Materi Kuliah TMJ

download Materi Kuliah TMJ

of 16

  • date post

    18-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    141
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Materi Kuliah TMJ

  • 5/28/2018 Materi Kuliah TMJ

    1/16

    1

    Kelainan Sendi Temporomandibula

    (Temporomandibular Joint Disorders)Oleh : FX Ady Soesetijo

    Sendi Temporomandibula (Temporomandibular Joint/TMJ)

    TMJ merupakan sendi yang paling kompleks yang dapat melakukan gerakan meluncur dan

    rotasi pada saat mandibula berfungsi. Sendi ini dibentuk oleh kondilus mandibula yang terletak

    masuk ke dalam fosa glenoidalis pada tulang temporal di depan telinga. Ke dua tulang ini

    dipisahkan oleh diskus artikularis. Sendi ini berperan pada pergerakan membuka dan menutup

    rahang, mengunyah dan menelan, serta berbicara. Sendi temporomandibula merupakan satu-

    satunya sendi di kepala yang terletak bilateral (kanan dan kiri).

    TMJ adalah daerah langsung didepan kuping (10 20 mm) pada kedua sisi kepala dimana

    rahang atas (maksila) dan rahang bawah (mandibula) bertemu. Didalam sendi rahang terdapat

    bagian-bagian yang bergerak yang memungkinkan rahang atas menutup pada rahang bawah.

    Sendi rahang ini adalah suatu sliding "ball and socket" khas yang mempunyai satu piringan

    (disc)terjepit diantaranya. TMJ digunakan beratus kali dalam sehari untuk menggerakan rahang,

    menggigit, mengunyah dan menelan, berbicara dan menguap. Dia merupakan salah satu sendi

    dari seluruh sendi ditubuh yang paling sering digunakan.

    TMJ adalah rumit dan terdiri dari otot-otot, urat-urat dan tulang-tulang. Setiap komponen

    berkontribusi pada kelancaran kerja dari sendi rahang. Ketika otot-otot dalam keadaan relaksasi

    dan berimbang, maka pada saat membuka dan menutup kita dapat merasakan dengan nyaman,

    kita dapat berbicara, mengunyah dan menguap tanpa sakit.

    Kita dapat melokalisir TMJ dengan meletakkan sebuah jari pada struktur segitiga didepan

    telinga (meatus auditory). Kemudian jarinya digerakkan maju sedikit kedepan dan ditekan

    dengan kuat ketika membuka rahang. Gerakan yang dirasakan berasal dari sendi rahang. Kita

    juga dapat merasakan gerakan sendi jika kita menaruh jari kecil pada sisi dalam bagian depan

    dari kanal telinga. Manuver-manuver ini dapat menyebabkan cukup penderitaan untuk pasien

    yang mengalami kesulitan sendi rahang, dan dokter menggunakan hal tersebut untuk membuat

    diagnosis.

  • 5/28/2018 Materi Kuliah TMJ

    2/16

    2

    Anatomi TMJ

    TMJ merupakan artikulasi sinovial antara mandibula dan cranium, dengan komponen-

    komponen artikulasi adalah : 1) prosesus kondiloideus; 2) fosa glenoidalis; 3) ligamentum

    kapsular; 4) cairan sinovial dan 5) diskus artikularis.

    Prosesus Kondiloideus

    Prosesus ini berbentuk oval dengan aksis panjang ke arah media-lateral dan lebih konveks

    pada arah aksis antero-posterior daripada media-lateral. Permukaan artikulasi pada kondilus

    mengarah ke atas dan ke depan sehingga dipandang dari arah lateral leher kondilus berputar

    (membengkok) ke anterior. Panjang kondilus dari aksis media-lateral 20 mm dan tebal dari

    aksis antero-posterior 8 10 mm. Permukaan artikulasi ditutupi oleh selapis tipis fibrokartilago.

