MAKALAH Teknik Digital

download MAKALAH Teknik Digital

of 16

  • date post

    14-Apr-2018
  • Category

    Documents

  • view

    236
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of MAKALAH Teknik Digital

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    1/16

    Laporan Teknik DIGITAL

    Sistem Analog & Digital

    D

    I

    S

    US

    U

    N

    OLEH

    NAMA : KRISNA

    NIM : 4113240016

    Mata Kuliah : Teknik Digital

    FISIKA Non_Dik 2011

    FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

    UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

    SUMATERA UTARA

    2013

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    2/16

    BAB I

    ANALOG DAN DIGITAL

    Sistem Digital dan Sistem Analog, Sebuah sistem digital adalah suatu

    kombinasi alat-alat (listrik, mekanis, fotolistrik dan lain sebagainya) yang disusun untuk

    melaksanakan fungsi-fungsi tertentu dimana kuantitas-kuantitasnya dinytakan secata

    digital. Sedangkan pada sistem analog, kuantitas-kuantitasnya dinyatakan sesuai

    dengan keberadaan fisiknya yang pada prinsipnya bersifat analog.

    Banyak sistem-sistem praktis bersifat hybrid, berarti terdapat baik kuantitas analog

    maupun kuantitas digital dan terjadi konversi terus menerus antara dua kunatitas

    tersebut.

    Sistem-sistem digital memberikan keuntungan berupa kecepatan dan

    kecermatan yang lebih bersar serta kemampuan memorinya. Selain itu sistem-sistem

    digital tidak mudah terpengaruh oleh perubahan karakter listrik komponen-komponensistem, dan dapat digunakan pada rentang pemakaian yang lebih besar.

    Didalam kenyataannya hampir semua kuantitas adalah bersifat analog, dimana

    kuantitas inilah yang sering diukur, dimonitor atau dikendalikan. Jadi apabila

    keuntungan-keuntungan dari sistem digital akan dimanfaatkan, jelas sekali bahwa

    terdapat banyak sekali sistem yang bersifat hybrid. Salah satu contoh adalah sistem

    pengendalian pada proses industri, dimana kuantitas analog seperti temperatur,

    tekanan, kecepatan aliran dan lain sebagainya di ukur dan dikendalikan

    1. PENGERTIAN ANALOG

    Analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang continue, yang membawa

    informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang

    dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Gelombang pada sinyal analog yang

    umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitude, frekuensi, dann

    phase.

    - Amplitude

    Amplitude merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan sinyal analog.

    - Frekuensi

    Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.

    - Phase

    Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

    Analog disebarluaskan melalui gelombang elektromagnnetik (gelombang radio) secara terus

    menerus, yang banyak dipengaruhi oleh factor penggangu. Analog merupakan bentuk komunikasi

    elektromagnetik yang merupakan proses pengiriman sinyal pada gelombang elektromagnetik dan

    bersifat variable yang berurutan. Jadi system analog merupakan suatu bentuk komunikasi

    2

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    3/16

    elektromagentik yang menggatungkan proses pengiriman sinyalnya pada gelombang

    elektromagnetik.

    Misalnya ketika seseorang berkkomunikasi dengan menggunakan telepon, maka suara yang

    dikirim melalui jaringan telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang. Dan kemudian, ketika

    gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang diterjemahkan kembali ke dalam bentuk

    suara, sehingga si penerima dapat mendengar apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari

    kamunikasi tersebut.

    Sinyal analog merupakan pemanfaatan gelombang elektronik. Proses pengiriman suara,

    misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan melaului gelombang elektronmagnetik ini, yang

    bersifat variable dan berkelanjutan. Satu komplit gelombang dimulai dari voltase nol kemudia

    menuju voltase tertinggi dan turun hingga voltase terendah dan kemali ke voltase nol. Kecepatan

    dari gelombang ini disebut dengan hertz (Hz) yang diukur dalam satuan detik.

    Misalnya dalam satu detik, gelombang dikirimkan sebanyak 10, maka disebut dengan 10

    Hz. Contohnya sinyal gambar televise, atau suara radio yang dikirimkan secara berkesinambungan.

    Pelayanan dengan menggunakan sinyal ini agak lambat dan gampang eror dibandingkan

    dengan data dalam bentuk digital. Gelombang analog ini disebut dengan baud. Baud adalah sinyal

    atau gelombang listrik analog. Satu gelombang analog sama dengan satu baud.

