Mari Sukses Berwirausaha

Click here to load reader

  • date post

    23-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    92
  • download

    10

Embed Size (px)

description

errt

Transcript of Mari Sukses Berwirausaha

Mari Sukses Berwirausaha (Contoh Proposal Usaha) PengantarPondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berbasis Islam. Lembaga ini menyelenggarakan pendidikan sebagaimana mestinya, yakni untuk memberantas kebodohan. Dengan niat yang suci, setiap detik waktu di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor dimanfaatkan untuk menggali ilmu, baik keilmuan tentang Islam maupun keilmuan tentang dunia. Yang diharapkan, lulusan dari Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor, menjadi generasi yang sukses serta bertaqwa dan berakhlaqul karimah.Oleh sebab itu Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor, juga mendorong para santri yang telah lulus dari pesantren untuk menjadi dai dan pengusaha yang sukses. Dan kesuksesan itu bisa digapai melalui berbagai jalan.Perlu kita semua sadari, setiap orang pasti menginginkan untuk sukses, tetapi kesuksesan pun tidak bisa diraih dengan mudah. Perlu usaha dan kerja keras. Mungkin kita bisa meraihnya melalui kerja sama dengan orang lain atau berkarya sendiri. Dan pastinya akan banyak saingan yang harus kita hadapi. Siapa yang berkompeten maka dialah yang akan memenangkan persaingan. Yang cerdas dan bisa menangkap peluang, maka dialah pemenangnya.Di bawah ini adalah merupakan Contoh proposal usaha yang mungkin bisa menjadi tambahan informasi untuk sukses berwirausaha.1. A. Judul UsahaUsaha Budidaya Kelinci Potong (Upaya Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Bagi Calon Pengusaha Muda)

1. B. Latar belakang masalahUsaha peternakan kelinci di Indonesia pada umumnya masih merupakan usaha keluarga yang bersifat sambilan dengan pemeliharaan yang masih sederhana.Dalam upaya memenuhi permintaan daging sebagai salah satu sumber protein hewani dan bahan baku kulit untuk industri, maka usaha peternakan kelinci merupakan salah satu alternatif yang dapat dikembangkan dalam bentuk usaha peternakan.Indonesia merupakan negara yang kaya akan ragam hewani, akan tetapi tidak semua potensi kekayaan aneka ragam hewani di Indonesia tersentuh nilai ekonomisnya. Selama ini kebanyakan masyarakat di Indonesia menganggap hewan (ternak) khususnya kelinci Cuma hewan peliharaan yang disukai oleh masyarakat, karena bentuknya yang lucu.Akan tetapi disisi lain, kalau kita lihat dari segi ekonomis terutama dalam segi gizi yang terkandung dalam daging kelinci, di sana terdapat berbagai manfaat yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Bahkan ada sebagian masyarakat yang percaya kalau daging kelinci bisa membuat kejantanan pria lebih greng. Kepercayaan seperti itu ada benarnya dan bisa di buktikan secara ilmiah. Berdasarka hasil penelitian, daging kelinci mengandung asam lemak tak jenuh dan kadar proteinnya tinggi, sehingga sangat baik untuk kesehatan.Menurut Dr. Ir. Sri Martini Msi, pakar kelinci yang juga staf penganjar di Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, daging kelinci mengandung protein tinggi dan langsung dapat diserap oleh tubuh, sehingga menimbulkan energi. Mungkin dari energi yang timbul itulah mitos itu muncul di masyarakat.Dilihat dari khasiat dalam membangkitkan kemampuan pria, daging kelinci tidak terlalu jauh berbeda dengan daging kambing. Namun, kelebihan daging kelinci dibanding daging kambing adalah kandungan proteinnya tinggi dan lemaknya sangat sedikit yakni kadar kolesterol yang terdapat di daging kelinci adalah 39 % untuk lemak jenuh, dan untuk lemak tak jenuh 61 %, sedangkan untuk kandungan kadar protein daging kelinci menduduki posisi tertinggi dibandingkan dengan ternak yang lainnya yakni 20,8 %.Berangkat dari sinilah nilai ekonomis dari potensi daging kelinci itu muncul. Mulai dari kandungan gizi yang ada sampai pertimbangan penyerapan terhadap daging itu sediri oleh tubuh lebih cepat dibanding dengan daging ternak lainnya. Sebab daging kelinci empuk dan mudah dicerna, terutama yang berasal dari kelinci muda. Daging kelinci sangat baik dikonsumsi anak-anak, remaja, maupun orang dewasa, terlebih yang lemah perut.Daging kelinci segar tahan 4-6 bulan disimpan di dalam freezer. Disamping daging kelinci tahan lama dalam penyimpanannya, hal itu membuat kepraktisan dan nilai tambah ekonomis dalam hal pengecilan biaya operasional bisnis. Sehingga dalam rangka pemesanan daging kelinci lintas daerahpun akan semakin terjangkau biayanya. Karena tidak ada dua kali kerja, sebab seperti pemotongan kelinci sudah dilaksanakan di suatu tempat tertentu, yang dimana kita tidak usah menyediakan tempat lain untuk penampungan kelici hidup lagi.Dari segi masakan, daging kelinci juga bisa di olah menjadi berbagai ragam masakan; misalnya sate, gule, sop, dendeng, opor, abon, atau pepes. Masakan daging kelinci sangat digemari orang dari berbagai kalangan, baik orang-orang ekonomi mengah kebawah hingga orang-orang ekonomi menegah keatas.Dari peluang-peluang bisnis itulah kami tertarik untuk mengembangkan usaha peternakan kelinci. Disamping potensi bisnisnya sangat luar biasa dan pruduknya pun dapat dijangkau oleh semua kalangan pasar, disisi lain yang membuat nilai ekonomis lebih tinggi adalah karena belum banyak masyarakat yang tahu bagaimana sebenarnya peluang bisnis daging kelinci itu. Sehingga untuk pemasarannya pun kami optimis akan meraih pasar yang signifikan. Kami juga akan menjaga kualitas produk yang kami keluarkan. Karena dengan kekuatan kualitas produk itulah kami akan bertahan hingga kesuksesan sesungguhnya akan tecapai.Kami menyadari bahwa apa yang kami lakukan adalah sebuah usaha, akan tetapi kami juga sadar bahwa suatu usaha tanpa didasari dengan rasa optimis dan dukungan dari beberapa pihak suatu usaha itu tidak akan bisa berjalan dengan baik. Maka dari sinilah kami butuh dukungan dari yang berwenang untuk mewujudkan impian kami sebagai pengusaha sukses dan handal dalam bidangnya serta bertaqwa. .1. C. Rumusan masalahBerdasarkan latar belakang masalah yang ada maka permasalahan di adakannya usaha peternakan kelinci ini adalah karena adanya suatu nilai ekonomis yang terdapat di daging kelinci yang masih sangat potensial untuk di kembangkan. Serta masih sedikitnya setuhan dari tangan bisnisman untuk lebih mengembangkan usaha daging kelinci, khususnya di kota semarang yang masih jarang bisnisman menyentuh peluang usaha peternakan tersebut.Maka untuk memberi setuhan terhadap bisnis yang masih sangat potensial tersebut kami membuat strategi khusus untuk mengembangkannya. Khususnya dalam bidang peternakan serta strategi pemasarannya, telah kami kemas dengan konsep yang baik, untuk meraup profit yang luar biasa itu.1. D. Tujuan 1. Tujuan usaha ini bermaksud untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship yang handal dan tahan banting didalam diri mahasiswa.2. Sebagai salah satu sarana penunjang pendapatan bagi mahasiswa sebagai proses kemandirian dalam berusaha serta untuk mengurangi angka pengangguran dan sebagai pondasi untuk menciptakan suatu lapangan kerja baru.3. Untuk membudidayakan kelinci potong di dibelakang rumah mahasiswa yang meliputi pengembangbiakan kelinci, pemeliharaan kelinci, pembesaran kelinci, perawatan kelinci dari segala prnyakit yang menyerangnya, serta sampai proses pemasaran yang dimana pemasaran itu merupakan ujung tombak yang akan menentukan profit atau rugi dalam bisnis itu.4. Pembudidayaan tanaman kangkung untuk pakan ternak (kelinci) di dekat peternakan, untuk meminimalisir biaya operasional dibidang pakan ternak. Penyediaan pakan ternak dengan memproduksi sendiri diharapkan supaya memperoleh profit yang lebih tinggi.5. Diadakannya usaha peternakan kelinci oleh kelompok kreatif mahasiswa ini adalah kerana untuk mengisi pasar yang masih sangat potensial untuk di garap sebagai lahan bisnis. Sehingga diharapkan setelah terselenggaranya usaha ternak kelinci tersebut disamping untuk memberikan profit dan menumbuhkan jiwa entrepreneurship yang handal dalam diri mahasiswa, juga di sisi sosialnya kegiatan ini telah menyediakan produk yang ada untuk pasar.1. E. Luaran Kegiatan kewirausahaan ini diharapkan mampu untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam jiwa mahasiswa akan pentingnya usaha mandiri. Dalam upaya melaksanakan progam kreafitas tersebut, mahasiswa juga harus melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sungguh, karena melalui progam tersebut mahasiswa dibantu dalam upaya mengembangkan kreafitasnya untuk terjun langsung menangani bisnis nyata. Sehingga yang diharapkan supaya mahasiswa dalam melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sungguh dalam menerapkan keilmuan bisnisnya yang telah diperoleh di bangku kuliah. Dengan adanya etos kerja yang disebut diatas itulah mudah-mudahan dapat memberikan nilai-nilai bisnis yang dicapai melalui kegiatan tersebut.Kegiatan kewirausahaan ini diharapkan supaya mahasiswa mampu mengeluarkan output produk-produk yang berkualitas yang mampu diterima oleh pasar yang ada.Kami yakin, kalau kami akan mampu untuk menembus pasar yang ada, karena potensi bisnis daging kelinci saat ini masih merupakan seperti mutiara yang terpendam didalam lumpur didasar lautan dan belum semuanya tersentuh oleh tangan para bisnisman.Produk-produk yang kami tawarkan disini merupakan produk daging kelinci potong, dimana kelinci potong merupakan salah satu produk hasil ternak yang dagingnya bernilai ekonomis tinggi. Disamping daging kelinci potong banyak mengandung gizi yang banyak dibutuhkan oleh tubuh manusia, disisi lain juga daging kelinci bisa dimasak dengan berbagai macam masakan. Hal itulah yang menjadi nilai tambah yang tidak bisa dikalahkan oleh ternak lainnya.Tabel 1. kadar gizi daging kelinci, ayam, dan ternak lain.Jenis dagingProtein(%)Lemak(%)Kadar Air(%)Kadar Kalori(MJ/Kg)

