Makalah Pbl Blok 13 Sken 6

download Makalah Pbl Blok 13 Sken 6

of 26

  • date post

    10-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    32
  • download

    16

Embed Size (px)

description

blok 13

Transcript of Makalah Pbl Blok 13 Sken 6

Prosedur Imunisasi serta Manfaat Imunisasi bagi Balita dan Remaja Disusun Oleh : Melyana Sari102013300/A9Email : melyana.2013fk300@civitas.ukrida.ac.idFakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida WacanaJl. Arjuna Utara No. 6, Jakarta 11510

AbstrakPada perkembangan manusia, pertama kali manusia akan berada dalam rahim ibunya dan akan lahir pada waktunya. Perkembangan manusia sejak dalam kandungan dan lahir sebagai bayi, pada masa bayi inilah akan terjadi perkembangan dan pertumbuhan yang terus-menerus terjadi, pertumbuhan dan perkembangan inilah dimulai sejak dalam kandungan sampai kelahiran lanjut sampai anak-anak dan dewasa. Tentunya pertumbuhan ini akan dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah faktor nutrisi bayi, makanan bayi dan imunisasi dasar yang dilakukan pada masa bayi sampai dewasa. Perkembangaan dari saat bayi dimulai dari saat ia menangis, memanggil kata mama papa, ia bisa merangkak dan akhirnya akan bisa berjalan, hal ini dikaitkan juga dengan imunisasi dasar yang dilakukan anak itu dari bayi hingga dewasa. Pertumbuhan juga akan berjalan sejalan dengan perkembangan, pertumbuhan akan dimulai pada saat dia bertambah tinggi yaitu pada saat anak-anak, karena pada saat itu tulang-tulang epifisis sangat pesat perpanjangannya sehingga anak akan cepat bertambah tinggi, bertambah besar atau gemuk dan mengalami berbagai pertumbuhan seks sekundernya. Pertumbuhan dan perkembangan di pengaruhi juga dengan imunisasi lengkap yang dilakukan oleh orang tuanya sejak dini. Imunisasi dasar berfungsi penting sekali untuk menghindari anak dari penyakit-penyakit yang berbahaya dan mengancam nyawa bila dibiarkan. Oleh karena itu, semua yang kita makan, minum atau imunisasi yang dilakukan semuanya sangat penting untuk kelangsungan pertumbuhan dan perkembangan manusia Kata kunci : nutrisi bayi, imunisasi dasar

Abstract In human development, human beings will be the first time in his mother's womb and be born in time. Human development in the womb and be born as a baby, in infancy, this will occur development and continuous growth, growth and development that begins from conception until birth up until the children and adults. Surely this growth will be influenced by many factors, including the factor of infant nutrition, baby food and basic immunization performed in infancy to adulthood. In human development of when the baby starts from the moment he cried, calling papa mama said, she could crawl and eventually be able to walk, it is associated also with the basic immunization carried the child from infancy to adulthood. Growth will also be run in line with the development, growth will begin to grow taller when he is at the time of the children, because at that time the bones of the epiphyseal very rapid extension so that the child will quickly grow taller, grow large or obese and experiencing a variety of sexual growth secondary. Growth and development is influenced also by the complete immunization conducted by her parents early on. Immunization basic functions crucial to avoid children from diseases that are dangerous and life threatening if left. Therefore, everything we eat, drink or immunization are all very important for the survival of human growth and development

A. Pendahuluan a. Latar Belakang MasalahTubuh kita memiliki beragam macam sistem yang berjalan dan terus-menerus bekerja untuk memenuhi kebutuhan serta menjaga daya tahan tubuh dan proses tumbuh kembang kita agar selalu dalam keadaan baik. Pertumbuhan dan perkembangan seseorang ditentukan dari nutrisi yang diasup setiap harinya, daya tahan tubuh, perilaku seseorang dan lingkungan yang baik akan mempengaruhi tumbuh kembang yang baik juga. Dalam menjaga tumbuh kembang agar selalu baik, maka diperlukan sikap kooperatif dan perhatian terhadap kondisi tubuh agar proses tumbuh kembang tetap terjagaPada tahap perkembangannya akan ada fase dimana manusia harus tahan terhadap bakteri atau virus-virus tertentu, agar daya tahan tubuh mereka kuat dan tidak mudah sakit. Hal ini dinamakan imunisasi, imunisasi dimulai pada saat masih bayi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Artinya, imunisasi ini untuk memberi daya tahan terhadap serangan-serangan virus dan bakteri yang mudah masuk dan menyebabkan penyakit tertentu pada tubuh manusia

b. Rumusan MasalahSeorang perempuan berusia tiga tahun dibawa oleh ibunya untuk check up rutin ke dokter

c. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah memberitau kepada mahasiswa dan masyarakat tentang pentingnya imunisasi pada saat bayi, balita hingga dewasa. Hal ini dilakukan untuk memberi daya tahan tubuh dari penyakit-penyakit tertentu d. Hipotesis Imunisasi mempengaruhi tumbuh kembang anak