    Kelemmahan dari system ini adalah tidak bias mengukur suatu dengan cukup teliti. Karena

    hal ini disebabkan kemampuan mereka untuk secara konsisten terus menurus merekam perubahan

    yang terus menerus terjadi,, dalam setiap pengukuran yang dilakukan oleh system analog ini adapeluang keragu-raguan akaan hasil yang dicapai, dalam sebuah system yang membutuhkan

    ketepatan kordinasi dan ketepatan angka-angka yang benar dan pas, kesalahan kecil akibat kesalahan

    menghitung akan berdampak besar dalam hasil akhir. System ini butuh ketepatan dan ketelitian yang

    akurat, salah satu bentuknya adalah otak kita.

    Contoh saja telepon yang berbasis analog, telepon yang pada awalnya ditemukan pada tahun

    1876, diniatkan sebagai media untuk mengirimkan suara, dan salah satu penerapan konsep analog.

    Sampai pada tahun 1960-an. Penerapan analog ini masih tetap bertahan. Setelah itu mulai mengarah

    kepada teknologi digital. Begitu juga dengan televisi analog yang menerjemahkan sinyal

    menggunakan gelombang radio. Pemancar televise mengirim gambar dan suara melalui gelombang

    radio, diterima oleh antenna rumah dan diterjemahkan menjadi gambar yang kita tonton.

    Berbagai contoh system analog :

    Perekam pita magnetic;

    Penguat audio;

    Computer analog : computer yang digunakan untuk mengelola data, kualitatif, karena

    computer ini digunakan untuk memproses data secara terus menerus dan mengenal data sebagai

    3

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    4/16

    besaran fisik yang diukur secara terus menerus kelluaran dari computer jenis ini adalah dalam

    bentuk dial dan grafik. Contoh : besaran arus listrik.

    Gambar. 1.1 Gelombang

    analog

    2. PENGERTIAN DIGITAL

    Digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang

    tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1,

    sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi tranmisi dengan sinyal digital hanya mencapai

    jarak jangkau pengirim data yang relative dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal

    diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah

    khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nillai untuk

    sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa

    00,01,10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit

    adalah sebesar 2n buah. Teknologi digital memiliki beberapa keistimewaan unik yang tidak dapat

    ditemukan pada teknologi analog, seperti :

    - Mampu mengirim informasi dengan kecepatan cahaya yang mengakibatkan innformasi

    dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.

    - Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kwalitas dan

    kuantitas informasi itu sendiri.

    - Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.

    - Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimkannya secara

    interaktif.

    Perbedaan kamera analog (manual) dan kamera digital hanya terletak pada media

    penyimpanannya, kalau kamera sebelumnya menyimpan data gambar dalam bentuk film yang

    kamu proses dulu untuk mendapatkan fotonya, sementara kamera digital menyimpan data

    gambarnya dalam bentuk data digital yang bias langsung dilihat saat setelah terfoto.

    Dalam bidang telekomunikasi, perbedaan telepon analog dan digital bukan berdasarkan jenis

    pesawat teleponnya, namun pada sistem di sentral teleponnya, walaupun untuk mendukung system

    sentral yang digital, diperlukan pesawat telepon khusus. Begitu juga dengan siaran televise analog

    dan televise digital. Siaran analog kadang kadang terganggu dengan kendala cuaca, letak

    4

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    5/16

    bangunan, dan penyebab lainnya, sementara siaran digital memilii kualitas suara dan gambar yang

    lebih bagus, karena datanya tidak mengalami gangguan saat dikirim ke TV Penerimanya.

    Kelebihan informasi digital adalah kompresi dan kemudahan untuk ditransfer ke media

    elektronik lain. Kelebihan ini dimanfaatkan secara optimal oleh teknologi internet, misalnya dengna

    menaruhnya ke suatu website atau umumnya disbut dengan meng-upload. Cara seperti ini disebut

    online di dunia cyber.

    System tranmisi digital menyediakan :

    Tingkat pengiriman informasi yang lebih tinggi; Perpindahan informasi yang lebih banyak; Tingkat kesalah yang lebih rendah dibandingkan system analog; Peningkatan ekonomi.

    Contoh saja computer, computer mengolah data yang ada secara digital, melaui sinyal listrik

    yang diterimanya atau dikirimkannya. Pada prinsipnya computer hanya mengenal dua arus, yaitu on

    dan off, atau dengan istlah dalam angkanya sering juga dikenal dengan 1 (satu) atau nol (0).

    Kombinasi dari arus on atau ogg inilah yang membuat computer melakukan banyak hal, baik dalam

    mengenal huruf, gambar, suara, bahkan film.