KelinciAyamAnak sapiKalkunSapiDombaBabi20,820,018,820,116,315,711,910,211,014,028,022,027,740,067,967,666,058,355,055,842,07,37,58,410,913,313,118,9

Sumber: shaver (1981) dan pusat penelitian dan pengembangan ternak (1984)Dari informasi yang ada di atas itulah kami optimis akan memperoleh pasar yang sifnifikan di pasaran yang ada. Tidak hanya sampai produksi saja yang kami tekankan dalam usaha ini. Kami juga mengatur sistem pemasaran produk-produk daging ternak kelinci kami. Kami akan melakukan ekspansi pasar tidak hanya didalam kota saja. Kalau produk kami telah mencapai target-target yang diharapkan, kami akan melakukan ekspansi pasar hingga merambah luar kota. Sehingga kami pun bisa mengembangkan sayap-sayap bisnis yang ada. Dan hasil dari pemasaran kami adalah sebuah target profit yang melimpah dan bisa memenuhi pasaran yang masih terbuka lebar.[2]1. F. KegunaanTingginya tingkat pengangguran dan semakin sempitnya lapangan pekerjaan, seharusnya tak membuat para mahasiswa was-was. Ini bisa diatasi manakala penduduk Indonesia memiliki jiwa entrepreneurship.Progam kreatifitas mahasiwa (PKM), khususnya dalam bidang kewirausahaan ini. Mudah-mudahan dapat memberikan makna khususnya bagi mahasiswa yang melaksanakannya progam tersebut dan lebih luasnya bisa berpengaruh kepada lingkungan sekitar. Sehingga progam ini betul-betul tidak hanya sekedar tempat untuk berkreasi tingkat kecil-kecialan saja, akan tetapi lebih bermakna sebagai pembelajaran membudayakan jiwa entrepreneurship dalam diri mahasiswa.Bisa dibayangkan dengan seksama, ketika banyak mahasiswa banyak yang tekun berwirausaha, hal itu tidak hanya para pelaku usahanya saja yang untung, akan tetapi disana pasti banyak yang diuntungkan. Misalnya dalam suatu usaha pasti membutuhkan suatu tenaga kerja untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.Maka tidak bisa dipungkiri pula ketika jiwa entrepreneurship ini telah membudaya didalam jiwa mahasiswa. Disini yang diuntungkan bukan pelaku usaha saja, hal ini akan berpengaruh kepada kemakmuran negara juga. Contoh kecil; ketika suatu negara dimana negara itu telah berkurang kemiskinananya, pasti negara itu akan maju.Maka dari itu, disinilah peran mahasiswa dalam mengaplikasikan keilmuannya melalui kreatifitas yang bisa membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, yakni melalui berwirausahalah dunia pekerjaan akan semakin terbuka. Karena disini orang-orang tidak akan berebut suatu lowongan pekerjaan kecil yang di perebutkan sampai ribuan orang untuk bekerja.Jadi, manfaat kami dalam menjalankan progam ini, intinya adalah pertama Melalui progam ini kami akan semakin banyak pengalaman dalam membudayakan jiwa entrepreneurship, kedua Dengan progam ini kami bisa menambah pendapatan kami melalui produk-produk kami yang kami jual, ketiga Dalam proses pemasaran kami akan membutuhkan namanya pembeli (konsumen), didalam transaksi tersebut pasti terdapat orang-orang yang menjembatani antara konsumen dengan produsen, jadi secara otomatis kami dapat menciptakan lapangan kerja lebih luas lagi bagi para pedagang dan bisa memberikan kesempatan yang banyak untuk orang lain juga. Kempat Dalam upaya membantu pemerintah dalam memberantas pengangguran pun, kami bisa melaksanakannya dengan cara membuat lapangan pekerjaan yang baru.Jadi peran kegunaan progam ini, mulai dari sisi ketika progam itu berjalan sampai dengan laporan akhir progam itu selesai, akan menimbulkan dampak positif bagi mahasiswa serta orang lain. Mudah-mudahan kami bisa melaksankan yang diamanatkan oleh pemerintah ini dengan baik. Dan mudah-mudahan kami akan menjadi mahasiswa kreatif, yang bisa memberikan kemanfaatan bagi orang lain.1. G. Gambaran umum rencana usahaAwal mula kami mempunyai ide ini, dimulai ketika kami lihat lingkungan disekitar. Waktu itu kami telah mengamati mulai dari betapa mudahnya kelinci itu hidup di daerah kami sampai pengelolahan pakan ternak pun mudah di jangkau.Dari sini kami mulai berpikir lebih lajut untuk meningkatkan nilai ekonomis yang telah kami pikirkan itu. Setelah itu kami berpikir ternyata sebuah bisnis kelinci itu lebih menguntungkan dari pada bisnis ternak yang lainnya.Hal itu awalnya kami melihat potensi yang ada di hewan Kelinci tersebut. kelinci sangat cepat berkembang biak. Pola hidupnya hampir sama dengan tikus dalam hal melahirkan anak. Kalau dikelolah secara intensif, kelinci dapat melahirkan 4-6 kali setahun. Sekali melahirkan dapat menghasilkan anak 4-10 ekor, rata-rata 8 ekor. Yang ideal 6 ekor anak perkelahiran sesuai dengan banyaknya punting susu induk yang berkembang dengan baik.Selama ini, peternakan kelinci di Indonesia masih diusahakan sebagai peternakan keluarga yang bersifat sambilan. Sebagai alternatif, usaha peternakan kelinci sebenarnya dapat dikembangkan dalam bentuk perusahaan peternakan. Sasarannya target kelinci dapat ditingkatkan dengan target, mutu, dan permintaan pasar yang berkembang.Kelahiran TerencanaPerkembangan kelinci dapat diatur dengan kelahiran terencana. Kelahiran untuk kelinci terjadi 31-32 hari setelah perkawinan yang berhasil, karena kebuntingan kelinci berlangsung 28-35 hari . berikut ini data-data biologi kelinci.Data Biologi Kelinci Lama hidup : 5-10 tahunLama produksi :1-3 tahunLama bunting : 28-35 hariLama penyapihan : 6-8 mingguUmur dewasa : 4-10 bulanUmur dikawinkan : 6-12 bulanKawin sesudah beranak : 1 minggu setelah anak disapihSiklus kelamin : Poliestrus dalam setahun bisa 5 kali buntingSiklus birahi : Sekitar 2 mingguPeriode estrus : 11-15 hariOvulasi : Terjadi pada hari kawin (9-3 jam kemudian)Fertilitas : 1-2 jam sesudah kawinJumlah anak lahir : 4-10 ekorVolume darah : 40 ml/kg berat badanBobot dewasa : Sangat bervariasi, tergantung pada ras, jenis kelamin, dan faktor pemeliharaan.Kelinci tipe sedang ( bobot dewasa 4 kg) mulai dikembangbiakan setelah berumur 6-7 bulan. Lama induk mengandung sekitar 31 hari. Lama induk mengasuh anak 56 hari. Berdasarkan data itu, kelinci dapat diprogam melahirkan anak empat kali dalam setahun. Dasar perhitungannya sebagai berikut.31 hari mengandung + 56 hari menyusui = 87 hari31 hari mengandung + 56 hari menyusui = 87 hari31 hari mengandung + 56 hari menyusui = 87 hari31 hari mengandung + 56 hari menyusui = 87 hariJumlah = 348 hariBila sekali melahirkan rata-rata menghasilkan enam ekor anak, dalam setahun dari satu pasang kelinci dapat diperoleh kelinci baru 4 X 6 ekor = 24 ekor anak. Ini belum termasuk kelinci dewasa yang juga bisa berkembang biak.Dengan mempersingkat masa menyusui dari 56 hari menjadi 28 hari, kelahiran kelinci dapat ditingkatkan menjadi delapan kali setahun. Kalau rata-rata menghasilkan enam ekor anak, dalam setahun dari satu pasang induk dapat diperoleh kelinci 8 X 6 ekor = 48 ekor anak.Tabel 2. pengaruh waktu perkawinan ulang dan penyapihan diniKawin Ulang(hari)Penyapihan(hari)Jarak Antar Litter(hari)Jumlah Litter/Induk/Tahun

