Mankas Neonatus Hipoglikemia

download Mankas Neonatus Hipoglikemia

If you can't read please download the document

  • date post

    06-Dec-2014
  • Category

    Documents

  • view

    88
  • download

    12

Embed Size (px)

description

hipoglikemia neonatus

Transcript of Mankas Neonatus Hipoglikemia

MANAJEMEN KASUS Neonatus, Laki-laki, BBLC, CB, SMK; Lahir Spontan Preskep, Hipoglikemia Kronik, Neonatal Infekted Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Syarat mengikuti Ujian Kepaniteraan Klinik Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia di RSUD Sragen

Disusun Oleh: Puspita Sari 06711162 Pembimbing: dr. Pursito, Sp. A

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN ANAK RSUD SRAGEN 2012

1

LEMBAR PENGESAHAN Manajemen Kasus Neonatus, Laki-laki, BBLC, CB, SMK; Lahir Spontan Preskep, Hipoglikemia Kronik, Neonatal Infekted Dipresentasikan: Tanggal: Tempat: Ruang Anggrek

Oleh: Puspita Sari 06711162

Mengetahui,

KA. SMF Ilmu Kesehatan Anak

Dokter Pembimbing Klinik

dr. Pursito, Sp. A

dr. Tunjung Respati, Sp. A, M. Kes

2

BAB I STATUS PASIEN1.1. Anamnesis

1.1.1. Identitas

Pasien: Nama Usia Alamat Agama No. RM Masuk RS : By. Ny. NN : 0 bulan : Bakung RT 03 Sambirejo, Sambirejo Sragen : Islam : 356891 : 26 November 2012; Jam 20:55

Orang Tua: Nama Ibu Usia Pekerjaan : Ny. NN : 37 tahun : Ibu Rumah Tangga

Nama Ayah : Tn. S Usia Pekerjaan : 49 tahun : Swasta

3

1.1.2. Riwayat Penyakit Sekarang

Bayi kiriman bidan, usia 2 hari, lahir dari seorang ibu G IIIPIIA0, jenis kelamin laki-laki, lahir spontan (dibidan), lilitan tali pusat 1x, segera menangis, air ketuban keruh, tali pusat segar, umur kehamilan 37 minggu, nilai Apgar 8-1010. Datang dengan keluahan malas minum sejak jam 10 siang dan bayi menjadi kurang aktif. Awalnya bayi kuat minum ASI. Bayi tidak panas, mual (-), muntah (-). BAB 3x lembek dan BAK 4x.1.1.3. Riwayat Kehamilan

Ta ng gal 290812 051012 241112

Keluhan

TD

BB

Umur

Tinggi fundus Sejajar pusat

DJ J +

Kaki bengkak -

Hasil Px. Lab

(kg) kehamilan Tidak ada 120/80 70 mmHg kg Tidak ada 120/80 70 mmHg kg Kencengkenceng 140/90 70 mmHg kg 37+3 mg 30 mg 25 mg

-

2 jari di + atas pusat 30 cm +

-

-

-

Protein urin (-) Glukosa urin (-)

Ibu pasien adalah seorang GIIIPIIA0:-

Anak pertama, laki-laki, usia 13 tahun, lahir spontan di bidan, BBL 2900 gram Anak kedua, perempuan, usia 7 tahun, lahir spontan di bidan, BBL 3000 gram. Anak ketiga, laki-laki, usia 2 hari, lahir spontan di bidan, BBL 3000 gram.

1.1.4. Riwayat Persalinan

4

Ibu GIIIPIIA0 dengan umur kehamilan 37 minggu, melahirkan anak ketiga, lahir spontan (dibidan), lilitan tali pusat 1x, segera menangis, air ketuban keruh, tali pusat segar, APGAR score 8-10-10. Bayi lahir pada tanggal 24 November 2012 pukul 13;00 WIB, jenis kelamin laki-laki, berat badan 3100 gram, panjang badan 45 cm, lingkar kepala 31 cm, lingkar dada 30 cm.1.1.5. Riwayat Keluarga

-

Riwayat diabetes mellitus pada nenek. Riwayat diabetes mellitus pada ayah dan ibu disangkal. Riwayat hipertensi pada ayah.

1.2. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan dilakukan di perinatologia.

Pemeriksaan Umum

Keadaan Umum: Kesadaran Tanda Vital Laju Nadi Laju Nafas Suhu Warna Kulit : Sadar : : 142 kali/menit, reguler : 44 kali/menit : 37,70c perectal : kemerahan5

Keaktifan Tangis Bayi

: kurang aktif : kuat

b. Pemeriksaan Kepala

Inspeksi

: bentuk mesochepal, chepal hematoma (-), caput (-), ubun-ubun datar.