    Contoh system digital saat ini (sebelum system analog)

    Audio recording (CDs, DAT, mp3,) Phone system swithing;

    Automobile engine control ;

    Kawalan automasi (mesin dan robot dalam pembuatan sesuatu produk dan lif);

    Movie effect, still dan video camera;

    Pengiraan (Computing).

    Gambar. 1.2 Gelombang Digital

    Beberapa keunggulan dari system digital adalah :

    Teknologi digital menawarkan biaya lebih rendah, keandalan (reability) lebih baik,

    pemakaian ruangan yang lebih kecil dan konsumsi daya yang lebih rendah;

    Teknologi digital membuat kualitas komunikasi tidak tergantung pada jarak;

    Teknologi digital lebih bergantung pada noise;

    Jaringan digital ideal untuk komunikasi data yang semakin berkembang;

    5

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    6/16

    Teknologi digital memungkinkan pengenalan layanan-layanan baru;

    Teknologi digital menyediakan kapasitas tranmisi yang besar;

    Teknologi digital menawarkan fleksebilitas.

    3. PERBEDAAN ANALOG DAN DIGITAL

    NO ANALOG DIGITAL

    1 Teknologi lama Teknologi baru

    2 Dirancang untuk voiceDirancang untuk voice dan opsi opsi pengujian

    yang lengkap

    3 Tidak efisien untuk data Informasi discreate level

    4 Permasalahan noisy dan rentang eros Kecepatan lebih tinggi

    5 Kecepatan lebih rendah Overhead rendah

    4. PERBEDAAN ANALOG DAN DIGITAL MENURUT KARAKTERISTIK.

    Karakteristik system digital adalah bahwa ia bersifat diskrit,sedangkan system analogbersifat

    continue sehingga pengukuran yang didapat sebenarnya lebih tepat dari system digital hanya saja

    banyak keuntungan yang lain yang dimiliki oleh system digital. Masing masing system tersebut

    mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri tergantung dari untuk kasus apa system tersebut

    digunakan.

    Beberapa keunggulan dari system digital adalah :

    Teknologi digital menawarkan biaya lebih rendah, keandalan (reability) lebih baik, pemakaian

    ruangan yang lebih kecil dan konsumsi daya yang lebih rendah; Teknologi digital membuat kualitas komunikasi tidak tergantung pada jarak;

    Teknologi digital lebih bergantung pada noise;

    Jaringan digital ideal untuk komunikasi data yang semakin berkembang;

    Teknologi digital memungkinkan pengenalan layanan-layanan baru;

    Teknologi digital menyediakan kapasitas tranmisi yang besar;

    Teknologi digital menawarkan fleksebilitas.

    5. MENURUT PESAN ATAU MESSAGE

    Pesan analog adalah kuantitas fisik yang bervariasi terhadap waktu dan dalam bentuk

    continue. Contoh sinyal analog adalah tekanan akustik yang dihasilkan ketika kita berbicara dan arus

    voice pada saluran telepon konvensional. Karena informasi terkandung pada gelombang yang selalu

    berubah terhadap waktu, maka system komunikasi analog harus dapat mentransmisikan gelombang

    ini pada tingkat fidelitas tertentu. Fidelitas dapat diartikan seberapa mirip sinyal yang telah

    dikonvermasikan dibandingkan dengan sinyal sumber asal atau sinyal sebelumnya. Semakin mirip

    sinyal tersebut dengan sinyal sebelum konversi maka fodelitasnya semakin baik.

    6

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    7/16

    Pesan digital adalah deratan symbol yang merepresentasikan informasi. Karena informasi

    terkandung dalam symbol-simbol, maka system komunikasi digital harus dapat mengangkut symbol-

    simbol tersebut dengan tingkat akurasi tertentu. Yang menjadi pertimbangan utama dalam disain

    system adalah menjaga agar symbol tidak berubah.

    6. PERBEDAAN MENURUT CARA KERJA

    System digital merupakan bentuk sampling dari system analog. Digital pada dasarnya di

    code-kan dalam bentuk bilangan biner (Hexa). Besarnya nilai suatu system digital dibatasi oleh

    lebarnya/ jumlah bit (bendwidth). Jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai akurasi system digital.

    Contoh kasus ada system digital dengan lebar 1 byte (8 bit).