1421284228354256455259738765

Sumber: James Blakely & David H.Bade,1992.Catatan: litter = sekelompok anak satu kelahiran.Progam kelahiran diatur berpangkal pada kapan induk dikawinkan lagi setelah melahirkan. Anak kelici yang telah mencapai umur 28 hari dapat disapih dengan memindahkan kekandang pembesaran. Di desa oro-oro ombo, batu, malang (jawa timur), peternak mengawinkan kembali kelincinya setiap 13-15 hari setelah melahirkan. Kelinci melahirkan setiap 45 hari. Setahun kelinci diprogam melahirkan 8 kali.Anak dipisahkan ketika berumur 28 hari setelah dilahirkan. Anak yang disapih pada umur itu berukuran kecil dan kondisi karkasnya pun kurang memuaskan dibanding anak yang disapih setelah berumur 42-56 hari. Namun, penyapihan lebih awal tersebut memungkinkan jumlah litter lebih banyak dalam masa setahun. Selain itu, disapih umur berapa pun, anak kelinci biasanya dipotong setelah berumur 56 hari.[3]Potensi BesarKelinci memiliki potensi besar sebagai ternak penghasil daging. Secara teoritis sepasang induk kelinci dapat menghasilkan 80 kg daging dalam setahun. Hal ini berdasarkan daya produksi kelinci menghasilkan anak, dan kemampuan kelinci mengonsumsi pakan yang tidak dimanfaatkan manusia dan ternak industri intensif seperti ayam ras petelur dan pedaging.Sepasang kelinci umur 5-6 bulan dalam setahun akan melahirkan 4-8 kali. Setiap satu kali kelahiran akan menghasilkan rata-rata enam ekor anak. Bila setahun melahirkan empat kali, akan diperoleh anak 4 X 6 = 24 ekor.Bila 50% anak dijadikan induk baru, akan diperoleh 12 ekor induk baru atau enam pasang induk baru. Jika enam pasang induk baru tersebut pada tahun pertama melahirkan tiga kali ( per pasang induk menghasilkan anak enam ekor sehingga diperoleh 18 induk muda), akan diperoleh 108 ekor induk muda. Pada tahun pertama itu juga, kelinci muda yang dapat dipotong adalah 24 ekor + 108 ekor = 132 ekor. Kalau berat rata-rata kelinci muda 2 kg/ekor, persentasi karkas 50%, akan diperoleh daging 50% X 2 kg X 132 ekor = 132 kg daging.Dengan adanya fakta-fakta yang ada, kami pun bergegas untuk mengambil peluang bisnis yang menggiurkan itu. Dan kami optimistis dengan melihat lingkungan sekitar, kami yakin akan memperoleh keuntungan yang signifikan. Sebab kami juga sudah mempunyai sumber daya yang cukup untuk menangani bisnis ini. Baik dari sumber daya insani kami sudah ada, serta sumber daya alam pun juga telah mendukung.Potensi Peluang bisnis kelinciKelinci merupakan ternak potong non-ruminansia potensial bila dilihat dari aspek produksi dan reproduksi. Ternak ini bila dikelola secara intensif dapat beranak 4-8 kali setahun. Dengan tata laksana budi daya yang tepat dan benar akan mampu menghasilkan anak 6-8 ekor perkelahiran, sekaligus dapat dikelola menjadi industri yang menjanjikan.Disamping kelinci diambil daging dan lainnya, disini kelinci juga akan menghasilkan pupuk kandang yang cukup banyak. Di Indonesia, kelinci sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 1912, pada zaman Belanda. Saat itu, kelinci dipelihara sebagai binatang kesayangan oleh para elite pekerja pekerbunan, dan baru diternak sebagai usaha sampingan dan kotoran ternak tersebut dijadikan pupuk kandang sejak tahun 1940-an oleh para petani sayur.Dalam kemampuan mengahsilkan daging pun kelinci lebih tinggi dibandingkan dengan sapi atau kambing, karena sifatnya yang profilik (beranak banyak). Ternak kelinci cepat berkembang biak, dan beranak banyak (4-8 ekor) per kelahiran. Dalam setahun kelinci dapat diatur 4-8 kali melahirkan.Secara intensif, produktivitas sapi hanya 35%, domba 63%, kambing 53% dan babi 1.200% pertahun. Produktivitas kelinci lebih unggul, dapat mencapai 2.900% bila dikelola secara intensif. Pengelolaan secara ekstensif, produktivitas kelinci dapat mencapai 390% per tahun . Tetap lebih baik dari pada sapi , domba, dan kambing. Penilaian produktivitas berdasar pada anak yang dilahirkan setiap tahun oleh seekor induk.Berdasarkan yang telah kami paparkan diatas, maka kami yakin akan memperoleh profit yang sangat menjanjikan. Sebagai contoh kami akan menyajikan hitung-hitungannya secara sederhana.Contoh: 1. Sepasang induk kelinci dengan kemampuan beranak pertahun 4 kali dengan perkelahiran 6 ekor. Maka dalam setahun kami akan memperoleh; 6 ekor x 4 kali kelahiran/ tahun = 24 ekor.2. Kalau seandainya kami mempunyai 100 ekor kelinci betina, maka kami akan memperoleh; 6 ekor x 100 ekor (induk kelinci) x 4 kelahiran = 2.400 ekor.Hal ini kami hitung dengan rata-rata minimum, padahal kalau kami mengelolanya secara intensif lagi, maka kami bisa mengoptimalkan kelahiran terencana. Dalam setahun kami bisa mengoptimalkan 4-6 kelahiran dalam setahun. Bahkan bisa mencapai 8 kali kelahiran dalam setahun.3.Untuk mengembangkan uasaha, kami akan mengadakan regenerasi. Dalam satu tahun kami akan mengambil 25% dari hasil kelahiran anak kelinci. Kami akan mengambil regenerasi yang berkualitas. Maka dari hasil hitungan nomor 2 diatas, kami akan mengambil 25 % yakni 600 ekor per tahun. Hal ini sebagai investasi jangka panjang. Maka semakin lama usaha kelinci ini berjalan. Maka semakin besar pula pendapatan yang kita dapatkan.4. Kami akan menghitung profit yang akan kami peroleh pada soal nomor 2 diatas setalah diambil 25% untuk proses regenerasi . Kalau kami bisa memperoleh kelinci baru, dari anak induk yang kami pelihara sebanyak 2.400 ekor 600 ekor = 1800 ekor ( tahun pertama), maka kalau harga satu ekornya dibuat rata-rata Rp 35.000, maka kami akan memperoleh profit: 1800 ekor x harga per ekor kelinci Rp 35.000 = Rp 63.000.000, ( laba kotor)Laba rata-rata, 63.000.000/12 bulan = Rp 5.250.000, per bulan. ( laba kotor)5. Dengan adanya regenerasi 600 ekor untuk tahun pertama, maka dalam produksi tahun berikutnya kami dengan sangat yakin akan bisa meningkatkan produktivitas ternak kami menjadi berkali lipat. Kalau kami sudah menyiapkan regenerasi 600 ekor untuk tahun pertama, maka kami akan yakin paling tidak kami akan memperoleh kelinci baru lagi bisa tiga kali lipat yakni dari angka 2400 ekor menjadi 7200 ekor untuk tahun kedua. kami akan melakukan hal serupa untuk tehun berikutnya dan seterusnya.Berdasarkan estimasi diatas, laba bersih dapat diramalkan seperti yang diperlihatkan dalam tabel.3.Tabel 3. Proyeksi laporan rugi laba usaha kelinci potong.Tahun pertamaTahun kedua

Penjualan Harga Pokok ProduksiBiaya Tetap..Biaya Variabel (10% PenjualanTotal Harga Pokok Produksi.Laba Kotor.Biaya OperasionalBiaya tetapBiaya variabel (15% Penjualan).Total Biaya Operasi.Laba operasi..Laba BersihRp. 63.000.000Rp. 10.000.000Rp. 6.300.000Rp. 16.300.000Rp. 46.700.000Rp. 5.000.000Rp. 9.450.000Rp.14.450.000Rp.32.250.000Rp. 32.250.000Rp. 189.000.000Rp. 25.000.000Rp. 18.900.000Rp. 43.900.000Rp. 145.100.000Rp. 12.000.000Rp. 28.350.000Rp. 40.350.000Rp. 104.750.000Rp. 104.750.000

Dengan hasil yang sebesar itu kami masih yakin akan memperoleh profit yang lebih tinggi lagi, sebab kelinci dalam setahun dapat beranak lebih dari 4 kali serta kelinci dapat beranak setiap kelahiran mencapai 8 ekor perkelahiran. Maka yang kami taksir masih ada profit yang masih potensial untuk kami peroleh lagi.Apalagi dalam operasionalnya, kami telah mengoptimalkan pengelolaan limbah ternak untuk mendukung produksi pakan ternak kami. Kami dapat memangkas biaya produksi, untuk memperoleh laba semakasimal mungkin.Rencana kami setelah kami sukses dalam memproduksi kelinci dan sukses dalam pemasaran. Kami akan mengembangkan bisnis ini hingga besar. Komitmen kami sudah kami analisis, kalau seandainya progam ini berhasil maka tidak menutup kemungkinan kami akan menjadi pengusaha sukses dan bisa membuka lapangan kerja baru bagi lingkungan sekitar.Tabel.4. Laporan rugi laba, usaha budidaya kelinci potongUsaha Budidaya Kelinci PotongLaporan Rugi LabaUntuk Per 31 Desember (progam satu tahun)

Penjualan. Rp. 63.000.000Dikurangi biaya-biayaBiaya produksi..Rp. 16.300.000Biaya transportasiRp. 8.000.000Biaya penjualanRp. 4.000.000Biaya administrasi..Rp 2.450.000Rp. 30.750.000 .Laba bersih..Rp. 32.250.000