Rambut Mata Hidung Mulut

: tipis, halus, dan warna hitam. : konjungtiva anemis (-/-), sclera ikterik (-/-), discharge (-/-) : simetris, cuping hidung (-) : sianosis (-)

c.

Thoraks : dinding dada simetris, gerak nafas simetris, laju nafas 44 kali/menit, retraksi dining dada (-), pernafasan thorakoabdominal, iktus cordis tidak tampak.

Inspeksi

Palpasi

: ketinggalan gerak (-), iktus cordis kuat angkat.

Auskultasi : cor: bunyi jantung I dan II regular, heart rate 142 kali/menit, bising jantung (-) Pulmo: bronkovesikuler (+/+), ronki (-/-), wheezing (-/-)

d.

Abdomen : simetris, dinding perut sejajar dengan dinding thoraks

Inspeksi

Auskultasi : peristaltic usus (+)

6

Palpasi

: Supel

e.

Antropometri : 2850 gram : 45 cm

Berat Badan Panjang Badan

Lingkar Kepala : 31 cm Lingkar Dada : 30 cm

1.3. Pemeriksaan Penunjang

a. Pemeriksaan Darah Rutin

Jenis Pemeriksaan HEMATOLOGI Hemoglobin Eritrosit Hematokrit MCV MCH MCHC Lekosit Trombosit RDW-CV MPV Hitung Jenis Netrofil MDX Limfosit Masa Pembekuan/CT Masa Perdarahan/BT Golongan Darah

Hasil 14.2 4.89 44.4 90.8 29 32 18.6 166 19.8 10.4 37.9 9.8 52.1 2.00 3.00 A

Unit g/dL juta/L % fL Pg g/dL ribu/L ribu/L % fL % % % menit menit

Nilai Normal 11.5-15.5 4.0-4.2 35-45 80-99 27-31 26-34 6-17.5 150-450 11.5-14.5 7.2-11.1 40-74 4-18 19-48 1-3 1-6

7

Kimia Klinik, Gula Darah Sewaktu

GDS 26-11-12 27-11-12 28-11-12 29-11-12 30-11-12 1-12-12 2-12-12

Hasil 66 mg/dl 59 mg/dl 62 mg/dl 54 mg/dl 72 mg/dl 52 mg/dl 101 mg/dl 42 mg/dl 28 mg/dl 37 mg/dl 41 mg/dl 38 mg/dl 104 mg/dl 66 mg/dl 80 mg/dl 54 mg/dl 94 mg/dl 77 mg/dl 63 mg/dl 102 mg/dl

3-12-12

4-12-12 5-12-12 6-12-12 7-12-12 8-12-12 9-12-12

1.4.

Diagnosis

Neonatus, Laki-laki, BBLC, CB, SMK; Lahir Spontan Preskep, Hipoglikemia Kronik, Neonatal Infekted1.5.

Terapi

8

Terapi saat masuk RS:-

ASI on demand Infus D1/4 NS 6 tpm micro Injeksi Ampisilin 125 mg/12 jam Injeksi Dexametason 1/8 ampul/8 jam

1.6.

Perjalanan Penyakit

Tangg al 26-1112 DPH II

Perjalanan Penyakit

Terapi

S: Intake cairan: D10% cc, D1/4 Tx. NS 60 cc Minum: 5x (90cc) + netek Jam 10.00: keringat dingin BAB: (-), BAK: 1x O: KU: sadar, tangis kuat Nadi: 140 x/m Nafas: 40 x/m Suhu: 37.4 0c- ASI on demand - Inj. D10%, D1/4 NS 6 tpm micro - Inj. Ampicillin 125 mg/12 jam - Inj. Dexametason 1/8 amp/8 jam

Dx.- Cek GDS

Mx. - Thermoregulasi - Tanda hipoglikemia Edukasi: 27-1112 DPH III Motivasi ASI eksklusif 6 bulan S: Intake cairan: D10%, D1/4 Tx. NS 40cc Kejang 2x: 30 menit ekstermitas bawah,- ASI on demand - O2 1-2 liter/menit intranasal k/p

30 menit ekstermitas seluruh - Inj. D10%, D1/4 NS 6 tpm micro

9

tubuh Minum: 2x (50cc) + netek BAB: (-) BAK: 3x Keringat dingin O: KU: sadar, Nadi: 136 x/m Nafas: 40 x/m Suhu: 37.8 0c

- Inj. Ampicillin 125 mg/12 jam - Inj. Dexametason 1/8 amp/8 jam - Inj. Sibital 15 mg/12 jam - Inj. Piracetam 150 mg/12 jam

Dx.- Cek GDS

Mx. - Thermoregulasi - Tanda hipoglikemia - Kebutuhan cairan Edukasi:

28-1112 DPH IV

Motivasi ASI eksklusif 6 bulan S: Intake cairan: D10%, D1/4 Tx. NS 60 cc Kejang (-), bebas kejang H1 Minum: 5x (90cc) BAB: (-) BAK: 3x O: KU: sadar, tangis kuat Nadi: 140 x/m Nafas: 40 x/m Suhu: 37.4 0c- ASI on demand - O2 1-2 liter/menit intranasal k/p - Inj. D10%, D1/4 NS 6 tpm micro - Inj. Ampicillin 125 mg/12 jam - Inj. Dexametason 1/8 amp/8 jam - Inj. Sibital 15 mg/12 jam - Inj. Piracetam 150 mg/12 jam

Dx.- Cek GDS

Mx. - Thermoregulasi - Tanda hipoglikemia - Kebutuhan cairan

10

Edukasi: 29-1112 DPH V Motivasi ASI eksklusif 6 bulan S: Intake cairan: D10%, D1/4 Tx. NS 40 cc Kejang (-), bebas kejang H2 Minum: ASI 35cc, Pasi 110 cc, Dextrose 15 cc BAB: 3x BAK: 5x O: KU: sadar, tangis kuat Nadi: 143 x/m Nafas: 44 x/m Suhu: 37.2 0c- ASI on demand - O2 1-2 liter/menit intranasal k/p - Inj. D10%, D1/4 NS 6 tpm micro - Inj. Ampicillin 125 mg/12 jam - Inj. Sibital 15 mg/12 jam - Inj. Piracetam 150 mg/12 jam

Dx.- Cek GDS

Mx. - Thermoregulasi - Tanda hipoglikemia - Kebutuhan cairan Edukasi: 30-1112 DPH VI Motivasi ASI eksklusif 6 bulan S: Intake cairan: D10%, D1/4 Tx. NS 40 cc Kejang (-), bebas kejang H3 Minum: 7x (150 cc) BAB: 2x BAK: 4x O: KU: sadar, tangis kuat Nadi: 140 x/m Nafas: 44 x/m Suhu: 37 0c- ASI on demand - O2 1-2 liter/menit intranasal k/p - Inj. D10%, D1/4 NS 6 tpm micro - Inj. Ampicillin 125 mg/12 jam - Inj. Dexametason 1/8 amp/8 jam - Inj. Sibital 15 mg/12 jam - Inj. Piracetam 150 mg/12 jam - Bolus dextrose 40% diencerkan 5

11

cc aquabidest k/p Dx.- Cek GDS

Mx. - Thermoregulasi - Tanda hipoglikemia - Kebutuhan cairan Edukasi: 1-1212 DPH VII Motivasi ASI eksklusif 6 bulan S: Intake cairan: D10%, D1/4 Tx. NS 40 cc Kejang (-), bebas kejang H4 Minum: 10x (200 cc) BAB: 2x BAK: 4x O: KU: sadar, tangis kuat Nadi: 140 x/m Nafas: 42 x/m Suhu: 36.4 0c- ASI on demand - O2 1-2 liter/menit intranasal k/p - Inj. D10%, D1/4 NS 6 tpm micro - Inj. Ampicillin 125 mg/12 jam - Inj. Sibital 15 mg/12 jam - Inj. Piracetam 150 mg/12 jam - Bolus dextrose 40% diencerkan 5

cc aquabidest k/p Dx.- Cek GDS

Mx. - Thermoregulasi - Tanda hipoglikemia - Kebutuhan cairan Edukasi: 2-1212 Motivasi ASI eksklusif 6 bulan S: Intake cairan: D10%, D1/4 Tx. NS 40 cc- ASI on demand

12

DPH VIII

Kejang (-), bebas kejang H4 Minum: 11x (200 cc) BAB: 3x BAK: 5x O: KU: sadar, tangis kuat Nadi: 140 x/m Nafas: 42 x/m Suhu: 36.8 0c

- O2 1-2 liter/menit intranasal k/p - Inj. D10%, D1/4 NS 6 tpm micro - Inj. Ampicillin 125 mg/12 jam - Inj. Sibital 15 mg/12 jam - Inj. Piracetam 150 mg/12 jam - Bolus dextrose 40% diencerkan 5

cc aquabidest k/p Dx.- Cek GDS

Mx. - Thermoregulasi - Tanda hipoglikemia - Kebutuhan cairan Edukasi: 3-1212 DPH IX Motivasi ASI eksklusif 6 bulan S: Intake cairan: D10%, D1/4 Tx. NS 20 cc Minum: 8x (210 cc) BAB: 3x BAK: 4x O: KU: sadar, tangis kuat Nadi: 140 x/m Nafas: 42 x/m Suhu: 36.7 0c- ASI on demand - O2 1-2 liter/menit intranasal k/p - Inj. D10%, D1/4 NS 6 tpm micro - Inj. Ampicillin 125 mg/12 jam - Inj. Piracetam 150 mg/12 jam - Bolus dextrose 40% diencerkan 5