Master Ganesha Edisi 055

of 10 /10
sketsa 20 Edisi 055 Volume II / April I 2013 BANJARSARI.- Bertempat di kampus Al-Hasan, Minggu (10/3) dilaksanakan kegiatan yang super heboh, spektakuler dan dinanti-nanti oleh anggota pramuka khususnya daerah Banjarsari. Kegiatan ini bernama “Adventure Mania Ghozaimas IV SMA Plus Al-Hasan Banjarsari” dan mengambil motto “Let’s get more achievement through scout “. Bertindak selaku ketua adalah Ikbal Lismaya (kelas XI IPA I) dan Sekretaris Nida Ulhana (Kelas XI IPA I). Menurut Ikbal, kegiatan ini disponsori oleh perusahaan teh dan travel ternama. Adapun peserta Adventure Mania ini terdiri dari Intern (peserta MTs Al-Hasan) dan extern (peserta luar). Kegiatan yang diadakan oleh Ambalan Al-Ghozali dan Fatimah Az-Zahra ini mengun- dang enam Kecamatan yakni, Banjarsari, Pama- rican, Lakbok, Purwo- dadi, Sindangjaya, Padaherang dan Mangunjaya.Kegiatan ini dibuka langsung leh kepala SMA Al Hasan Drs. K Mustofa Hasan, M.Ag. “ Ini adalah even Adventure Mania “Ghozaimas IV” SMA Plus Al-Hasan Banjarsari 2013 “Let’s Get More Achievement Through Scout” Panitia dan peserta dari SMA Pllus Al-Hasan, Banjarsari. ke-4 yang diselenggarakan oleh SMA Plus Al-Hasan untuk tingkatan SD/MI dan SMP/MTs dan alham- dulillah jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah sekitar 82 regu”, jelas K. Mustofa. Hal menarik dan seru dari kegiatan ini dimulai dari yel-yel peserta yang lucu kemudian kostum yang unik dan aneh dari masing-masing tim. Dan yang asyiknya lagi adalah penjelajahan medan atau adventure. Karena letak Al-Hasan yang dekat dengan perbukitan dan pegunungan, maka hal ini menjadi medan yang strategis untuk melakukan penjelajahan. Salah satu pembina pramuka, Maunah, S.Pd, mengatakan bahwa ada beberapa poin yang dinilai dalam kegiatan ini yaitu yaitu kedisiplinan, kekompakan regu, materi kepramukaan, umum, kesehatan, PBB. “Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini diantaranya sebagai ajang pertemuan anggota pramuka dan silaturahim antar sekolah ini sekaligus merebutkan Piala Tetap Disdik Ciamis, DPRD Ciamis dan masih banyak piala dan hadiah lainya”, jelas Maunah. Pada kesempatan kali ini Piala Tetap Disdik diraih oleh SMP Terpadu Dampasan Banjarsari, dan Piala DPRD diraih oleh SDN Kawasen I Banjarsari. (emas/ganesha) Kepala SMA Plus Al-Hasan Banjarsari membuka acara. Kepala SMA Plus Al-Hasan Banjarsari memberikan hadiah kepada para pemenang. Unjuk kebolehan formasi “semaphore” sebagai salah satu persembahan dari pramuka SMA Plus Al-Hasan Banjarsari. DIBANGUNNYA Jamban Jujur ini adalah buah pemikiran dari Kepala SMPN 1 Panjalu, Drs. Endang Rahmat, M.Pd., setelah sekolah ini diresmikan menjadi SSN sejak November 2011. Namun baru dapat terwujud sejak awal tahun ajaran baru 2012-2013. Maksud pembuatan jamban jujur ini yaitu untuk membentuk kebiasaan warga sekolah untuk me- nanamkan sikap jujur dalam kehi- dupan sehari-hari. Kejujuran yang coba ditanamkan di antaranya; jujur untuk patuh aturan memasuki jamban, seperti melepas alas kaki, tidak merusak fasilitas jamban, dan menjaga kebersihannya setelah dipakai. Selain itu juga jujur untuk membeli berbagai barang kebutuhan khusus jamban, seperti tisu, sabun, dan pembalit wanita. Karena tidak ada penjaga, uang harus dimasukkan sendiri ke dalam kotak khusus dan harus sesuai dengan harga yang tertera di daftar harga. Jamban jujur dibangun di atas lahan kurang lebih 13 x 6 meter dengan bahan-bahan yang berkualitas. Untuk mempercantik bagian eksteriornya, dinding jamban ini diberi tempelan batu alam yang bermotif sehingga penampilannya kelihatan berbeda dengan gedung utama. Bagian dalam WC perempuan diberi warna serba pink menyesuaikan dengan kebanyakan selera perempuan. Sementara bagian dalam WC laki-laki diberi warna serba biru karena kecenderungan warna favorit lelaki adalah biru. Pengelola khusus dan penanggung jawab Jamban Jujur ini dipercayakan kepada Sunarya (Iya), salah seorang penjaga sekolah. Tugasnya mengontrol barang-barang yang dijual dan keuangannya, supaya ketika barang habis, cepat-cepat diisi kembali. Secara khusus, perawatan dan kebersihan jamban ini juga menjadi tang- gung jawab Iya, di antaranya mengantisi- pasi kotor dari debu, cipratan air hujan, juga jika ada siswa yang ‘nakal’ masuk WC dengan kaki atau alas kaki kotor. Beberapa kali ketika jamban ini mulai beroprasi, Sunarya pernah menemukan beberapa siswa iseng dan nekat tidak menanggalkan alas kakinya ketika masuk Jamban Jujur ini, hingga lantainya menjadi kotor. Namun, seiring berjalannya waktu, para siswa menjadi terbiasa dan bisa menaati tata tertib ketika memasuki Jamban ini, sehingga sampai sekarang kebersihan dan keindahan jamban ini tetap terjaga. Semoga Jamban Jujur ini membawa banyak manfaat. Amin. (yoppyyohana/ganesha) SMPN 1 Panjalu Melatih Kejujuran Siswa dengan “Jamban Jujur” Tampak depan Jamban Jujur untuk wanita. Selalu bersih dan nyaman.

Embed Size (px)

Transcript of Master Ganesha Edisi 055

sketsa 20

Edisi 055 Volume II / April I 2013

Adventure Mania Ghozaimas IV SMA Plus Al-Hasan Banjarsari 2013

Lets Get More Achievement Through Scoutke-4 yang diselenggarakan oleh SMA Plus Al-Hasan untuk tingkatan SD/MI dan SMP/MTs dan alhamdulillah jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah sekitar 82 regu, jelas K. Mustofa. Hal menarik dan seru dari kegiatan ini dimulai dari yel-yel peserta yang lucu kemudian kostum yang unik dan aneh dari masing-masing tim. Dan yang asyiknya lagi adalah penjelajahan medan atau adventure. Karena letak Al-Hasan yang dekat dengan perbukitan dan pegunungan, maka hal ini menjadi medan yang strategis untuk melakukan penjelajahan. Salah satu pembina pramuka, Maunah, S.Pd, mengatakan bahwa ada beberapa poin yang dinilai dalam kegiatan ini yaitu yaitu kedisiplinan, kekompakan regu, materi kepramukaan, umum,Panitia dan peserta dari SMA Pllus Al-Hasan, Banjarsari.

BANJARSARI.Ulhana (Kelas XI IPA I). Menurut Ikbal, kegiatan ini Bertempat di kampus Al-Hasan, Minggu (10/3) disponsori oleh perusahaan teh dan travel ternama. dilaksanakan kegiatan yang super heboh, Adapun peserta Adventure Mania ini terdiri dari spektakuler dan dinanti-nanti oleh anggota Intern (peserta MTs Al-Hasan) dan extern (peserta pramuka khususnya luar). Kegiatan yang daerah Banjarsari. diadakan oleh Ambalan Kegiatan ini bernama Al-Ghozali dan Fatimah Adventure Mania Az-Zahra ini mengunGhozaimas IV SMA dang enam Kecamatan Plus Al-Hasan yakni, Banjarsari, Pamarican, Lakbok, PurwoBanjarsari dan dadi, Sindangjaya, mengambil motto Lets Padaherang dan get more achievement Mangunjaya.Kegiatan through scout . ini dibuka langsung leh Bertindak selaku ketua kepala SMA Al Hasan adalah Ikbal Lismaya (kelas XI IPA I) dan Unjuk kebolehan formasi semaphore sebagai salah satu persembahan Drs. K Mustofa Hasan, dari pramuka SMA Plus Al-Hasan Banjarsari. Sekretaris Nida M.Ag. Ini adalah even

Kepala SMA Plus Al-Hasan Banjarsari membuka acara.

SMPN 1 Panjalu Melatih Kejujuran Siswa dengan Jamban Jujurserba pink menyesuaikan dengan kebanyakan selera DIBANGUNNYA Jamban Jujur ini adalah buah perempuan. Sementara bagian dalam WC laki-laki diberi pemikiran dari Kepala SMPN 1 Panjalu, Drs. Endang warna serba biru karena kecenderungan warna favorit Rahmat, M.Pd., setelah sekolah ini diresmikan menjadi lelaki adalah biru. SSN sejak November 2011. Namun baru dapat terwujud Pengelola khusus dan penanggung jawab Jamban Jujur sejak awal tahun ajaran baru 2012-2013. Maksud ini dipercayakan kepada Sunarya (Iya), salah seorang pembuatan jamban jujur ini yaitu untuk membentuk penjaga sekolah. kebiasaan warga Tugasnya mengontrol sekolah untuk mebarang-barang yang nanamkan sikap dijual dan jujur dalam kehikeuangannya, supaya dupan sehari-hari. ketika barang habis, Kejujuran yang cepat-cepat diisi coba ditanamkan di kembali. Secara antaranya; jujur khusus, perawatan dan untuk patuh aturan kebersihan jamban ini memasuki jamban, juga menjadi tangseperti melepas alas gung jawab Iya, di kaki, tidak merusak antaranya mengantisifasilitas jamban, dan pasi kotor dari debu, menjaga Tampak depan Jamban Jujur untuk wanita. Selalu bersih dan nyaman. cipratan air hujan, juga kebersihannya jika ada siswa yang setelah dipakai. nakal masuk WC dengan kaki atau alas kaki kotor. Selain itu juga jujur untuk membeli berbagai barang Beberapa kali ketika jamban ini mulai beroprasi, kebutuhan khusus jamban, seperti tisu, sabun, dan Sunarya pernah menemukan beberapa siswa iseng dan pembalit wanita. Karena tidak ada penjaga, uang harus nekat tidak menanggalkan alas kakinya ketika masuk dimasukkan sendiri ke dalam kotak khusus dan harus Jamban Jujur ini, hingga lantainya menjadi kotor. sesuai dengan harga yang tertera di daftar harga. Namun, seiring berjalannya waktu, para siswa menjadi Jamban jujur dibangun di atas lahan kurang lebih 13 terbiasa dan bisa menaati tata tertib ketika memasuki x 6 meter dengan bahan-bahan yang berkualitas. Untuk Jamban ini, sehingga sampai sekarang kebersihan dan mempercantik bagian eksteriornya, dinding jamban ini keindahan jamban ini tetap terjaga. Semoga Jamban Jujur diberi tempelan batu alam yang bermotif sehingga ini membawa banyak manfaat. Amin. penampilannya kelihatan berbeda dengan gedung (yoppyyohana/ganesha) utama. Bagian dalam WC perempuan diberi warna

kesehatan, PBB. Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini diantaranya sebagai ajang pertemuan anggota pramuka dan silaturahim antar sekolah ini sekaligus merebutkan Piala Tetap Disdik Ciamis, DPRD Ciamis dan masih banyak piala dan hadiah lainya, jelas Maunah. Pada kesempatan kali ini Piala Tetap Disdik diraih oleh SMP Terpadu Dampasan Banjarsari, dan Piala DPRD diraih oleh SDN Kawasen I Banjarsari. (emas/ganesha)

Kepala SMA Plus Al-Hasan Banjarsari memberikan hadiah kepada para pemenang.