1. H. Metode Pelaksanaan1. Metode Produksiv Pemilihan Bibit KelinciPeternak harus menentukan tujuan, sebelum menjalankan usaha peternakannya. Ia harus melakukan pemilihan dan menentukan sendiri jenis kelinci yang akan diternakan. Setelah pemilihan ditentukan, bibit kelinci dipilih seekor demi seekor. Tiap ekor kelinci untuk bibit harus diseleksi secara teliti. Bibit itu harus diketahui dengan pasti asal usulnya. Bibit kelinci yang jelas asal-usulnya hanya ada di breending farm yang dikelolah dengan baik.1. A. Bibit BerkualitasAgar tujuan usaha peternakan dapat dicapai, diperlukan bibit-bibit yang sehat, produktif, dan mampu mengahsilkan banyak anak, baik jantan maupun betinanya. Karakter dan ukurannya harus sesuai dengan standar ras yang berlaku. Usia Bibit harus masih mudah dan dalam keadaan masih produktif.Kriteria bibit unggul yang kami gunakan dalam perkembang biakan kelinci adalah sebagai berikut;1. Telinga tegak, bersih2. Mata bersinar, bulat3. Hidung kering, bersih4. Mulut kuat, kering5. Kuku pendek6. Anus kering7. Ekor tegak, kering8. Otot paha tebal9. Bulu punggung panjang dan halusBeberapa keuntungan yang kami dapat dengan menggunakan bibit yang terjamin kemurnian dan kualitasnya seperti;1. Angka kematian ternak rendah, bahkan ada kemungkinan semua anak bisa tumbuh sehat sampai dewasa.2. Tata laksana pemeliharaan lebih mudah, karena pembibit akan menunjukkan teknik dan tata cara pemeliharaannya.3. Biaya produksi bisa diperhitungkan dengan mudah sesuai dengan sekala ekonomis yang dikehendaki.4. Jelasnya modal dan biaya produksi yang diperlukan, sehingga tingkat keuntungan yang diharapkan terukur pasti. Ini kalau beternak kelinci tak sadar sekedar hobi, tapi usaha itu memang dikembangkan sebagai peternakan komersial.1. B. Sehat dan EnerjikBibit kelinci yang sehat memiliki sifat lincah dan aktif. Gerakannya enerjik, tidak malas-malasan atau mengantuk, dan memiliki nafsu makan yang tinggi. Secara umum, bibit yang digunakan kami untuk peternakan kelinci, memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut.1. tipe kepala sesuai ukuran dengan badan2. berkaki normal3. berbadan bulat4. berekor lurus, tegak keatasGambar.1 ciri-ciri kelinci sehat dan enerjikGambar; ciri-ciri kelinci sehat dan enerjikv Kandang dan perlengkapannyaPerkandangan dan perlengkapannya dalam peternakan kelinci sangat tergantung pada kondisi lokasi, situasi, tingkat usaha, dan modal. Tiap peternak memiliki problem sendiri-sendiri.Kami membuat bentuk dan ukuran kandang dengan menyesuaikan keadaan dan lingkungan sekitar serta pembuatan kandang dengan memperhatikan kemudahan dalam bekerja, mengotrol, dan kehematan waktu dan tenaga dalam pengelolahannya. Sarana dalam kandang juga kami lengkapi dengan fasilitas penunjang kebutuhan kelinci. Sebab kandang yang baik memiliki andil yang tinggi dalam keberhasilan peternakan karena berperan pada stabilitas kesehatan dan produktivitas kelinci.Sistem perkandangan, kami rangkum sebagai berikut;1. Lokasi kandangLokasi yang kami gunakan untuk peternakan kelinci kami tergolong lokasi yang aman dan suasananya pun tenang dari gangguan suara-suara hiruk. Lokasi dikandang pun tergolong tidak terlalu panas, ditempat kami cukup baik untuk beternak kelinci, sebab lokasi ternak kelinci kami berada di desa.1. Lantai kandangLantai kandang ternak kelinci kami terbuat dari bambu, disini kami menggunakan lantai dengan bambu, disamping harga bambu relatif lebih murah dibandingkan dengan kawat, kegunaan bambu juga tidak kalah jauh dengan kawat. Sebab bambu sifatnya tidak menyerap air, jadi air kencing kelinci dan kotoran kelinci akan langsung jatuh ke penampungan pertama kotoran.1. Suasana lingkungan kandangSuasana dilingkungan sekitar, situasinya tenang dan aman. Kami meletakkan kandang kami jauh dari keramaian dan suara hiruk dan bunyi-bunyian yang keras. Sebab Kami waspada terhadap gangguan yang tidak terduga, kami mengingat bahwa kelinci merupakan hewan yang mudah terkejut. Kalau kelinci kami sering terkejut, seandainya hal tersebut terjadi maka angka kematian ternak kelinci yang tinggi pun akan kami alami. Dalam progam usaha kami pun pasti akan terganggu.1. Pola kandangKami menggunakan pola kandang bertingkat tiga, sebab hal tersebut disamping menghemat modal juga akan memudahkan kami dalam hal kebersihan kandang. Bangunan kandang ternak kelinci kami terbuat terdiri dari kayu, kawat, dan bambu. Tiap ruang kandang kelinci luasnya 1 m x 1 m x 0,5 m, satu unit kandang di isi 3-4 ekor kelinci.Kelinci dewasa dan kelinci anak dipisah dalam penempatannya. Kandang kelinci kecil sama ukuran kandangnya dengan kelinci dewasa, tetapi perbedaannya kalau kandang untuk kelinci anak, bisa diisi samapai 10 ekor kelinci anak tiap kandangnya.Untuk bentuk kandang bisa dilihat dilampiran gambar kandang di lembar lampiran belangkang.1. Sarana kandangSistem perkandangan ternak kelinci, kami lengkapi dengan sarana berupa kotak sangkar, tempat pakan, tempat minum, dan perlengkapan lain.1. Kotak sangkar diperlukan untuk menyediakan tempat yang nyaman bagi induk yang melahirkan, sekaligus tempat berlindung bagi anak-anak kelinci yang beru lahir. Ukuran kotak sangkar 30 cm x 30 cm x 40 cm. Pintu keluar masuk kelinci berukuran 15 cm x 20 cm. Di pintu sangkar terdapat tanggul pencegah, setinggi 10 cm dari alas sangkar, hal ini berguna supaya anak kelinci tidak keluar sarang sebelum waktunya.Gambar kotak sangkar bisa dilihat dilampiran1. Tempat pakan kami buat dengan dari bahan papan, dengan ukuran 20 cm x 20 cm x 7,5 cm. Tempat ini khusus untuk pakan konsentrat. Sedangkan untuk tempat pakan hijuan kami taruh di lantai kandang langsung.2. Tempat minum kami buat dari bambu besar, kira-kira ukurannya berdiamter 10 cm dan panjangnya 30 cm.3. Penempatan kandangPenempatan kandang kami tempatkan di dalam ruangan, sebab hal ini untuk menghindari dari adanya gangguan, seperti keamanan, untuk melindungi ternak dari air hujan dan panas matahari. Tetapi walaupun penempatan kandang terdapat di dalam ruangan, kami selalu memberikan fasilitas untuk ternak kelinci kami dengan cermat.Dalam pembuatan tempat pelindung kandang, kami buatkan ventilasi tempat keluar masuknya udara, serta bisa dijangkau oleh sinar matahari pagi. Hal ini berguna untuk kesehatan kelinci juga. Dan sekaligus untuk memberikan suasana kandang supaya tidak pengap.Dalam hal untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi biaya, serta mengurangi pencemaran lingkungan. Maka kami akan membuat bentuk konsep kandang yang sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan dan sistem fasilitas yang memadai untuk menunjang peternakan kelinci yang baik dan sehat.Maka, dalam proposal ini kami telah menyajikan bentuk gambaran perencanaan bentuk kandang yang baik. Untuk lebih jelasnya, Gambar kandang kelinci dan fasilitasnya, serta keterangan telah kami sajikan sebagai berikut:Gambar 2-5.. Bentuk kandang kelinci dan perlengkapannya

v Pakan kelinciKelinci yang diternak hidup terbatas disekeliling kandang. Kelangsungan hidupnya sangat ditentukan oleh perhatian dan perawatan peternaknya. Jenis, jumlah, dan mutu pakan yang diberikan sangat menentukan pertumbuhan, kesehatan, dan perkembang biakannya.Beternak kelinci bertujuan mendapatkan keuntungan ekonomis dari usaha tersebut maka kami dengan mengoptimalkan kerja kami. Kami menanam kangkung sebagai pakan pokok hijauan bagi ternak kelinci. Kami berfikir bahwa tanaman kangkung sangat mudah tumbuh di daerah kami. Jadi dengan menyewa tanah yang tidak begitu luas kami tanami kangkung, hal ini untuk menjebatani proses pakan ternak yang kontinue.Dengan demikian, pakan kelinci ternakan kami terdiri dari hijauan sebagai pakan pokok, biji-bijian sebagai pakan tambahan, serta konsentrat sebagai makanan pokok(kering).Pakan seimbang Kami juga memberi pakan ternak dengan memperhatikan keseimbangan gizi kelinci ternak kami. Kelinci kami membutuhkan karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan air. Jumlah kebutuhannya tergantung pada umur, tujuan produksi, serta laju atau kecepatan pertumbuhannya.Pakan kelinci berupa hijauan kami beri 650-700 gram hijauan/ekor/hari serta kami tambah dengan bekatul sebagai konsentrat 120-180 gram/ekor/hari. Kami menggunakan bekatul sebagai konsentrat, sebab di daerah kami banyak terdapat tempat penggilingan padi, sehingga harga bekatul dikampung kami sangat terjangkau harganya. Disamping itu pula menurut informasi yang kami baca di salah satu artikel surat kabar, ternyata bekatul mengandung protein yang tinggi, sehingga dapat memberikan protein yang cukup untuk kebutuhan kelinci.Pengaturan pemberian pakan Kami menggunakan pakan dengan bahan pakan yang mudah dijangkau dan harganya juga relatif murah. Akan tetapi kualitas dan nilai gizinya tetap terjamin. Seperti halnya kami menggunakan bekatul sebagai konsentrat, sebab disanping harganya relatif murah, juga kandungan gizinya dan protein yang terkandung didalamnya cukup untuk kebutuhan hidup kelinci.Cara pembuatan pakan kelinci mengunakan bekatul adalah bekatul sebagai konsentrat dapat diseduh dahulu dengan air yang sudah mendidih dan garam sebelum diberikan sebagai pakan tambahan. Per 3 kg bekatul dicampur satu sendok makan garam. Capuran itu jangan sampai lembek, yang penting cukup basah.Keteraturan pemberian pakan lebih penting dibanding frekwensi pemberianya. Pakan kelinci boleh diberikan dua atau tiga kali sehari. Bisa juga sepanjang hari. Mengingat sifat alami kelinci sebagai binatang malam, volume pemberian pakan terbanyak sebaiknya diberikan pada sore atau malam hari.Pagi dan siang ternak kelinci, kami beri pakan konsentrat (bekatul), baru sore atau malam hari kami beri pakan hijauan untuk memenuhi kebutuhan pakannya sepanjang malam.Air minum bagi ternak kelinci, kami utamakan menggunakan air bersih atau seteril dari bibit penyakit. Hal ini untuk mengantisipasi timbulnya penyakit yang menyerang ternak kelinci kami. Persedian air minum ini mutlak kami berikan kepada ternak kelinci kami, terutama ketika kelinci mengonsumsi pakan kering seperti konsentrat atau biji-bijian.Jadwal pemberian pakan, perawatan, dan pembersihan kandang sehari-hari.Tabel. 5 Jadwal kerja kandang WaktuKegiatan

