Manajemen Penentuan Segmenting Targeting Positioning 00-00-0001 Tanggal terbit: 00-00-0000 Disusun:

download Manajemen Penentuan Segmenting Targeting Positioning 00-00-0001 Tanggal terbit: 00-00-0000 Disusun:

If you can't read please download the document

  • date post

    02-Jun-2020
  • Category

    Documents

  • view

    0
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Manajemen Penentuan Segmenting Targeting Positioning 00-00-0001 Tanggal terbit: 00-00-0000 Disusun:

  • Manajemen

    PEMASARAN

  • KATA PENGANTAR

    Segala puji bagi Allah Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat limpahan rahmat dan

    hidayahNya penyusun dapat menyelesaikan Modul Manajemen Pemasaran tepat pada waktunya.

    Modul Manajemen Pemasaran merupakan salah satu modul praktikum untuk prodi D4 Manajemen

    Bisnis yang akan diaplikasikan pada kurikulum teaching factory dan dual system.

    Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu untuk

    menyelesaikan modul praktikum ini kepada:

    1. Direksi Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

    2. UP2SMP Politeknik Perkapalan Negei Surabaya.

    4. Bapak dan Ibu Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

    5. Serta semua pihak yang tidak dapat penyusun sebutkan yang telah membantu dalam penyusunan

    modul praktikum ini.

    Penyusun menyadari banyak kekurangan atas modul praktikum ini. Oleh karena itu, saran

    dan kritik yang membangun demi kesempurnaan modul praktikum ini sangat penyusun harapkan.

    Surabaya, 14 November2019

    Tim Penyusun

  • JOB SHEET KODE DOKUMEN

    RISET PEMASARAN

    00-00-0001

    Tanggal terbit:

    00-00-0000

    Disusun:

    Ir. Irma ,MT

    Ir Gaguk, MM

    Fitri, ST.,MT

    Danis, MBA

    Disetujui:

    Yugowati,Phd

    Revisi ke: 00

    Page: 1 of 8

    A. TEORI

    Menurut Rangkuti (2007), Riset Pemasaran atau Marketing Research adalah

    kegiatan penelitian dibidang pemasaran yang dilakukan secara sistematis mulai dari

    perumusan masalah, tujuan penelitian, pengumpulan data, pengolahan data dan

    interpretasi hasil penelitian. Hal tersebut ditujukan sebagai masukan pihak

    manajemen dalam rangka identifikasi masalah dan pengambilan keputusan untuk

    pemecahan masalah. Hasil riset pemasaran ini dapat dipakai untuk perumusan

    strategi pemasaran dalam merebut peluang pasar.

    Pengertian riset pemasaran menurut Philip Kotler yang dikenal sebagai salah satu

    guru pemasaran dunia mendefinisikan riset pemasaran sebagai perancangan,

    pengumpulan, analisis, dan pelaporan yang sistematis dari data atau temuan yang

    relevan dengan situasi pemasaran tertentu yang dihadapi oleh

    perusahaan. Sementara itu menurut praktisi riset Robby Susatyo, definisi riset

    pemasaran adalah suatu identifikasi yang objektif dan sistematis, yang dilanjutkan

    dengan pengumpulan. analisis, dan perangkaian informasi yang bertujuan untuk

    memperbaiki pengambilan keputusan yang berkaitan solusi masalah dan penemuan

    peluang dalam proses pemasaran.

    Program pemasaran pada tahun yang baru biasanya turut dipengaruhi oleh hasil riset

    pemasaran yang dilakukan perusahaan di akhir tahun. Riset pemasaran dapat

    diibaratkan sebagai mata dan telinga perusahaan untuk mengetahui bagaimana

    pandangan dan keinginan konsumen terhadap perusahaan.

    B. KATEGORI ALAT

    1. Laptop/ PC Core I3

    2. Microsoft Excel

    3. Microsoft Word

    4. Alat Tulis

    5. Printer

  • JOB SHEET KODE DOKUMEN

    RISET PEMASARAN

    00-00-0001

    Tanggal terbit:

    00-00-0000

    Disusun:

    Ir. Irma ,MT

    Ir Gaguk, MM

    Fitri, ST.,MT

    Danis, MBA

    Disetujui:

    Yugowati,Phd

    Revisi ke: 00

    Page: 2 of 8

    C. PERALATAN DAN BAHAN HABIS Tabel 1. Daftar Peralatan No Nama Peralatan Kode Spesifikasi Jumlah Satuan

    1 Laptop /PC Core I3 30 buah

    2 Printer Inkjet 1 Buah

    Tabel 2. Daftar Bahan (optional-jika dalam praktek menggunakan bahan) No Nama Bahan Jumlah Satuan

    1 Kertas A4 10 Lembar

    2 Tinta Printer 1 Set

    D. PERLENGKAPAN

     Wearpack

    E. DESKRIPSI PERALATAN

     Laptop dengan core i3 dengan software Ms word dan MS excel

    F. LANGKAH KERJA PENGOPERASIAN/PENGERJAAN

    1. Menetapkan masalah riset

    Hal-hal yang perlu dilakukan oleh periset dalam menetapkan permasalahan

    adalah :

    a. Memperoleh pandangan klien mengenai masalah yang sebenarnya terjadi

    b. Mempertimbangkan sumber dan jenis informasi yang sebenarnya dibutuhkan

    oleh klien

    c. Mengkombinasikan masukan informasi dari pihak klien dengan periset

  • JOB SHEET KODE DOKUMEN

    RISET PEMASARAN

    00-00-0001

    Tanggal terbit:

    00-00-0000

    Disusun:

    Ir. Irma ,MT

    Ir Gaguk, MM

    Fitri, ST.,MT

    Danis, MBA

    Disetujui:

    Yugowati,Phd

    Revisi ke: 00

    Page: 3 of 8

    2. Penentuan desain riset

    Pada tahap ini periset perlu merinci dengan detail prosedur yang diperlukan untuk

    memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk menjawab masalah riset dan

    menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi pengambilan keputusan.

    a. Eksplanatori

    Tujuan utama dari metode ini adalah memperoleh pandangan yang

    mendalam dan menyeluruh mengenai masalah yang sebenarnya dihadapi

    perusahaan. Jadi informasi yang dicari sekedar untuk mengetahui

    permasalahan dasar.

    b. Deskriptif

    Tujuan utama metode ini adalah menggambarkan sesuatu baik secara tabel

    maupun grafik untuk mendiskripsikan profil data yang mendukung

    permasalahan sebenarnya

    c. Kausal

    Tujuan utama metode ini adalah membuktikan hubungan sebab akibat atau

    hubungan mempengaruhi dan dipengaruhi atas variabel-variabel yang diteliti.

    3. Metode Pengumpulan Data (Primer atau Sekunder)

    a. Data Primer

    Data primer adalah data asli yang dikumpulkan langsung oleh periset untuk

    menjawab masalah risetnya secara khusus.

    Cara mengumpulkan data primer adalah dengan :

    1. Wawancara

    2. Forum Group Discussion (FGD)

    3. Teknik Proyeksi

    4. Survei

    5. Observasi

    6. Eksperimen

  • JOB SHEET KODE DOKUMEN

    RISET PEMASARAN

    00-00-0001

    Tanggal terbit:

    00-00-0000

    Disusun:

    Ir. Irma ,MT

    Ir Gaguk, MM

    Fitri, ST.,MT

    Danis, MBA

    Disetujui:

    Yugowati,Phd

    Revisi ke: 00

    Page: 4 of 8

    b. Data Sekunder

    Data sekunder adalah data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain, bukan

    oleh periset sendiri. Dalam hal ini periset hanya sekedar mencatat,

    mengakses, atau meminta data tersebut (kadang sudah berbentuk informasi)

    ke pihak lain yang telah mengumpulkan data yang dimaksud di lapangan.

    4. Penentuan Desain Pertanyaan, Skala dan Alat Analisis

    Pada tahap ini periset perlu melakukan 3 aktivitas, yaitu :

    a. Merancang pertanyaan atau kuesioner yang akan ditanyakan kepada pihak

    yang disurvey.

    Pertanyaan dalam kuesioner ini dapat bersifat terbuka maupun tertutup.

    b. Merancang skala pemilaian hasil kuesioner.

    c. Merancang alat analisis yang akan digunakan dalam menilai kuesioner.

    5. Menentukan Metode Pengambilan Sampel dari Populasi yang Diteliti.

    Dalam menentukan siapa dan banyaknya sampel yang diambil, periset hendaknya

    memahami dengan baik keadaan populasi yang akan diambil sampelnya tersebut.

    Metode pengambilan sampel dapat dilakukan periset jika telah mengetahui

    keadaan populasi yang sebenarnya.

    Menurut Tutorial Penelitian (2014), metode pengambilan sampel yang dapat

    digunakan, antara lain:

    a. Probability sampling

    Teknik pengambilan sampel dimana setiap anggota populasi memiliki

    peluang sama dipilih menjadi sampel.

    1. Sampling Acak Sederhana (Simple Random Sampling)

    Pengambilan sampel dari populasi secara acak berdasarkan frekuensi

    probabilitas semua anggota populasi.

    2. Sampling Acak Sistematis (Systematic Random Sampling)

  • JOB SHEET KODE DOKUMEN

    RISET PEMASARAN

    00-00-0001

    Tanggal terbit:

    00-00-0000

    Disusun:

    Ir. Irma ,MT

    Ir Gaguk, MM

    Fitri, ST.,MT

    Danis, MBA

    Disetujui:

    Yugowati,Phd

    Revisi ke: 00

    Page: 5 of 8

    Pengambilan sampel melibatkan aturan populasi dalam urutan sistematika

    tertentu.

    3. Sampling Stratifikasi (Stratified Sampling)

    Populasi dibagike dalam kelompok strata dan kemudian mengambil

    sampel dari tiap kelompok tergantung kreteria yang ditetapkan.

    4. Sampling Rumpun (Cluster Sampling)

    Populasi dibagi ke dalam kelompok kewilayahan kemudian memilih wakil

    dari tiap-tiap kelompok.

    5. Sampling Bertahap (Multistage Sampling)

    Pengambilan sampel menggunakan lebih dari satu teknik probability

    sampling. Misalnya, menggunakan metode stratified sampling pada tahap

    pertama kemudian metode simple random sampling pada tahap kedua dan

    seterusnya sampai mencapai sampel yang diinginkan.

    6. Probabilitas Prporsional Ukuran Sampling (Probability Proportional to

    Size Sampling)

    Probabilitas pengambilan sampel sebanding dengan ukuran sampling

    bahwa sampel dipilih secara proporsional dengan ukuran total populasi.

    Ini adalah bentuk multistage sampling di tahap pertama dan kemudian

    random sampling di tahap kedua, tetapi jumlah sampel sebandin