pembaca menulis 02

Edisi 055 Volume II / April I 2013

Edisi 055 Volume II / April I 2013

ragam 19

Plus Minus UN Tanggung Jawab KolektifOleh: Otang Komaludin TIDAK berapa lama lagi, ujian nasional akan dilaksanakan. Ujian Nasional (UN) oleh pemerintah, dalam hal ini Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan dijadikan sebagai salah satu indikator kebehasilan pendidikan. Walaupun penyelenggaraannya mendapat tanggapan plus dan minus, namun UN tetap dilaksanakan sebagai alat penguji keberhasilan penyelenggaraan pendidikan secara nasional. Peran dominan Guru: Keberhasilan UN ditentukan banyak faktor. Guru sebagai ujung tombak penyelenggaraan pendidikan memiliki peran yang dominan. Gurulah yang berhadapan langsung dengan peserta didik dalam melaksanakan kegiatan pendidikan dan pengajaran. Tetapi, guru bukanlah segalanya bagi kesuksesan hasil ujian nasional. Pemerintah daerah, dinas pendidikan, kepala sekolah, pengawas, orang tua turut memiliki andil mencapai keberhasilan peserta didik dalam ujian nasional. Karena itu, keberhasilan dan kesuksesan ujian nasional bukanlah beban mental guru semata. Untuk menghadapi UN yang semakin dekat, guru jangan terlalu tegang. Guru jangan merasa tertekan, atau kecemasaan yang luar biasa, apalagi panik. Guru harus memiliki kesiapan mental untuk menghadapi yang bekaitan dengan ujian nasional, baik sebelum dan maupun sesudahnya. Yang lebih penting, bagaimana usaha guru mempersiapkan peserta didiknya untuk menghadapi UN. Secara intensif guru harus terus memberikan bimbingan kepada peserta didik. Banyak cara yang dapat dilakukanu untuk menyiapkan peserta didik. Guru dapat mengulang kembali materi yang belum dikuasai peserta didik. Guru juga dapat menjelaskan kembali konsep, teori yang penting berkaitan dengan materi UN, memberikan penekanan pada penguasaan materi dalam SKL, dan sebagainya. Persiapan tersebut tidak hanya menyangkut dengan persiapan penguasaan materi ujian nasional, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah bagai menyiapkan mental peserta didik. Tanamkan kepada peserta didik, ujian bukanlah suatu yang menakutkan. Ujian adalah hal yang biasa, tetapi dihadapi dengan persiapan yang luar biasa. Ujian harus dihadapi dengan jiwa yang tenang, dengan semangat yang tinggi. Kesiapan mental juga turut menentukan kesuksesan peserta didik dalam ujian. Meskipun peserta didik memiliki kesiapan materi yang matang, keadaan mental yang mudah rapuh menyebabkan kegagalan peserta didik. Guru perlu mempertanyakan, apakah usaha yang dilakukannya untuk menyiapkan peserta didik sudah maksimal atau belum. Apakah guru sudah melakukan berbagai alternatif dalam menyiapkan peserta didiknya? Tentu guru yang bersangkutan yang dapat menjawabnya. Dengan usaha yang maksimal, guru akan memiliki rasa optimis terhadap keberhasilan peserta didik. Guru tidak lagi merasa bersalah terhadap kegagalan peserta didik. Usaha maksimal guru perlu dilengkapi dengan doa agar semua usaha diberkahi oleh Allah SWT. Dengan usaha yang maksimal dan doa, guru tidak lagi menyalahkan diri sendiri. Akan tetapi, guru dapat menerima apapun hasil yang dipeoleh dari UN tersebut dengan lapang dada. Orang tua, juga sangat diharapkan partisipasinya untuk mensukseskan ujian nasional. Partisipasi orang tua yang utama adalah bagaimana menciptakan situasi yang kondusif di rumah sehingga anak dapat belajar. Orang tua sangat dibutuhkan dalam mengingatkan, memberikan motivasi, dan semangat untuk belajar. Orang tua juga perlu memberikan bimbingan agar anak menyadari bahwa kesuksesannya dalam ujian nasional sangat menentukan kelanjutan pendidikannya kelak. Selain itu, orang tua perlu memberikan pengawasan, apakah anak belajar atau tidak. Komunikasi antara orang tua dengan anak secara intensif juga diperlukan sehingga anak memiliki semangat dan persiapan yang memadai untuk menghadapi UN. Dinas Pendidikan, juga memiliki peran yang tidak bisa diabaikan. Ia harus membuat terobosan, dan persiapan untuk mencapai kesuksesan penyelenggaraan dan hasil ujian nasional. Namun tentu saja setiap dinas pendidikan memiliki gaya dan corak tersendiri dalam mensukseskan penyelenggaan ujian nasional di daerahnya masing-masing. Pemda/Pemkot, memiliki peran yang strategis dalam penyelenggaraan ujian nasional. Kebijakan yang diambil turut mewarnai kesuksesan penyelenggraan dan hasil UN di daerahnya masingmasing. Melalui Radio misalnya, apa salahnya Pemkab/Pemkot mengajak warganya untuk mensukseskan ujian nasional. Menghimbau para orang tua, tokoh masyarakat untuk mengingatkan anak-anak bagi persiapan UN. Dengan imbauan tersebut masyarakat memiliki pemahaman dan ikut berpartisipasi untuk mengsukseskan ujian nasional. Gerakan kolaboratif, memang sangat diperlukan bagi tercapainya kesuksesan penyelenggaraan dan hasil UN. Partisipasi semua pihak yang berkepentingan terhadap ujian nasional menjadikan penyelenggaraan dan hasil UN akan memuaskan. Kesuksesan ujian nasional merupakan tanggung jawab kolektif. Usaha-usaha yang bersifat konstruktif, positif, dan bermartabat sangat diperlukan. Dengan demikian, kita tidak lagi mencari kambing hitam, siapa yang salah, seandainya peserta didik mengalami kegagalan dalam ujian nasional.*

Tajuk Pak Ganes

Masihkah Peduli Guru Berprestasi?MENJADI Guru Berprestasi pada zaman dahulu merupakan dambaan setiap guru. Guru berprestasi yang kala itu disebut guru teladan memang gelar yang cukup membanggakan. Namun, saat ini dalam pengamatan Pak Ganes tampaknya kesan itu cukup memudar. Hal itu terlihat dari kurang antusiasnya guru-guru untuk ikut dalam ajang Guru Berprestasi. Kirakira apa penyebabnya dan solusinya harus dipikirkan bersama-sama. Di tempat Pak Ganes sendiri ketika ada lomba Guru Berprestasi rekan-rekan Pak Ganes seolah-olah silih teumbleuhkeun dan rata-rata saling melemparkan satu sama lain. Ada yang mengatakan belum siap, ada yang mengatakan sudah ikut tahun lalu atau ada yang beralasan tos kolot tereh pangsiun. Yang jelas para guru dan rekan-rekan Pak Ganes jadi paboro-boro dalam makna lain, yakni semuanya bilang Boro-boro hayang miluan guru berprestasi, cenah. Kondisi ini juga ternyata Pak Ganes temui di tempat-tempat lain. Karena itu ketika Pak Ganes datang ke tempat lomba ternyata ada yang datang karena terpaksa disuruh atasan, juga yang datang karena tidak ada lagi guru lain yang ikut. Beberapa sekolah bahkan ada yang tidak mengirimkan dengan alasan biaya. Mengapa menjadi Guru Berprestasi seolah kurang diminati? Pertama, karena pemberitahuannya sering dadakan sehingga banyak yang tidak siap untuk memenuhi persyaratan yang kadang harus diselesaikan dalam satu malam. Kedua, faktor reward yang dirasa kurang. Untuk menjadi Guru berprestasi jelas memerlukan biaya, baik untuk akomodasi, biaya perjalanan dan biaya pembuatan administrasi. Jadi, jika reward-nya kurang maka hanya akan menjadi riweuh saja dan menjadi ribet tanpa ada tujuan maksimal yang dicapai. Ketiga, pembinaan dan pembiayaan untuk guru yang menang juga dirasa kurang karena beberapa guru rekan Pak Ganes yang pernah juara ke tingkat Provinsi harus keluar banyak biaya dari kocek sendiri untuk biaya akomodasi dan ini itu, sementara bantuan dari Dinas tidak memadai. Faktor lain adalah adanya beberapa guru yang malas dengan alasan tidak mau menyombongkan diri untuk ikut Guru Berprestasi. Faktor lain yang tak kalah penting adalah adanya sertifikasi. Kini guru seolah sudah terbuai sertifikasi dan malas ikut lomba-lomba guru berprestasi. Beberapa guru merasa sudah cukup dengan mendapatkan tunjangan sertifikasi. Beberapa di antara mereka malah menyerahkan lomba guru berprestasi kepada guru yang belum sertifikasi. Beberapa orang guru yang tadinya sangat antusias ketika akan ikut sertifikasi mendadak malas jika harus ikut lomba guru berprestasi. Atuda ari ikut sertifikasi mah masing kudu riweuh ngayakeun sagala administrasi ge puguh hasilna mun lulus teh. Beda jeung guru berprestasi, ungkap seorang guru beralasan. Melihat fenomena tersebut rasanya harus segera diambil langkah-langkah agar mengembalikan citra Guru Berprestasi menjadi ajang yang diminati. Semua itu harus dibangun dari mulai guru itu sendiri, sekolah dan Dinas Pendidikan. Dari guru harus mulai ada kemauan untuk ikut dalam ajang-ajang prestasi. Jangan hanya bisa mendorong siswa saja, tetapi guru malah malas ikut ajang lomba. Selain itu, sekolah juga harus mulai melakukan seleksi internal atau penjadwalan bagi guru berprestasi, sehingga saat diperlukan ada satu orang guru yang sudah siap untuk diberangkatkan. Dari pihak Dinas Pendidikan sendiri harus mulai untuk meningkatkan reward bagi guru berprestasi dan mau membiayai semua akomodasinya jika guru tersebut harus berlomba ke tingkat provinsi atau nasional. Dinas Pendidikan juga harus bisa memberikan sanksi jika ada sekolah atau UPTD yang tidak mengirimkan perwakilannya. (redaksi)

Tak Mudah Memahami Apalagi Melaksanakan PKG dan PKBTAK mudah untuk benar-benar bisa memahami apalagi melaksanakan PKG dan PKB. Salah satu bukti yang dialami para guru di SMP Negeri 5 Ciamis meskipun sudah beberapa kali mengikuti bahkan mengadakan sosialisasi tetap saja masih belum sepenuhnya bisa dipahami. Hal tersebut diketahui dari pengakuan beberapa orang guru saat mengisi dan membereskan berkas PKG dan PKB di berikut pengumpulan bukti fisiknya memang menyita konsentrasi, waktu, tenaga, dan pikiran yang tidak sedikit bahkan menurut Yusuf bisa dikategorikan menguras atau menyita hal lain hingga ke tugas pokok dan fungsi utama guru terkait konsentrasi pelaksanaan pembelajaran yang langsung maupun tidak langsung terganggu. Kesibukan sekolah, khususnya para guru dalam menghadapi waktu-waktu pada di akhir program pembelajaran, pengayaan, TO, UTS, US, dan sebagainya guru masih disibukkan pula oleh keharusan mengisi dan mengirimkan berkas implementasi PKG dan PKB dalam batas waktu yang relatif singkat. Selain singkat sistem dan teknis pengisiannya pun belum sepenuhnya dikuasai. Wajar saja jika tidak semua guru atau sekolah bisa menyelesaikan sesuai waktu yang ditentukan, ujar Yusuf. Hal senada dikemukakan oleh Kaur TU SMPN 5 Ciamis, Yadi Mulyadi, bahwa pelaksanaan PKG dan PKB dengan berkas isian yang demikian banyak berikut pelampiran bukti-bukti fisiknya merupakan beban kerja foto: tambahan arif/gns yang sangat membutuhkan kesabaran dan kesiapan. Sudah demikian banyak pekerjaan yang tertunda bahkan terbengkalai sebab konsentrasi penyelesaian program PKG dan PKB tak mungkin ditunda-tunda. Saya sangat mengerti kesibukan para guru. Tidak ditambah dengan kesibukan mengurus berkas PKG dan PKB pun sudah sangat-sangat banyak, apalagi ditambah dengan mengurus berkas yang memaksa para guru menunda kepulangannya hingga sore hari di sekolah dan itu terjadi selama beberapa hari. Kalaupun memang ya, sangat penting namun ketika sampai pada kondisi yang dipaksakan memang hasilnya pun banyak yang keliru, kurang sesuai, bahkan salah, ujar Yadi.

Kepala SMPN 5 Ciamis, Edi Rusyana, Drs., M.Pd. memaparkan beberapa cara untuk memahamkan tim dan seluruh guru juga TU terhadap ranah dan teknis implementasi PKG dan PKB sesungguhnya telah tiga kali dilakukan di sekolah. Meskipun demikian, implementasinya tetap saja terlambat sebab terhambat programprogram sekaligus prioritas tupoksi guru

ruang guru SMPN 5 Ciamis (17/3). Menurut Koordinator PKG dan PKB SMPN 5 Ciamis, Maulana Yusuf, S.Pd. bahwa aktivitas pengisian berkas PKG dan PKB

Calistung sebagai Ilmu Dasar bagi Ilmu LainCIAMIS. Bertempat di SD Negeri 7 Ciamis, baru-baru ini digelar Lomba Calistung (Baca,Tulis dan Hitung) tingkat Kabupaten Ciamis. Menurut Kabid. Dikdas Dinas Pendidikan Ciamis, Dr. H. Anto Risyanto, M.Pd., peserta yang ikut lomba Calistung ini sebanyak 324 orang. Mereka adalah utusan terbaik dari kecamatan masingmasing, tiap kecamatan mengirimkan 9 orang, dan yang mengikuti lomba Calistung yaitu mereka peserta didik kelas 1, 2 dan kelas 3. H. Anto menjelaskan, bahwa Baca, Tulis, Hitung (Calistung) adalah ilmu dasar yang harus dimiliki oleh peserta didik. Calistung merupakan ilmu dasar karena bagaimana bisa memperoleh ilmu dan pengetahuan kalau tidak bisa membaca, menulis dan berhitung. Pada saat lomba seperti ini menjadi ajang pembuktian keberhasilan guru dalam mendidik peserta didiknya di sekolah, Memang diperlukan kesabaran yang ekstra menghadapi usia peserta didik kelas rendah,Tukang ojeg : Oh, cuma lima ribu! Pemuda : Kalau ke perempatan depan sana berapa? Tukang ojeg : Cuma tujuh ribu! Pemuda : Kalau ke pasar berapa Bang? Tukang ojeg : Sepuluh ribu aja! Pemuda : Mmm kalau ke mall berapa? Tukang ojeg : Limabelas ribu. Mas sebenarnya mau naek ojeg gak sih? (kesal). Pemuda : Gak, cuma nanya-nanya aja. Soalnya saya mau ngojeg di sini juga! Tukang ojeg : !!?&!&&%&!!#$!

yang juga harus selesai dan mencapai target yang telah ditentukan sekaligus ditetapkan. Saya sangat, sangat mengerti kondisi para guru saat ini, khususnya di sekolah yang saya pimpin. Akan tetapi, tuntutan dan keharusan melaksanakan PKG dan PKB benar-benar harus selesai dan segera dapat dilaporkan. Namun, jika yang sudah mengumpulkan atau melaporkan pun masih banyak yang kurang tepat bahkan salah. Akhirnya, berkas dipisah dan dikembalikan ke sekolah untuk dilakukan perbaikanperbaikan. Meskipun demikian, tak ada hal yang berupa keharusan atau kewajiban yang tidak dikerjakan meskipun memang tetap saja belum selesai juga. ujar Edi sekaligus mengakhiri perbincangan.*** (Ayu Berliani/Ganesha)

blitzs

dan guru harus memberikan pelajaran dengan cara siswa belajar aktif, inovatif dan menyenangkan. Sebagai guru juga harus berpenampilan rapi, bersih dan memiliki rasa kasih sayang yang tinggi kepada siswanya, terutama guru kelas 1,2 dan 3, terang H. Anto. Sedangkan menurut Kadisdik Ciamis, H. Tatang, S.Ag., M.Pd., tujuan dari lomba ini adalah meningkatkan motivasi pembelajaran

H. Anto Risyanto

di sekolah yang indikatornya Baca, Menulis dan Berhitung. Untuk saat ini memang Lomba Calistung memang baru diperlombakan sampai tingkat kabupaten. Diharapkan lomba seperti ini bisa memacu motivasi guru agar lebih meningkatkan kualitas mengajar di sekolah. Disini guru bisa mengukur sejauhmana materi yang mampu diserap siswa, pungkas H. Tatang. (nung/ganesha)

Tarif CukurBarry sudah hampir berumur 80 tahun, maka rambutnya mulai botak dan kian hari nampak kian langka. Pada suatu hari, ia pergi ke sebuah rumah pangkas. Dengan nada senda gurau ia berkata kepada tukang pangkas langganannya: "Kamu seharusnya memungut biaya murahan sedikit, rambutku sekarang kan jauh lebih sedikit daripada dulu." "Aduh, aku malahan ingin menarik biaya berlipat, karena sekarang untuk menemukan rambutmu, aku harus menghabiskan lebih banyak waktu lagi," jawab tukang pangkas itu.

nemu dompet di jalan, isinya uang 3 juta, kartu kredit, kartu ATM, SIM dan voucher. Radio FM : Wah kamu jujur sekali, jadi kamu menelpon mau balikin dompet yang kamu temukan di jalan yah? Udin : Nggak, saya cuman mau request lagu sedih untuk yang kehilangan dompet, yang judulnya Relakanlah.

