MEDIA TRANSMISI JARINGAN KOMPUTER · PDF file MEDIA TRANSMISI JARINGAN KOMPUTER Media...

Click here to load reader

  • date post

    09-Aug-2020
  • Category

    Documents

  • view

    26
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of MEDIA TRANSMISI JARINGAN KOMPUTER · PDF file MEDIA TRANSMISI JARINGAN KOMPUTER Media...

  • MEDIA TRANSMISI JARINGAN KOMPUTER

    Media Transmisi mengacu pada apa yang digunakan untuk mengirimkan data / sinyal dari satu perangkat ke

    perangkat lainnya dalam jaringan.

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    • Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, oleh karena itu dibuatlah

    pengenalan tipe kabel. Ada tiga jenis kabel yang dikenal secara umum dan sering gunakan, yaitu coaxial dan

    twisted pair (UTP unshielded twisted pair dan STP shielded twisted pair) dan fiber optic .

    • Banyak kegagalan yang terjadi pada jaringan komputer disebabkan karena adanya kesalahan pada media

    komunikasi yang digunakan termasuk kabel dan konektor serta kualitas pemasangannya. Kegagalan lainnya bisa

    disebabkan faktor teknis dan kondisi sekitar. Komponen kabel masuk dalam kategori media transmisi (guided

    media)

    1. KABEL

    KABEL COAXIAL

    Dikenal dua jenis tipe kabel koaksial yang dipergunakan buat jaringan komputer, yaitu:

    • thick coax (mempunyai diameter lumayan besar) dan

    • thin coax (mempunyai diameter lebih kecil).

    2

  • Sumber : Data Communications and Networking – Behrouz A. Forouzan.fourth edition[A4] Hal- 192

  • THICK COAXIAL CABLE (KABEL KOAKSIAL “GEMUK”)

    Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 -10BASE5, dimana kabel ini mempunyai

    diameter rata-rata 12mm. Kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick ethernet, atau hanya

    disingkat ThickNet, atau bahkan cuma disebut sebagai yellow cable karena warnanya yang kuning.

    Ciri:

    • Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm (dianjurkan menggunakan terminator yang sudah dirakit,

    bukan menggunakan satu

    • buah resistor 50 ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan yang lumayan lebar).

    • Maksimum 3 segment dengan tambahan peralatan (attached devices, seperti repeater) atau berupa populated

    segments (seperti bridge).

    • Setiap kartu jaringan mempunyai kemampuan penguat sinyal (external transceiver).

    • Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.

    • Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (sekitar 500m).

    • Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500 meter) dan setiap segment harus diberi

    ground.

    • Jarak maksimum antara pencabang dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).

    • Jarak minimum antar percabangan adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

  • THIN COAXIAL CABLE (KABEL KOAKSIAL “KURUS”)

    Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak

    memerlukan output daya yang besar. Jenis yang banyak digunakan RG-8 atau RG-59 dengan impedansi 75

    ohm. Jenis kabel untuk televisi juga termasuk jenis coaxial dengan impedansi 75 ohm.

    Namun untuk perangkat jaringan, kabel jenis coaxial yang dipergunakan adalah (RG-58) yang telah memenuhi

    standar IEEE 802.3 - 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5 mm dan biasanya berwarna hitam. Setiap

    perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau

    ThinNet

    Ciri:

    • Pada topologi bus, setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.

    • Panjang maksimal kabel adalah 606.8 feet (185 meter) per segment.

    • Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan

    (devices)

    • Kartu jaringan sudah menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk

    repeater.

    • Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment) dengan pengubung repeater 185 x

    3 = 555 meter.

    • Setiap segment sebaiknya dilengkapi 1 ground.

    • Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

  • THIN COAXIAL CABLE (KABEL KOAKSIAL “KURUS”)

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    Kabel koaxial yang telah dipasang konektor, terminator dan BNC T

    Model jaringan Ethernet BUS

    Kabel Coaxial

  • THIN COAXIAL CABLE (KABEL KOAKSIAL “KURUS”)

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    Model jaringan Ethernet BUS, Menggunakan kabel coaxial dan BNC Konektor

  • TWISTED PAIR CABLE

    Selain kabel koaksial, Ethernet juga dapat menggunakan jenis kabel lain yakni UTP (Unshielded Twisted Pair) dan

    Shielded Twisted Pair (STP). Kabel UTP atau STP yang biasa digunakan adalah kabel yang terdiri dari 4

    pasang kabel yang terpilin.

    Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel ini, hanya digunakan 4 buah saja yang digunakan untuk dapat mengirim dan

    menerima data, yang lain hanya sebagai ground.

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

  • KATEGORI KABEL TWISTED PAIR CABLE

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    UTP

    Category

    Maximum Data

    Speed

    Attenuation

    /NEXT limit

    Applications

    Cat 1

    < 1Mbps

    Telephone lines

    Cat 2

    4 Mbps

    4 MHz

    4 Mbps Token-Ring over UTP

    Cat 3

    16 Mbps

    16 MHz

    10baseT Ethernet. Tested for attenuation and near-end crosstalk up

    to 16MHz.

    Cat 4

    20 Mbps

    20 MHz

    16 Mbps Token-Ring over UTP. Tested for attenuation and near-end

    crosstalk up to 20MHz.

    Cat 5

    100 Mbps (2

    pair)

    1 Gbps (4 pair)

    100 MHz

    100baseT (fast) Ethernet, 155 Mbps ATM, Gigabit Ethernet

    Cat 5e

    100 Mbps (2

    pair)

    1 Gbps (4 pair)

    100 MHz

    100baseT (fast) Ethernet, 155 Mbps ATM, Gigabit Ethernet

    Category 5e cable has a tighter quality control standard than

    standard Cat 5 cable

    Cat 6 2.5 Gbps (2 pair) potentially up to

    1 bps (4 pair)

    200 MHz

    None that require cat 6 at the time of this writing. The IEEE is

    working on a copper 10 Gbps Ethernet standard that would require

    cat 6 if released.

  • SAMBUNGAN KABEL TWISTED PAIR CABLE

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    1. Straight Through Cable

    Penggunaan Straight Through Cable untuk menghubungkan :

    1. PC – Hub/Switch

    2. PC - Switch

    3. Hub - Hub

    4. Switch - Router

  • SAMBUNGAN KABEL TWISTED PAIR CABLE

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    2. Cross Over Cable

    Penggunaan Cross Over Cable untuk menghubungkan: 1. PC – PC 2. Switch – Swicth - Hub 3. Router – Router 4. Router - PC

  • ROLL OVER CABLE

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    Pada sistem CISCO, ada satu cara lain pemasangan kabel UTP, yang digunakan untuk menghubungkan sebuah

    terminal (PC) dan modem ke console Cisco Router atau console switch managible, cara ini disebut dengan Roll-

    Over. Kabel Roll-Over tersebut sebelumnya terkoneksi dengan DB-25 atau DB-9 Adapter sebelum ke terminal (PC).

    Koneksi Console Terminal

    Cara melihat Roll-Over Cable

    Penggunaan kabel rolover untuk menghubungkan:

    1. PC - console router

    2. PC - console switch managible

    3. Router - modem

  • SAMBUNGAN KABEL TWISTED PAIR CABLE

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    3 . Roll Over Cable…..cont

    Koneksi Auxiliry port router cisco ke modem

    RJ-45 to DB-25 Adapter

    Anda dapat mengenali sebuah kabel roll-over dengan melihat ke dua ujung kabel. Dimana warna kabel dari sisi yang

    satu akan berbalik pada sisi kabel di ujung yang lain. Misalnya kabel putih orange yang berada pada pin 1 ujung kabel

    A, akan berada pada pin 8 ujung kabel B.

  • Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    3 . Roll Over Cable…..cont

    Hubungan antar pin RJ-45 untuk pemasangan kabel Roll-over

  • GIGA BIT UTP (1000BASE-T)

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    Hubungan antar pin RJ-45 untuk pemasangan kabel Roll-over

  • FIBER OPTIC CABLE (FO)

    Amok Darmianto,M.Kom / STMIK WIDYA DHARMA PONTIANAK / 2019

    Dari namanya saja fiber optik, pasti terbuat dari kaca atau lebih tepatnya serat kaca. Merupakan teknologi

    transmisi data menggunakan inspul cahaya yang dipantulkan melalui serat-serat kaca.

    Kabel yang memiliki inti serat kaca sebagai saluran untuk menyalurkan sinyal antar terminal, sering dipakai

    sebagai saluran BACKBONE karena kehandalannya yang tinggi dibandingkan dengan coaxial cable atau kabel

    UTP. Karakteristik dari kabel ini tidak terpengaruh oleh adanya cuaca dan panas.

    Lapisan kabel fiber optic