    Pada system analog, terdapat amplifier di sepanjang jalur tranmisi. Setiap amplifier

    menghasilkan penguatan (gain), baik menguatkan sinyal pesan maupun noise tambahan yang

    menyertai di sepanjang jalur tranmisi tersebut. Pada siste digital, amplifier digantikan regenerative

    repeater. Fungsi repeater selain menguatkan sinyal, juga membersihkan sinyal tersebut dari noise.

    Pada sinyal unipolar baseband, sinyal input hanya mempunyai dua nilai 0 atau 1. Jadi repeater

    harus memutuskan, maka dari kedua kemungkinan tersebut yang boleh ditampilkan pada interval

    waktu tertentu, untuk menjadi nilai sesungguhnya di sisi terima.

    Keuntungan kedua dari system komunikasi digital adalah bahwa ktia berhubungan dengan

    nilai-nilai, bukan dengan bentuk gelombang. Nilai-nilai bisa dimanipulasi dengan rangkaian-

    rangkaian logika, atau jika perlu, dengan mikroprosesor. Operasi-operasi matematika yang rumit

    bias secara mudah ditampilkan untuk mendapat fungsi-fungsi pemrosesan sinyal atau keamanan

    dalam tranmisi sinyal. Keuntungan ketiga berhubungan dengan range dinamis. Kita dapat

    mengilustrasikan hubungan ini dalam sebuah contoh. Perekaman disk piringan hitam analog

    mempunyia masalah terhadap range dinamik yang terbatas. Suara-suara yang sangat keras

    memerlukan variasi alur yang ekstrim, dan sulit bagi jarum perekam untuk mengikuti variasi

    variasi tersebut. Sementara perekam secara digital tidak mengalami masalah karena semua nilai

    amplitude-nya, baik yang sangat tinggi maupun yang sangat rendah, ditranmisikan menggunakan

    urutan sinyal terbatas yang sama. Namun di dunia ini tidak ada yang ideal. Demikian pula hallnyadengan system komunikasi digital. Kerugian system digital dibandingkan dengan system analog

    adalah, bahwa system digital memerlukan bandwidth yang besar. Sebagai contoh, sebuah kanal

    suara tunggal dapat ditranmisikan menggunakan single-sideband AM dengan bandwidth yang

    kurang dari 5 kHz. Dengan menggunakan system digital, untuk mentransmisikan sinyal yang sama,

    diperlukan bandwidth hingga empat kali dari system analog. Kerugian yang lain adalah selalu harus

    tersedia sinkronisasi. Ini penting bagi system untuk mengetahui kapan setiap symbol yang terkirim

    mmullai dan kapan berakhir, dan perlu meyakinkan apakah setiap symbol sudah terkirim dengan

    benar.

    7

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    8/16

    Secara mudahnya, digital itu adalah 0 dan 1, atau logika biner, atau diskrit, sedang analog

    adalah continous. Digital bisa dilihat sebagai analog yang dicuplik/disampling, kalau samplingnya

    semakin sering atau deltanya makin kecil, katakana mendekati nol, maka sinyal digital bias terlihat

    menjadi analog kembali. Menghitung sinyal digital lebih gampang karena diskrit, sedang analog

    anda harus menggunakan diferensial integral.

    Kalau alat-alat yang digital, itu yang dibuat dan bekerja didasarkan pada prisip digital, ini

    lebih gampang dari analog, tapi sekarang ini analog menjadi trend lagi, karena digital dengan clock

    yang semakin kecil Giga Herzt atau lebih, perilakunya sudah menjadi seperti rangkaian analog, jadi

    diperlukan ahli-ahli rangakaian analog. Kalau untuk telekomunikasi, mau tidak mau maksih

    melibatkan system analog, karena harus menggunakan sinyal pembawa (carrier), komunikasi

    digitalpun hanya datanya di digitalkan (digital (0-1) dimudulasikan dengan carrier sinyal analog) di

    akhirnya harus diubah lagi jadi analog. Kalau contoh komponen yang bekerja dengan prinsip

    analog : transistor, tabung TV, IC-IC TTL, IC Catu Daya. Digital : IC Logika,microcontroller,

    FPGA. Rangkaian analog adalah kebutuhan dasar yang tak tergantikan di banyak system yang

    kompleks, dan menuntut kenerja yang tinggi.