Ketawa Gak Harus Antri!

NgiriPasangan suami istri sedang berkomunikasi: Papah lihat itu tetangga kita tadi beli kulkas yang 4 pintu? Iya terus kenapa Mah? Jangan mau kalah atuh Pah, nanti kita harus beli yang 6 pintu. Iya nanti beli Mah. Terus kemarin Bu Diah beli mobil 2, Pah. Kenapa lagi Mah? Pengen lagi mobil? Iya dong, Pah. pokoknya jangan mau kalah. Tetangga beli kulkas 4 pintu, kita beli yang 6 pintu. Tetangga beli mobil 2, kita beli mobil 3. Emang mau gitu Mah? Tetangga beli 2 mobil, kita harus 3. Tetangga beli kulkas 4 pintu, kita harus 6 pintu. Berarti kalo tetangga punya istri 2, Papah harus punya 3 istri? Langkahin dulu mayatku!

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Ciamis, H. Tatang, S.Ag., M.Pd. melakukan peninjauan di sebuah kelas di SDN 7 Ciamis yang menyelenggarakan Lomba Calistung (Baca, Tulis, dan Hitung) tingkat Kabupaten Ciamis yang diikuti para siswa SD kelas 1, 2, dan 3; (16/3/2013). (Berita terkait bisa disimak di halaman 19). foto:NUNK/GNS

Mata JelalatanPada suatu hari aku pergi jalan-jalan bersama Bapak dan Ibu. Di tengah jalan kami menjumpai seorang wanita muda yang sangat cantik dan modis. Aku dan Bapak seketika terkesima dan tak dapat tidak meliriknya berulang-ulang. Ibu tibatiba tak senang, sambil mencubit kuat-kuat lengan Bapak sambil ngomel: "Sudah tua, matanya kok masih jelalatan, dasarnya bandot." Bapak tersinggung dan segera nyeletuk: "Kamu tahu apa! Aku sedang memilihkan calon mantu untuk putera kita."

Gorengan BasiDi pinggir jalan ada sebuah warung kecil yang menjual beraneka macam gorengan. Lalu tiba-tiba sebuah motor berhenti dan seorang pemuda turun hendak beli gorengan. Bejo : Mbak,,berapaan gorengannya?? Pedagang : Yang mana aja boleh Bang, cuman 2000 tiga ko, murah aja. Bejo : Wah pantesan murah, dah basi ya semuanya mbak? Pedagang : Heeeh,lu kalau ngomong atiati ya, gorengan masih anget baru di angkat lu bilang basi..!!(sambil melotot) bejo : Tadi kan mbak bilang 2003, sekarang sudah 2013, berarti kan basi, Mbak!

Dari Redaksi: Kepada pembaca setia Ganesha, bagi siapa saja yang ingin mengisi rubrik Pembaca Menulis, silakan kirimkan tulisan singkat Anda yang berkaitan dengan Peningkatan Mutu Pendidikan ke Redaksi. Panjang tulisan maksimal 1 halaman folio ukuran 1,5 spasi. Terima kasih!Pemimpin Redaksi: Agus Ponda Redaktur: Edi Rusyana Noer, Agus Ponda, Nana Ramdhana Redaktur Pelaksana: Nana Ramdhana Dewan Redaksi: H. Wawan S. Arifien, H. Endang Siregar, H. Tauhid Maskur, H. Asep S. Rahmat, H. Lili Suherli Staf Redaksi/Wartawan: Arif W. Sukmana, Nunung Suryati, Ayu Yuliana, Deanur, Emas Kurnianingsih, Ayu Berliani, Rasimun Sekretaris Redaksi/Perusahaan: Desi Desember Bagian Keuangan: Arif W. Sukmana Layout/Setting & Illustrator : Yuda Gunawan Sirkulasi & Distribusi : Arif W. Sukmana Iklan/Humas & Promosi: Nana Ramdhana Pembantu Umum : Ineu, Andi.

Diterbitkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Ciamis (C.V. Media Pendidikan Ganesha) Akta Notaris: Nevie Alifah Assegaf, S.H. Tanggal 27 Februari 2012 Dewan Penasehat: Kadisdik Kab. Ciamis Pengarah: Ketua PGRI Kab. Ciamis (H. Tatang) Penanggung Jawab: PGRI Kabupaten Ciamis Direktur: Wakil Ketua PGRI Kab. Ciamis (H. Endang Rahmat) Wakil Direktur: Wakil Sekretaris PGRI Kab. Ciamis (H. Tauhid Maskur) Pemimpin Umum: Edi Rusyana Noer

KORESPONDEN Wilayah Banjarsari: Linlin Herlina, Tatang Jaelani Masduki; Baregbeg: Atnan; Cijeungjing: Uju Gunawan, Nanang Kusmana; Cikoneng: Jaja; Cimaragas: Tohir; Cimerak: Ade Wihatma, Kasbullah; Cipaku: Oman, Maman, Hendayana, Ely Rahmat M.; Cisaga: Emay Kusmayati, Tutus Tusro; Jatinagara: Aon Gunawan; Langkaplancar: Dedi Supriadi; Lumbung: Mamat Adimat, Ujang Sukmara; Mangunjaya: Supriadi; Padaherang: Dachlan, Wawan Waryono; Parigi: Sutikno, Purkon Nurbudiman; Sindangkasih: Tata Durahim, Edien Kholidin; Sukamantri: Oman, Ruslan Mulia; Tambaksari: Kurdi, Tiswandi; Cidolog: Ade Herdiana; Cihaurbeuti: Tatang Sukmara.

Alamat Redaksi: Wisma Guru PGRI Ciamis Lt.2, Jl. Ahmad Yani No.54, Ciamis-Jawa Barat 46211 Telp. 085223185837 E-mail:[email protected] Dicetak oleh CV. Gwika Wahana Karya Grafika, Bandung.

Redaksi menerima kiriman naskah, berita, foto, artikel, karya ilmiah, humor, karikatur, kegiatan sekolah, fiksi, dan saran. Naskah artikel maksimal 4 hlm kwarto kecuali bersambung. Kirim lewat pos, email atau datang langsung ke redaksi (lebih disukai berbentuk file). Untuk Artikel sertakan identitas diri dan foto anda.

Nanya OngkosPemuda : Abang tukang ojeg ya? Tukang ojeg : Iya. Mas mau ke mana? Pemuda : Kalau ke gang depan berapa Bang?

Nemu DompetSuatu siang Udin nelpon radio FM Udin : Halo? Radio FM? Saya barusan

Tiga Ibu HamilAda tiga ibu hamil yang sedang asik ngobrolngobrol di pagi hari. Ibu Nani : Nanti jikalau anak saya sudah lahir,

akan saya kasih nama VANNI, soalnya nama bapaknya kan Irvan & saya Nani! Ibu Evi: Jikalau anak saya sudah lahir, saya akan kasih nama DEVI, soalnya nama bapaknya kan Dedi & saya Evi! Ibu Kokom : (Hanya diam saja). Lalu ibu Nani & ibu Evi bertanya kepada ibu Kokom. Kom kenapa kamu kok diam saja kalau anakmu nanti sudah lahir mau dikasih nama siapa? Ibu Kokom: Saya bingung dan saya malu. Soalnya bapaknya kan namanya Basri dan saya Kokom. Masak anak saya mau di kasih nama BASKOM??? (gns/frnt)

cerita 18

Edisi 055 Volume II / April I 2013

Edisi 055 Volume II / April I 2013

oase 03

P E LA G E YA

Cerpen Mikhail Zoshchenko*

Gelanggang Sajak / PuisiASUHAN : EDI RUSYANA NOERTIGA puisi Islami hadir dalam Edisi 055. Tematik dan judul yang memang tak begitu beda menjadi tantangan tersendiri bagi Nina dalam pembuktian ekspresi beragam dalam pengembangan jiwa lewat eksplorasi imajinasi dan intuisi yang benar-benar tajam. Sentuhan radik yang menyeruak hingga ranah terdalam dijelajahi secara cermat oleh penyair yang satu ini. Lahirlah tiga puisi dengan keutuhan makna dan gaya yang sudah hampir kentara bedanya dari kebanyakan penyair lain. Rima, irama, dan musikalitas yang intensitasnya begitu kuat memang tak terlihat jelas pengaktualisasiannya lewat ungkapan kata atau majas yang tegas. Namun demikian, Nina sangat pintar membina ranah pemberian peluang hadirnya emosi dan rasa yang nada-nadanya sangat menghentak di akhir larik seperti Bersemi dalam tujuan yang satu Mardotillah benar-benar menyentak rasa dan menggetarkan jiwa. Terkait dengan variasi bentuk atau tipografinya memang masih terbilang biasa. Akan tetapi dengan kesederhanaan pengungkapan lewat diksi-diksi tak terlalu berbunga-bunga, Nina mampu membina runutan arah penunjukkan klimaks pemberian arah pemahaman pada pembaca hingga tuntas dan utuh tanpa mengurangi kebebasan menafsirkan sesuai tingkat pemahaman apresiator. Inilah kekuatan yang muncul dalam ketiga puisi Nina yang sesungguhnya harus lebih disadari oleh Nina sebagai suatu modal dalam mengembangkan potensi yang sinergi antara kekuatan lahir indrawi dengan olahan rasa yang terkadang relatif sulit direalisasikan. Bukan melalui hapalan atau ingatan belaka. Mengapa? Sebab hal tersebut sudah merupakan keterampilan yang membutuhkan proses berlatih dan terus berlatih. Anda begitu berbakat dalam hal mebidik esensi tema dan ikhal penajaman makna kebermanfaatan suatu suguhan puisi yang pada dasarnya memberi kesenangan dan manfaat. Artinya, ada potensi yang suatu waktu akan tumbuh menjadi kemampuan luar biasa untuk menjamin kematangan berekspresi. Nina, ditunggu karya Anda berikutnya.***

PELAGEYA adalah seorang perempuan yang buta huruf. Bahkan menulis namanya sendiripun ia tidak bisa. Di lain pihak, suaminya adalah seorang pegawai Sovyet yang bertanggung jawab. Meskipun dulunya hanya seorang petani biasa yang sederhana, namun setelah tinggal selama lima tahun di kota pria itu telah belajar banyak. Bukan hanya bagaimana menulis namanya sendiri tapi juga banyak hal-hal lainnya. Dan pria itu sangat malu memiliki seorang istri yang buta huruf. Kau, Pelageyushka, paling tidak harus bisa menulis namamu sendiri, katanya kepada Pelageya. Nama terakhirku pun cukup mudah. Hanya dua suku kata, Kuch-kin. Namun kau tetap tak bisa menulisnya. Payah. Namun Pelageya tak pernah peduli. Tak ada gunanya bagiku mempelajarinya sekarang ini, Ivan Nikolaevich, begitulah jawabannya selalu. Umurku makin tua. Jari-jariku semakin kaku. Untuk apa aku belajar membuat huruf-huruf itu sekarang? Biar yang mudamuda saja yang belajar. Biarlah di usiaku ini aku apa adanya begini saja. Suami Pelageya adalah seorang yang amat sibuk sehingga tidak dapat membuang banyak waktu untuk meladeni istrinya. Ia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya seakan berkata, Oh, Pelageya, Pelageya! Akan tetapi mulutnya tetap diam. Namun suatu hari Ivan Nikolaevich membawa pulang sebuah buku kecil yang istimewa. Ini, Polya, katanya, adalah buku latihan membaca metode CBSA terbaru, berdasar metode yang paling up-to-date. Akan kuajari caranya. Pelageya tertawa dalam hati, diambilnya buku itu, dibalik lalu disembunyikannya di lemari rias, seakan berkata, Biarlah dia di situ. Barangkali cucu-

cucu kita kelak memerlukannya. Tapi pada suatu hari Pelageya sedang duduk bekerja. Ia harus menambal jaket Ivan Nikolaevich yang lengannya berlobang. Pelageyapun duduk di depan meja. Ia mengambil jarum dan meletakkan tangannya di bawah jaket ketika mendengar ada sesuatu yang bergemerisik. Mungkin uang, pikir Pelageya. Dia mencari-cari lalu menemukan sepucuk surat. Surat yang cantik beramplop manis. Ada tulisan tangan yang kecilkecil dan rapi, dari kertasnya pun tercium bau parfum yang wangi. Jantung Pelageya tersentak. Mungkinkah Ivan Nikolaevich menipuku? batinnya. Mungkinkah ia bertukar surat-surat cinta dengan para wanita terpelajar dan melecehkan istrinya yang bodoh dan buta huruf ini? Pelageya memperhatikan amplop itu, mengeluarkan suratnya dan membuka lipatannya. Tapi karena buta huruf, maka tak satu katapun yang dapat dibacanya. Baru kali inilah seumur hidupnya ia merasa menyesal karena tak dapat membaca. Meskipun ini barangkali surat orang lain, pikirnya, aku tetap harus tahu apa isinya. Barangkali seluruh hidupku akan berubah dan aku akan kembali ke desa dan bekerja sebagai petani. Pelageya menangis dan mulai berpikir bahwa Ivan Nikolaevich telah berubah akhir-akhir ini. Ia kini lebih rajin merawat kumisnya dan lebih sering mencuci tangannya. Pelageya duduk sambil memperhatikan surat itu dan mendengking seperti seekor babi yang sedang dibunuh dengan cara ditusuk. Tapi apa daya ia tak dapat membaca surat itu. Sementara kalau menunjukkannya kepada orang lain ia merasa malu. Pelageya menyembunyikan surat tadi di dalam lemari rias, lalu menyelesaikan pekerjaan menjahitnya dan menunggu Ivan

