Media Indonesia 4 Maret 2014

Click here to load reader

  • date post

    21-Oct-2014
  • Category

    Education

  • view

    1.904
  • download

    23

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Media Indonesia 4 Maret 2014

DIKA DANIA KARDI

LANGKAH Ukraina yang menyiagakan militer untuk meng-hadapi invasi tentara Rusia ke Semenanjung Krimea semakin meningkatkan kete-gangan di kawasan tersebut. Krisis itu memicu kenaikan harga minyak dunia.

Dalam perdagangan Asia, ke-marin, harga minyak mentah brent meningkat 2% sehingga menjadi US$111,41 per barel. Itu harga tertinggi sejak dua bulan lalu. Sebelumnya, harga tertinggi tercatat pada awal Januari lalu, yakni US$110,97 per barel.

Selain itu, harga minyak men tah berjangka Amerika Se-rikat naik US$2,06 menjadi US$ 104,65 per barel. Itu kenaikan tertinggi sejak 23 September 2013, yakni sebesar US$1,77.

Pasar memang berada da-lam status mengantisipasi ri si ko sebagai akibat perkem-bangan geopolitik yang paling memprihatinkan bagi Eropa sejak akhir Perang Dingin, ka ta analis dari Inggris, Daniel McCormack.

Namun, saya ragu akan ada aksi penjualan (saham) besar-b esaran. Tampaknya Barat ti dak akan melakukan campur tangan militer sehingga tidak mungkin ketegangan yang ma-kin tinggi ini menjadi perang besar.

Pertahankan Krimea Perdana Menteri Ukraina

Ar seniy Yatseniuk menyata-kan krisis di negaranya akan me rusak stabilitas seluruh ka-wasan Eropa dan dampaknya akan memperburuk ekonomi dunia. Namun, ia tidak ingin sejengkal pun wilayah Ukraina dijamah militer asing. Tidak ada seorang pun yang akan me nyerahkan Krimea kepada siapa pun, tegasnya.

Menurut Yatseniuk, Rusia telah menyiagakan pasukan dan armada tempur di kedua sisi Selat Kerch, dekat perair-an Krimea. Selain itu, kapal pe rang Rusia telah mengitari

pesisir Krimea, Kota Sevasto-pol. Jalur telepon seluler di se bagian kawasan Krimea pun diblokir militer Rusia.

Di sisi lain, kemarin, gelom-bang demonstrasi pro-Rusia terjadi di kawasan timur Ukrai-na. Di Kota Donetsk, sejumlah demonstran menduduki lantai pertama balai kota. Mereka mengibarkan bendera Rusia.

Situasi di Ukraina memicu menteri-menteri luar negeri Uni Eropa mengadakan perte-muan darurat. Diplomat Eropa mengatakan mereka masih fokus pada upaya dip lomasi dan belum menjurus pada pen-jatuhan sanksi.

Sebelumnya, Menlu AS John Kerry mengancam akan me ng-e luarkan Rusia dari kelompok G-8 jika tidak menarik pa su-kan dari Ukraina. Namun, Men lu Jerman Frank-Walter Stein meier menentangnya. G-8 ialah satu-satunya badan tempat kita (Barat) berbicara langsung dengan Rusia. Jadi, haruskah kita mengorbankan satu-satunya badan ini?

Tidak signifi kanPengamat energi dari Re-

forminer Institute Komaidi No-tonegoro berpendapat pelon-jak an harga minyak mentah itu lebih karena ulah pasar yang memanfaatkan eskalasi kondisi di Ukraina.

Ketika disinggung soal dam-paknya ke Indonesia, Komaidi berpendapat tidak akan signi-fi kan. Tergantung, jadi perang apa tidak? Toh kalau terjadi sesuatu, akan ada kesepakatan internasional.

