Materi Kemenpan IK & IKU3

download Materi Kemenpan IK & IKU3

of 41

  • date post

    22-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    5
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Materi Kemenpan IK IKU3

Transcript of Materi Kemenpan IK & IKU3

  • BEBERAPA HAL PENTING TENTANG INDIKATOR KINERJA

  • PENGERTIAN INDIKATOR KINERJA

    Indikator Kinerja adalah ukuran kuantitatif dan atau kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang ditetapkan.

    Indikator kinerja harus merupakan sesuatu yang akan dihitung dan diukur serta digunakan untuk menilai tingkat kinerja,

  • FUNGSI INDIKATOR KINERJA Memperjelas apa, berapa & kapan suatu program/kegiatan dilaksanakan.Memperjelas siapa yang bertanggungjawab dan yang melaksanakan indikator dimaksud.Menciptakan konsensus yg dibangun bersama oleh pihak terkait utk menghindari kesalahan interprestasi selama pelaksanaan kegiatan dan dalam menilai kinerjanya.Membangun dasar utk pengukuran, analisis & evaluasi kinerja organisasi/unit kerja.

  • Kriteria Indikator Kinerja yang baikSpesifik (Spesific)> IK dapat menggambarkan sesuai dengan kespesifikan dari hasil program dan kegiatan yang akan diukur ( Kualitas pendidikan diukur dengan Angka Kelulusan, APK,APM)

    Dapat diukur (Measurable) > IK dapat diukur secara obyektif baik yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Jika ada dua pihak atau lebih mengukur hasilnya akan sama

  • Kriteria Indikator Kinerja yang baik Dapat dicapai ( Attainable)> IK dalam lingkup kendali sesuai tupoksi dan mampu menyediakan datanya secara tepat dan akurat Sesuai dengan kinerja atau hasil yang diukur (Relevan) > IK harus menggambarkan sedekat mungkin kesesuaiannya dengan hasil apa yang akan diukur. ( Input- IK Input, Output-IK Output, Outcome- IK Outcome)

  • Kriteria Indikator Kinerja yang baikBerjangka waktu tertentu (Time bound)> IK mempertimbangkan periode waktu tertentu pencapaiannya

    Dapat dipantau dan dikumpulkan (Trackable) > Dapat ditelusur secara jelas sumber datanya.

  • TYPE INDIKATOR KINERJAKualitatif: menggunakan skala (misal: baik, cukup, kurang)Kuantitatif absolut: menggunakan angka absolut (misal: 30 orang, 80 unit)Persentase: menggunakan angka persentase (misal: 50%, 100%)Rasio: membandingkan angka absolut dengan angka absolut lain yang terkait (misal: rasio jumlah guru dibandingkan jumlah murid)Rata-rata: angka rata-rata dari suatu populasi atau total kejadian (misal: rata-rata biaya pelatihan per peserta dalam suatu diklat)Indeks: angka patokan dari beberapa variabel kejadian berdasarkan suatu rumus tertentu (misal: indeks harga saham, indeks pembangunan manusia)

    *

  • Contoh Rumusan Indikator Kinerja Kurang Baik Tersedianya pengembangan data base kependudukan (%)Validitas Data Kependudukan (%)Terwujudnya kelancaran pelaksanaan pengawasan dan pengendalian internal perlindungan dan konservasi Sumber daya Hutan (%)Penertiban dan pengawasan lalu lintas (Tahun)Meningkatnya faktor keselamatan lalu lintas laut (Kali)Pemahaman masyarakat tentang pencegahan kebakaran (%) Terwujudnya koordinasi internal jajaran pemerintah kota/kabupaten (%)Berfungsinya dokumen perencanaan pembangunan sebagai acuan SKPD dan sektoral (%)Terlaksanannya program dan kegiatan (%)Meningkatnya pelayanan masyarakat (%)