Nikolaevich pulang ke rumah. Namun ketika suaminya telah tiba ia sama sekali tidak menunjukkan bahwa telah terjadi sesuatu. Sebaliknya, ia justru berbicara kepada suaminya dengan nada suara yang tenang dan bahkan mengisyaratkan bahwa ia tidak berkeberatan untuk belajar sedikit dan merasa sudah jenuh menjadi orang awam yang bodoh dan buta huruf. Ivan Nikolaevich sangat gembira mendengarnya. Bagus! katanya. Nanti akan kutunjukkan bagaimana caranya. Baik, ayolah! sahut Pelageya. Dan iapun memandang lekatlekat ke arah kumis tipis Ivan Nikolaevich yang terpangkas rapi. Selama dua bulan Pelageya berlatih membaca setiap hari. Dengan sabar diejanya kata-kata, belajar membuat huruf-huruf, dan menghafalkan kalimat-kalimat. Dan setiap sore diambilnya surat simpanan itu dari lemari rias dan berusaha menguraikan rahasia makna-maknanya. Tapi hal itu tidak gampang. Barulah pada bulan ketiga kemampuan Pelageya lancar. Pada suatu pagi ketika Ivan Nikolaevich telah pergi bekerja, Pelageya mengambil surat itu dari lemari rias dan mulai membacanya. Ia mengalami kesukaran memahami tulisan tangan yang kecil-kecil, namun bau parfum yang hampir hilang dari kertas itu telah memacunya untuk terus. Surat itu dialamatkan kepada Ivan Nikolaevich. Pelageya membaca: Kepada Kamerad Kuchkin, Kukirimkan buku latihan membaca yang dulu kujanjikan. Kurasa istrimu bisa menguasai pengetahuan yang luas ini dalam waktu dua atau tiga bulan. Berjanjilah kepadaku untuk membujuknya, Bung. Buat dia mengerti betapa sialnya menjadi seorang perempuan awam yang buta huruf. Untuk merayakan ulang tahun Revolusi, kita sedang menghapuskan buta huruf di seluruh Republik dengan segala cara. Namun karena sesuatu hal kita justru lupa terhadap orangorang yang dekat dengan kita. Aku yakin kamu pasti bisa, Ivan Nikolaevich. Salam Maria Blokhina Pelageya membaca seluruh isi surat itu dua kali. Lalu dengan perasaan sedih ia menekankan kedua bibirnya dan entah bagaimana diam-diam merasa terhina. Tiba-tiba air matanya jatuh berlinang.*** *MIKHAIL ZOSHCHENKO (1895-1958) adalah salah seorang penulis humor paling populer di Rusia selain Chekov. Tulisantulisannya yang tajam mengenai gambaran kehidupan di Soviet kadang-kadang membawa kesulitan bagi dirinya dengan para penguasa. Cerita ini disadur dari terjemahan Bahasa Inggrisnya oleh Syafruddin Hasani.

Jangan Menyerah!Perubahan Menjadikan Keberhasilan atau KegagalanOleh: WAWAN ARIFIEN

C

SAJAK-SAJAK : NINA NAHDLIYYATULANDAI SAJA Andai masa yang berlalu bisa terulang Hari demi hari Melangkah bersama walau hanya tertatih Tinta di lauhilmahfudz telah tergoreskan Pertemuan pasti ada perpisahan Andai kata kita masih bisa bersama Canda Tawa. Suka. Duka. Menghiasi waktu yang menjadi saksi goresan takdir Harapan ku, kita bisa bersama seperti dulu Melangkah bersama Bersemi dalam tujuan yang satu Mardhotillah

SEBUAH KATA

SEBUAH PERTEMUAN

Di kala mata terpejam Kabut yang menyelimuti hari Hilang tinggal sebuah kata Kemana kaki ini akan melangkah Berjalan menuju mardhotillah? Berpijak, duduk bersimpuh Di depan figur sejati Di kala hati berkata Haruskah ku berhenti berjuang Di saat kumenemukan arti kesabaran dalam benturan pertama? Tidak. Tidak bisa jika ku harus lemah Badai tak kunjung berhenti

Dulu kita pernah bersama Bersimpuh duduk di penjara suci perjuangan Tapi kini tinggalah kenangan Hanya tinta dan kertas menjadi saksi Pertemuan yang pernah terjalin Menitipkan sebuah kenangan Kebersamaan yang sulit untuk terpisahkan Teman. masa yang lalu kini telah berlalu Hanya sebatas bertatap muka di bangku sekolah Tapi. Entah akan berkunjung lama Ataukah perjumpaan inilah yang menjadi terakhir? Goresan takdir yang telah menentukan Kemana kita akan melangkah Tujuan yang satu mardhotillah Teman. Jadikanlah pertemuan kita Sebuah kenangan yang paling bermaknaPenulis adalah siswi SMK Al-Huda Turalak, Baregbeg, Ciamis

hange is the only evidence of life, lebih baik untuk mencapai orang kalah, karena dunia sepertinya berbeda. sebuah ungkapan yang dikatakan kesuksesan. Karena jika Anda hanya milik para pemenang. Mereka Katakan saja di sebuah jejeran toko oleh Evelyn Waugh. Maka dalam sukses, maka teman-teman Anda yang kalah semakin dimarginalkan yang menjual barang-barang yang sama, kehidupan selalu ditandai dengan akan tahu siapa anda. Tetapi jika Anda dalam kehidupan, adanya tak pernah harga yang sama, dan dibeli dari adanya perubahan, sementara ingin tahu siapa teman-teman Anda, menggenapkan dan tak adanya tak produsen yang sama pula. Tetapi perubahan menuntut orang untuk maka dalam keterpurukanlah Anda pernah mengganjilkan. Hidup dalam terkadang ada satu-dua toko yang banyak berjuang menggapainya. Berhasil akan tahu siapa sebenarnya temankondisi terpuruk adalah sebuah pembelinya sementara yang lainnya sepi. menjadi pemenang atau kalah menjadi teman Anda. kehidupan yang benar-benar harus Jika ditanya satu per satu, semua pecundang! Maka teruslah untuk berbuat dan kuat dan tabah, karena jangankan menjawab mereka berdagang dengan Maka harus disiapkan untuk berbuat, berubah dan berubah. Karena yang tidak suka, yang tadinya suka metode dan cara yang sama sesuai menghadapi dua kemungkinan tersebut, kita tak akan bisa lari dari sebuah pun menjauhi kita. dengan etika jual-beli yang baku. Tetapi siap untuk menang dan siap untuk perubahan. Jadilah seorang yang ternyata memang hasilnya lain. kalah. Dan hanya mereka yang memiliki mampu untuk mengubah, jangan Mengapa Kalah dan Terpuruk? Tetapi setelah dipelajari secara lebih kesiapan prima saja yang bisa selalu menjadi orang yang selalu Satu-satunya orang yang tidak mendalam, ternyata kedua pedagang mengantisipasi ketika menang dan diubah orang lain. membuat kesalahan adalah orang yang dagangannya laku memiliki ketika ia kalah dan terpuruk. yang tidak berbuat apa-apa. Jangan kelebihan dalam human relationship, Menghadapi kekalahan memang Sakitnya Kekalahan dan takut kepada kesalahan, dengan mereka seperti bukan sebagai penjual terkadang tidak serius dipersiapkan, Keterpurukan syarat Anda tidak mengulangi dan pembeli tetapi mereka hadapi para karena dalam setiap pertandingan orang Engkau tak perlu menjatuhkan diri kesalahan yang sama. (Roosevelt) pembeli seperti kepada sahabatnya selalu mempersiapkan untuk menang. dulu dari puncak gunung agar tahu Setiap orang pernah berbuat salah, Sehingga jika terjadi kekalahan, maka bagaimana rasa sakitnya jatuh dari kalah, dan terpuruk. Tetapi banyak dari sendiri. Mereka berdagang dengan kejujuran sakit luar biasa yang dirasakan karena ketinggian. Tapi cukuplah beberapa mereka yang bangkit kembali dan tinggi, artinya jika memang harapan tak sesuai dengan barangnya ada cacat maka ia kenyataan. Pesta kemenangan akan katakan. Yang kedua yang sudah disiapkan menjadi adalah keramahan yang tidak berantakan, begitu pun hadiah dibuat-buat, mereka layani yang yang sudah dalam lamunan benar-benar akan membeli hilang musnah tanpa sisa ataupun yang hanya tanya-tanya bayangan lagi. saja. Akhirnya orang senang Rasa semakin tertekan dengan pelayanannya, sehingga ketika melihat orang lain tengah walaupun saat itu tak membeli, merayakan kemenangan, hati suatu saat jika ia memerlukan terasa hancur dan merih. Mata barang tersebut, maka akan memerah dan tak sadar datang ke toko itu. mengalirkan air mata kepedihan. Kelebihan lainnya yakni Sementara orang-orang yang pancaran kepribadian si penjual. tadinya memuji-muji dan Wajahnya selalu ramah dan mengelu-elukan satu per satu penuh senyuman, sehingga orang meninggalkan, bahkan ada yang suka dengan pelayanannya. berubah menjadi nyinyir dan Tetapi walaupun begitu, harga mencemooh. yang ia jual sebenarnya tak lebih Kesiapan menghadapi hal rendah dari toko sebelahnya. tersebutlah yang harus disikapi No pain, no gain. Tanpa kesengsaraan tak ada kemajuan. Bersyukurlah jika Allah SWT tengah mencoba Maka jika mereka yang dengan tenang. Dan hanya kita dengan kekalahan atau keterpurukan, karena dalam situasi tersebut kita akan kembali menata diri tokonya kurang laku mau belajar, orang-orang yang memiliki lebih baik untuk mencapai kesuksesan. Karena jika Anda sukses, maka teman-teman Anda akan tahu pasti bisa. Tetapi terkadang rasa mental juaralah yang hatinya siapa anda. Tetapi jika Anda ingin tahu siapa teman-teman Anda, maka dalam keterpurukanlah Anda dengki, iri, dan fitnah menguasai tegar dan menghadapi akan tahu siapa sebenarnya teman-teman Anda. dirinya. Bukannya belajar dari kekalahan dengan kewajaran. pelayanan toko sebelahnya, Jabatlah tangan pemenang dan tetapi malah fitnah yang keluar. Pakai jangan menampakkan wajah pengalaman pahit dan menyakitkan berhasil, karena mereka mampu guna-guna lah, pakai pelet lah, sehingga kekecewaan, walau di dalam hatimu dalam hidup sebagai jamu penyembuh mempelajari dimana letak terluka dengan kekalahan yang kamu rasa sakit. kesalahannya sehingga menjadi kalah. akhirnya bukan dia menjadi laku tetapi malah pembeli semakin berkurang karena alami. Banyak orang frustrasi karena Seorang petinju pasti hatinya semakin kotor dan mukanya Begitu juga dalam keterpurukan kegagalan, tetapi banyak juga orang membutuhkan untuk duduk di pojok semakin kusut. usaha atau pekerjaan, dimana menjadi stroke karena selalu ring sebelum melanjutkan ronde Pelajarilah kekalahan dan keterpurukkegagalan menghampiri tanpa bisa mengingat-ingat kegagalan. Rasa berikutnya. Saat itulah dalam waktu an, karena itu adalah waktu yang diberiditolak lagi. Perasaan yang sepertinya sakit karena keterpurukan hidup bisa hanya beberapa menit sambil kan Tuhan agar kita belajar kembali, akan untung atau tetap dalam sebuah dialami oleh semua orang, namun beristirahat, ia mampu mendiskusikan membuat rencana kembali, dan mereforpekerjaan, ternyata terpuruk dan kadarnya tidak pernah sama. Dan dengan pelatihnya mengapa banyak masi apa yang sudah kita perbuat dan tergeser dari posisi semula. Kesedihan mereka yang banyak mengalami pukulan masuk ke mukanya. Dan gagal. Keterpurukan mungkin membuat menghampiri. Namun, bagi mereka yang pengalaman pahit, biasanya akan hanya petinju yang cerdas yang kamu menjadi manis dan bagus, tetapi bisa mengolah dirinya, ia akan mampu melahirkan keunggulan. mampu mengubah pola permainan jika tidak menyadarinya mungkin akan dengan segera bangkit kembali untuk Bagaimana kita akan tahu sakitnya sehingga ia mampu unggul di ronde menjadikanmu masam dan busuk. berjuang. mengalami kekalahan, kecuali kita berikutnya. Tak butuh lama untuk hal tersebut, Segeralah kembali berpikir positif, mengalami kekalahan itu sendiri. Mengapa kalah dan mengapa tetapi butuh ketekunan untuk bahwa engkau tidak gagal sendirian. Di Bagaimana pula kita bisa tahu apa terpuruk? Hal itu harus menjadi memperbaikinya. Jika keterpurukan dunia ini telah banyak orang berhasil artinya sabar, jika kita tak pernah bahasan jika ingin bangun kembali. ternyata disebabkan karena kedengkian yang lahir bukan karena selalu menang merasakan bagaimana bertahan Terdapat dua permasalahan besar orang, maka jangan pernah membalas dan menang. Tetapi kebanyakan dari dalam sebuah keterpurukan. yang harus segera dibenahi, apakah lagi dengan kedengkian. Lakukan saja mereka lahir dari keterpurukan dan Sakitnya hidup dalam keterpurukan permasalahan adanya di teknis atau di apa yang seharusnya kita lakukan, kesengsaraan, namun kembali mereka adalah ibarat sudah jatuh tertimpa non teknis. Secara teknis sesuatu karena akhirnya para pendengki akan selalu bangkit setiap kegagalan tangga dan ditambah lagi terperosok. pekerjaan atau kegiatan harus sesuai menuai hasil kedengkiannya sendiri. menerpanya. Hidup seakan bagai sendirian, orangdengan aturan yang yang telah Hidup telah diatur sangat sempurna. No pain, no gain. Tanpa orang seperti menganggap bahwa diri ditentukan, baik teori maupun langkahKekalahan jika disikapi dengan hati yang kesengsaraan tak ada kemajuan. kita mengidap penyakit menular. Rasa langkah yang harus dilakukan. Tetapi terbuka dan sabar, maka akan melahirkan Bersyukurlah jika Allah SWT tengah kasihan hanya basa-basi belaka, itu saja tak cukup, karena jika hanya sebuah ilmu pengetahuan baru bagi kita. mencoba kita dengan kekalahan atau sementara semua orang menyebut mengandalkan teori belaka semua Minimalnya adalah pengetahuan tentang keterpurukan, karena dalam situasi kita sebagai sang pecundang. orang juga pasti bisa. Tetapi terkadang tersebut kita akan kembali menata diri Seakan tak ada tempat lagi untuk dilihat dari hasil yang dicapai bisa saja arti sabar dalam menerima kenyataan.*