    Lapisan ini tetap ada selama hidup dan berangsur berkurang ketebalannya setelah pertumbuhan

    mandibula terhenti. Bentuk, ukuran dan keadaan prosesus kondiloideus ini berbeda pada setiap

    individu, hal tersebut disebabkan oleh karena banyaknya kombinasi dan adaptasi fungsi dari

    setiap individu, serta faktor herediter.

    Fosa Glenoidalis

    Fosa glenoidalis merupakan cekungan pada basis cranium (tulang temporal) yang

    mempunyai bentuk lonjong. Letaknya di depan meatus auditorius. Batas bagian anterior dari fosa

    ini adalah eminensia artikularis, sedang batas fosa bagian posterior adalah tulang tipis yang

    merupakan dinding dari tulang temporal. Tulang tipis dari cekung sendi ini adalah radik mediadari tulang zigomatikus. Fosa ini dilapisi oleh jaringan ikat fibrous berwarna putih.

    Gambar Anatomi TMJ

  • 5/28/2018 Materi Kuliah TMJ

    3/16

    3

    Ligamen

    Fungsi dari ligamen yang membentuk sendi temporomandibula adalah sebagai alat untuk

    menghubungkan tulang temporal dengan prosesus kondilodeus dari tulang mandibula serta

    membatasi gerak mandibula membuka, menutup mulut, pergerakan ke samping, dan gerakan

    lain. Ligamen yang menyusun sendi temporomandibula terdiri dari :

    Ligamen temporomandibular Ligamen sphenomandibular Ligamen stilomandibularLigamen temporomandibula lebih luas di bagian atas daripada di bagian bawahnya.

    Perlekatannya ke permukaan lateralis dari arkus zigomatikus dan ke tuberkulum artikularis pada

    bagian atas. Di bagian bawah melekat ke kolum mandibula. Ligamen ini berhubungan dengankelenjar parotis dan kulit di sebelah lateral.

    Ligamen sphenomandibular bentuknya tipis dan pipih, melekat ke spina angularis os

    sphenoidalis pada bagian atas, melekat di bagian bawah sebelah lingual dari foramen mandibula.

    Ligamen ini berhubungan dengan muskulus pterigoideus eksternus di bagian atas, di bagian

    bawah dengan arteri dan vena alveolaris inferior, lobus kelenjar parotis dan ramus mandibula.

  • 5/28/2018 Materi Kuliah TMJ

    4/16

    4

    Ligamen stilomandibula bentuknya bulat dan panjang. Ligamen ini melekat ke prosesus

    stiloideus os temporalis di bagian atas. Di bagian bawah melekat ke angulus mandibula dan

    margo posterior dari ramus mandibula. Ligamen ini berhubungan dengan muskulus masseter dan

    kelenjar parotis pada bagian lateral.

    Cairan Sinovial

    Di bagian dalam dari kapsula artikularis melekat suatu selaput tipis yang disebut selaput

    sinovial. Selaput ini mengeluarkan cairan sendi yang disebut dengan sinovial. Selaput ini tidak

    membungkus meniskus. Cairan sinovial terdiri dari asam hialuronik dengan viskositas tinggi;

    alkalin fosfat yang diproduksi oleh kondrosit; plasma protein dan leukosit yang berperan pada

    proses fagositosis. Cairan sendi ini bekerja sebagai lubricant (pelumas) yang memungkinkan

    meniskus dan prosesus kondiloideus bergerak dengan halus. Fungsi lain dari cairan sinovia

    adalah nourishment of cartilago, yaitu menjaga dan memelihara keutuhan tulang rawan hialin

    pada permukaan artikulasi. Volume cairan tersibut pada TMJ adalah kurang dari 2 ml.

