Makanan dan minuman halal&thayyib

Click here to load reader

  • date post

    01-Jul-2015
  • Category

    Food

  • view

    248
  • download

    17

Embed Size (px)

description

Makanan dan minuman halal & thayyib

Transcript of Makanan dan minuman halal&thayyib

  • 1. Makanan danMinumanHalal&ThayyibADE TRIANI UTAMI PASARIBUSONIA NUR ANGGRAENIRIZQI SURYARAMADHANTYSOFIYULLOHKELAS B & C

2. Pengertian Makanan Menurut bahasa :a. Berasal dari kata taam, bentuktunggal dari taimah.b. Menurut Ibnu Manzur danEnsiklopedia Al-Quran, taam adalahkata yang digunakan untuk semuajenis yang dimakan.c. Menurut Ibnu Kasir, semua yangtermasuk dalam kategori biji-bijianseperti gandum dan kurma.d. Menurut at-Tabari, taam adalahapa yang dimakan dan diminum. Menurut istilah:Apa saja yang dimakan oleh manusiadan disantap, baik berupa barangpangan maupun lainnya. 3. Makanan Halal & Thayyib Pada dasarnya semua makanan adalah halal, kecualimakanan yang dilarang yang telah ditetapkan didalam Al-Quran dan hadis. Halal maksudnya adalah dimulai dari caramendapatkannya, bahannya, mengolahnya, sertahukumnya dalam Islam Thayyib maksudnya adalah yang baik danbermanfaat bagi tubuh. 4. Syarat makanan halal1. Suci, bukan najis atau yang terkena najis2. Aman, tidak bermudharat baik yang langsungmaupun tidak langsung3. Disembelih dengan penyembelihan sesuai dengansyariat jika makanan itu berupa daging hewan4. Makanan diperoleh dengan cara yang halal 5. Batasan Makanan Halal Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah,daging babi, (daging hewan) yang disembelih atasnama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul,yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatangbuas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya,dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untukberhala. (QS Al-Maidah ayat 3). 6. Asal-usul makananMakanan Hewani Makanan Nabati 7. Makanan Nabati"Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untukkamu (manusia), dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, laludijadikan-Nya tujuh langit! Dan Dia Maha Mengetahui segalasesuatu. (surat Al-baqarah: 29) 8. Makanan Hewani Hewan air: Semua binatang yang hidup di air baikair laut maupun air tawar semuanya halal untukdikonsumsi, baik berupa ikan maupun bukan, baikmati dengan sebab tertentu maupun mati dengansendirinya Dihalalkan bagimu binatang buruan laut. [QS. AlMaidah :96]. 9. Makanan Hewani (2) Hewan darat:a. Hewan buas: ibnu abbas berkata,Rasulullah melarang memakan binatang buasyang bertaring dan burung yang bercakar. (HR.Muslim). Misalnya, singa, harimau, dan lain-lain.b. Hewan jinak: Di antara binatang darat yangdihalalkan adalah kambing, sapi, kerbau, unta,kuda, dan binatang yang baik-baik Dihalalkan bagimu binatang ternak. [QS. Al Maidah:1] 10. Hewan Dua Alam Menurut beberapa ulama tidak ada dalil dari Al-Quran dan hadits yang shahih dan tegas yangmenjelaskan tentang haramnya hewan yang hidup didua alam (laut dan darat) kecuali untuk katak.Dengan demikian binatang yang hidup di dua alamdasar hukumnya kembali ke kaedah: Hukum asalsegala sesuatu itu halal kecuali ada dalil yangmengharamkannya 11. Hewan Dua Alam (2) Para ulama madzhab memiliki silang pendapat dalam masalahhewan yang hidup di dua alam (air dan darat). Rinciannyasebagai berikut: Ulama Malikiyah: Membolehkan secara mutlak, baik itukatak, kura-kura (penyu), dan kepiting. Ulama Syafiiyah: Membolehkan secara mutlak kecuali katak.Burung air dihalalkan jika disembelih dengan cara yang syari. Ulama Hambali: Hewan yang hidup di dua alam tidaklahhalal kecuali dengan jalan disembelih. Namun untuk kepitingitu dibolehkan karena termasuk hewan yang tidak memilikidarah. Ulama Hanafiyah: Hewan yang hidup di dua alam tidak halalsama sekali karena hewan air yang halal hanyalah ikan. 12. Hubungan Makanan Dengan Kethayyiban Dari segi pengaturan makanana. Waktu3x sehari dan tidak langsung tidursetelah makanb. KuantitasRasulullah SAW menyebutkan :Kami adalah bangsa yang tidakmakan kecuali kalau sudah lapar dankalau kami makan tidak sampaikenyang. 