ulasan khusus 04

Edisi 055 Volume II / April I 2013

Edisi 055 Volume II / April I 2013

national geography 17

Yuk, Bikin Sekolah Sehat!(emotional health and well being) serta program lingkungan sekolah sehat dan aman (safe and healthy environment). ucapnya. Jika suatu sekolah telah melaksanakan 5 kriteria sekolah sehat tersebut di atas secara integratif dan berkesinambungan maka bisa dikatakan bahwa sekolah tersebut memenuhi standar sekolah sehat secara internasional. Terkait peran dokter dalam program sekolah sehat, menurut dr.Yuan, dokter tidak harus menangani secara keseluruhan semua proses kelangsungan sekolah sehat tersebut. Penanganan secara integratif yang melibatkan semua komponen sekolah memang mutlak harus dilaksanakan pada suatu sekolah sehat. Guru kelas sebagai ujung tombak pelaksanaan sekolah sehat, karena mereka berinteraksi langsung dengan siswa. Kantin sekolah, psikolog, perawat sekolah, guru olahraga, TU sampai dengan cleaning service berperan aktif secara kontinyu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Intinya bahwa sekolah sehat tidak melulu pendidikan kesehatan yang formal, namun lebih kepada suatu sistem untuk menciptakan suatu budaya yang sehat, yang bisa diaplikasikan oleh seluruh komponen sekolah, yang nantinya akan juga bisa berimbas pada lingkungan orang tua siswa dan masyarakat. jelasnya. Di Indonesia, konsep sekolah sehat disederhanakan dan diringkas menjadi Trias UKS yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan lingkungan sekolah sehat. Program UKS dan sekolah sehat adalah suatu program yang saling melengkapi. Sebaiknya pembangunan kesehatan di sekolah lebih mengedepankan aspek promotif-preventif daripada kuratif, dan hasil dari program ini akan menjadi bekal anakanak dalam membangun kesehatan dirinya, keluarga, masyarakat, dan negara baik sekarang maupun di masa depan nanti. saran dr. Yuan. (gns/ap/frnt)

7 Nama Berbau Indonesia di Luar NegeriINDONESIA mungkin tak setenar Inggris atau Amerika. Tak sekaya Kuwait ataupun Cina. Namun di balik itu semua, Indonesia masih memiliki sesuatu yang dapat Jalan R.A. Kartini di Belanda Di Belanda, ternyata terdapat sebuah jalan dan daerah yang bernamakan Raden Ajeng Kartini, pahlawan nasional yang dikenal berbentuk huruf O. Sementara di wilayah Amsterdam Zuidoost atau yang lebih dikenal dengan Bijlmer, Jalan Raden Adjeng Kartini ditulis lengkap. Dan yang paling menarik adalah mengamati letak Jalan Kartini di Haarlem. Di sana, Jalan Kartini berdekatan dengan Jalan Muhammad Hatta, Jalan Sutan Sutan Sjahrir, dan langsung tembus ke Jalan Chris Soumokil, presiden kedua RMS atau Republik Maluku Selatan. Taman Indonesia di Belgia Taman Indonesia pertama di Eropa ini terletak di Parc Paradisio, Brugelette, Belgia. Taman yang diberi nama The Kingdom of Ganesha ini adalah sebuah penghargaan dan kehormatan bagi bangsa Indonesia. Taman ini terwujud atas dasar kecintaan Eric Domb yang merupakan petinggi dari Parc Paradiso terhadap

The Kingdom of Ganesha atau disebut juga Taman Indonesia.

Kota Tempe

Sekarang ini banyak sekolah yang mengaku sekolah sehat, namun belum tentu sekolah tersebut memenuhi kriteria sekolah sehat. Apa itu sekolah sehat? ............................ DOKTER Yuan Ade Sukman, seorang dokter di Malang Jawa Timur mengatakan bahwa sekolah sehat adalah sekolah yang berhasil membantu siswa untuk berprestasi secara maksimal dengan mengedepankan aspek kesehatan. Sekolah sehat selalu membangun kesehatan siswa baik jasmani maupun rohani, melalui pemahaman, kemampuan dan tingkah laku, sehingga siswa bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk kesehatan mereka secara mandiri. ujar dr. Yuan. Menurutnya, sekolah sehat menyadari

sangat pentingnya kesehatan siswa dalam membantu mereka mencapai prestasi maksimal dan untuk meningkatkan standar kehidupan mereka. Ia mencontohkan bahwa program sekolah sehat juga dilakukan di negaranegara maju. Contohnya saat ini di Eropa khususnya di Inggris sedang digalakkan sekolah sehat. Sejak tahun 2009 seluruh sekolah di Inggris mencapai kriteria sekolah sehat. Pada dasarnya sekolah sehat adalah sekolah yang menyadari pentingnya pembangunan kesehatan di bidang promotif dan preventif, bukan hanya di bidang kuratif. Jadi adanya dokter di sekolah tidaklah menjamin bahwa sekolah tersebut merupakan sekolah sehat. Apalagi jika dokter di sekolah tersebut hanya datang seminggu sekali, atau

sebulan sekali. Artinya pendekatan yang digunakan oleh dokter tersebut adalah hanya pendekatan kuratif dan rehabilitatif. tambah dr. Yuan. Dokter Yuan mengajak sekolah untuk menjadi sekolah sehat. Sebab sekolah sehat bukan hal yang tak mungkin dapat dilakukan pihak pengelola sekolah. Ia menjelaskan bahwa sekolah sehat mengedepankan pencegahan dan promosi kesehatan sehingga lebih utama mencegah sakit daripada menunggu sakit. Sehat itu sendiri mencakup 5 aspek yaitu sehat secara fisik, psikis, sosial, dan spiritual. Untuk itu, disusun kriteria utama dari sekolah sehat yaitu adanya program pendidikan dan pelayanan kesehatan (health education and treatment), makanan sehat (healthy eating), pendidikan olahraga (physical activity), pendidikan mental

dibanggakan. Suatu hal yang hanya dimiliki Indonesia dan tidak dimiliki negara lain. Hal-hal tentang Indonesia yang mendunia. Tentunya, sebagai bangsa Indonesia, kita harus bangga akan negeri kita ini. Tanpa memandang segala macam kelebihan dan kekurangannya. Mungkin 7 nama berbau Indonesia di mancanegara berikut ini bisa membuat kita semakin cinta dan bangga akan Indonesia: Kota Tempe di Arizona, Amerika Serikat Tempe adalah sebuah kota di Maricopa County, Arizona, Amerika Serikat, dengan populasi penduduk pada tahun 2008 sebanyak lebih dari 175.000 jiwa. Kota yang terletak Karel Pitak di bagian timur Lembah Phoenix Metropolitan Area ini, dibatasi oleh Phoenix dan Guadalupe di sebelah barat, Scottsdale di utara, Chandler di selatan, dan Mesa di sebelah timur. Dan Kota Tempe ini merupakan lokasi kantor pusat dari perusahaan penerbangan Amerika US Airways Group serta memiliki kampus Arizona State yang diklaim tertua dan terbesar di Arizona.

sebagai pejuang hak-hak perempuan. Uniknya, tak hanya satu, namun ada beberapa kota di negeri kincir angin ini yang memiliki nama jalan R.A. Kartini.

dianugerahi nama unik yang terdapat dalam bahasa Indonesia yakni Karel Pitak. Pitak merupakan julukan bagi seseorang yang memiliki bekas luka di sekitar kepala, sehingga menyebabkan kulit kepala terlihat dengan jelas. Tetapi berbeda dengan pemain tengah kelahiran 28 Januari 1980 ini, nama Karel Pitak sudah diterimanya semenjak lahir, karena di bagian kanan bawah kepalanya terlihat jelas kulit kepalanya. Fransisco Lima, Brazil Hal yang bernamakan Indonesia di dunia berikutnya adalah nama dari gelandang defensif dari klub sepakbola asal Italia, AS Roma. Tak jauh berbeda dengan Karel Pitak dari Republik Ceko, mantan pesepakbola asal Brazil ini pun juga dianugerahi nama Indonesia, tepatnya nama bilangan. Ia adalah Fransisco Lima. Entah atas dasar apa ia dinamakan lima, tetapi yang pasti

keindahan alamnya, di antaranya adalah gurun dan sungai. Uniknya, selain memiliki Kota Tempe seperti telah dibahas di atas, Arizona pun juga memiliki sungai yang bernamakan kata dari Bahasa Indonesia, yakni Sungai Gila. Sungai Gila ini merupakan anak sungai dari Sungai Colorado yang terletak di antara New Mexico dan Arizona. Sungai ini memiliki panjang sekitar 650 mil atau lebih dari 1000 kilometer.

Jalan Soekarno di Utrecht

Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional 2013 DigelarJAKARTA. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Tim Pembina UKS Pusat akan menyelenggarakan Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional tahun 2013. lomba ini dapat diikuti oleh satuan pendidikan tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA. Tujuan dari lomba ini adalah untuk memberikan motivasi dan sekaligus penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di masing-masing penyelenggara pendidikan di daerah.Lomba ini memiliki ketentuan bahwa setiap peserta merupakan juara I tingkat provinsi tahun 2012, yang dibuktikan dengan Surat Keputusan Gubernur (Pembina UKS Provinsi) tentang penetapan pemenang Lomba Sekolah Sehat (LSS) 2012. Sekolah yang boleh mengikuti lomba juga merupakan sekolah yang belum pernah menjadi pemenang LSS tingkat nasional. Saat mengirimkan berkas persyaratan, peserta harus melampirkan laporan dan data-data pendukung. Data-data pendukung tersebut di antaranya, laporan hasil pelaksanaan LSS tingkat Provinsi tahun 2012, laporan tahunan TP UKS tingkat provinsi yang berisi program kegiatan, pembiayaan, pelaksanaan kegiatan, data hasil kegiatan. Selain itu dilampirkan pula rencana dan target sasaran 2013-2015, daftar TP UKS Kabupaten/kota dan TP UKS Kecamatan. Berkas lomba dan persyaratan peserta diterima panitia paling lambat 10 Mei 2013. Peserta juga wajib melampirkan file foto format JPEG/JPG dalam bentuk CD yang terdiri atas 26 jenis foto. Di antaranya, foto ruang UKS, kelengkapan ruang UKS, dan WC di sekolah masing-masing. Untuk mengikuti lomba ini, peserta wajib menandatangani pakta integritas yang berisi ketentuan-ketentuan dalam lomba. (AR) Syarat lomba dapat dikirimkan ke alamat: Output Pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS),

Antara lain di Utrecht, Jalan R.A. Kartini atau Kartinistraat terletak di kawasan golongan menengah ke atas, yakni kawasan dengan perumahan yang nyaman dan modern. Jalan utama Kartinistraat yang berbentuk huruf U ini memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan jalan-jalan yang menggunakan nama tokoh perjuangan lokal lainnya, seperti Augusto Sandino, Steve Biko, Che Guevara, dan juga Agostinho Neto. Di Venlo, Belanda Selatan, Jalan R.A. KartinistraatSungai Gila

Indonesia, sehingga ia membuat taman seluas 5 hektar tersebut. Komplek luas ini terdiri dari Puri Agung Shanti Buwana Bali, replika besar Candi Prambanan, bongkahan batu besar berderetJalan Sukarno di Rabat, Maroko.

ala Gunung Kawi di balik tembok candi, rumah Toraja, replika Candi Borobudur, rumah tradisional Nusa Tenggara Timur, serta beragam patung dan bahkan kayu pohon besar yang telah menjadi fosil dari daerah Banten. Tak tanggung-tanggung, keseluruhan dari taman yang telah dibuka dan diresmikan pada 20 Mei 2009 ini dibangun oleh para seniman dan pekerja yang didatangkan khusus dari Bali dan Jawa Tengah. Karel Pitak, Republik Ceko Tak hanya tempat, jalan maupun kota saja yang bernamakan Indonesia di dunia, nama seorang pemain sepakbola asal Republik Ceko pun

Peningkatan Kualitas Jasmani Peserta Didik/Olahraga Prestasi Siswa dan Pencegahan HIV/AIDS di Sekolah, Sekretariat Direktorat jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan

kebudayaan, Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, jakarta Pusat 10270. Telepon: (021) 5725616 dan 57851730. (kemdkbd/nt)