< 08.00Pukul 10.00Pukul 13.00Pukul 18.00Kandang sudah bersih, kotoran disapu. Lampu dan diding kandang disikat, dipel sampai bersih satu kali seminggu.Pemberian pakan pertama berupa bekatul ditambah garam, dicampur sedikit air. Perekor kelinci dewasa 100 gram pakan. Pemberian bekatul dapat diganti ampas tahu, atau biji-bijian yang telah dihaluskan.Pemberian pakan berupa hijauan (kangkung) segar atau hijuan lain. Volume 0,5 kg per ekor kelinci dewasa.Pemberian pakan berupa rumput segar atau hijuan lain yang banyak mengandung serat kasar. Volume 1 kg atau lebih per ekor kelinci dewasa.

v Pengolahan limbah ternakPengolahan limbah ternak seperti kotoran dan air kencing kelinci serta sisa-sisa pakan kelinci yang tidak dimakan, akan kami tampung dalam suatu wadah khusus penampungan limbah. Hal ini kami lakukan demi kesehatan hewan ternak, disamping itu juga dari penampungan kotoran kemudian kami olah kotoran tersebut menjadi pupuk kandang. Sehingga kotoran tersebut berguna untuk proses produksi pakan hijau, dan akhirnya pun hijauan tersebut digunakan untuk pakan kelinci.Cara menangani limbah ternak khususnya kotoran kelinci dan air kencing kelinci dengan cara, membuat kandang yang dibawah lantai kandang diberi penadah yang selanjutnya jatuh kepenampungan kotoran. Selanjutnya kotoran di ambil dari penampungan pertama, setelah itu kotoran ditampung dipenampungan kotoran kedua. Yang dimana penampungan kotoran kedua tersebut sekaligus juga sebagai pengelolahan pupuk.2. Metode pemasaran produk ternak (kelinci)Berbicara soal potensi pasar maka kami juga harus melihat lingkungan sekitar. Sebab adanya pasar dan siapa yang berpotensi menjadi sasaran pemasaran produk, itu tergantung pada kami harus membagi sasaran (segmentasi) pasar.Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan-satuan pasar ( segmen pasar ) yang bersifat homogen[4].Dasar-dasar yang dapat dipakai untuk segmentasi pasar ini adalah1. Faktor demografi, seperti : umur, kepadatan penduduk, jenis kelamin, agama, kesukuan, pendidikan dan sebagainya.2. Tingkat penghasilan3. Faktor sosiologis, seperti : kelompok budaya, kelas-kelas social, dan sebagainya.4. Faktor psikhologis atau psikhografi, seperti : kepribadian, sikap, manfaat produk yang diinginkan, dan sebaginya.5. Faktor geografis, seperti : daerah sejuk, daerah panas, dan sebagainya.Dari sini telah kami telaah untuk mendapatkan potensi pasar yang besar. Dalam pemasaran kami menggunakan sistem kerja sama dengan pedangang yang menyediakan aneka masakan daging kelinci. Kami akan melihat seberapa besar permintaan pasar yang ada di dalam suatu lingkungan pasar potensial.Pertama, Kami melihat permintaan pasar adalah dengan cara mendata kelompok tingkat penghasilan yang tinggi. Sebab hal itu sangat potensial sekali terjadi transaksi jual beli antara konsumen dan produsen barang.Disini kami ikut adanya permintaan dari pedagang warung makanan yang menyediakan aneka masakan daging kelinci. Jadi kalau semakin banyak penjualan yang terjadi di warung kenlici itu tinggi, maka kami pun akan memasok daging kelinci sesuai permintaan yang ada.Kedua, Dalam pemasaran kami telah memperhatikan demografi yang ada. Sebab faktor demografi ini sangat mempengaruhi dalam aspek kelanggengan dan kesinambungan penjualan produk. Data ini sangat kami butuhkan, sebab analisis kami, semakin banyak jumlah penduduk yang ada, serta tingkat pendidikan yang berkualitas, maka itu akan memunculkan peluang potensi pasar yang lebih tinggi. Misalnya Dalam setiap hari, tidak semua orang pasti makan di warung A, maka penduduk yang lain yang merupakan potensi pasar akan berpotensi membeli produk makanan yang ada di warung A. Jadi kesimpulan dari demografi ini adalah semakin banyak penduduk yang ada di suatu daerah itu, maka semakin tinggi pula tingkat pasar potensialnya.Ketiga, Kami membutuhkan Faktor psikhologis atau psikhografi sebagai analisis pasar. Sebab disini kami telah membutuhkan yang namanya potensi pasar yang tahu kebutuhan akan produk-produk kami. Di pasar ini kami yakin akan memperoleh pasar yang signifikan, sebab sekarang pasar sudah tahu, kalau kandungan yang ada didalam daging kelinci itu lebih banyak mengandung gizi, dan yang paling membuat optimis kami dalam mencakup pasar ini adalah sebab sekarang pasar lebih selektif dalam memilih daging yang akan dikonsumsi untuk kebutuhan pemenuhan gizi.Kempat, Kami membutuhkan Faktor sosiologis sebagai analisis pasar, sebab faktor kelas-kelas sosial ini bisa menguntungkan kami. Mulai dari sisi kami akan membagi segmen ini sesuai kebutuhan dan selera pasar. Kalau seandainya kami menjual daging kelinci kepada warung makan yang menyediakan makanan untuk kalangan kelas orang menegah keatas, maka kami pun di untungkan dengan adanya permintaan warung makan tersebut meningkat akan kebutuhan daging kelinci kami.Kelima, Kami membutuhkan faktor geografis sebagai analisis pasar. Sebab hal ini sangat mempengaruhi akan potensi pasar yang membutuhkan daging sebagai barang untuk dikonsumsi.1. I. Jadwal Pelaksanaan Jadwal kegiatan usaha ini di alokasikan selama enam bulan dengan tujuan memberikan kegiatan pelaporan usaha yang dilakukan, dan akan djelaskan pada tabel 4.Tabel. 6 . jadwal pelasanaan kegiatanNo.KegiatanBulan Pelaksanaan

123456

1Persiapan proposal

2Seminar dan penyempurnaan proposal

3Pemilahan Induk,pensiapan persediaan pakan, pemeliharaan, pengembang biakan bibit baru.

4Pembesaran

5Penjualan hasil pembesaran

6Penyusunan draft hasil budidaya

7Penyusunan laporan akhir

1. J. Rancangan Anggaran BiayaRancangan anggaran biaya untuk proses pembudidayaan kelinci potong, selama periode 6 bulan adalah sebagai berikut, sebagaimana yang akan dijelaskan pada tabel 5.Tabel 7. Biaya investasi dan modal kerja usaha budidaya kelinci potong.No.KeperluanRincianJumlah (Rp)

1Biaya investasia. Induk kelinci 115 ekor- Induk Betina- Jantanb. kandang- Kayu mauni ukuran 4 cm x 6 cm panjang 4 m, 18 batang- Kayu kalimantan ukuran 2 cm x 3 cm panjang 4 m, 8 batang- Esbes ukuran 1 m x 3 m, 5 buah- Bambu petung, 12 batang- kayu waru ukuran 4 cm x 6 cm panjang 4 m, 12 batang- kayu waru ukuran 2 cm x 3 cm panjang 4 m, 10 batang- kawat untuk pagar kandang ukuran 1 cm, 19 m- paku- engsel- seng- papan sengon ukuran 4 m, 3 lembarc . perlengkapan kandang- papan untuk membuat wadah pakan, 5 [email protected] Rp. [email protected] Rp. [email protected] Rp. 25.000,[email protected] Rp. 20.000,[email protected] Rp. 60.000,[email protected] Rp. 20.000,[email protected] Rp. 20.000,[email protected] Rp. 10.000,[email protected] Rp. 12.000,[email protected] Rp. 1.500,[email protected] Rp. 20.000,[email protected] Rp. 20.000,-Rp. 3.500.000,-Rp. 450.000,-Rp. 450.000,-Rp. 160.000,-Rp. 300.000,-Rp. 240.000Rp. 240.000Rp. 100.000Rp. 228.000Rp. 60.000Rp. 50.000Rp. 50.000Rp. 60.000Rp. 100.000

Sub [email protected] Rp. 230.000,-Rp. 5.988.000,-

2Biaya modal kerjaa. biaya perawatan- konsentrat ( bekatul) 1 ton untuk persediaan pakan, cara beli bertahap- persediaan pakan tambahan- binih kangkung- persediaan obat-obatanb. Biaya Taransportasic. biaya sewa tanah untuk produksi pakan [email protected] Rp. 1.000,-Rp. 1.000.000,-Rp. 642.000Rp. 20.000Rp. 300.000,-Rp. 1.000.000,-Rp. 600.000,-

Sub [email protected] Rp. 1.000,-Rp. 3.562.000,-

3ATKa. biaya printb. Laporan [email protected] Rp. 500,@ Rp. 11.000,-Rp. 100.000,Rp. 110.000,-