    7. KELEBIHAN SISTEM ANALOG

    Dibalik system analog yang tergolong klasik ini teradat beberapa kelebihan kelebihannya,

    yaitu :

    1. Pemrosesan sinyal dari alam secara alamiah, sinyal yang dihasilkan alam itu adalah berbentuk

    analog. Misalnya sinyal suara dari mikrofon, seismograph dsb, walaupun kemudian bias diproses

    dalam domain digital, sehingga banyak alat yang mempunyai bagian ADC dan DAC. Pembuatan

    ADC dan DAC dengan presisi dan kecepatan tinggi, komunikasi daya rendah itu sangat sulit, ini

    memerlukan orang-orang analog;

    2. Komunikasi digital untuk mengirim sinyal melalui kabel yang panjang biasanya juga harus diubah

    dulu menjadi sinyal analog, memerlukan juga perancangan ADC dan DAC;

    3. Disk Drive Electronics Data Storage binary (digital) dibaca oleh magnetic head ANALOG

    (small, fewmili Volt, high noise) disini sinyal perlu di amplified,filtered, and digitized;4. Penerimaan nirkabel (wireless) sinyal yang diambil/ diterima oleh antenna penerima RF adalah

    ANALOG (fewmili volt, high noise);

    5. Penerima optis menerima data kecepatan tinggi melalui jalur fiber optic yang panjang data harus

    diubah menjadi bentuk cahaya (light) = ANALOG perlu perencanaan rangkaian kecepatan tinggi,

    dan pita lebar (broad band) oleh orang analog. (saat ini kecepatan receiver 10-40 Gb/s);

    6. Sensor Video Camera citra/image diubah menjadi arus menggunakan larik fotodioda system

    ultrasonic menggunakan sensor akustik untuk menghasilkan tegangan yang propesional dengan

    amplitude accelerometer mengaktifkan kantong udara ketika kendaraan menabrak sesuatu, maka

    perubahan kecepatan diukaran sebagai akselerasi itu adalah kerjaan Analog;

    8

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    9/16

    7. Mikroprosessor dan Memory walaupun sesungguhnya DIGITAL, tapi pada kecepatan tinggi (high

    speed digital design), perilakunya mirip sinyal analog perlu pengertian tentang system analog;

    Bab II

    Rangkaian Digital dan Sistem Bilangan

    Perkembangan teknologi dalam bidang elektronika dan instrumentasi mengalami kemajuan

    sangat pesat, bila kita kembali ke beberapa tahun lalu maka kita akan menemukan rangkaian

    elektronika menggunakan tabung hampa, komponen diskrit seperti diode dan transistor. Maka untuk

    sekarang ini kita akan menggunakan sistem digital. Peralatan atau komponen yang digunakan dalam

    sistem digital merupakan susunan angka angka yang dinyatakan dalam bentuk digital (rangkaian

    digital). Pada rangkaian elektronika digital sinyal listrik yang dipakai berubah secara diskrit

    ( kondisi high atau kondisi rendah ) sesuai dengan logika ( 1 dan 0 ). Kondisi tinggi ( high )dinyatakan dengan notasi 1 dan kondisi rendah atau low dinyatakan dengan notasi 0. Komponen

    elektronika yang sudah memakai sinyal digital sebagai contoh adalah komputer, gerbang logika,

    PDA ( personal data assistant ), dan mikroprosesor.

    Sistem digital yang saat ini digunakan mempunyai kelebihan daripada sistem sebelumnya

    yang menggunakan sistem analog. Sistem analog atau digital memproses sinyal sinyal yang

    bervariasi dengan waktu yang memiliki nilai kontinyu atau diskrit. Perbedaan sinyal analog yang

    kontinyu dan sinyal digital dapat dilihat pada gambar 1 dan gambar 2 dibawah ini:

    Beberapa keuntungan dalam menggunakan sistem digital dibandingkan dengan sistem

    analog antara lain :

    1. Sinyal yang dihasilkan lebih baik dan akurat

    2. Noise atau gangguan lebih rendah

    3. Mudah didesain

    9

    http://priyahitajuniarfan.files.wordpress.com/2010/05/gambar-4.jpg
  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    10/16

    4. Data dapat disimpan

    5. Dapat diprogram dan dilakukan perhitungan melalui program

    6. Fleksibilitas dan fungsionalitas lebih baik

    7. Lebih ekonomis

    8. Lebih cepat dalam menghasilkan keluaran

    Logika digital dapat direpresentasikan melalui beberapa cara antara lain :

    1. Tabel kebenaran ( truth table ) : suatu kombinasi yang mungkin dari masukan

    masukan biner pada sebuah rangkaian digital dan keluaran keluarannya.