Jalan Ir. Soekarno di Maroko dan Pakistan Tercatat ada dua negara yang mengambil nama presiden pertama Indonesia ini sebagai nama jalan di negaranya yakni Maroko dan Pakistan. Di Maroko, nama Soekarno diabadikan menjadi nama Rue Soukarno. Selain nama Soekarno, di negara ini pun juga ada nama Jalan Jakarta. Kabarnya, Maroko terkesan dengan sosok Soekarno, sehingga peresmi-an jalan itu pun mengundang langsung Soekarno ke Maroko pada 2 Mei 1960 lampau untuk menggunting pita nama jalannya itu. Selain di Maroko, nama Soekarno juga terkenal di Pakistan. Setidaknya ada dua tempat yang diberi nama Soekarno di di masa kejayaannya, pria Pakistan yaitu Soekarno Square kelahiran 17 April 1971 ini ternyata Khyber Bazar di Peshawar, dan juga bernomor punggung 5 (lima) Soekarno Bazar di Lahore. Sama sesuai dengan nama halnya dengan belakangnya. Entah Maroko, Pakistan kebetulan atau sangat segan sengaja, yang jelas kepada sosok Fransisco Lima Soekarno. Bahkan, adalah sosok pemain hingga kini kalangan sepakbola yang militer Pakistan memiliki kecepatan masih ingat jasa dan skill individu Soekarno yang yang tidak diragukan mengirim TNI lagi. Angkatan Laut (AL) berpatroli di laut Sungai Gila di selatan Pakistan Arizona, AS saat konflik Francisco Lima Arizona, sebuah memanas antara negara bagian yang terletak di Pakistan dan India di tahun 1965 daerah barat daya Amerika Serikat lalu. ini sangat terkenal dengan (sprd)

dibuang sayang 16

Edisi 055 Volume II / April I 2013

Edisi 055 Volume II / April I 2013

kolom bebas 05

Mengapa Tikus Selalu Dijadikan Obyek Percobaan?dan dapat dibeli dalam jumlah besar dari produsen komersial yang mengembangbiakkan pengerat khusus untuk penelitian. Umumnya, tikus patuh dan hewan ini mudah ditangani peneliti, meski ada beberapa jenis sulit ditangani. Sebagian besar tikus percobaan medis hampir identik secara genetis, kecuali jenis kelamin. Menurut National Human Genome Research Institute, hal ini membantu menyeragamkan hasil percobaan medis. Sebagai syarat minimum, tikus harus memiliki ras yang sama. Alasan lain tikus digunakan sebagai model uji medis adalah genetik mereka, karakteristik biologi dan perilakunya sangat mirip manusia, dan banyak gejala kondisi manusia dapat direplikasi pada tikus. Tikus merupakan mamalia yang memiliki banyak proses seperti manusia dan bisa digunakan menjawab pertanyaan banyak penelitian, kata perwakilan National Institutes of Health (NIH) Office of Laboratory Welfare, Jenny Haliski. Selama dua dekade terakhir, kesamaan itu makin kuat. Kini, ilmuwan dapat mengembangkan tikus transgenik yang membawa gen mirip penyebab penyakit manusia. Tikus juga membuat penelitian efisien karena anatomi, fisiologi, dan genetikanya dipahami dengan baik oleh peneliti. Beberapa tikus SCID (severe combined immune deficiency) secara alami terlahir tanpa sistem kekebalan tubuh dan dapat menjadi model penelitian jaringan normal dan ganas manusia. Berikut contoh gangguan manusia dimana tikus digunakan sebagai modelnya. Hipertensi, diabetes, katarak, obesitas, kejang, masalah pernafasan, ketulian, parkinson, alzheimer, kanker, cystic fibrosis, HIV dan AIDS, penyakit jantung, muscular dystrophy, cedera kabel spinal. Tikus juga digunakan untuk pengujian obat anti-kecanduan yang berpotensi mengakhiri kecanduan narkoba. Menggunakan hewan penting untuk pemahaman ilmiah sistem biomedis yang mengarah ke obat, terapi dan penyembuhan yang berguna, kata Haliski. (srpd)

animal behaviour

Beberapa Hewan Juga Mengalami Menstruasi Seperti ManusiaMENSTRUASI merupakan satu siklus yang terjadi setiap bulannya pada kaum perempuan sebelum mengalami menopause. Tapi selain manusia, ternyata ada pula mamalia betina lain yang juga mengalami menstruasi. Pada dasarnya, hanya manusia dan Simpanse kera besar (gorila, orangutan, simpanse, dan bonobo) yang benar-benar menunjukkan siklus menstruasi. Tapi sebenarnya mamalia lain juga mengalami menstruasi. Hanya saja, menstruasi pada mamalia lain tidak seperti menstruasi pada manusia. Dilansir dari Madsci, beberapa spesies yang mengalami menstruasi yaitu monyet, lemur, kuda, kerbau, jerapah, zebra, badak, kucing, anjing, tikus pohon, gajah, landak, dan serigala. Pada manusia, proses luruhnya dinding rahim sebagai akibat tidak adanya pembuahan ditandai dengan pendarahan yang biasanya berlangsung 3 sampai 7 hari. Rata-rata selama menstruasi manusia kehilangan 10-80 mL darah. Pada manusia, Lemur siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari, walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama, kadangkadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Sedangkan pada kera besar siklus menstruasi tergolong teratur. Panjang siklus menstruasi bervariasi, rata-rata 29 hari pada orangutan dan 37 hari pada simpanse. Tidak seperti manusia dan kera besar, pada mamalia lain proses menstruasi bisa dikatakan diam-diam, karena proses peluruhan dinding rahim (endometrium) yang ditandai dengan pendarahan justru tidak terlihat secara eksternal atau kasat mata. Saat tidak terjadi pembuahan, rahim akan menyerap dinding rahim sehingga tidak terjadi pendarahan. Ada beberapa mamalia yang mengalami pendarahan, tetapi pendarahan tersebut tergolong ringan dan sangat singkat, sehingga banyak manusia yang tidak mengetahuinya. Mamalia lain juga tidak mengalami menstruasi rutin setiap bulan, tetapi hanya beberapa kali dalam setahun. (srpd) yang masih utuh. Alasan ketiga, bakteri pembusuk dalam dan pada ikan lebih efisien dibandingkan pada hewan darat, karena bakteri tersebut dirancang untuk hidup di laut yang dingin. Hangatkan sedikit saja, bakteri itu akan bekerja lebih giat. Untuk menghentikan kerja kotor bakteri itu, kita harus mendinginkan ikan lebih cepat dan lebih cermat daripada mendinginkan daging hewan berdarah panas. Itu sebabnya es merupakan teman nelayan yang paling baik. Es tidak hanya menurunkan temperatur, tetapi menjaga agar ikan tidak menjadi kering dan bakteri di dalamnya mulai beraksi melakukan tugas penguraiannya. Alasan keempat, pada umumnya daging ikan mengandung lebih banyak lemak tidak jenuh daripada daging hewan darat. Itu sebabnya kita lebih menghargai makanan hasil laut di zaman serba antikolesterol ini. Akan tetapi lemak tak jenuh lebih lekas menjadi tengik (karena teroksidasi) dibanding lemak jenuh yang juga lebih lezat pada daging sapi, misalnya. Oksidasi terhadap lemak mengubah mereka menjadi asam organik berbau tidak sedap, yang pada gilirannya menambah aroma yang tidak sedap. Itulah mengapa restoran yang menyajikan hidangan menu ikan atau olahan hasil laut lebih suka mengolah dan memasaknya secara dadakan. Ini dimaksudkan agar makanan yang disajikan benar-benar masih segar tanpa khawatir konsumen mereka terganggu aroma amis ikan. (srpdia)

Sulitnya Membahasakan CintaBELAKANGAN ini suasana sosial kita diwarnai dengan berbagai konflik dengan berbagai latar belakang yang saling mempengaruhi. Masalah kecil pun bisa meledak menjadi konflik besar karena setiap orang tidak ingin mencari solusi yang setara dan saling melegakan. Semua orang ingin menang dengan menghalalkan segala cara, akhirnya yang berkembang adalah rasa permusuhan. Seolah tidak ada lagi ruh persaudaraan yang bisa mendamaikan. Agama yang menjadi ruh pengikat persaudaraan pun kini terkoyak karena ikatan akidah tak lagi menjadi perekat dan solusi. Egoisme pribadi lebih menonjol, sehingga tidak ada kemaslahatan sosial yang kita bangun. Lalu atas nama apalagi agar kita bisa merajut perdamaian dan persaudaraan tanpa saling menyakiti? Jalan yang paling mudah adalah atas nama cinta. Cinta yang akan merajut kembali keterkoyakan batiniah. Sebuah cinta yang tidak berwujud tapi ia bisa menyatukan hati dalam satu komando. Dalam cinta kita bisa menemukan sebuah makna ketulusan dan pengorbanan tanpa mengharapkan balasan apapun. Cinta yang bagaikan matahari yang bersinar tanpa berharap ada yang suci, sedangkan cinta diri bersemai dalam ego pribadi. Kebencian, amarah, dan anarkisme merupakan ekspresi cinta yang bertumpu pada nafsu kehewanan, karena ia mengharapkan balasan yang bersifat biologis. Cinta yang sejenis ini sebenarnya yang membahayakan tatanan sosial. Cinta ego inilah yang melahirkan pertumpahan darah sejak zaman Nabi Adam hingga zaman sekarang. Makanya tidaklah mengherankan bila semua konflik sosial berakar dari kecintaan yang melahirkan kebencian, karena yang diharapkan tidak bisa terwujud. Benih konflik dengan judul apapun bermula dari sini, makanya kita harus waspada selalu agar tidak terjebak ke dalam cinta yang berbalut hawa nafsu. Kita harus mau belajar membahasakan cinta yang universal agar bisa melembutkan hati yang keras. Kita harus berani memupuk ketulusan yang tidak ada pamrih. Kita harus mau berkorban kepada yang kita cintai selama dalam koridor kemaslahatan diri dan sesamanya. Nabi Muhammad telah memberikan ketulusan dan cintanya kepada ummat tanpa harus kehilangan kemesraan dengan keluarga dan anak cucunya. Inilah sebabnya mengapa kita bisa mencintai Nabi Muhammad padahal sudah berlalu 14 abad hijriah, dan kita tidak pernah bertemu Nabi Muhammad, tapi kita bisa mencintai Muhammad hingga ujung kematian menjemput. Kita selama ini memang tidak pandai membahasakan cinta yang mewakili semua hati makhluk Tuhan, kita hanya tahu dengan diri sendiri. Orang yang demikian ini pasti tidak bisa mengikuti jejak Nabi Muhammad, karena orang egois tak akan pernah memberikan apapun selama ia tidak mendapatkan balasan atas pengorbanannya. Seorang guru punya peluang menjadi pewaris Nabi Muhammad dalam mengalirkan cinta yang rahmatan lil alamin, sebuah cinta yang menjadi rahmat bagi seluruh alam. Tapi guru zaman sekarang jarang yang

Oleh: Ahmad Mukhlis El-Rifqi

TERNYATA tikus berperan sangat penting dalam percobaan medis. Mulai dari perumusan obat kanker baru hingga pengujian suplemen makanan, tikus berperan penting dalam keajaiban medis baru. Bahkan, menurut Foundation for Biomedical Research (FBR), 95% hewan laboratorium adalah tikus. Ilmuwan dan peneliti bergantung pada tikus karena beberapa alasan. Salah satunya, pengerat ini kecil, mudah disimpan dan dipelihara, serta bisa beradaptasi baik dengan lingkungan baru. Hewan ini berkembang biak dengan cepat dan berumur pendek (2-3 tahun) sehingga beberapa generasi tikus dapat diamati dalam waktu singkat. Selain itu, tikus relatif murah

balasan dari bumi. Sebuah cinta bulan yang tidak mengharapkan cahaya bumi. Inilah cinta universal yang Tuhan berikan dalam hati manusia untuk mengimbangi nafsu kebinatangan manusia. Cinta universal bersemai dalam nurani

mempunyai hati dan ketulusan seluas samudera, makanya mereka tidak bisa membahasakan cinta yang tulus. Di tengah suasana sosial yang merusak moral ini, seorang anak didik tidak bisa kita biarkan sendirian. Kita harus mau berkorban dan mencintai anak didik dengan penuh ketulusan, itu yang akan membuat anak didik diam dan percaya diri. Jika seorang anak didik sudah kehilangan rasa dicintai oleh keluarga dan gurunya, kelak ia akan menjadi orang yang tidak stabil jiwanya dan akan berkembang liar yang mengarah kepada kejahatan. Cinta sebagai energi bisa menjadi apapun selama bisa mengolahnya. Ia bisa jadi berkah atau kutukan, karena itu pandai-pandailah mengelola cinta yang tulus.*