Sub [email protected] Rp. 11.500,-Rp. 210.000,-

4Penulisan laporana. Penjilitan X [email protected] Rp. 25.000,-Rp. 250.000,-

Sub [email protected] Rp. 25.000,-Rp. 250.000,-

JUMLAH TOTAL Rp. 10.000.000,-

Budidaya Ayam Kalkun Posted by uki satriawan on 00:49 with 1 comment so far

Ayam kalkun adalah sebutan untuk dua spesies burung berukuran besar dari ordo Galliformes genus Meleagris. Kalkun betina lebih kecil dan warna bulu kurang berwarna-warni dibandingkan kalkun jantan. Sewaktu berada di alam bebas, kalkun mudah dikenali dari rentang sayapnya yang mencapai 1,5-1,8 meter. Spesies kalkun asal Amerika Utara disebut M. gallopavo sedangkan kalkun asal Amerika Tengah disebut M. ocellata. Kalkun hasill domestikasi yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari spesies M. gallopavo yang juga dikenal sebagai kalkun liar (Wild Turkey). Sedangkan spesies M. ocellata kemungkinan adalah hasil Domestikasi suku maya. Ada orang yang berpendapat kalkun yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari kalkun suku Maya. Alasannya kalkun suku Maya lebih penurut dari kalkun liar asal Amerika Utara, tapi teori ini tidak didukung bukti morfologis. Kalkun hasil domestikasi mempunyai piala (bagian bergelambir di bawah paruh) sebagai bukti bahwa kalkun negeri berasal dari kalkun liar M. gallopavo. Kalkun M. ocellata yang dipelihara orang Maya tidak memiliki pial. Kalkun liar merupakan hewan buruan di Amerika Utara, tapi tidak seperti kalkun negeri, kalkun liar gesit dan pandai terbang. Daging Ayam Kalkun memang belum begitu populer dalam dunia Kuliner di Indonesia. Wajar saja karena kebanyakan ternak Ayam kalkun di Indonesia sebagian besar hanya untuk hiasan atau hewan klangenan. Namun di negara lain olahan daging kalkun banyak dijumpai di berbagai restoran. Terlepas dari untuk apa tujuan ternak ayam kalkun, harganya lumayan tinggi dibandingakn dengan ayam negeri. Satu ekor ayam kalkun bisa mencapai 300-400 ribu, jika ditekuni bisnis ternak ayam kalkun bisa mendatangkan keuntungan yang lumayan. Ayam kalkun memang bukan ayam asli dari Indonesia, asal-usulnya cukup simpang siur. Di Eropa ayam kalkun dikenal dengan nama Turkey karena konon asalnya dari negara Turki. Ayam kalkun sendiri terdiri atas beberapa species. Spesies ayam kalkun tersebut sesuai dengan bentuk tubuh, warna bulu dan beberapa karakter yang dapat dibedakan antara species yang satu dengan yang lain. Potensi bisnis ayam kalkun bisa ditujukan untuk tujuan daging dan ayam hias. Ayam Kalkun dikenal memiliki bobot tubuh yang bisa mencapai 5 kilogram per ekor, sehingga cocok untuk ayam pedaging. Selain ukuran yang besar Ayam Kalkun jantan memiliki bentuk tubuh dan bulu yang indah, sehingga cocok untuk hiasan di rumah.

Langkah-Langkah Dalam Pemeliharaan Ayam Kalkun :1. Pemilihan Bibit Ayam Kalkun emilihan bibit Kalkun cukup penting, bibit kalkun yang baik salah satunya ditandai dengan pertumbuhan yang cepat, nafsu makan yang tinggi, bebas penyakit dab sehat. Pilihlah dari penyedia bibit yang sudah dikenal memiliki pengalaman dan kredibilitas yang baik.2. Memilih Lokasi Peternakan Ayam KalkunLokasi yang baik akan menjamin pertumbuhan dan kelangsungan bisnis peternakan ayam kalkun Anda, sebelum Anda menentukan lokasi peternakan yang ideal sebaiknya Anda melakukan survei terlebih dahulu tentang keamanan, kenyamanan dan distribusi. Pastikan peternakan Anda aman dari gangguan manusia, binatang, maupun kemungkinan ancaman bencana alam akibat tanah longsor, banjir, angin, dan berbagai ancaman yang akan menghancurkan bisnis peternakan ayam kalkun milik Anda. Ada baiknya Anda memilih tempat yang mudah untuk mendapatkan makanan tambahan misalnya disekitar pantai, danau, sungai dan pesawahan. Jika memungkinkan Anda bisa bekerjasama dengan pemilik perusahaan catering atau rumah makan caranya, Anda tiap hari harus mengambil sisa makanan yang biasanya menjadi sampah untuk Anda olah menjadi pakan ayam kalkun dan bila memungkinkan pemilik rumah makan atau catering anda tawarkan untuk menyediakan menu daging ayam kalkun dari peternakan Anda, dengan cara ini Anda tidak kesulitan untuk mendapatkan pakan tambahan dan hasil panen sudah ada yang bakal menampung tanpa harus susah-susah mencari pembeli. Mudah kan? Makanya sering cari info disini biar gak ketinggalan. 3. Sistem Perkandangan Ayam KalkunKandang merupakan rumah tempat untuk tinggal dan tempat untuk melindungi diri dari berbagai gangguan dari luar, jika Anda memiliki prinsip rumahku adalah surgaku berikan prinsip ini kepada binatang kesayangan Anda ini. buatkan mereka rumah yang ideal untuk kelangsungan hidup mereka walaupun pada akhirnya salah satu dari mereka akan Anda potong kemudian dimakan atau dijual, tapi selama sidia masih bersama Anda berikan yang terbaik untuknya.Ukuran kandang harus sesuai dengan kondisi dan pola hidup mereka, jika memungkinkan buatkan kandang yang sesuai dengan latar belakang hidup mereka agar populasi tumbuh dengan sempurna yang nantikan akan menguntungkan Anda, system perkandangan yang baik adalah harus memiliki ruang-ruang untuk aktifitas mereka seperti istirahat, bermain-main, dan aktifitas lainnya seperti tempat makan khusus yang selalu terjaga kebersihannya. Jika memang memungkinkan arahkan posisi kandang kearah timur agar sinar matahari pagi bisa masuk ke dalam kandang. Agar kandang selalu kering Anda bisa menggunakan kulit padi sebagai alas lantai dan bersihkan sesuai kebutuhan.Kandang harus mudah dibersihkan dari kotoran yang akan mendatangkan penyakit, jika Anda orang kaya sebaiknya anggarkan biaya pembuatan lantai kandang menggunakan lantai plester/semen. Layout system perkandangan Anda agar nyaman bagi penghuni dan orang yang merawat ternak mulai dari pintu-pintu, ventilasi, dan jalan-jalan antara satu kandang dengan kandang yang lain. Pisahkan kalkun sesuai umur agar tidak diterjadi tindak kriminalitas dikalangan mereka, jika memang ada jenis ayam-ayam yang nakal sebaiknya pisahkan dari yang lain. Pastikan tempat bertelur dan mengeram aman dari gangguan ayam yang lain dan atur posisi tempat bertelur untuk memudahkan Anda memeriksa perkembangan telur tanpa mengganggu ayam yang sedang mengeram.4. Pemberian Makan Ayam KalkunBerikan makan sesuai kondisi dan umur ayam kalkun karena untuk jenis ayam kalkun anakan dan kalkun dewasa memiliki porsi dan menu berbeda karena kemampuan lambung untuk menampung makanan dan kemampuan untuk mencerna makan berbeda. Dimasa pertumbuhan biasanya makhluk hidup membutuhkan gizi dan nutrisi yang lebih tinggi biasanya di toko-toko perternakan telah disediakan jenis-jenis pakan ayam sesuai umur dengan kode BR1, BR2, dan lain-lain yang dalam komposisi pembuatan pakan ini memiliki komposisi bahan yang berbeda-beda. Atur jadwal makan dan sediakan pakan sesuai kebutuhan jangan sampai ada sisa makanan yang nantinya akan menimbulkan penyakit jika malas membersihkan, sebaiknya atur posisi makan mereka agar tidak berebutan dan jaga agar makanan tidak banyak tercecer. Atur tempat minum agak jauh dari tempat makan agar selalu bersih dari kemungkinan tercampur makanan.5. Perawatan Kesehatan Ayam Kalkun Kesehatan adalah satu hal yang mahal harganya, bilamana ternak anda sakit kemudian dijual berapa harga yang akan anda dapatkan dibanding ternak yang sehat? Ternak yang sehat akan menghasilkan hasil produksi yang baik, bibit yang sehat, dan dompet anda juga sehat dengan penghasilan yang melimpah dari kesehatan ternak anda, untuk itu jangan anda pelit untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi mereka. Semenjak kecil hingga dewasa selalu pantau perkembangan kesehatan mereka, berikan vaksinasi bila perlu, berikan suplement agar terhindari dari gangguan penyakit, natural suplement adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan mereka selain resep ini mudah didapatkan ternak anda akan selalu sehat alami dan bebas kimia.

