MAKALAH SETAN #2

Click here to load reader

  • date post

    29-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    47
  • download

    4

Embed Size (px)

description

DOC

Transcript of MAKALAH SETAN #2

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar

Mata Kuliah : Ilmu Sosial DasarDosen : Muhammad Burhan AminTopik Makalah Peran Penduduk Untuk Ketahanan Suatu BangsaKelas : 1-KA28Tanggal Penyerahan Makalah : 18 November 2013Tanggal Upload Makalah : 19 November 2013P E R N Y A T A A N

Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

P e n y u s u n

N P MNama LengkapTanda Tangan

19113628YUSRON ADI PURNOMO

Program Sarjana Sistem InformasiUNIVERSITAS GUNADARMAi

KATA PENGANTARBangsa dan negara Indonesia sejak proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 tidak lepas dan luput dari persoalan yang berkaitan dengan ketahanan suatu bangsa karena dalam perjalanan sejarahnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia mengalami pasang surut dalam menjaga eksistensi dan kelangsungan hidup sebagai sebuah bangsa dan negara yang merdeka dan berdaulat. Apabila dilihat dari geopolitik dan geostrategi yang kemudian dikaitkan dengan potensi-potensi yang dimilikinya maka bangsa Indonesia berada pada posisi yang rawan dengan instabilitas nasional yang disebabkan oleh berbagai kepentingan seperti persaingan dan atau perebutan pengaruh baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Hal itu sudah dapat dipastikan akan memberikan dampak bagi kelangsungan kehidupan bangsa dan negara Indonesia dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam kasus ini saya akan menjabarkan dan memaparkan sedikit peran dari penduduk untuk ketahanan suatu bangsa ii

SURAT PERNYATAAN

i

KATA PENGANTAR

ii

DAFTAR ISI

iiiBAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

11.2 Tujuan

11.3 Sasaran

1BAB II PERMASALAHAN

2.1 Strength

22.2 Weakness

22.3 Oppurtinity

32.4 Threats

3BAB III KESIMPULAN DAN REKOMDENDASI

3.1 Kesimpulan

43.2 Rekomsendasi

4REFERENSI

5iii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangMemiliki cita-cita yang ingin diwujudkan dalam hidup dan kehidupan nyata merupakan angan setiap bangsa. Cita-cita itu yakni titik dari suatu arah tujuan yang memiliki fungsi sebagai penentu arah dari tujuan nasional tersebut. Namun demikian dalam pencapaian cita-cita dan tujuan nasional itu bukan merupakan sesuatu yang mudah diwujudkan karena dalam proses perjalanan kearah itu akan muncul energi baik positif maupun negatif yang akan memaksa suatu bangsa untuk mencari solusi terbaik, terarah, konsisten, efektif, dan efisien.Energi positif dapat muncul dari dua situasi kondisi yaitu dalam negeri dan luar negeri. Kedua situasi kondisi ini akan menjadi motor dan stimulan dalam pemabngkit kesadaran suatu bangsa untuk membangun ketahanan nasional yang holistik dan komprehensif. Selain itu, energi negatif juga akan muncul dari dua situasi kondisi tersebut yang biasanya akan menjadi hambatan dan rintangan untuk membangun ketahanan nasional.1.2 Tujuan

Agar mahasisiswa dan masyarakat dapat mengetahui apa peran dan kewajiban dalam meningkatkan ketahanan suatu bangsa negara dan masyarakat.