Oleh: Edi Rusyana Noer

CumingCUMING (Cucu Miming) sebuah nama bernuansa Sunda. Entah apa makna yang tersirat di balik nama tersebut. Tak sempat ditelusuri. Bertanya terhadap si empunya nama itu pun tidak. Biarlah makna dari nama Cuming larut bersama makna sekian nama lainnya yang tak pernah diketahui secara pasti. Terpenting cerminan makna Cuming tak terlalu menyimpang jika ditafsirkan dari cerminan sifat, sikap, pribadi, tutur kata, dan tingkah laku sosok laki-laki tua pemilik nama tersebut. Kalaupun urusan nama itu konon identik dengan doa. Sosok laki-laki tua pemilik nama Cuming yang satu ini memang teramat sederhana. Dilihat dari kemampuan ekonominya bukan tak mampu membeli mobil baru sekalipun, namun Cuming pergi-pulang ke kantornya cukup naik motor kolot bebek Super Cup yang kata sebahagian teman kerjanya, Cuming memang sangat konsisten dalam mempertahankan keaslian dan keorisinalan sesuatu termasuk motor bahkan tampilan hidup pribadinya. Di kantornya Cuming tak termasuk hitungan papan atas atau pejabat teras. Cuming hanya pegawai biasa atau staf. Akan tetapi, dengan gaya hidupnya yang sederhana, lugu, dan apa adanya hingga Cuming mendapat tempat begitu istimewa di mata dan hati rekan-rekannya. Tak pernah ada ganjalan berarti dan keragu-raguan apalagi ketakutan yang dilatarbelakangi kecurigaan dan syakwasangka. Cuming dipandang sangat tepat untuk dijadikan teman atau bahkan sahabat sejati sekalipun. Selama hampir setengah abad bekerja, Cuming tak pernah ada cacat yang serius. Begitu pun pujian dari atasan. Kesalahan dan kekurangan pasti ada. Hal ikhwal kesalahan dan kekurangan sangat terkait dengan keniscayaan kodrati manusia termasuk Cuming. Akan tetapi, kalaupun Cuming punya kesalahan bahkan banyak kekurangan, selalu saja disikapi dengan khidmat. Cuming memang tak begitu pandai apalagi cerdas. Justru dengan kekhidmatan Cuming, baik dalam keseharian maupun dalam menyikapi dan melaksanakan tugas-tugas yang bertalian dengan pekerjaannya, Cuming pun berhasil menanamkan banyak hal yang sarat nilai dan manfaat bagi diri, keluarga, teman, dan kehidupan manusia pada umumnya. Sikap yang terbuka, rendah hati, dan selalu tersenyum membuat Cuming diprediksi tak punya beban serius dalam hidupnya. Namun demikian, ikhwal beban hidup masing-masing pribadi biarlah menjadi rahasia pribadinya, termasuk bagi sosok Cuming yang sama memiliki privasi pribadi tanpa harus diperlihatkan, baik secara langsung maupun tidak langsung kepada orang lain termasuk terhadap teman dan orang-orang terdekatnya sekalipun. Cuming tampak begitu tenang dan adem ayem seperti tak punya ambisi. Mungkinkah Cuming tergolong apatis dan orang pesimistis? Sepertinya tidak! Cuming tipikal orang-orang fokus pada target dan menjaga komitmen pada apa yang menjadi tujuan hidupnya. Cuming keluarganya. Jika begitu, apakah ini yang dimaksud dengan konteks keberhasilan pendidikan secara nyata melalui aspek pemberian contoh dan keteladanan? Ya, kadang ada tersirat hal demikian sebagaimana sering ditemukan dan bahkan dipelajari dari teori-teori tentang hidup dan kejiwaan seperti teori transfer of training, teori asosiasi, teori Sarbond, teori Trial and Error, teori Gestal, dan sebagainya yang mendefinisikan dan mengajari manusia terkait esensi perkembangan kejiwaan dan dimensi penting dalam kehidupan. Segala yang tercermin dari sosok Cuming memang tak akan berarti apa-apa bagi orang-orang yang tak mengerti apa-apa. Akan tetapi, sekecil dan sesedikit apapun yang terlihat dan tersirat dari pribadi orangorang sekitar termasuk Cuming bisa memberi inspirasi dan motivasi ketika dijadikan bahan renungan dan analogi dengan konteks penambahan wawasan dan pengalaman dalam menjalani alur kehidupan agar lebih bermakna dan bermanfaat, baik bagi diri, keluarga, dan sesama. Mengapa demikian? Kebermaknaan dalam hidup ternyata dapat diukur dari seberapa besar dalam kehidupan yang dijalani mampu memberi manfaat yang dibutuhkan dalam hidup dan kehidupan berikutnya kelak di ranah alam keabadian. Cuming memang bukan seorang sufi apalagi marifat. Cuming hanya terbiasa hidup sederhana dan apa adanya. Qonaah? Mungkin, namun itu pun tak pasti. Hanya saja, dilihat secara kasat mata memang kehidupan Cuming ritme dan target-tergetnya pun cenderung tak begitu kelihatan menjulang apalagi melambung. Datar-datar saja. Tak pernah dengar keluh kesah Cuming ingin bicara dengan cilok biar bebas mencaploknya jika terjadi kejengkelan. Tak pula terdengar keganjilan Cuming untuk bicara dengan tihang listrik atau juru tembok meski diam tak bergerak namun bisa membuat benjut siapapun yang tak berhati-hati dan cermat dalam menghadapinya. Khidmat dan cermat memang menjadi kata kunci Cuming dalam menjalani pola hidup sederhana. Keamanan dan kenyamanan tampak jelas sangat sering didapat dan dirasakan Cuming dibanding rekan-rekan lainnya yang memakai pola hidup berbeda; tentunya saja yang radarada eksklusif dan konsumtif. Jelas ada pembeda bahkan kesenjangan. Perbedaan dan kesenjangan itu pulalah yang sesungguhnya patut dicermati dan dikaji jika yakin bahwa hidup tak hanya sekali di alam fana ini, namun ada kehidupan haqiqi yang akan dijelang dan dialami oleh siapa pun termasuk oleh yang tak meyakini. Jangan sampai hancur dan merugi.***

Penjelasan Ilmiah Mengapa Ikan Berbau AmisIKAN memang sering mengeluarkan bau amis yang membuat mual dan pusing. Lalu dari mana saja bau amis tersebut? Berikut penjelasannya! Ketika baru beberapa jam diangkat dari air, ikan, kerang, dan udang tidak akan mengeluarkan bau. Mungkin masih ada aroma laut yang segar, tetapi bukan bau yang tidak menyenangkan. Ketika bahan makanan asal laut ini mulai mengurai, barulah aroma amis merebak ke mana-mana. Dan ikan mengurai atau membusuk jauh lebih cepat daripada dagingdaging jenis lain. Daging ikan, otot ikan, terbuat dari jenis protein yang berbeda dibandingkan dengan daging sapi dan ayam, misalnya. Daging ini mengurai lebih cepat, tidak hanya karena dimasak, tetapi juga karena aksi enzim-enzim dan bakteri. Bau amis ikan berasal dari hasil penguraian (dekomposisi), terutama amonia, berbagai senyawa belerang dan bahan kimia amina yang berasal dari hasil penguraian asam-asam amino. Hidung manusia kebetulan peka terhadap bahan-bahan kimia. Bau tersebut sudah muncul jauh

sebelum bahan makanannya sendiri menjadi tidak sehat untuk dikonsumsi. Bau amis sedikit meskipun ikan masih terlihat segar tidak selalu berarti bahwa ikan itu berbahaya untuk dikonsumsi. Memang, yang paling baik adalah sesegera mungkin diolah dan dimasak setelah ikan tersebut diangkat ke daratan. Namun, sejumlah teknik modern saat ini mampu mempertahankan kesegaran ikan mentah lebih lama, di antaranya untuk kebutuhan ekspor. Alasan kedua mengapa ikan lebih lekas membusuk daripada

daging lain, karena di alam bebas ikan memiliki kebiasaan menyantap ikan-ikan lebih kecil (piramida makanan di ekosistem laut). Oleh sebab itu tubuh mereka dilengkapi dengan enzim-enzim pencernaan yang efektif sekali untuk mencerna daging ikan. Setelah ikan ditangkap, jika enzim ini yang keluar dari usus akibat penanganan yang kasar, enzim tersebut dengan cepat bekerja pada daging ikannya sendiri. Itu sebabnya, ikan yang isi perutnya telah dibersihkan akan lebih tahan lama daripada

tak neko-neko bahkan hampir tak mengenal tampilan kamuflase. Tak biasa berpikir njelimet dan hidup ribet. Pemenuhan target-target hidupnya tampak demikian tertib. Lalu, benarkah Cuming tak merasa gelisah dengan konteks persaingan hidup era sekarang yang begitu bebas dan kompetitif? Entahlah! Satu hal yang pasti, Cuming tak pernah terdengar mengeluh apalagi mengelak dari apa yang menjadi tuntutan dan tanggung jawabnya. Pandangan dan pola hidup sederhana yang dimiliki dan diterapkan Cuming memang tak hanya untuk dirinya, namun dipakai juga oleh anak-istri dan

ragam 06

Edisi 055 Volume II / April I 2013

Kategori 2 Diuji Publik, Honorer Tak Layak Bisa Diadukan TertulisCIAMIS.Selama 21 hari seluruh honorer yang termasuk dalam katagori 2 (K2) akan diuji publik. Hal ini diutarakan Kabid. Mutasi dan Kepegawaian BKDD Kab. Ciamis, Candra Utama, SH. Menurut Candra, list K2 untuk uji publik dari pusat sudah turun dan untuk Ciamis Honorer Katagori 2(K2) selama 21 hari akan diuji publik mulai 5 Maret 2013. Candra melanjutkan, untuk uji publik K2 tidak melalui media cetak tetapi akan dimuat melalui web site Ciamis. Di seluruh unik kerja terkait ada di Candra papan pengumuman. Adapun jumlah honorer K2 yang akan diuji publik sekira 2274 orang. Setelah uji publik nanti akan kita laporkan ke BKN hasilnya, tahapan berikutnya baru turun list sebagai peserta test CPNS sedangkan waktunya kita tunggu petunjuk BKN selanjutnya, terang Candra. Mengenai adanya peserta yang tidak layak maka masyarakat bisa melakukan pengaduan yang disampaikan secara tertulis langsung ke Bupati melalui BKDD Ciamis. Misalnya, apabila mendapatkan honorer K2 yang tidak bekerja lagi atau ke luar dari instansi tersebut, atau tidak pernah bekerja maka itu bisa diadukan ke bupati, pungkas Candra. Sementara itu Ketua Umum Komunitas Tenaga Sukwan Indonesia(KTSI), Endin Sahrudin, S.Pd. menyambut baik adanya uji publik K2 di Ciamis. Organisasinya ikut berperan mengamankan dan mengawal kebijakan PP 56 tahun 2012 yang isinya diantaranya tentang pelaksanaan pengangkatan honorer katagori I dan II. Menurut Endin, kalaupun nanti ada test CPNS untuk katagori 2, yang katanya harus di tes dari mulai kelengkapan administrasi, tes kompetensi dasar dan tes kompetensi bidang, mudahmudahan honorer K2 bisa lulus semuanya. Sebenarnya dari organisasi KTSI sendiri inginnya jangan ada tes, Utama, S.H. karena bagaimanapun rekanrekan honorer sudah teruji di lapangan. Kalaupun ada tes diurut berdasarkan usia, lama pengabdian dan terakhir baru kualifikasi pendidikan, harap Endin. Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, H.Asep Roni, mengatakan bahwa honorer K2 akan diangkat menjadi PNS jika honorer tersebut lulus tes CPNS. Ciamis tidak akan menggelar CPNS umum sampai 2014 untuk mengantisifasi membludaknya honorer Ciamis sudah tidak memperbolehkan lagi menerima honorer di instansi-instansi. Kita tunggu saja pelaksanaan tesnya sesuai waktu yang ditentukan dari Pusat semoga semua honorer K2 bisa lulus semuanya khusus di Ciamis, pungkas H. Asep Roni. (nung/ganesha)

Edisi 055 Volume II / April I 2013

ragam 15

Pembinaan Sekolah Adiwiyata Lebih ke Arah Pemberdayaan dan Pembudayaanmeningkat, imbuh Mulyono. Narasumber Adiwiyata, Ridwan, S.Pd. dari SMP Negeri 2 Ciamis sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri mengungkapkan hal senada bahwa sekolah Adiwiyata harus memiliki potensi dan komitmen terhadap tumbuhkembangnya kesadaran dan cinta lingkungan. Selain itu perubahan perilaku dan SDM pendidik dengan peserta didiknya harus mencerminkan karakteristik yang benar-benar peka terhadap keterjagaan lingkungan secara paripurna. Hal seperti itu menurut Ridwan merupakan kunci keberhasilan CIAMIS.atau kesuksesan sekolah Adiwiyata. Pembinaan sekolah Adiwiyata lebih difokusKomponen sekolah Adiwiyata memang kan kea rah pemberdayaan dan pembudayaan, sangat terkait dengan kebijakan sekolah yang bukan ke arah lomba dan gelar juara. Adiwiyata berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikuitu berjenjang sehingga tak hanya berkutat di lum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan satu gerak pencapaian target semata. Ranah dan berbasis partisipatif, dan pengelolaan saranaindikator sekolah Adiwiyata sangat jelas dan prasarana sekolah yang ramah lingkungan. Detegas menuntun sekolah agar bisa mengoptimalingan demikian, maka antara komitmen, potensasikan segenap potensi secara khidmat dan si, rencana, dan implementasinya harus benarcermat serta berkelanjutan sehingga lahir suatu benar runut dan sejalan dengan tatakelola kesadaran terhadap kelestarian lingkungan. Hal manajemen pengembangan sekolah, jelas tersebut diutarakan Kabid TKL BPLH Ridwan. Kabupaten Ciamis, Nono Mulyono, Drs.,M.M. Salah seorang pedalam Sosialisasi dan serta sosialisasi dan Pembinaan Sekolah Adipembinaan sekolah wiyata tingkat KabupaAdiwiyata yakni ten Ciamis di SMP Kepala SMP Negeri 1 Negeri 5 Ciamis (26/3). Cipaku, Wawan S., Mulyono pun mengaS.Pd., M.Pd. mengaku takan bahwa Adiwiyata sangat senang dan bermemang program Keuntung mendapat mentrian LH seperti halundangan sosialisasi nya Sekolah Berbudaya dan pembinaan sekolah Lingkungan (SBL) di Adiwiyata sehingga Kementrian Pendidikan permasalahan sadar dan Kebudayaan merupakan program Kabid TKL BPLH Kab. Ciamis, Nono Mulyono lingkungan akan men(kiri) dan Ridwan. jadi bahasan di sekolah pembentukan karakter tempatnya bertugas sadar lingkungan agar serta akan segera bermusyawarah dengan para terbentuk pribadi-pribadi yang memiliki guru dan komite sekolah untuk mengkaji dan kepekaan dan kepedulian tinggi terhadap mempersiapkan program sekolah Adiwiyata. manfaat sekaligus dampak dari lestari dan Menjadi Sekolah Adiwiyata ternyata tidak rusaknya lingkungan. Oleh sebab itu, Mulyono sesederhana dan semudah yang diduga. mengajak semua pihak khususnya warga sekolah Namun demikian, sulit pun tidak. Apalagi untuk menjadi pelaku sekaligus penggerak dalam dilihat dari indikator-indikatornya sangat program peduli lingkungan. bermanfaat bagi terciptanya keaslian, keasrian, Alhamdulillah, tahun 2013 semakin banyak dan kenyamanan sekolah. Meskipun sekolah sekolah dasar dan menengah yang mencoba Adiwiyata tak difokuskan untuk target lomba mengembangkan program sekolah Adiwiyata. namun lebih ke ranah pemberdayaan serta Ada 25 sekolah yang tercatat dan hadir termasuk pembudayaan sadar dan cinta lingkungan, dua di antaranya dari lingkup Kementrian Agama setiap sekolah memang sudah saatnya yakni MTs Negeri 1 Ciamis dan MTs Negeri memperhatikan bahkan melaksanakan hal-hal Sindangkasih. Satu sekolah swasta yakni SMP sebagaimana yang tersurat dan tersirat dalam Ar-risalah Cijantung. Hal tersebut membuktikan program sekolah Adiwiyata, pungkas bahwa guliran program Adiwiyata dalam lingkup Wawan.*** (Ayu Berliani/Ganesha) persekolahan dari tahun ke tahun terus