    2. Aljabar Boolean : memperlihatkan logika pada sebuah format fungsional.

    3. Gerbang logika : Ada beberapa macam gerbang logika yang digunakan antara lain

    gerbang NOT, gerbang AND, gerbang NAND, gerbang OR, gerbang NOR, gerbang

    XOR, dan gerbang XNOR

    4. Dengan software seperti EWB , Eagle dan aplikasi aplikasi lainnya.

    SISTEM BILANGAN DAN PENGKODEAN

    Beberapa sistem bilangan yang ada dalam bidang elektronika dan instrumentasi antara lain :

    1. Bilangan desimal

    Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki basis 10.

    Anggota bilangan desimal antara lain 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. ( r = 10)2. Bilangan Biner

    Bilangan biner adalah bilangan yang memiliki basis 2.

    Anggota bilangan biner antara lain 0 dan 1. ( r = 2 )

    3. Bilangan oktal

    Bilangan oktal adalah bilangan yang memiliki basis 8.

    Anggota bilangan oktal antara lain 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7. ( r = 8 )

    4. Bilangan heksadesimal

    Bilangan heksadesimal adalah bilangan yang memiliki basis 16. Anggota bilangan

    heksadesimal antara lain 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F. ( r = 16 )

    Dalam sistem bilangan dalam bidang elektronika juga diperkenalkan konversi bilangan.Konversi bilangan yang ada antara lain :

    1. Konversi bilangan desimal ke biner

    Nilai bilangan desimal dibagi dengan 2, pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan urutan

    sisa hasil pembagian adalah bentuk bilangan biner dari nilai desimal.

    Contoh soal : Ubah bilangan desimal 10 ke bilangan biner ?

    10

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    11/16

    Jadi bilangan biner untuk bilangan desimal 10 adalah

    1010

    2. Konversi bilangan biner ke bilangan desimalSetiap urutan nilai bilangan biner dijumlahkan, dengan terlebih dahulu nilai biner tersebut

    dikalikan dengan bobot masing masing bilangan biner.

    Contoh soal : Ubah bilangan biner 1010 ke bilangan desimal ?

    Jadi bilangan desimal untuk bilangan biner 1010 adalah 10

    3. Konversi bilangan desimal ke bilangan oktal

    Nilai bilangan desimal dibagi dengan 8, pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan urutan

    sisa hasil pembagian adalah hasil bilangan oktal dari bilangan desimal.Contoh soal : Ubah bilangan desimal 529 ke bilangan oktal ?

    Jadi bilangan oktal untuk bilangan desimal 529 adalah 1021

    4. Konversi bilangan oktal ke bilangan desimal

    Setiap nilai urutan bilangan oktal dijumlahkan, dengan terlebih dahulu nilai oktal tersebut

    dikalikan dengan bobot masing masing bilangan oktal.

    Contoh soal : Ubah bilangan oktal 1021 ke bilangan desimal ?

    Jadi bilangan desimal untuk bilangan oktal 1021 adalah 529

    5. Konversi bilangan desimal ke bilangan heksadesimal

    Konversi bilangan desimal ke bilangan heksadesimal dapat dilakukan dengan cara yangsama seperti cara sebelumnya dengan melakukan pembagian bilangan desimal dengan 16 sehingga

    sisa dan urutan sisanya adalah hasil bilangan heksadesimal. Contoh soal :Ubah bilangan desimal

    5052 ke bilangan heksadesimal ?

    Jadi bilangan heksadesimal untuk bilangan desimal 5052 adalah 13BC

    6. Konversi bilangan heksadesimal ke bilangan desimalDengan melakukan cek kebenaran hasil sebelumnya dapat diketahui hasil bilangan desimal

    11

    http://priyahitajuniarfan.files.wordpress.com/2010/05/gambar-8.jpg
  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    12/16

    tersebut. Dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti konversi konversi sebelumnya untuk

    mendapatkan bentuk bilangan desimal.

    Contoh soal :

    Ubah bilangan heksadesimal 13BC ke bilangan desimal ?

    Jadi bilangan desimal untuk bilangan heksadesimal 13BC adalah 5052

    7. Konversi bilangan oktal ke bilangan biner

    Setiap digit bilagan oktal dapat direpresentasikan ke dalam 3 digit bilangan biner. Setiap

    digit bilangan oktal diubah secara terpisah.

    Contoh soal :

    Ubah bilangan oktal 4567 ke bilangan biner ?

    Yang diambil adalah 3 digit terakhir atau yang tercetak hitam.

    Jadi bilangan biner untuk bilangan oktal 4567 adalah 100 101 110 111

    8. Konversi bilangan biner ke bilangan oktal

    Pengelompokan setiap tiga digit bilangan biner mulai dari LSB hingga MSB. Setiap

    kelompok akan menandakan nilai oktal dari bilangan tersebut.