1. LUARAN YANG DIHARAPKAN Bila dilihat dari segi penggunaannya, batik masih terbatas pada acara formal dan kalangan orang tua saja. Pengaplikasian inovasi ini diharapkan dapat merubah paradigma tersebut. Adanya program ini diharapkan dapat menghasilkan suatu inovasi berbasis pelestarian budaya Indonesia. Inovasi yang akan dikembangkan disini berorientasi pada baju kaos (T-shirt) yang akan dikembangkan dengan berbagai macam pola batik timbul unik (engineering style). Kaos batik ini bersifat multi-ATG(age, time, gender), modis, tegas dengan tanpa meninggalkan kebanggan sebagai bangsa Indonesia. Pada akhirnya, batik dapat juga dipakai dalam situasi nonformal dan disukai oleh berbagai elemen masyarakat tidak terkecuali para remaja.Keunikan dan kekhasan kain batik merupakan kebanggan budaya yang dapat dilestarikan remaja sehari-hari, di segala kegiatan. Produk ini juga diharapkan dapat menjadi produk unggulan kota Malang dan dapat dijadikan komoditas oleh-oleh bagi para wisatawan. Selain itu, diharapkan juga dengan penjagaan kualitas dan variasi desain, produk ini dapat dipatenkan dan menambah kekayaan bangsa serta dapat mendorong generasi muda lainnya untuk terus berfikir kreatif untuk mempertahankan budaya bangsa.1. F. KEGUNAAN PROGRAM 1. Bagi Masyarakata. Program ini secara tidak langsung akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, rumah tangga atau pengusaha, sebab saat ini peluang usaha batik dengan pola rangkain elektronika dan komponen mesin terbuka luas karena belum ada yang mengembangkannya.b. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan merangsang usaha berskala kecil dan menengah yang berbasis rumah tangga, menyerap pengangguran dan menggerakkan sektor riil masyarakat.c. Masyarakat muda (remaja) dapat dengan bangga menggunakan batik sebagai pakaian sehari-hari dan ikut melestarikan budaya Indonesia.d. Program ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kreativitas masyarakat dengan terus-menerus menemukan produk baru yang berkualitas dan berdaya saing2. Bagi Pemerintah DaerahProgram ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi kota Malang sebagai kota wisata dan pendidikan yang banyak dikunjungi wisatawan dan pelajar, dengan banyaknya produk khas kota Malang yang tidak ada di kota lainnya, diharapkan para wisatawan dan pelajar semakin puas berkunjung dan belajar di kota Malang dan dapat memberikan citra yang baik kepada masyarakat luas.3. Bagi Pelaksanaa. Program ini diharapkan dapat menjadi wahana pelaksana mengenai berbagai macam inovasi mengenai pengembangan produk, bahwa ternyata batik masih dapat dimodifikasi sehingga dapat menambah kekayaan budaya bangsa, dan juga dapat dikembangkan penjualannya.b. Program ini diharapkan dapat meningkatkan skill kewirausahaan pelaksana, dimana mahasiswa dituntut tidak hanya bisa menjadi pekerja namun juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat luas.

PROPOSAL USAHA PETERNAKAN AYAM KAMPUNGPEDAGINGPosted on March 12, 2012 by admin I. Latar BelakangAyam kampung atau ayam buras (bukan ras) sudah banyak dikenal oleh masyarakat dan banyak dibudidayakan di pedesaan. Karena perawatannya tergolong mudah, daya tahan hidupnya cukup tinggi, adaptasi dengan lingkungan dan makanan mudah serta banyak digemari masyarakat karena baik daging maupun telurnya memiliki cita rasa yang lebih disukai dibandingkan ayam ras ( Krista dan Bagus, 2010 ).Secara umum, ayam kampung masih banyak dipelihara secara ekstensif-tradisional atau umbaran walaupun sudah ada beberapa peternak yang membudidayakannya secara intensif, namun jumlahnya masih sedikit. Hal ini dapat dilihat dari jumlah populasi ayam kampung yang jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan ayam ras baik secara nasional maupun yang ada di daerah Kabupaten Bogor. Menurut data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2010 populasi ayam kampung atau ayam buras nasional baru mencapai 268.957.000 ekor , sementara populasi ayam ras sudah mencapai 1.249.952.000 ekor . Untuk di kabupaten Bogor, dinas peternakan provinsi Jawa Barat pada tahun 2010 mencatat populasi ayam kampung baru mencapai 1.318.299 ekor , sementara ayam ras sudah mencapai 15.771.780 ekor.Rendahnya tingkat produksi ayam kampung disebabkan oleh beberapa faktor seperti tingkat pertumbuhannya yang relatif lebih lambat bila dibandingkan dengan ayam ras, terbatasnya manajemen pemeliharaan dan tingginya variasi genetik pada ayam kampung itu sendiri sehingga masih banyak peternak yang kurang membudidayakannya terutama untuk penghasil daging dan telur. Padahal, bila ayam kampung ini dibudidayakan secara intensif dengan pemberian pakan yang baik dan teratur, pertumbuhan ayam jauh lebih cepat dibandingkan dengan pola pemeliharaan ala kadarnya atau umbaran ( Krista dan Bagus, 2010).`Oleh karena itu, dengan pemeliharaan yang intensif, pemberian pakan dan vaksin secara teratur serta menjaga kebersihan kandang maupun lingkungan sekitarnya, pertumbuhan ayam kampung pedaging akan lebih cepat. Atas dasar itu, beternak ayam kampung pedaging merupakan suatu peluang usaha yang cukup menjanjikan. Kami ingin mengembangkan ternak ayam kampung pedaging sebagai usaha yang produktif. II. Tujuan KegiatanTujuan dari usaha ini adalah untuk mengembangkan potensi peternakan ayam kampung pedaging sehingga mampu membuka peluang kerja baru yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan (income) dan kesejahteraan hidup. III. Manfaat KegiatanManfaat dari usaha peternakan ini adalah : Mengembangkan potensi peternakan ayam kampung pedaging Menambah pengalaman dan meningkatkan kerja sama ( team work ) dalam manajemen usaha Membuka peluang kerja baru Meningkatkan pendapatan atau penghasilan Membantu dalam memenuhi kebutuhan daging IV. Jenis UsahaJenis usaha yang dimaksud adalah peternakan ayam kampung pedaging, Creative Farm.V. Lokasi PemeliharaanUsaha peternakan ayam kampung pedaging ini berlokasi di Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Bogor.VI. Deskripsi UsahaUsaha ini bergerak di bidang peternakan ayam kampung sebagai penghasil daging. Usaha ini dikelola oleh tiga orang sebagai pemilik usaha dan untuk jangka pendek dibantu oleh satu orang karyawan. Sementara untuk jangka panjangnya diharapkan mampu menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja seiring dengan perkembangan usaha yang dijalankan.Peternakan ayam kampung pedaging ini dimulai dari pemeliharaan DOC ( day old chick) sampai waktu panen sekitar 2,5 bulan dengan perawatan yang intensif. Untuk tempat atau kandang beserta perlengkapan yang lainnya seperti tempat pakan dan minum sudah tersedia. Jadi, pemilik modal atau usaha hanya perlu menyediakan biaya sewa kandang dan perlengkapan tersebut, sementara untuk DOC dibeli dari peternak lain yang menyediakan bibit DOC.VII. Strategi PemasaranUntuk pemasarannya, pada tahap awal hasil ternak akan dipasarkan langsung ke pasar-pasar tradisional baik yang ada di sekitar peternakan maupun pasar lain yang ada di Bogor dengan terlebih dahulu melakukan survei pasar untuk mengetahui berapa kebutuhan ayam kampung pedaging ini dipasaran. Selain itu, hasil ternak juga dapat dipasarkan langsung kepada konsumen seperti masyarakat sekitar dan warung-warung yang menyediakan menu ayam kampung. Untuk tahap-tahap selanjutnya akan lebih mudah karena diharapkan usaha peternakan ini sudah mempunyai pelanggan tetap atau pengepul yang menampung hasil ternak.VIII. Analisis Usahaa. Biaya Tetap Sewa kandang 1 tahun untuk 4 periode Rp1.000.000,00 Pemanas Rp200.000,00 Peralatan makan dan minum Rp500.000,00Jumlah Rp1.700.000,00b. Biaya Variabel Pembelian DOC 500 ekor @Rp6000 Rp3.000.000,00 Pakan DOC sampai umur 30 hari (complete feed ) 21 gram/ekor/hari*500 ekor x 30 hari x Rp6000/Kg Rp1.800.000,00 Pakan pembesaran ( umur 30 hari sampai panen ) Rp 2.500.000,00 Vaksin dan vitamin Rp 150.000,00 Pembelian sekam 30 karung @Rp2000/karung Rp60.000,00 Biaya transportasi Rp100.000,00Jumlah Rp7.610.000,00Total biaya = biaya tetap + biaya variabel= Rp1.700.000,00 + Rp7.610.000,00= Rp9.310.000,00Keterangan : *) pakan rata-rata per haric. PendapatanAsumsi bobot rata-rata ayam per ekor 0.8 1 Kg dan tingkat kematian ayam pada saat pemeliharaan hingga panen 5% 475 ekor x Rp25.000/Kg Rp11.875.000,00 Penjualan kotoran ayam 20 karung x Rp3500 Rp70.000,00Total pendapatan Rp11.945.000,00d. KeuntunganTotal keuntungan = Total pendapatan Total biaya= Rp11.945.000,00 Rp9.310.000,00= Rp2.635.000,00/2,5 bulanX. PenutupDemikian proposal ini kami ajukan, semoga dapat memberikan gambaran yang jelas tentang usaha peternakan ayam kampung pedaging ini. Kami ucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungannya baik moral maupun materiil dengan harapan semoga usaha ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta berkelanjutan untuk kedepannya.