Rusunawa Unsil Siap DihuniTASIKMALAYA.Menjelang Penegerian Unsil yang disebut-sebut akan terealisasi pada bulan Juni 2013 mendatang kesiapan pun tampak dimana-mana termasuk para mahasiswa, dosen, dan staf. Salah satu yang kini dipersiapkan Unsil yakni Gedung Rusunawa Unsil atau Rumah Susun Mahasiswa Unsil yang kini siap untuk dipergunakan atau ditempati. Rusunawa Unsil tampak megah yang terdiri dari lima lantai dan memiliki jumlah kamar 94. Dengan bangunan seperti itu Rusunawa Unsil tampak cukup memadai bagi mondoknya para mahasiswa. Menurut pembantu rektor III, Dr. Dedi Natawijaya bangunan Rusunawa ini diperoleh Unsil dari Kempera (Kementerian Perumahan Rakyat) termasuk perlengkapan mebeulairnya sekalian. Rusanawa Unsil diciptakan dalam lingkungan Unsil dengan iklim ramah lingkungan dan sosial. Hal inilah dibuat untuk mendukung kenyamanan para mahasiswa Unsil. Alhamdullilah kini Rusunawa sudah selesai dan bagi penghuninya yakni mahasiswa akan memakai sistem bergantian khusus bagi mahasiwa baru setiap angkatan, ungkapnya. Sedangkan Ade salah seorang mahasiswa baru mengaku begitu ingin segera menempati Rusunawa setelah melihat fasilitasnya yang begitu lengkap sebagai pondokan. Apalagi ruangannya cukup besar sekaligus lingkunganya yang asri. Kami sadar betul pasti yang diinginkan pengelola adalah menjaga kebersihan dan ketertiban. Kami siap menjaga kebersihan dan ketertiban, papar Ade. Hal yang sama diungkapkan Wini, mahasiswi Unsil lainnya mereka berkeinginan untuk menjadi penghuni Rusunawa dan sudah membayangkannya. Kami senang mendengar Unsil kini semakin lengkap tidak hanya ruangan kuliah dan sarana belajarnya saja yang dilengkapi namun di luar itu seperti bangunan mess Unsil sudah persiapkan, pungkasnya. (deanur/ganesha)

O2SN Kecamatan Baregbeg

Bukan Sekedar Cari Juara, tapi Gali Potensi AnakBAREGBEG. Pelaksanaan O2SN tahun ini bukan sekedar mencari yang terbaik yang akan mewakili kecamatan ke tingkat kabupaten tapi lebih pada penggalian potensi anak yang selama ini belum optimal. Hal tersebut diungkapkan oleh ketua pelaksana kegiatan O2SN Kecamatan Baregbeg Ade Tarjaman. Kepada Ganesha, Ade Panitia O2SN Kecamatan Baregbeg. menuturkan, minat anak terhadap olahraga sudah semakin terlihat gregetnya, hal ini terbukti kecamatan tidak mutlak mewakili ke kabupaten dengan diminatinya ekskul olahraga di sekolah tetapi ada tahap seleksi lagi, papar Ade. masing-masing meskipun belum semua cabang Terkait kurangnya penyelenggaraan kegiatan olahraga bisa dilaksanakan di sekolah. Untuk dari 12 cabor Ade mengaku akan terus melakukan cabang-cabang tertentu seperti karate atau pembinaan potensi guru olahraga dan renang belum semua sekolah bisa meningkatkan pemahaman serta dukungan orang memfasilitasinya karena cabang ini biasanya tua akan cabor-cabor tertentu. Tahun ini sepak ada klub khusus. Untuk itu kami berharap bola menjadi cabor unggulan kami disamping lembaga-lembaga yang ada di Baregbeg mau catur yang tahun sebelumnya masuk ke tingkat mengerti dan memfasilitasinya, ungkap Ade. propinsi, tandas Ade. Dikatakan Ade untuk tahun ini pihaknya Hal senada juga diungkapkan oleh Ka UPTD baru bisa menyelenggarakan delapan cabor dari Pendidikan Kecamatan Baregbeg, Enceng A. 12 cabor yang dilombakan di tingkat Arifin. Menurutnya meskipun belum bisa bicara kabupaten nanti. Untuk cabor tenis lapangan, banyak di tingkat kabupaten namun pihaknya pencak silat, karate dan senam kami belum tetap optimis untuk bisa memperoleh emas dari bisa menyelenggarakan di tingkat kecamatan salahsatu cabor yang diunggulkan. Potensi di terkait minimnya sarana yang ada, imbuhnya. bulu tangkis dan sepak bola bagus dan mudahNamun demikian lanjut Ade pihaknya mudahan dari cabang tersebut memperoleh medali mengaku siap untuk menghadapi O2SN emas, harapnya. tingkat kabupaten mendatang. Untuk cabor Untuk mencapai hal tersebut lanjut Enceng tertentu seperti renang telah kami siapkan keterlibatan semua pihak bukan hanya guru jauh-jauh hari, begitupun dengan cabor lain olahraga perlu ditingkatkan lagi, karena untuk bisa setelah lulus seleksi akan melalui pembinaan meraih juara adalah tanggung jawab semua pihak. intensif. Dalam hal ini yang menjadi juara (Ayu/ganesha)

Unsil Gelar Pemilihan Mahasiswa BerprestasiTASIKMALAYA.Kabiro Kemahasiswaan Unsil, yang dikomandani oleh Drs. Jojo Nuryanto, M.Hum., bekerjasama dengan Pembantu Rektor III Dr. Dedi Natawijaya, M.S., kembali menggelar acara bergengsi yang diadakan rutin di setiap tahunnya, yakni menggelar pemilihan mahasiswa berprestasi. Pesertanya adalah perwakilan dari masing-masing fakultas. Kami antuisias dengan program rutin ini, Insya Allah dengan ajang ini setiap tahunnya kami akan mendapatkan para mahasiswa yang berprestasi. Inilah model penjaringan mahasiswa berprestasi melalui test dan hasilnya sangat akurat, papar Jojo semangat. Ruangan pemilihan mahasiswa berprestasi diadakan di ruang rektorat lantai 2 Unsil dengan peserta dari masing-masing fakultas. Mereka tampak bersemangat mengikuti berlangsungnya test dan sama sekali tidak menyiratkan beban. Kami senang mengikuti pemilihan mahasiswa berprestasi. Kami senang mengikutinya sebab inilah reward-nya yang paling kami tunggu-tunggu, ungkap salah seorang peserta. Jojo lebih lanjut mengungkapkan kalau ajang pemilihan mahasiswa berprestasi ini khususnya bertujuan Unsil memfasilitasi dan memberikan motivasi yang setinggitingginya pada mahasiswa yang berprestasi. Kemudian mereka yang berprestasi nantinya tentu akan mendapatkan penghargaan. Adapun materi yang diujikan berupa tes kemampuan intelektual yakni keilmuan dan soft skill bahasa dan keaktifan di organisasi juga talenta yang dimiliki. Kami mengajak semua mahasiswa agar terus berpacu untuk meraih prestasi dengan kreativitas mereka masing-masing, ungkapnya. Sedangkan menurut Dr. Dedi Natawijaya, MS, juara kampus Unsil nantinya akan diunsulkan untuk menjadi juara tingkat kopertis Jabar yang akan digelar pada bulan April mendatang. (deanur/ganesha)

Rangga Cipta dan Bunga Rangga Cipta DilantikSMAN 1 Cimaragas melangsungkan kegiatan pelantikan Bantara Ambalan Rangga Cipta dan Bunga Rangga Cipta, SabtuMinggu (23-24/03). Kegiatan ini diikuti oleh siswa siswi SMA Negeri 1 Cimaragas kelas X, sebanyak 42 orang dengan rincian Pa 16 orang dan Pi 26 orang. Hadir pada kesempatan ini Pembina Pa Sidik Mulyadi, S.Pd.I dan Pembina Pi Yeni Nurbaeni, S.Pd. Pembina Pa Sidik Mulyadi, S.Pd.I mempimpin upacara pembukaan Pelantikan Bantara Ambalan Rangga Cipta dan Bunga Rangga Cipta Gudep 11033-11034. Dalam sambutannya Sidik mengungkapkan bahwa ada enam tujuan pelantikan bantara ini. Pelantikan ini diadakan untuk mengembangkan kreatifitas dan memberikan materi-materi lanjutan tentang kepramukaan, Menjalin silaturahmi antara kakak - kakak kelas dan adik - adik kelas, Meningkatkan mutu dan kualitas siswa, baik dari kedisiplinan fisik, mental dan spiritual, Membentuk kepribadian siswa yang bertanggung jawab dan berbudi pekerti luhur, Mempersiapkan siswa untuk bisa terjun langsung dalam kehidupan bermasyarakat dan Meregenerasikan organisasi gerakan pramuka kepada generasi-generasi selanjutnya, jelas Sidik. Menurut Pembina Pi, Yeni Nurbaeni, S.Pd, Jadwal kegiatan pelantikan bantara ini cukup padat, hari pertama selepas upacara pembukaan dilanjutkan dengan materi kepemimpinan, materi PBB, materi lambang pramuka, format TTD, materi admnistrasi organisasi dan ditutup dengan api unggun serta kreasi seni. Kemudian jadwal di hari kedua diantaranya sidang, Perjalanan Pengambilan Bet, Renungan, Olahraga Gembira, Outbond serta, setelah itu perpisahan, jelas Yeni. Kepala Sekolah SMAN 1 Cimaragas Drs. H. Irsadul Hayat, M.M, berharap organisasi Pramuka di SMA Negeri 1 Cimaragas dapat lebih berkembang dan lebih baik lagi. Selain adanya peningkatan kreatifitas, juga untuk meregenerasikan organisasi Kepramukaan dengan adanya para anggota Pramuka yang baru. Dan dengan adanya Pelantikan Bantara ini kami mengharapkan siswa dapat terjun langsung di masyarakat, tegas H. Irsadul. (emas/ganesha)

Lomba Paduan Suara Guru PAUD se-Kabupaten Ciamis

Bentuk Karakter & Jati Diri Peserta Didik Melalui EkskulPESERTA didik yang mengikuti ekskul diharapkan bisa membentuk karakter dan jati dirinya. Karena selama ini semangat kebangsaan sudah mulai luntur, dan melalui ekskul yang terprogram semangat tersebut bisa ditumbuhkan lagi,. Hal tersebut diungkapkan oleh Ruswa Rismayadi selaku wakasek kesiswaan SMKN 2 Ciamis. Dikatakan Ruswa tugasnya sebagai wakasek kesiswaan antara lain mengkoordinir 10 bidang garapan mulai dari bidang rohani sampai ICT. Dalam hal ini saya dibantu oleh para pembina ekskul dan staf kesiswaan lainnya yang masing-masing sudah punya program tersendiri, ungkapnya. Sebagai penanggung jawab bidang kesiswaan Ruswa selalu mengutamakan keterlibatan siswa dalam setiap kegiatan. Sebagai contoh dalam acara peringatan maulud nabi, siswa sepenuhnya terlibat. Mereka sengaja dilibatkan sehingga akan semakin mempertebal rasa keimanan dan ketaqwaannya disamping tertanam sikap siapa jati dirinya, terang Ruswa. Selain fokus di ekskul lanjut Ruswa pihaknya juga banyak menuai prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Alhamdulillah berkat pembinaan dan ekskul yang terprogram prestasi yang dicapai oleh siswa-siswi kami selalu meningkat setiap tahunnya bahkan tidak hanya tingkat kabupaten tetapi sampai propinsi dan nasional, paparnya, bangga. Lebih jauh Ruswa menuturkan program tahun depan pihaknya merencanakan akan mengadakan Expo dan melaksanakan hiking rally. Selain melatih siswa untuk berorganisasi sekaligus juga sebagai ajang promosi sekolah, karena selama ini semua program terbuka dan menyatu dengan anak tentunya dengan melihat ke RAPBS, tutur Ruswa.

Setahun Direncanakan, Baru Terealisasi SekarangCIAMIS.Setelah melalui proses perencanaan panjang akhirnya apa yang dicita-citakan Himpaudi terlaksana sudah. Lomba paduan suara antar guru PAUD se Kabupaten Ciamis yang sarat akan kreatifitas dan inovatif tersebut sukses digelar. Bertempat di Gedung Islamic Center sebanyak 35 group dari tiaptiap kecamatan menjadi peserta lomba yang berlangsung satu hari ini. Sejumlah tamu undangan pun turut menyaksikan lomba yang menuntut kreatifitas ini. Tampak hadir Ibu Iing Syam Arifin dan ibu-ibu lainnya dari Tim Penggerak PKK antusias peserta sangat baik. Bahkan peserta yang dari pelosok pagi-pagi sekali sudah berada di lokasi, ungkap Iis, bangga. Selain untuk meningkatkan kreatifitas guruguru PAUD lanjut Iis kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi dan nilai sportifitas. Dalam lomba ini akan diambil sembilan besar juar