Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

of 14

Embed Size (px)

Transcript of Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    1/14

    1

    PERANGKAT LUNAK APLIKASI BASIS DATA

    9.1. Pendahuluan

    Dalam materi kuliah telah dijelaskan berbagai macam perangkat lunak aplikasi yang dapat digunakan untuk

    mempermudah pekerjaan. Pada praktikum 9 kali ini kita akan membahas tentang perangkat lunak aplikasi basis

    data relational

    Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan dapat menggunakan perangkat lunak mampu mempuat

    suatu tabel, melakukam proses query baik melalui acces dengan klik ataupun melalui perintah SQl (Standar

    Query language).

    9.2. Penyajian

    Menjalankan MS-Access

    1. Untuk mulai menjalankan Microsoft Access, klik tombol start all programs offices MicrosoftAccess, atau klik ganda icon Microsoft Access, sehingga muncul jendela seperti dibawah ini.

    2. Pemilihan sebuah option dapat dilakukan dengan menekan Alt dan huruf yang digaris bawahi dari menuyang bersangkutan. Misalnya menekan Alt-F sama dengan mengklik menu file.

    Membuat Basis data Baru

    1. Dari menu File, pilih New Basis data, atau tekan Ctrl+N. Jendela yang akan ditampilkan adalah sebagaiberikut :

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    2/14

    2

    2. Untuk membuat basis data baru, klik tulisan dan icon Blank Database. Maka Anda akan diminta untukmemasukkan nama basis data yang baru Anda buat.

    3. Pada kotak File Name ketikkan fakultas sebagai nama file dari basis data4. Klik Create untuk membuat basis data baru dengan nama fakultas. Microsoft Access akan membuat sebuah

    file bernama fakultas.mdb.

    Membuat Tabel

    Tables atau tabel adalah kumpulan data, merupakan komponen utama dan pertama dari sebuah basis

    data yang harus dibuat.

    Membuat Tabel Baru

    1. Dari jendela Tables, klik dua kali pada Create Table in design view.

    2. Di dalam jendela yang muncul terdapat tiga buah field sebagai berikut:a. Field Name adalah nama field, ketikkanb. Data Type adalah jenis data dari field yang disebelah kirinya.c. Description adalah tempat untuk mengisikan keterangan yang dapat membantu menjelaskan fungsi field

    yang bersangkutan.

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    3/14

    3

    3. Tabel yang akan dibuat adalah sebagai berikut:a. Tabel Departemen: kode dept, nama deptb. Tabel Dosen: NIP, nama, kode deptc. Tabel Mahasiswa: NRP, nama, kode deptd. Tabel Mata Kuliah: kode MK, nama, semester, sks, kode depte. Tabel Pengajaran: NIP, kode MK, waktu, tempat, tahun ajaranf. Tabel Bimbingan: NIP, NRP, tahun ajarang. Tabel KRS: NRP, kode MK, nilai, tahun ajaran

    4. Membuat Tabel Tuliskan nama field, kemudian tentukan tipe data dari masing-masing field.

    Field yang akan menyimpan primary key pada tabel Departemen adalah field kode_dept. Untukmenjadikan field kode_dept sebagai primary key pindahkan kursor ke field kode_dept.

    Klik tombol Primary key untuk menandai field kode_dept sebagai kunci Primer. Disebelah kiri field kode_dept sekarang terdapat gambar kunci yang menandakan bahwa field yang

    bersangkutan adalah kunci primer.

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    4/14

    4

    Untuk menyimpannya, klik menu File dan Pilih Save (atau tekan Ctrl+S) atau tekan tanda X pada pojokkanan atas. Kotak Save As akan muncul, lalu ketikkan Departemen sebagai nama tabel dan klik OK.

    Lakukanlah kembali hal di atas untuk Tabel Dosen, Tabel Mahasiswa, dan Tabel Mata Kuliah. Untuk

    Tabel Pengajaran, Bimbingan, dan KRS, langkah pembuatannya juga sama dengan di atas, hanya saja tidak perlu

    menetapkan primary key dari tabel.

    Peringatan di atas muncul untuk sebuah tabel yang belum menetapkan kunci primer. Jika pembuat basis

    data ingin dibuatkan kunci primer secara otomatis (berupa autonumber), maka klik Yes, jika tidak, maka klik No.