13. Minuman Halal dan Thayyib Minuman menurut bahasa adalah terjemahan darikata syarab. Syarab adalah nama dari sesuatu yang dapatdiminum, yaitu segala yang tidak dikunyah. Secara garis besar, minuman yang halal dan thayyibtidak jauh berbeda dari makanan yang halal danthayyib. Minuman yang beberapa ataupun mayoritasorang katan baik, belum tentu halal dan minumanyang dihalalkan pun belum tentu baik. 14. Lanjut.... Para tafsir ketika menjelaskan kata ini dalamkonteks perintah makan menyatakan bahwa iaberarti makanan dam minuman yang tidak kotordari segi zatnya ataupun kadarluwarsanya ataudicampuri benda najis Jadi selain halal, kita juga harus memakan danmeminum makanan dan minuman yang thayyib. 15. Dan dari buah korma dan anggur, kamu buatminuman yang memabukkan dan rezeki yang baik.Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benarterdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orangyang memikirkan. 16. Ayat di atas menjelaskan buah-buahan yang dapatdimakan dan sekaligus menghasilkan minuman.Hanya saja minuman itu dapat beralih atau menjadisesuatu yang buruk, karena misalnya memabukkan. 17. Khamar merupakanminuman haram yangbanyak disinggung di dalamAl-Quran. Khamar adalahsemua jenis minuman yangmemabukkan. Baik kadarnyabanyak ataupun sedikitkhamar tetaplah haram.Khamar biasanya jugadisebut dengan minumankeras atau banyak jugadisebut dengan alkohol(minuman beralkohol). 18. Minuman yang halal pada dasarnya dapat dibagimenjadi 4 bagian Semua jenis air atau cairan yang tidak membahayakanbagi kehidupan manusia, baik membahayakan dari segijasmani, akal, jiwa, maupun aqidah. Air atau cairan yang tidak memabukkan walaupunsebelumnya pernah memabukkan seperti arak yangberubah menjadi cuka. Air atau cairan itu bukan berupa benda najis atau bendasuci yang terkena najis. Air atau cairan yang suci itu didapatkan dengan cara-carayang halal yang tidak bertentangan dengan ajaranagama Islam. 19. Pendapat Para Ulama MUI Indonesia sebagai negara dengan pendudukmayoritas muslim, harus memiliki ketentuan yangjelas tentang makanan dan minuman yang halal dantidak. Untuk itu di Indonesia, suatu produk terutamamakanan dan minuman akan diuji oleh LP-POMMUI. 20. Lanjutan... Untuk mendapatkan sertifikat halal, seorangprodusen harus mengajukan permohonan kepadaMUI dengan cara mengisi formulir yang telahdisediakan oleh LPPOM-MUI. Formulir tersebut ada3 macam, yaitu: (1) formulir untuk makanan danminuman olahan, (2) restoran, dan (3) hewanpotong. 21. Lanjutan... Sedangkan kualifikasi bagi makanan dan minuman yang lulusdari perizinan adalah produk yang memenuhi syaratkehalalan sesuai syariat Islam, yaitu: Tidak mengandung babi atau produk-produk yang berasaldari babi serta tidak menggunakan alkohol sebagaiingredient yang sengaja ditambahkan. Daging yang digunakan berasal dari hewan halal yangdisembelih menurut tatacara syariat Islam. Semua bentuk minuman yang tidak beralkohol. Semua tempat penyimpanan, tempat penjualan,pengolahan, dan tempat transportasi tidak dgunakanuntuk babi atau barang tidak halal lainnya, tempattersebut harus terlebih dahulu dibersihkan dengantatacara yang diatur menurut syariat Islam.