atau menggunakan satellite.

POLITEKNIK NEGERI MALANG

5

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 0

Keterangan : Mbps: Megabits per second/ 1.000.000 bits per detik Gbps: Gigabits per second/ 1.000.000.000 bits per detik Tbps: Terabits per second/ 1.000.000.000.000 bits per detik

2.2

Media Transmisi Kabel

Kabel merupakan salah satu media transmisi data. Oleh karena itu kali ini yang akan dibahas terlebih dahulu adalah kabel sebagai media transmisi data. Tidak semua jenis kabel bisa digunakan sebagai media transmisi data. Data berikut ini merupakan jenis dan karakteristik kabel jaringan yang biasa digunakan.

POLITEKNIK NEGERI MALANG

6

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 0

Secara umum, kabel transmisi yang digunakan dalam jaringan terdiri atas 3 macam, yakni kabel berpasangan Twisted-Pair Wire cable, Kabel koaksial, dan Kabel serat optic.

2.2.1 Twisted-pair Wire cable

POLITEKNIK NEGERI MALANG

7

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 0Twisted-pair Wire cable dibagi menjadi 2 yaitu :

Shielded twisted-pair cable (STP)

Gambar 2.2.1

A. Pengertian Shielded Twisted Pair merupakan jenis kabel yang berisi dua pair kabel yang masing-masing pair dipilin. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel. Pada kabel STP, didalamnya terdapat satu lapisan pelindung kabel internal sehingga melindungi data yang ditransmisikan dari interferensi/gangguan.

POLITEKNIK NEGERI MALANG

8

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 0Shielded twisted-pair cable (STP) memadukan tehnik shielding

(pembungkusan), cancellation,dan twisting of wires. STP memberikan ketahanan dari interferensi elektromagnetik dan interferensi frekuensi radio tanpa menunjukkan penambahan berat atau ukuran kabel yang signifikan. Kabel Shielded twisted-pair memiliki proteksi yang lebih dari semua interferensi eksternal tetapi memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan UTP. Tidak seperti kabel koaksial, bungkus dalam STP bukan merupakan bagian dari sirkuit data, oleh karena itu kabel harus diground pada kedua ujung. Jika tidak diground dengan baik, STP dapat menjadi sumber masalah, karena memungkinkan shield bekerja seperti antenna, menyerap sinyal elektrik dari wire yang lain dan dari noise elektrik yang berasal dari luar kabel. Panjang maksimal STP lebih kecil jika dibandingkan kabel koaksial.

Tipe STP yang lain adalah yang dibuat untuk instalasi token ring, dikenal dengan 150 ohm STP. Selain keseluruhan kabel dibungkus, masing-masing twisted pair-nya juga dibungkus untuk mengurangi crosstalk. STP jenis ini juga harus diground pada 2 ujungnya. Kabel STP jenis ini membutuhkan insulasi (isolasi) yang lebih banyak, dan shilelding yang lebih banyak pula.

POLITEKNIK NEGERI MALANG

9

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 0B. Karakteristik STP Speed dan Throughput: 10 100 MBps

Harga: lebih mahal dibandingkan UTP Ukuran media dan konektor : medium to large Panjang kabel maksimum: 100 m

C. Kegunaan Kabel STP juga digunakanuntuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.

D. Kelemahan Kabel STP mempunyai beberapa kelemahan : Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi. Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat

mengkompensasi timbulnya Harganya cukup mahal.

Unshielded twisted-pair cable (UTP)

A. PengertianPOLITEKNIK NEGERI MALANG 10

Media Transimisi Kabel dan Wireless 201 0

Kabel UTP atau kabel unshielded twisted pair

adalah kabel yang biasa

digunakan untuk membuat jaringan atau network komputer berupa kabel yang didalamnyaberisi empat (4) pasang kabel yang yang setiap pasangnya adalah kembar dengan ujung konektor RJ-45. Atau Unshielded twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga, y ang tidakdileng