B. Pembahasana. Dasar-dasar Imunisasi1Seseorang dapat menderita penyakit infeksi sebagai akibat dari interaksi antara pejamu, mikroorganisme penyebab penyakit dapat bersifat ganas atau tidak dan lingkungan yang menyokong penyakit. Apabila salah satu komponen dominan atau lemah maka infeksi tersebut akan terjadi. Dalam upaya pencegahan, kita dapat mengendalikan faktor pejamu. Melalui imunisasi dapat diupayakan mempertinggi kekebalan pejamu terhadap penyakit tertentu sehingga dapat melawan mikroorganisme penyebab penyakit, tanpa harus mengalami sakit dahulu. Dengan mencegah seorang anak dari penyakit infeksi yang berbahaya, berarti akan meningkatkan daya produktivitas di kemudian hari. Vaksinasi merupakan upaya paling ampuh dalam mencegah penyebaran atau penularan penyakit infeksi yang ganas dan menular dari orang ke orang lainMaka sebagai upaya nyata, pemerintah bersama orang tua mempunyai kewajiban memberikan upaya kesehatan terbaik demi tumbuh kembang anak dan imunisasi merupakan upaya pencegahan yang efektif terhadap penyakit infeksi yang dapat menyebabkan kematian dan kecacatan. Dengan makin banyaknya bayi atau anak yang mendapat imunisasi, penyakit yang dicegah tersebut makin jarang terlihat lagi. Dapat dikatakan bahwa imunisasi merupakan investasi untuk mendapatkan kesejahteraan di masa depan dan akan memperpanjang usia harapan hidup. Berikut beberapa fungsi dan manfaat dari imunisasi tersebut :2

Mencegah perkembangan bakteri yang resisten terhadap antibiotikTampak penurunan angka kejadian resistensi antibiotik terhadap bakteri penyebab. Tampak penurunan angka kejadian resistensi antibiotik terhadap streptococcus pneumonia mengikuti program vaksinasi pneumokokus di Amerika Serikat

Keamanan melakukan perjalanan ke negeri endemikImunisasi sangat penting untuk keamanan perjalanan ke negara endemik suatu penyakit, misalnya calon haji harus mendapatkan vaksinasi meningitis meningokok. Oleh karena meningokokus tidak ada di Indonesia, maka orang Indonesia tidak mempunyai antibodi terhadap meningokok dan rentan terhadap penularan. Penyakit lain yang diperlukan untuk berkunjung ke luar negeri adalah yellow fever dan Japanese encephalitis Peningkatan pertumbuhan ekonomiPeningkatan pertumbuhan ekonomi suatu negara tentunya akan lebih baik apabila masyarakatnya lebih sehat sehingga anggaran untuk pengobatan dapat dialihkan kepada keperluan yang lebih membutuhkan. Perhatian orang tuapun dapat terpusat pada peningkatan ekonomi dan tidak diganggu oleh kesakitan anak-anaknya

Peningkatan perdamaian World health organization membuat ilustrasi yang telah terjadi di Bangladesh saat akan dilakukan imunisasi masal (PIN polio), maka untuk sementara kedua organisasi yang sedang bertengkar damai untuk sementara. Jadi, walaupun dalam keadaan perang, imunisasi dapat menjadi upaya perdamaian demi kesehatan masyarakatnya

Pencegahan terhadap bioterrorismDengan pemberian vaksinasi lengkap, maka kita tidak perlu khawat[ir terhadap isu-isu tersebut yang mungkin belum tentu benarb. Prosedur Imunisasi3 Jenis Vaksin Pada dasarnya, vaksin dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

Vaksin Hidup Attenuated4Vaksin hidup dibuat dari virus atau bakteri liar (wild) penyebab penyakit. Virus atau bakteri liar ini dilemahkan (attenuated) di laboratorium, biasanya dengan cara pembiakan berulang-ulang. Misalnya vaksin campak yang dipakai sampai sekarang, diisolasi unt[uk mengubah virus campak liar menjadi virus vaksin dibutuhkan 10 tahun dengan cara melakukan penanaman pada jaringan media pembiakan secara serial dari seorang anak yang mederita penyakit campak. Berikut adalah keterangan lebih lanjut dari vaksin hidup yang dilemahkan ini :

Supaya dapat menimbulkan respon imun, vaksin hidup attenuated harus berkembang biak (mengadakan replikasi) di dalam tubuh resipien Apapun yang merusak organisme hidup dalam botol (misalnya panas atau cahaya) atau pengaruh luar terhadap replikasi organisme dalam tubuh (antibodi yang beredar) dapat menyebabkan vaksin tersebut tidak efektif Vaksin hidup attenuated dapat menyebabkan penyakit, umumnya bersifat ringan dibanding dengan penyakit alamiah dan itu dianggap sebagai kejadian ikutan (adverse event). Respons imun terhadap vaksin hidup attenuated pada umumnya sama dengan yang diakibatkan oleh infeksi alamiah vaksin hidup attenuated secara teoritis dapat berubah menjadi bentuk patogenik seperti semula. Hal ini hanya dapat terjadi pada vaksin polio hidup vaksin hidup attenuated bersifat labil dan dapat mengalami kerusakan bila terkena panas atau sinar, maka harus dil[akukan pengelolaan dan penyimpanan yang baik dan hati-hati

1. vaksin hidup attenuated yang berasal dari virus hidup :vaksin campak, gondongan (parotitis), rubella, polio, rotavirus dan demam kuning (yellow fever)2. vaksin hidup attenuated yang berasal dari bakteri hidup : vaksin BCG dan demam tifoid oral

Vaksin Inactivated 5Vaksin Inactivated dihasilkan dengan cara membiakkan bakteri atau virus dalam media pembiakkan (persemaian), kemudian dibuat tidak aktif (inactivated) dengan penanaman bahan kimia (biasanya formalin). Vaksin ini tidak dapat tumbuh, maka seluruh dosis antigen dimasukkan dalam suntikan. Vaksin ini tidak men