Menurutnya, kondisi itu sa ma halnya ketika terjadi ke tegangan di Selat Hormuz, yang merupakan kawasan lalu lintas utama kapal tanker mi-nyak dunia. Ketika itu muncul perkiraan pasokan minyak mentah ke Indonesia akan ter-pengaruh. Namun, volatilitas harga minyak mentah di pasar internasional hanya terjadi sementara. (Reuters/AP/Ria No vosti/Aim/X-4)

[email protected]

FILM tiga dimensi bergenre fi ksi ilmiah Gravi-ty berhasil menyabet tujuh penghargaan pada Academy Awards (Piala Oscar) ke-86 di Dolby Theater, Hollywood, kemarin atau Minggu (2/3) waktu setempat.

Gravity mengisahkan Dr Ryan Stone, pene-liti yang mampu memperbaiki satelit dalam misi pertamanya di angkasa luar. Sayangnya, misi tersebut tidak berjalan mulus. Pasalnya, ledakan satelit milik Rusia membuat badai puing menerpa pesawat antariksa yang ditum-panginya.

Dr Ryan berhasil selamat dari badai itu ber sama astronaut veteran, Matt Klowasky. Keduanya mengalami kejadian demi kejadian menegangkan dalam perjuangan kembali ke Bumi.

Pemeran Dr Ryan, Sandra Bullock, meng-akui karakter yang ia mainkan merupakan pe ran tersulit sepanjang kariernya. Namun, pada akhirnya ia senang dapat meyakinkan pe nonton bahwa seorang diri di angkasa lu ar merupakan pengalaman yang tak terba-yang kan.

Gravity juga menuai pujian dari astronaut Buzz Aldrin. Aku sangat terkesima dengan penggambaran di fi lm. Kondisi gravitasi nol-nya sungguh mendekati kenyataan. Suasana stasiun angkasa luar di fi lm sama persis de-ngan yang aku temui di kenyataan, ujar Aldrin.

Di sisi lain, film berbiaya US$20 juta (Rp231,8 miliar) 12 Years a Slave memperoleh penghargaan gambar terbaik, pemeran pem-bantu wanita terbaik, dan fi lm adaptasi ter-baik. Membuat fi lm merupakan pengalaman yang formatif. Itu baik karena sangat panjang. Kalau tidak, sama saja dengan membuang wak tu, kata sutradara Alfonso Cuaron, 53, saat memberikan kata sambutan di podium.

Dalam balutan gaun biru muda yang ba nyak menuai pujian, peraih pemeran pem bantu wanita terbaik dalam 12 Years a Sla ve Lupita NyongO juga menyampaikan pi-dato kemenangannya yang menyentuh. Saya mempersembahkan penghargaan ini kepada mereka yang menderita akibat perbudakan dan 21 juta orang yang masih diperbudak hari ini, ungkap NyongO.

Ini kebahagiaan besar dalam hidup saya. Melihat patung emas ini mengingatkan saya bahwa tidak peduli dari mana Anda berasal, mimpi Anda akan jadi kenyataan, tambah pe rempuan berdarah campuran Kenya dan Meksiko itu. (cbsnews/cbc/*/X-7)

SELASA, 4 MARET 2014 / NO. 12006 / TAHUN XLV / 28 HALAMAN

Pemasangan Iklan &Customer Service: 021 5821303

No Bebas Pulsa: 08001990990e-mail: [email protected]

Rp2.900/eks (di luar P. Jawa Rp3.100/eks)Rp67.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim)

Harian Umum Media Indonesia

@ MIdotcom

REUTERS/THOMAS PETER

Mantan Presiden dan Wapres Dikawal Grup DSelama ini secara tidak resmi pengamanan mantan presiden dan wapres sudah dilakukan. Pembentukan Grup D ini hanya sebagai upaya legitimasi pengamanan bagi para mantan.

Selekta, Hlm 2

Dari Krimea dengan CintaPengerahan pasukan Rusia ke Semenanjung Krimea di Ukraina ditengarai amat lekat dengan kepentingan strategis dan kejayaan masa lalu Negeri Beruang Merah.

Fokus Internasional, Hlm 22-23

Timnas Pilih Jaga KondisiArab Saudi akan tetap bermain menyerang meski sudah dipastikan lolos ke Piala Asia 2015 sebagai juara Grup C.