    Diskus Artikularis/Meniskus/Cakram sendi

    Rongga sendi terbagi menjadi 2 bagian, yaitu rongga sendi bagian atas dan bagian bawah

    yang disekat oleh tulang pipih yang dinamakan diskus artikularis atau meniskus. Meniskus ini

    mempunyai permukaan yang cekung di bagian bawah, sedangkan permukaan atas berbentuksebagian cekung dan sebagian cembung (konveks-konkaf). Bentuk meniskus yang demikian ini

    sesuai dengan keperluannya, yaitu mengisi ruangan sendi yang terdapat antara permukaan

    prosesus kondilideus dan fosa glenoidalis. Permukaan bawah yang cekung sesuai dengan

    permukaan prosesus kondilideus, sedangkan permukaan atas yang cembung-cekung sesuai

    dengan permukaan fosa glenoidalis.

    Diskus tersusun atas 3 bagian, yaitu pita posterior dengan ketebalan sekitar 3 mm, zona

    intermedial yang tipis dan pita anterior dengan ketebalan sekitar 2 mm. Bagian paling tipis

    terdapat pada tengah dan menebal pada bagian tepi, sementara tonjolan besar terdapat pada

    perlekatan posterior, yaitu zona bilaminar. Zona ini sangat menonjol karena terdiri dari 2 lapisan

    serabut yang dipisahkan oleh jaringan ikat renggang alveolar, yaitu bagian superior terbentuk

    terutama dari serabut elastik dan bagian inferior terbentuk oleh jaringan fibrous. Jaringan pelekat

    bagian posterior mendapat banyak persyarafan dari nervus aurikulotemporalis. Pada bagian

  • 5/28/2018 Materi Kuliah TMJ

    5/16

    5

    anterior diskus bersambung dengan fasial pterigoid eksternus dan kapsul sendi. Di sebelah

    posterior-anterior bersambung dengan prosesus kondiloideus dan anterior dari zona bilaminar.

    Diskus banyak mengandung pembuluh darah, sehingga disebut tonjolan pembuluh darah

    (vascular knee).

    Diskus artikularis terdiri dari sel-sel fibroblast, sel tulang rawan dan kondrosit. Diskus ini

    dapat menahan tekanan yang mengenai sendi tanpa mengurangi elastisitasnya.

    Pergerakan normal TMJ

    Sendi temporo mandibula merupakan sendi yang kompleks. Pergerakan normal dari sendi

    ini dapat dibagi menjadi 2, yaitu gerak rotasi dan gerak translasi (meluncur).

    Dalam sistem mastikasi rotasi terjadi ketika mulut membuka dan menutup pada titik atau

    sumbu yang tetap dalam kondilus. Dengan kata lain gigi terpisah dan dapat teroklusi kembali

    tanpa adanya perubahan posisi dari kondilus. Pada TMJ, rotasi terjadi sebagai pergerakan dalam

    kavitas inferior sendi. Dengan demikian rotasi adalah pergerakan anatara permukaan superior

    kondilus dengan permukaan inferior dari diskus artikularis. Pergerakan rotasi dari mandibula

    dapat terjadi pada tiga bidang yaitu horizontal, frontal, dan sagital. Pada setiap bidang hal ini

    terjadi pada sebuah sumbu yang akan dijelaskan pada masing-masing pembahasan.

    Aksis horizontal dari rotasi

    Pergerakan mandibula di sekitar aksis horizontal adalah pergerakan membuka dan menutupmulut. Pergerakan ini disebut sebagai hinge movement dan merupakan satu-satunya yang masih

    dianggap sebagai pergerakan rotasi murni.

    Gambar aksis horizontal rotasi

  • 5/28/2018 Materi Kuliah TMJ

    6/16

    6

    Aksis vertikal dari rotasi

    Pergerakan mandibula di sekitar aksis frontal terjadi ketika satu kondilus bergerak ke anterior.

    Aksis sagital dari rotasi

    Pergerakan mandibula dalam aksis sagital terjadi ketika satu kondilus bergerak kea rah inferior.

    Translasi dapat didefinisikan sebagai pergerakan dimana setiap