Proposal Usaha PeternakanAyamPosted on 1 November 2011 by Sabab Jalal PROPOSALKELOMPOK USAHA PEMUDA PRODUKTIFCIPTA MANDIRIBIDANG : PETERNAKAN AYAM KAMPUNG SUPERDESA BANYUBIRU KECAMATAN WIDODARENKABUPATEN NGAWITAHUN 2010Nomor : 474/58/404.31701/2009Lampiran : 1 (satu) Berkas proposalPerihal : Permohonan Bantuan Dana KuppKepada YthKepala Dinas Pemuda dan KeolahragaanPropinsi Jawa Timurc/q. ka. Bidang Pengembangan Organisasi PemudaJln. Kayon No.56 SurabayadiSURABAYADalam rangka pemberdayaan pemuda dalam bidang kewirausahaan, dengan ini kami menyampaikan permohonan bantuan dana Life.Skill / Kupp untuk mengembangkan usaha di bidang peternakan ayam kampung super bagi Kelompok Usaha Pemuda Produktif Cipta Mandiri di Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi, dengan gambaran usulan proposal terlampir.Demikiansuratpermohonan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.Banyubiru 7 Oktober 2010Mengetahui,Kepala Desa Banyubiru SUKATNOJJJJJJJJJKetua, Nur Syamsi H

PROPOSAL KELOMPOK USAHA PEMUDA PRODUKTIFCIPTA MANDIRIBIDANG : PETERNAKAN AYAM KAMPUNG SUPER1. Latar..BelakangDampak krisis ekonomi global benar-benar mengguncang perekonomian dinegara-negara yang sedang berkembang, termasukIndonesia, yang belum sepenuhnya bangkit dari krisis moneter yang terjadi ditahun 1997-1998. Kondisi ini sangat memperparah perekonomian kita.Banyaknya perusahaan-perusahaan besar yang gulung tikar, mengakibatkan sulitnya mencari pekerjaan dimasa sekarang ini. Banyak sekali calon pekerja yang berkeinginan untuk bekerja di instansi pemerintahan atau swasta tetapi lapangan pekerjaan saat ini sangat terbatas, hal ini menyebabkan jumlah pengangguran semakin banyak. Dilihat dari segi ekonomi individual tentu saja masalah pengangguran itu sangat merugikan karena manusia mempunyai kebutuhan yang tidak terbatas. Oleh karena itu sebagai calon tenaga kerja, kita harus mampu berpikir kreatif dan inovatif yang mampu membaca peluang serta pandai memanfaatkan peluang tersebut sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan tidak terfokus..hanya..pada..satu..jenis..pekerjaan..saja.Wirausaha merupakan salah satu usaha untuk mengatasi meningkatnya jumlah pengangguran. Selain menguntungkan dari segi ekonomi, sebagaian besar kegiatan wirausaha juga sangat membantu usaha-usaha dalam memenuhi kebutuhan masyarakat banyak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu usaha yang mudah dikembangkan yaitu pemeliharaan ayam kampung.Karena adanya isu virus flu burung, maka populasi ayam kampung/ayam buras/ayam jawa semakin berkurang. Akan tetapi permintaan pasar justru semakin meningkat, oleh sebab itulah kami beternak ayam Jawa Super alias Ayam Kampung Super. Dikatakan Super karena dengan masa pemeliharaan selama 45 60 hari saja, ayam telah siap dipanen dan dikonsumsi. Dengan masa yang singkat ini maka resiko kematian juga kecil dan keuntungan bagi peternak lumayan. Dalam rangka memanfaatkan peluang ini, kami yang tergabung dalam kelompok usaha pemuda produktif mendirikan sebuah usaha beternak ayam kampung super yang diberi nama CIPTA MANDIRI.2. Tujuan Kelompok usaha kami bergerak di bidang peternakan dalam hal ini adalah peternakan ayam kampung super, yang berlokasi di Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi, mempunyai tujuan antara lain:1. Membuka peluang usaha dan kesempatan kerja bagi para pemuda2. Menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan para pemuda3. Mengurangi tingkat pengangguran4. Meningkatkan kesejahteraan3. Sasaran Sasaran pengembangan pemasarannya adalah sebagai berikut :1. Pasar pasar di desa Banyubiru dan daerah sekitarnya2. Masyarakat di sekitar desa banyubiru4. Alamat UsahaUsaha bidang peternakan ayam kampung super ini beralamatkan di Dusun Sukorejo RT 001 RW 001 Desa Banyubiru .Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi5. Susunan Organisasi PengurusStruktur organisasi dalam kelompok ini sbb:

Alamat Pengurus : Dusun Sukorejo RT 001 RW 001 Desa Banyubiru .Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi085643597176Ketua : Nur syamsi HAnggota :1. Heri susanto2. Ubudyah3. ..Pendidikan :..Pendidikan para anggota kelompok usaha pemuda .. ..produktif CIPTA MANDIRI ini berasal dari tamatan ..SMU/STM dan juga ..ada yang masih berstatus sebagai ..mahasiswa serta sarjana.6. Kelayakan Usaha yang di kembangkan Usaha bidang peternakan ayam kampung super ini sangat layak untuk dikembangkan mengingat potensi daerah yang sangat mendukung dari segi SDA dan SDM. Prospek Usaha beternak ayam kampung super di desa Banyubiru masih mempunyai peluang yang cukup besar, dilihat dari tingkat pemanfaatan potensi pemeliharaan serta kemungkinannya dikirim keluar daerah, karena posisi daerah kami adalah di perbatasan antara Jawa Tengah dengan Jawa Timur. Serta dapat dilihat dari nilai ekonomisnya, yaitu apabila diperoleh anak ayam yang sehat, maka dalam preses pemeliharaannya akan lebih mudah, sehingga apabila ayam-ayam tersebut sudah besar maka dapat dijual dengan harga yang tinggi dan akan berpengaruh dalam pendapatan usaha beternak ayam kampung super tersebut. Oleh karena itu kualitas anak ayam sangat menentukan untuk mendapat tujuan yang diharapkan. Artinya masih terbuka luas kesempatan untuk memenuhinya.Demi kelancaran usaha dan terciptanya kesinambungan, maka kelompok usaha kami sangat membutuhkan dukungan, baik dalam hal pembinaan maupun pemberian bantuan modal usaha dari pemerintah untuk memacu semangat kami agar lebih kreatif, produktif dan mandiri.7. Sarana dan Prasarana UsahaSarana dan prasarana usaha yang minim membuat usaha bidang peternakan ayam kampung super ini sedikit kesulitan dalam mengembangkan usahanya, karena keterbatasan modal yang dimiliki, oleh karena itu, bantuan modal usaha sangat kami harapkan guna pengembangan usaha.8. Alokasi Anggaran Dana yang DibutuhkanPermohonan bantuan dana yang diharapkan untuk pengembangan usaha tersebut adalah Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).Rencananya bantuan dana tersebut akan digunakan sebagai biaya modal tambahan. Bisa dilihat pada tabel 1:Table 1. Peralatan dan BahanNoPeralatan Jumlah Harga Satuan (Rp)Jumlah (Rp)

1Kandang Besar3.500.0003.500.000

2.Kandang ayam 3x3m6 buah 175.0001.050.000

3.Tempat minum ayam20 buah 20.000 400.000

4.Tempat makan ayam20 buah 15.000 300.000

5.Lampu penerangan5 buah 40.000 200.000

Jumlah 5.450.000,-00

BahanJumlah Harga Satuan (Rp)Jumlah (Rp)

1Anak ayam200 buah50001.000.000

2.Pakan ayam11 sak250.0002.750.000

3.Vitamin,vaksin dllsckpnyasckpnya 500.000

4.Biaya listrik- 300.000

Jumlah

Total Peralatan dan Bahan = Rp. 5.450.000 + Rp. 4.550.000 .= 10.000.000,-004.550.000,-009. PenutupDemikian proposal permohonan dana bantuan pengembangan usaha bidang peternakan ayam kampung di Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi ini kami buat, untuk sekiranya dapat dipertimbangkan dan disetujui.Ngawi, 7 Oktober 2010Ketua KUPP CIPTA MANDIRINUR SYAMSI HLAMPIRAN-LAMPIRANSURAT PERNYATAANYang bertanda tangan dibawah ini:Nama : NUR SYAMSI HIDAYATAlamat : Dsn. Sukorejo RT001/ RW001 Banyubiru Kec.Widodaren Kab. NgawiJabatan : Ketua Kelompok Cipta MandiriDengan ini menyatakan dengan sebenarnya bahwa Kelompok Cipta Mandiri Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Tidak Pernah Menerima Bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur serta Bantuan dari Pemerintah Pusat.Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya.Ngawi, 7 Oktober 2010NUR SYAMSI HIDAYATSURAT PERNYATAANSaya yang bertanda tangan dibawah ini:Nama : NUR SYAMSI HIDAYATAlamat : Dsn. Sukorejo RT001/ RW001 Banyubiru Kec.Widodaren Kab. NgawiJabatan : Ketua Kelompok Cipta MandiriDengan ini menyatakan bahwa:1. Saya sebagai pemohon bantuan modal sanggup melaksanakan pencairan dana sesuai dengan petunjuk pelaksanaan.2. Jika terdapat kesalahan penggunaan pelaksanaan bantuan modal tersebut, kami sanggup mengembalikan bantuan modal tersebut.3. Apabila pernyataan dan informasi yang saya berikan dalam proposal ini terdapat bukti yang tidak benar, maka saya bersedia dinyatakan tidak layak mendapatkan bantuan modal.Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya.Ngawi, 7 Oktober 2010NUR SYAMSI HIDAYATPEMERINTAH KABUPATEN NGAWIKECAMATAN WIDODARENDESA BANYUBIRUAlamat : Jl. Raya Tretez Telp.0351-671023 Kode Pos 63256SURAT KETERANGAN DOMISILI PERUSAHAANNomor: / / /Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi menerangkan bahwa:Nama : Nur Syamsi HidayatTempat/TanggalLahir : Ngawi/ 02 Juni 1983Jenis Kelamin : Laki-lakiAgama : IslamKewarganegaraan :IndonesiaBenar pada saat ini mempunyai usaha sebagaimana tersebut dibawah ini:Nama Perusahaan : Kelompok Cipta MandiriJenis Usaha : PeternakanAlamat Perusahaan : Dsn. Sukorejo RT001/ RW001 Banyubiru ..Kec.Widodaren Kab. NgawiKetua : Nur Syamsi HDemikian Surat Keterangan domisili Perusahaan ini dibuat untuk dipergunakan sebagai mana mestinya.Ngawi, 7 Oktober 2010Kepala Desa BanyubiruSUKATNODaftar AnggotaKelompok Usaha Pemuda ProduktifCipta Mandiridsn. Sukorejo ds. Banyubiru Kec.Widodaren Kab. NgawiNo.NamaTempat, Tgl LahirJabatan

1.Nur Syamsi HNgawi 02-06-1983Ketua

2.Heri SusantoNgawi 12-12-1983Anggota

3.Ubudyah bNgawi 23-11-1984Anggota

4.Anggota

Ngawi, 7 Oktober 2010Ketua kelompok Cipta MandiriNUR SYAMSI HIDAYATDAKUMENTASI USAHA PETERNAKAN