    Contoh soal :

    Ubah bilangan biner 11110011001 ke bilangan oktal ?

    Langkah pertama adalah bagi bilangan biner tersebut menjadi 3 digit

    Langkah kedua adalah mengganti bilangan biner

    Jadi blangan oktal untuk bilangan biner 11110011001 adalah 3631

    9. Konversi bilangan heksadesimal ke bilangan biner

    Setiap digit bilangan heksadesimal dapat direpresentasikan ke dalam 4 digit bilangan biner.

    Setiap digit bilangan heksadesimal diubah secara terpisah.

    Contoh soal : Ubah bilangan heksadesimal 2AC ke bilangan biner ?

    Jadi bilangan biner untuk bilangan heksadesimal 2AC adalah 0010 1010 1100

    10. Konversi bilangan biner ke bilangan heksadesimal

    12

    http://priyahitajuniarfan.files.wordpress.com/2010/05/gambar-12.jpghttp://priyahitajuniarfan.files.wordpress.com/2010/05/gambar-11.jpghttp://priyahitajuniarfan.files.wordpress.com/2010/05/gambar-10.jpg
  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    13/16

    Pengelompokan setiap empat digit bilangan biner mulai dari LSB hingga MSB . setiap

    kelompok akan menandakan nilai heksa dari bilangan tersebut.

    Contoh soal : Ubah bilangan biner 0010 1010 1100 ke bilangan heksadesimal ?

    Jadi bilangan heksadesimal untuk bilangan biner 0010 1010 1100 adalah 2AC

    BAB III

    TRANSMISI SERI DAN PARALEL

    Perbedaan Parallel Transmission dan Serial Transmission,Asyncronous ,Syncronous,

    Asinkron, Sinkron, Tidak Sinkron,bit sinkronisasi, bit paritas. .

    1. Paralel Transmisi

    Pada transmisi paralel, sejumlah bit dikirimkan per waktu. Paralel transmission antara

    pengirim dan penerima dihubungkan oleh lebih dari 1 jalur transmisi atau dengan kata lain Masing-

    masing bit mempunyai jalurnya tersendiri.contoh : RAM ke Prosesor, HD ke RAM dll Peripheral

    internal komputer.

    Dikarenakan oleh sifatnya yang demikian, maka data yang mengalir pada transmisi paralel

    jauh lebih cepat pada transmisi serial. Berikut ini merupakan gambar pengiriman transmisi paralel

    dari pengirim ke penerima.

    Pada transmisi paralel, beberapa bit (biasanya 8 bit atau satu byte / karakter) akan dikirim

    secara bersamaan pada saluran yang berbeda (kabel, saluran frekuensi) dalam kabel yang sama,

    atau radio jalan, dan disinkronisasi untuk sebuah jam. Perangkat paralel memiliki bus data yang

    lebih luas daripada perangkat serial sehingga dapat mentransfer data dalam kata-kata dari satu atau

    lebih byte pada suatu waktu. Akibatnya, ada percepatan dalam transmisi paralel bit rate lebih dari

    laju bit transmisi serial. Namun, percepatan ini adalah biaya versus tradeoff sejak beberapa kabel

    biaya lebih dari satu kawat, dan sebagai kabel paralel mendapatkan lagi, sinkronisasi waktu antara

    beberapa saluran menjadi lebih sensitif terhadap jarak. Waktu untuk transmisi paralel disediakan

    oleh sinyal clocking konstan dikirim melalui kawat terpisah dalam kabel paralel; sehingga transmisi

    paralel dianggap sinkron.

    Suatu pengiriman data disebut paralel, jika sekelompok bit data ditransmisikan secarabersama-sama dan melewati beberapa jalur transmisi yang terpisah.

    13

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    14/16

    Proses pengiriman data lebih cepat Sistem ini akan lebih efektif untuk transmisi data yang

    memiliki jarak tidak terlalu jauh Agar data yang diterima itu benar maka selang waktu yang

    digunakan oleh pengirim dan penerima harus sama. Untuk keperluan tersebut mka pengirim dan

    penerima harus menambahkan detak (Time Pulse).

    time pulse

    Data dikirimkan sekaligus, misal 8 bit bersamaan

    Kecepatan tinggi

    Karakteristik Media harus baik

    Masalah SKEW Efek yang terjadi pada sejumlah pengiriman bit secara serempak dan

    tiba pada tempat yang dituju dalam waktu yang tidak bersamaan.