    5. Hasil perancangan tabel yang telah dibuat pada basis data fakultas adalah sebagai berikut:

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    5/14

    5

    Membuat Hubungan antar tabel

    1. Dari menu Tools, klik Relationship, atau klik tombol Relationships.

    2. Jendela Relationship dan jendela Show Table akan muncul sekaligus.

    3. Jika jendela Show Table belum muncul, klik tombol Show Table pada toolbar untukmenampilkan jendela Show Table.

    4. Masukkan tabel dengan cara menyorot nama tabel kemudian klik tombol Add.5. Setelah semua tabel yang diperlukan masuk ke dalam jendela relationship, tutup kotak dialog Show

    Table dengan mengklik Close.

    6. Pada layar sekarang muncul jendela Relationship dengan tujuh buah tabel.

    7. Untuk membuat hubungan antara tabel Departemen dengan tabel Dosen melalui field kode_dept, klikfield kode_dept pada tabel Departemen, kemudian tahan dan seret ke field kode_dept pada tabel Dosen.

    Setelah itu akan muncul kotak dialog relationship yang meminta konfirmasi. Bila kita menarik kearah

    yang salah, kita dapat memperbaikinya di sini.

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    6/14

    6

    8. Klik Create.9. Microsoft Access membuatkan hubungan untuk kedua tabel. Hubungan ini ditandai dengan garis antara

    field-field kedua tabel.

    10. Lakukan langkah yang sama untuk membuat hubungan antar tabel lainnya sehingga hasilnya sepertigambar di bawah ini:

    Catatan :

    Referential Integrity adalah suatu sistem peraturan yang digunakan Microsoft Access untuk menjaminvaliditas hubungan antara sejumlah record dalam tabel-tabel yang terkait, dan untuk memastikan bahwa kita tidak

    menghapus atau mengubah data yang terkait secara tidak sengaja.

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    7/14

    7

    Membuka, Mengedit, dan Mengisi Tabel

    1. Sorot Tabel Departemen dan klik Open, atau sorot tulisan Departemen dan langsung klik dua kali padatulisan tersebut.

    2. Pada Datasheet View tabel kosong dengan dua buah field siap diisi, ketikkan data pertama di field masing-masing, kemudian lakukan langkah yang sama untuk semua tabel yang ada.

    3. Pada mode ini tabel dapat diisikan sesuai dengan desain tabel yang telah dibuat sebelumnya. Selain modepengisian, kita juga dapat mengedit desain yang kita buat sebelumnya, dengan cara mengganti mode

    pengisian tabel menjadi mode desain tabel dengan mengklik tombol view pada toolbar dan

    demikian juga sebaliknya. Pada mode desain tabel kita dapat mengedit struktur tabel yang telah kita buatsebelumnya.

    4. Setelah empat tabel di atas, isilah 3 tabel lainnya dengan data yang sesuai dengan data yang telah terdapatpada 4 tabel sebelumnya.

    Membuat Form menggunakan Wizard

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    8/14

    8

    Form digunakan untuk memudahkan dalam menampilkan, memasukkan dan mengadakan perubahan secaralangsung terhadap data dari satu atau banyak tabel yang memiliki relationship. Ketika sebuah form dibuka,

    Microsoft Access mengambil data dari satu atau beberapa tabel dan menampilkan ke layar dengan layout yangdapat dipilih dari menu Form Wizard, atau dengan layout yang dapat dikrreasikan sendiri sesuai dengan

    kebutuhan organisasi.

    Sebuah tabel ketika dibuka dapat menampilkam banyak record dalam satu waktu, namun terkadang kita perlumenggeser (scrolling) untuk dapat melihat seluruh data yang terdapat dalam sebuah record. Ketika sebuah tabel

    ditampilkan, kita hanya dapat melakukan update terhadap data pada tabel tersebut, sedangkan dengan form kita

    dapat melakukan update juga terhadap beberapa tabel yang memiliki relationship.

    Sebuah form hanya menampilkan dan focus pada sebuah record dalam satu waktu, serta dapat menampilkan field

    dari satu atau beberapa tabel yang memiliki relationship.

    Pada praktikum ini kita akan membuat form untuk memudahkan manipulasi data pada sebuah tabel dengan

    menggunakan fasilitas wizard yang terdapat pada Microsoft Access. Langkah-langkah pembuatannya adalahsebagai berikut:

    1. Dari jendela forms, klik dua kali pada create form by using wizard

    2. Selanjutnya akan muncul jendela form wizard

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    9/14

    9

    3. Pilihlah tabel yang akan dibuat formnya pada list Tables/Queries, kemudian pilih field yang akandimasukkan ke dalam form. Tanda panah satu untuk memilih field satu persatu, sedangkan tanda panah dua

    untuk memilih seluruh field sekaligus. Nama field yang terpilih akan berpindah dari kotak Available Fieldske Selected Field.