Olahraga, Hlm 27

Gravity Sapu Tujuh Terbaik

KEBAKARAN hutan telah menjadi rutinitas tahunan yang seakan tidak pernah ada penyelesaian. Kabut asap pun sela lu menghadirkan kesengsaraan di kala musim kemarau datang menggantikan musim penghujan.

Tahun ini, kebakaran yang melalap ribuan hektare hutan di kawasan Sumatra lagi-lagi memantik derita bagi rakyat. Di Riau, asap pekat membuat sekitar 30 ribu warga terjangkit penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Pemerintah Provinsi Riau bahkan telah menetapkan wilayahnya dalam kondisi luar biasa ISPA.

Begitu pula di Jambi, asap tebal akibat pembakaran hutan memaksa rakyat menghirup udara beracun. Sekolah-sekolah diliburkan dan warga harus bertopengkan masker saat menekuni aktivitas sehari-hari.

Asap malah sudah menyebar ke mana-mana hingga Suma-tra Utara. Bandara Kuala Namu pun terganggu. Hampir se tiap hari puluhan penerbangan, baik dari maupun ke ban dara internasional, itu tertunda.

Seperti yang sudah-sudah, asap juga menebarkan cit ra buruk bangsa di dunia in ter -na sional. Meski tak sepa rah ta hun lalu, asap im bas pemba-karan hutan di Sumatra telah merambah dan membuat ma rah negeri tetangga, Singa-pura. Sekali lagi, kita dikenal sebagai negara yang rajin mengekspor asap.

Kita prihatin bencana de mi bencana tak kunjung reda me nerpa bangsa ini. Se telah Gunung Sinabung menga-muk, setelah banjir mener-jang, dan setelah Gu nung Ke lud mengganas, kini giliran kebakaran hutan mem buat rakyat sengsara.

Namun, yang membuat kita lebih prihatin, kebakaran hutan ialah bencana yang lebih diakibatkan ulah manusia. Bila kita menyebut erupsi Gunung Kelud dan Sinabung se-bagai bencana alam, kita harus menyatakan secara lebih tegas bahwa pembakaran lahan atau hutan sebagai keja-hatan manusia.

Kebakaran hutan yang membara setiap tahun mayoritas dipicu pembakaran lahan sebagai cara paling mudah dan murah untuk membuka lahan buat perkebunan. Amat ja-rang kebakaran lahan terjadi akibat ulah alam semacam ge sekan ilalang yang kemudian memercikkan api di lahan yang kering kerontang.

Kenapa para pembakar hutan tak pernah jera beraksi? Jawabannya ialah lemahnya pencegahan dan loyonya penin-dakan terhadap mereka.

Pemerintah pasti paham bahwa tangan-tangan kotor ma-nusia merupakan penyebab utama kebakaran hutan. Menko Kesra Agung Laksono bahkan mengatakan 99% kebakaran hutan akibat ulah jahat manusia, baik perseorangan maupun korporasi perkebunan, termasuk perusahaan asing. Namun, pemahaman itu tak dibarengi dengan langkah nyata agar kebakaran tak terulang.

Ketika pembakaran hutan kian sering terjadi, hukum cu ma garang terhadap pelaku perseorangan, tetapi lunglai untuk korporasi. Untuk kasus 2013 saja, tujuh perusahaan yang telah ditetapkan sebagai tersangka hingga saat ini masih dalam proses.

Hukuman terhadap pembakar hutan juga terbilang ri ngan, hanya berupa vonis penjara mulai 8 bulan hingga 8 tahun. Se-mestinya, mereka juga harus dihantam palu per data dengan keharusan membayar ganti rugi atas rusaknya ekologi.

Sudah saatnya pemerintah memandang kebakaran hutan bukan sekadar sebagai bencana, melainkan lebih merupa-kan kejahatan manusia. Tanpa konsistensi pencegahan dan pe nindakan tegas terhadap pelaku, percayalah, kabut asap akibat kebakaran hutan akan terus membuat kita kalang ka but.

STUDI terbaru mengungkap-kan mengonsumsi cokelat hitam dalam jumlah sedang s