Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Bayi Ny

download Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Bayi Ny

If you can't read please download the document

  • date post

    11-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    180
  • download

    6

Embed Size (px)

Transcript of Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Bayi Ny

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI NY R DENGAN DIARE SEDANG TANGGAL 30 OKTOBER 1 NOVEMBER 2012 DI RSUP dr.RASSIDIN PADANG

Disusun Oleh : Kelompok 4

Fitria kasih Foni noveliza Gusfidira darma Harla pebriza septi herda Hartati Helmi fitrayuna Ilda febrianis Linda smi purwanti Novia muchtar

1021995 1021996 1021997 1021998 1021999 10211000 10211001 10211002 10211014

PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MERCUBAKTIJAYA PADANG 2012

KATA PENGANTAR

Assalammualaikum Wr Wb Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk dapat menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh dosen pembimbing kepada kami yang berjudul KONSEP DASAR MANAJEMENT ASUHAN KEBIDANAN PADA KASUS SOLUSIO PLESENTA. Dan salawat beriring salam tak lupa pula kami sampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kegelapan ke alam yang terang benerang dan dari alam kebodohan ke alam yang penuh dengan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti yang kita rasakan pada saat ini. Terima kasih saya ucapkan kepada : 1. Dosen pembimbing : DEVI SYARIEF,. S.SiT,. M.Keb yang telah membimbing kami sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini 2. Untuk teman-teman yang telah memberikan dukungan kepada kami baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Apabila terdapat kekurangan ataupun kesalahan yang di sengaja maupun tidak disengaja kami selaku penulis mohon maaf karena seperti yang kita ketahui tak ada gading yang tak retak seperti itu pun manusia tak ada yang sempurna. Demikian lah makalah ini kami buat semoga dapat bermanfaat bagi yang membacanya. Lebih dan kurang kami ucapkan terima kasih. Wassalammualaikum Wr Wb

Padang,

April 2012

Penulis

Page 2

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI

BAB I

PENDAHULUAN ............................................................................... 1 A. Latar Belakang ............................................................................... 1 B. Batasan Masalah ............................................................................ 1 C. Tujuan Penulisan ........................................................................... 1 D. Metode Penulisan .......................................................................... 1

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Diare ............................................................................. 2 2.2 Etiologi Diare ................................................................................. 2 2.3 Penyebab Timbulnya penyakit diare .............................................. 2 2.4 Komplikai pada Diare .................................................................... 2 2.5 Penularan Kuman Penyakit Diare .................................................. 3 2.6 Macam-macam penyakit diare ....................................................... 3 2.7 Tanda-Tanda Penyakit Diare...........................................................6 2.8 Bahaya Dari Diare...........................................................................7 2.9 Usaha Untuk Mengatasi Diare........................................................7 2.10 Cara Membuat Larutan Oralit dan LGG.......................................7 2.11 Cara Memberikan Larutan Oralit...................................................7 2.12 Cara Pencegahan Penyakit Diare...................................................8

BAB III TINJAUAN KASUS ............................................................................ BAB IV PEMBAHASAN..................................................................................... BAB V PENUTUP A. Kesimpulan .................................................................................... B. Saran-saran ....................................................................................

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................

Page 3

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Menurut WHO (1980), diare adalah buang air besar encer atau cair lebih dari tiga kali sehari. Dimana pada dunia ke-3, diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, membunuh lebih dari 1,5 Juta orang pertahun. Diare kondisinya dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (Fructose, Lactose), penyakit dan makana atau kelebihan Vitamin C dan biasanya disertai sakit perut dan seringkali enek dan muntah. Dimana menurut WHO (1980) diare terbagi dua berdasarkan mula dan lamanya, yaitu diare akut dan diare kronik. Diare seringkali dianggap penyakit yang biasa dan sering dianggap sepele penanganannya. Pada kenyataanya diare dapat menyebabkan gangguan sistem ataupun komplikasi yang sangat membahayakan bagi penderita. Beberapa di antaranya adalah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit, shock hipovolemia, gangguan berbagai organ tubuh, dan bila tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan kematian. Dengan demikian menjadi penting bagi perawat untuk mengetahui lebih lanjut tentang diare, dampak negative yang ditibulkan, serta upaya penanganan dan pencegahan komplikasinya B. Batasan Masalah Karena adanya keterbatasan waktu, tenaga, dan teori pendukung, dan supaya penulisan dapat dilakukan secara baik dan mendalam, maka masalah yang akan diangkat hanya pokok bahasan yang mendalam saja. C. Tujuan 1. Tujuan Umum Mahasiswa mampu membuat dan mengetahui asuhan yang tepat terhadap penderita diare. 2. Tujuan Khusus Setelah melaksanakan asuhan kebidanan ini diharapkan mahasiswa mampu : a. Melakukan pengkajian pada bayi b. Menganalisa masalah dan diagnose potensial c. Melakukan penatalaksanaan d. Melakukan evaluasi