1.3 Sasaran

Sasaran utama peran Negara dan masyarakat dalam meningkatkan ketahanan suatu bangsa ialah menciptakan suatu kondisi dinamis bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun dari luar, secara langsung maupun tidak langsung yang mengencam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan dalam mewujudkan suatu tujuan nasional.1BAB II PERMASALAHAN

2.1 Strength (Kekuatan)

a. Kesejahteraan dan Keamanandapat dibedakan namun tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial. Dengan demikian, kesejahteraan dan keamanan merupakan asa dalam sistem kehidupan nasionalb. Mawas ke Dalam dan Mawas ke LuarSistem kehidupan nasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi. Di samping itu, sistem kehidupan nasional juga berinteraksi dengan linkungan sekelilingnya. Dalam proses interaksi tersebut dapat timbul berbagai dampak baik yang bersifat positif maupun negatifc. Komprehensif Integral atau Menyeluruh TerpaduSistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang, serasi dan selaras pada seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegarad. KekeluargaanAsas kekeluargaan mengandung keadilan, kearifan kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara2.2 Weakness (Kelemahan)

a. KemiskinanTidak meratanya perekonimian di Indonesia yang mengakibatkan lemahnya peran penduduk terhadap ketahanan suatu bangsa

b. Suku dan BudayaBanyaknya suku dan budaya di Indonesia menjadikan suatu kelemahan didalam peran penduduk terhadap suatu bangsac. IdeologiPerbedaan berbagai ideologi setiap penduduk menjadikan salah satu kelemahan peran penduduk terhadap suatu bangsa.2d. PolitikBanyaknya partai politik yang menyebabkan terjadinya persaingan dan perselisihan suatu bangsa yang menjadikannya sebagai kelemahan dalam ketahanan nasional

2.3 Oppurtinity (Peluang)

a. MandiriKetahanan Nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan, yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah, dengan tumpuan pada identitas, integritas dan kepribadian bangsab. Dinamisdapat meningkat maupun menurun, hal ini tergantung pada situasi dan kondisi bangsa, Negara serta lingkungan strategisnyac. WibawaKeberhasilan pembinaan Ketahanan suatu bangsa Indonesia secara lanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan keseimbangan sehingga akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa tersebut.d. Konsultasi dan KerjasamaKonsepsi Ketahanan suatu bangsa Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan atagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuata fisik semata, namun lebih mengutamakan sikap konsultatif, kerjasama serta saling mengapresiasi dengan mengandalkan kekuatan, moral dan kepribadian bangsa2.4 Threats (Hambatan)

a. Minimnya kesadaran warganegara maupun masyarakat dalam perannya pada suatu Negara

b. Sifat individualisme yang membuatnya lupa akan kewajibannya terhadap suatu negara

c. Peran pemerintah yang tidak berjalan sesuai dengan asas yang berlandaskan pancasilad. Persebaran wilayah yang tidak merata menjadikan penduduknya lebih tertutup3BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1 Kesimpulana. Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang, serasi dan selaras pada seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegarab. Keberhasilan pembinaan Ketahanan suatu bangsa Indonesia secara berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan keseimbangan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsac. Tidak meratanya perekonimian di Indonesia, banyaknya suku dan budaya di perbedaan ideologi yang berbeda pada setiap penduduk dan banyaknya partai politik yang menyebabkan terjadinya persaingan dan perselisihan suatu bangsa menjadikannya sebagai kelemahan dalam ketahanan nasional

d. Persebaran wilayah yang tidak merata menjadikan penduduknya lebih tertutup terhadap negara3.2 Rekomendasia. Kesejahteraan dan Keamanan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial. Dengan demikian, kesejahteraan dan keamanan dapat dijadikan asa atau acuan dalam sistem kehidupan nasionalb. Meningkatkan sistem perekonimian yang merata di Indonesia sehingga terdapat peran penduduk terhadap ketahanan suatu bangsa

c. Hidup mandiri dapat menimbulkan Ketahanan Nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan, yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah, dengan tumpuan pada identitas, integritas dan kepribadian bangsad. Harmonisasi peran antara pemerintah dengan masyarakat yang berlandaskan dengan asas pancasila akan menimbulkan rasa nasionalisme dalam membentuk ketahanan nasional 4

REFERENSI1. http://gilatugas.blogspot.com/p/ketahanan-nasional.html2. http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/pengertian-ketahanan-nasional-indonesia/3. http://bappenas.go.id/index.php/download_file/view/10134/1920/4. http://endah-gegek.blogspot.com/2012/01/peran-negara-dan-masyarakat-dalam.html5