    4. Setelah memilih field, klik tombol Next untuk memilih layout dari form.

    5. Pilih salah satu layout yang dikehendaki, kemudian klik Next untuk memilih style. Setelah memilih style,klik Next.

    6. Pada jendela selanjutnya kita diminta memasukkan nama form, kemudian menentukan apakah form akanlangsung dibuka atau ingin dimodifikasi kembali.

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    10/14

    10

    7. Setelah selesai mengisi nama dan option di atas, maka form akan selesai dibuat dengan mengklik tombolfinish. Form yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

    Membuat Report menggunakan Wizard

    Microsoft Access menyediakan fasilitas untuk membuat laporan secara otomatis atau membuat versi cetak daridata yang terdapat pada tabel. Misalnya, kita ingin mencetak nama seluruh mahasiswa yang terdaftar di fakultas.

    Untuk membuat report mahasiswa dengan menggunakan wizard, langkahnya adalah sebagai berikut:

    1. Dari jendela reports, klik dua kali create reports by using wizard

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    11/14

    11

    2. Selanjutnya akan muncul jendela reports wizard

    3. Pilihlah tabel yang akan dibuat reportnya pada list Tables/Queries, kemudian pilih field yang akandimasukkan ke dalam report. Tanda panah satu untuk memilih field satu persatu, sedangkan tanda panah dua

    untuk memilih seluruh field sekaligus. Nama field yang terpilih akan berpindah dari kotak Available Fields

    ke Selected Field.

    4. Setelah memilih field, klik tombol Next untuk menentukan berdasarkan field mana data dalam tabel akandikelompokkan. Kita akan mengelompokkan data pada tabel mahasiswa berdasarkan kode departemennya,

    kemudian klik Next.

    5. Setelah dikelompokkan, kita akan menentukan berdasarkan field mana data akan di urutkan. Untuk reportmahasiswa kali ini kita akan mengurutkan berdasarkan NRP dari yang terkecil ke yang terbesar (ascending),setelah itu klik Next.

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    12/14

    12

    6. Pilih salah satu layout dan orientasi tampilan report yang dikehendaki, kemudian klik Next untuk memilihstyle..

    7. Pilih style yang dikehendaki, kemudian klik Next.

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    13/14

    13

    8. Pada jendela selanjutnya kita diminta memasukkan nama report, kemudian menentukan apakah report akanlangsung dibuka atau ingin dimodifikasi kembali.

    9. Setelah selesai mengisi nama dan option di atas, maka report akan selesai dibuat dengan mengklik tombolfinish. Report yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

  • 8/8/2019 Manajemen Basis Data (Acces) - Perangkat Lunak Aplikasi Basis Data

    14/14

    14

    7.3. Penutup

    Dari latihan dan contoh di atas, kita telah dapat membuat sebuah basis data lengkap dengan form dan reportnyauntuk memudahkan penguna basis data. Cobalah berlatih lebih jauh lagi mengerjakan soal-soal latihan. Gunakan

    langkah-langkah yang sudah diajarkan, kemudian lakukan explorasi terhadap fasilitas dan fungsi lainnya yangterdapat dalam Microsoft Access.

    Soal-soal latihan

    1. Buatlah rancangan basis data fakultas versimu sendiri, dan jelaskan mengapa dibuat demikian!2. Buatlah basis data perpustakaan dengan menggunakan Microsoft Access!3. Cobalah untuk mengisikan data di bawah ini pada tabel Bimbingan, Pengajaran, dan KRS. Apa yang terjadi

    dan mengapa?

    NIP NRP Tahun ajaran

    123 456 789 G0197005 2001-2002

    NIP Kode_MK waktu tempat Tahun ajaran

    145 762 899 G023 Jumat, 08.00-10.00 R. Depan 2005-2006

    NRP Kode_MK Tahun ajaran

    G0397003 G024 2004-2005

    4. Mengapa relasi yang dibuat pada contoh di atas selalu menggunakan field kode, bukan field yang lainmisalnya seperti field nama?Jelaskan jawabanmu!

    5. Apa yan terjadi jika referential integrity pada garis relationship tidak digunakan?6. Apakah fungsi dari sebuah primary key?7. Apa saja yang membedakan sebuah field yang menjadi primary key dengan field yang lain?8. Apakah setiap tabel harus memiliki sebuah field sebagai primary key? Jelaskan jawabanmu!