  • Contoh Rumusan Indikator Kinerja Baik Angka rata-rata lama sekolahRata-rata usia harapan hidupIndeks Pembangunan GenderRasio KDRTPersentase kekerasan terhadap anak yang tertangani Persentase balita gizi buruk Cakupan imunisasi kab/kota dengan Desa/Kel UCI Jumlah PMKSJumlah produksi hasil hutanPersentase jalan kondisi baik

  • *Masukan/Inputs: adalah segala sesuatu yang dibutuhkan dalam rangka menghasilkan keluaran/outputs.IK Input: Ukuran yang menggambarkan penggunaan inputs Keluaran/ Outputs:adalah segala sesuatu berupa produk/jasa (fisik dan atau non fisik) sebagai hasil langsung dari pelaksanaan suatu kegiatan dan program berdasarkan masukan yang digunakan.IK Keluaran/ Output: Ukuran yang menggambarkan keluaran/outputs yang dihasilkan dari suatu kegiatanHasil/ Outcomes:adalah segala sesuatu yang mencerminkan berfungsinya keluaran/outputs atau manfaat dari keluaran/outputs kegiatan/program. Outcome dapat dikelompokkan dalam terdiri dari (i) immediate outcome/jk pendek, (ii) intermediate outcome/jk menengah, (iii) Ultimate outcome/jk panjangIK Outcome: Ukuran yang menggambarkan outcomes yang dihasilkan karena adanya outputs kegiatan/program.Jenis Indikator Kinerja

  • *OUTCOMES/IMPACT OUTPUT GROUP/ OUTCOMEOutputOutputSub-outputSub-outputSub-OutputSub-OutputSub-outputSub-output Where do we want to be /What does government want to achieveHow to get there /How does it achieve thisHIRARKI INDIKATOR KINERJA DALAM PERENCANAAN KINERJA ProgramKegiatanSub kegiatanOUTPUT GROUP/OUTCOMEOutputOutputSub-outputSub-outputSub-outputSub-outputSub-outputSub-outputInputInputInputInputInputInputInputInputInputInputInputInputOutcome,IK.Outcome,TargetOutcome,IK.Outcome,TargetTujuan/sasaran strategisOutput, IK Output,Target Sub Output, IK Sub Output,Target Input, IK Sub Input,Target

  • onn 2006

    Informasi Indikator Kinerja (minimal)

    NOINPUT,OUTPUT, OUTCOMESINDIKATOR KINERJA INPUT,OUTPUT,OUTCOMESPENJELASAN INDIKATOR KINERJA (Formulasi Pengukuran, Tipe Penghitungan, Sumber data)Pernyataan dari Input,Output, Outcome

    ( Menggambarkan suatu yang akan diukurIndikator Kinerja

    (Menggambarkan sebuah ukuran yang baik dari pernyataan kolom 1)Formulasi Penghitungan Tipe Penghitungan Target. Sumber data indikator kinerja diperoleh

  • onn 2006

    Contoh

    NOINPUT,OUTPUT, OUTCOMESINDIKATOR KINERJA INPUT,OUTPUT,OUTCOMESPENJELASAN INDIKATOR KINERJA (Formulasi Pengukuran, Tipe Penghitungan, Sumber data) Input :Sumber daya yang digunakan

    Output:

    1. Meningkatnya usaha pengembangan budi daya bibit.

    2. Peningkatan kolam rakyat

    3. Meningkatnya kualitas kelompok usaha perikanan budi daya

    Outcome: Meningkatnya produksi dan produktivitas sumber daya bahariIK Input: Jumlah Dana,SDM

    IK Ouput:

    Jumlah produksi bibit ikanJumlah produksi bibit udang

    Luas kolam perikanan yang dibangun/diperbaiki Panjang saluran irigasi perikanan yang dibangun/diperbaiki.