Page 4

BAB II TINJAUAN TEORI DIARE

2.1 Pengertian Diare Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan jumlah yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 ml perjam tinja), dengan tinja berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat), dapat pula disertai frekuensi defekasi yang meningkat. Pengertian lain diare adalah sebuah penyakit dimana penderita mengalami buang air besar yang sering dan masih memiliki kandungan air berlebihan. 2.2 Etiologi diare a. Faktor infeksi : Bakteri, virus, parasit, kandida b. Faktor parenteral : infeksi di bagian tubuh alin (OMA sering terjadi pada anak-anak) c. Faktor malbabsorpsi : karbohidrat, lemak, protein d. Faktor makanan : makanan basi, beracun, terlampau banyak lemak, sayuran yang dimasak kurang matang, kebiasaan cuci tangan e. Faktor psikologis : rasa takut, cemas 2.3 Penyebab Timbulnya Penyakit Diare Penyakit Diare ditimbulkan oleh a. Makan tanpa cuci tangan dengan sabun b. Minum air mentah c. Makan makanan yang dihinggapi lalat d. Keracunan makanan e. Beberapa infeksi virus tetapi juga sering kali akibat dari racun Bakteri. f. Mengkonsumsi alkohol yang berlebihan, terutama dalam seseorang yang tidak cukup makanan. 2.4 Komplikasi pada diare Menurut Bongard (2002), ada 5 komplikasi utama yang muncul pada kasus diare, yaitu: a. Dehidrasi 1. Dehidrasi Ringan; Kehilangan cairan 2 5 % dari berat badan dengan gambaran klinik turgor kulit kurang elastis, suara serak, klien belum jatuh pada keadaan syok. 2. Dehidrasi Sedang; Kehilangan cairan 5 8 % dari berat badan dengan gambaran klinik turgor kulit jelek, suara serak, presyok nadi cepat dan dalam.

Page 5

3. Dehidrasi Berat; Kehilangan cairan 8 10 % dari berat badan dengan gambaran klinik seperti tanda-tanda dehidrasi sedang ditambah dengan kesadaran menurun, apatis sampai koma, otot-otot kaku sampai sianosis. b. Renjatan hipovolemik 1. Ringan (kehilangan cairan < 20% volume darah); pasien mengeluhkan perasaan dingin, perubahan tekanan darah dan nadi, kulit pucat, dingin, lembab, flat neck veins, urin pekat 2. Sedang (defisit 20-40 % dari volume darah); pasien mengaluh haus, tekanan darah turun pada posisi supine, oliguria. 3. Berat (defisit cairan >40 % volume darah); pasien tampak gelisah, lemah, bingung, obtune,tekanan darah rendah dan nadi tak teraba, takhipnea, jika progres berlanjut terjadi cardiac arrest. c. Kejang d. Bakteriemia e. Malnutrisi f. Intoleran sekunder akibat kerusakan mukosa usus (perforasi) 2.5 Penularan Kuman Penyakit Diare Kuman penyakit diare dapat ditularkan melalui : a. Air dan makanan yang tercemar b. Tangan yang kotor c. Berak disembarang tempat d. Botol susu yang kurang bersih 2.6 Macam-macam penyakit diare Diare terbagi dua berdasarkan mula dan lamanya yaitu : 1) Diare akut Diare akut adalah diare yang awalnya mendadak dan berlangsung singkat, dalam beberapa jam sampai 7 atau 14 hari. a. Etiologi Infeksi merupakan penyebab utama diare akut, baik oleh bakteri, parasit maupun virus. Penyebab lain yang dapat menimbulkan diare akut adalah toksin dan obat, nutrisi eteral diikuti puasa yang berlangsung lama, kemoterapi, impaksi tekal (overflow diarrhea) atau berbagai kondisi lain. b. Patogenesis

Page 6

Diare akibat infeksi terutama ditularkan secara fekal oral. Hal ini disebabkan masukan minuman atau makanan yang terkontaminasi tinja ditambah dengan ekresiyang buruk, makanan yang tidak matang, bahkan yang disajikan tanpa dimasak. Penularannya adalah transmisi orang ke orang melalui aeorosolisasi (Morwalk, Rotavirus), tangan yang terkontaminasi (Clostridium diffecile), atau melalui aktivitas seksual. Faktor penentu terjadinya diare akut adalah faktror penyebab (agent) dan faktor penjamu (host). Faktor penjamu adalah kemampuan pertahanan tubuh terhadap organisme, yaitu faktor daya tahan tubuh atau lingkungan lumen saluran cerna, seperti keasaman lambung, motilitas lambung, imunitas, juga mencakup lingkongan mikroflora usus. Faktor penyebab yang mempengaruhi patogenesis antara lain daya penetrasi yang merusak sel mukosa, kemampuan memproduksi toksin yang mempengaruhi sekresi cairan di usus, serta daya lekat kuman-kuman tersebut membentuk koloni-koloni yang dapat menginduksi diare. Patogenesis d