    2. Transmisi Serial

    Pada transmisi serial, pada setiap waktu hanya 1 bit data yang dikirimkan. Dengan kata lain,

    bit-bit data tersebut dikirimkan secara satu per satu. Model transmisi seperti ini dijumpai pada

    contoh seperti seorang pengguna menghubungkan terminal ke host komputer yang berada pada

    bangunan yang lain. Berikut merupakan gambar pengiriman transmisi serial dari pengirim ke

    penerima.

    Mode serial membutuhkan sinkronisasi/penyesuaian yang berfungsi untuk :

    Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya merupakan bit data (sinkronisasi bit)

    Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya membentuk sebuah karakter (sinkronisasi

    karakter)

    Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya membentuk sebuah blok data (sinkronisasi

    blok)

    Selanjutnya, pada transmisi serial dapat berbentuk dua jenis, yaitu transmisi serial sinkron

    (synchronous) dan transmisi serial asinkron (asynchronous). Berikut ini merupakan penjelasan dari

    masing-masing jenis transmisi serial tersebut. Transmisi Serial Sinkron (Synchronous).

    TRANSMISI SERIAL SINKRON (SYNCHRONOUS)

    Pada transmisi sinkron, sebelum terjadi komunikasi, diadakan sinkronisasi clock antara

    pengirim dan penerima.

    Data dikirim dalam satu blok data (disebut Frame) yang berisi bit2 Pembuka (preamble bit),

    bit data itu sendiri dan bit2 penutup postamble bit. Ditambahlan juga bit2 kontrol pada bloktersebut.

    14

    http://4.bp.blogspot.com/_HKkEH--Lakc/TRLG6LeF7fI/AAAAAAAAACE/tngRVl9b1hE/s1600/3.jpg
  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    15/16

    Variasi ukuran frame mulai 1500 byte sampai 4096 byte

    Dalam komunikasi sinkron, sbh line 56 kbps mampu membawa data sampai 7000 byte per

    detik

    Contoh interface berbasis transmisi sinkron : Ethernet

    Untuk setiap data yang dikirim terdiri dari:

    a. Bit-bit sincronisasi( flag) : yaitu bit 01111110

    b. Bit Control : 16 bit untuk error detection

    c. bit data : s/d 10.000 bit

    d. bit control : 8 bit

    e.bit flag : yaitu 01111110, untuk tanda akhir

    Character Oriented Frame :

    SYN

    01111110

    SYN

    01111110

    CONTROL

    16 Bit

    Data

    s/d 10000 bit (1250

    huruf)

    Control

    8 bit

    Transmisi Serial Asinkron (Asynchronous)

    Pada transmisi Asinkron, sebelum terjadi komunikasi, tidak diadakan sinkronisasi clock

    antara pengirim dan penerima

    Data dikirim per karakter dan masing2 karakter memiliki bit start (biasanya 0) dan bit stop

    (biasanya 1)

    Start bit berfungsi utk menandakan adanya rangkaian bit karakter yang siap dicuplik.

    15

  • 7/30/2019 MAKALAH Teknik Digital

    16/16

    Stop bit berfungsi utk melakukan proses menunggu karakter berikutnya

    untuk setiap data yang dikirim terdiri :

    a. start bit : 1 buah bit, bit 0, sebagai tanda dimulainya pengiriman 1 buah data

    b. bit-bit data : jumlahnya tergantung sistem yang digunakan

    c. bit paritas : 1 buah bit, digunakan sebagai error detection

    - paritas ganjil atau genap

    d. stop bit : 1 buah bit, bit 1 sebagai tanda berakhirnya pengiriman 1 buah data.

    Contoh : He 0 1001000 1 1 0 01100101 1 1

    DAFTAR PUSTAKA

    http://www.chopersonal.com/2010/12/jenis-jenis-transmisi-transmisi-paralel.html

    Blog.ud.ac.id/kodokbodo/file/2010/03/analog-vs-digital.jpeg

    Ferbiantolumentut.blogspot.com/2011/07/perbedaan-dan-pengertian-sistem-analog

    Dealucuw.blogspot.com/2008/07/perbedaan-teknologi-analog-dan-digital.html?m=1

    Blog.ub.ac.id/dwintaayupramita/

    Pandawa900.blogspot.com//2011/03/perbedaan-sistem-dijital-dan-sistem.html?m=1

    16

    http://www.chopersonal.com/2010/12/jenis-jenis-transmisi-transmisi-paralel.htmlhttp://www.chopersonal.com/2010/12/jenis-jenis-transmisi-transmisi-paralel.html