    Jumlah Kelompok usaha yg dibina

    IK Outcome: Angka produktivitas perikanan darat

    Jml produksi perikanan darat & laut

    Jumlah PAD Sektor PerikananFormulasi Penghitungan Tipe Penghitungan Target Sumber data indikator kinerja diperoleh

    Dihitung berdasarkan jumlah produksi bibit yang dihasilkan peternak pada tahun tertentu. Tipe non kumulatif.Laporan bidang..Dihitung berdasarkan luas kolam yang dibangun/diperbaiki pada tahun tertentu. Tipe non kumulatif. Laporan Bidang..Dihitung berdasarkanpanjang saluran yang dibangun/diperbaiki pada tahun tertentu. Tipe non kumulatif.Laporan BidangDihitung berdasarkan jumlah kelompok usaha yang telah dibina.Tipe non kumulatif. Laporan bidang.

    Dihitung berdasarkan Jumlah hasil produksi/luas lahan pada tahun tertentu. Tipe penghitungan. Laporan bidang..

    Dihitung berdasarkan Jumlah produksi perikanan darat +produksi perikanan laut pada tahun tertentu. Tipe non kumulatif. Laporan Bidang.

    Dihitung berdasarkan Jumlah PAD dari sektor perikanan pada tahun tertentu.Tipe non kumulatif. Laporan Bidang

  • PerencanaanstrategisPerencanaanKinerja TahunanPenganggaranKinerjaKontrakKinerjaPengukuranKinerjaPelaporanKinerjaIndikatorKinerjamerupakanunsur pentingAkuntabilitasKinerjaIndikatorKinerja

    Walaupun penetapan indikator kinerja, penetapan target kinerja, dan pengukuran kinerja merupakan suatu hal tidak mudah namum hal itu harus tetap dilakukan dalam kaitan penerapan manajemen pemerintah berbasis kinerja. Ukuran atau Indikator kinerja adalah unsur utama yang membedakan manajemen pemerintah masa lalu dengan praktik-praktik terbaik manajemen pemerintah dewasa ini. Sistem AKIP yang selama lima tahun ini dikembangkan setidaknya telah meletakkan landasan pengukuran kinerja di berbagai instansi pemerintah yang dapat memudahkan dalam penyusunan kontrak kinerja ini. Dalam pelaksanaan kontrak kinerja, pemahaman terhadap pengukuran kinerja menjadi sangat penting. Sebagai ilustrasi berikut akan disajikan secara singkat bagaimana merumuskan indikator kinerja yang nantinya akan dituangkan dalam kontrak kinerja.

  • INDIKATORKINERJA UTAMA( Key Performance Indicator )PERMENPAN No. PER/09/M.PAN/5/2007PERMENPAN NO.PER/20/M.PAN/11/2008(Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama Di Lingkungan Instansi Pemerintah)17

    *

  • ISI PERMENPAN Instansi pemerintah diwajibkan menetapkan indikator kinerja utama

    Indikator Kinerja Utama adalah ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi

  • Hakekat IKUIndikator Kinerja Utama merupakan indikator yang paling menentukan (strategis) bagi kelangsungan hidup suatu organisasi

    Indikator Kinerja Utama merupakan indikator kinerja yang dipilih dari sekian banyak indikator kinerja yang dimiliki organisasi tersebut19

    *

  • LATAR BELAKANGMasih banyak Instansi Pemerintah Pusat maupun Daerah belum memiliki seperangkat indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur keberhasilannya;Banyak Instansi Pemerintah/Satker yang melaporkan kinerjanya hanya berdasarkan realisasi DIPA yang dilaporkan barang/jasa yang dibeli, BUKAN barang/jasa yang dihasilkan;Pelaporan di tingkat Kementerian/Pemda hanya mengkompilasi output kegiatan Unit Organisasi/Satker20

    *

  • TUJUAN PENETAPANINDIKATOR KINERJA UTAMAUntuk memperoleh informasi kinerja yang penting dan diperlukan dalam melakukan manajemen kinerja secara baik;Untuk memperoleh ukuran keberhasilan yang digunakan bagi perbaikan kinerja dan peningkatan akuntabilitas kinerja.23

    *

  • SIAPA YANG MENETAPKAN PENETAPANINDIKATOR KINERJA UTAMAMenteri/Pimpinan Lembaga untuk tingkat kementerian/lembaga, unit eselon