Makalah Modem REZA

download Makalah Modem REZA

of 16

  • date post

    29-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    387
  • download

    1

Embed Size (px)

description

ISTN

Transcript of Makalah Modem REZA

TUGAS MAKALAHModem

DISUSUN OLEH

Reza Abdillah (09224009)INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONALJalan Mohammad Kahfi II, Srengseng Sawah, Jagakarsa

Jakarta Selatan 12640DAFTAR ISI

Daftar Isi1BAB I Pendahuluan21. Latar Belakang22. Rumusan Masalah2BAB II Pembahasan31. Pengertian Modem32. Sejarah Dan Perkembangan Modem4BAB III Tipe tipe Modem7Bab IV Keunggulan ...........................................................................13Kesimpulan14Daftar Pustaka15BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang

Dalam rangka mengiringi kemajuan teknologi yang demikian pesat apalagi dalam dunia teknologi informasi modem sangatlah berperan penting sebagai media konversi. Baik konversi suara, data, sinyal dan lain lain. Modem sangatlah berperan penting.

Apalagi dewasa ini modem telah menjadi kebutuhan premier bagi kehidupan sehari hari dalam berbagai bidang kehidupan . baik perorangan ataupun perusahaan .

Makan dari itu penulis akan membahas tentang modem . didukung banyaknya dampak positif bagi kita.Rumusan Masalah

Bedasarkan latar belakang yang ada diatas kami merumuskan masalah yang akan kami bahas yaitu

1. Apa Pengertian modem ? 2. Bagaimana Sejarah dan Perkembangan modem ?3. Apa saja Tipe-tipe modem?

4. Bagaimana Dampaknya ?

BAB II PEMBAHASAN

PENGERTIAN DARI MODEMModem singkatan dari modulator demodulator, dikenal sebagai perangkat yang berfungsi untuk memodulasi sinyal informasi dan kemudian mendemodulasi sinyal informasi tersebut.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN MODEM

PERKEMBANGAN teknologi informatika berkaitan erat dengan perkembangan teknologi chip dan komputer. Modem adalah salah satu bukti perangkat yang mengalami perubahan sebagai akibat perkembangan dari teknologi tersebut.Pada proses pengiriman informasi antara dua lokasi, pengirim dan yang dituju pada dasarnya memerlukan perangkat pengirim (transmitter), perangkat penerima (receiver) dan media transmisi sebagai jalan untuk informasi yang akan dikirim oleh trasmitter untuk kemudian diterima reciever.

Perangkat pengirim harus mempunyai kemampuan untuk menerjemahkan informasi dari suatu bentuk "antar muka" baik berupa kata yang ditulis, suara yang diolah maupun obyek gambar diam dan yang bergerak. Ataupun gabungan dari beberapa gambar diam dan yang bergerak, ataupun gabungan dari beberapa obyek informasi menjadi suatu bentuk sinyal tertentu yang siap dikirim. Dalam istilah komunikasi proses ini diistilahkan dengan proses modulasi. Setelah diterima oleh perangkat penerima sinyal hasil modulasi tersebut dikembalikan lagi ke bentuk informasi yang semula untuk kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa manusia kembali. Proses ini dikenal dengan istilah demodulasi.

Proses modulasi dalam konteks modem diartikan sebagai proses pengubahan sinyal data digital menjadi sinyal analog untuk dapat dikirimkan melalui media transmisi (jaringan telepon/PSTN). Sedangkan proses demodulasi adalah kebalikan dari proses modulasi yaitu mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital untuk dapat diteruskan ke parangkat digital. Bila diperhatikan definisi tersebut, maka dapat diartikan perangkat modem adalah sepasang perangkat transmisi untuk mengirimkan informasi dengan modulasi dan mendemodulasi kembali informasi tersebut.PerkembanganSeiring dengan perjalanan waktu maka perkembangan teknologi modem terus mengalami peningkatan dari yang menggunakan teknik modulasi paling sederhana hingga pada teknik modulasi yang canggih. Perjalanan sejarah modem diawali dengan munculnya modem berkecepatan 300 bps kemudian terus meningkat hingga 56,4 Kbps.

a. Modem 300 bps. Protokol yang pertama kali digunakan dalam modem ini adalah Bell 103 dan V.21 yang dapat mengirim hingga 300 bps dengan teknik modulasi PSK (Phase Sift Keying).

b. Modem 2.400 bps. Modem ini menggunakan protokol V.26 atau V.22 bis, dengan teknik modulasi PSK atau QAM. Kecepatan yang bisa dicapai adalah 2.400 bps dengan fallback rate 1.200 bps. Maksudnya, bila kondisi saluran yang digunakan tidak memenuhi syarat untuk mencapai kecepatan 2.400 bps maka kecepetannya akan turun secara otomatis menjadi 1.200 bps.

c. Modem 4.800 bps. Protokol yang dipergunakannya V.27 dengan teknik modulasi PSK. Kecepatan yang bisa dicapai adalah 4.800 bps dengan fallback rate 2.400 bps.

d. Modem 9.600 bps. Protokol yang digunakan pada modem ini V.29 dengan teknik modulasi QAM. Kecepatan yang bisa dicapai 9.600 bps dengan fallback rate 7.200 atau 4.800 bps.

e. Modem 14.400 bps. Protokol modem ini menggunakan V.33 dengan teknik modulasi TCM (Trellis Coded Modulation). Kecepatan yang bisa dicapai 14.400 bps dengan fallback rate 12.000 bps.

f. Modem 19.200 bps. Ia menggunakan protokol V.34 dengan teknik modulasi TCM. Kecepatan yang bisa dicapai 19.200 bps dengan fallback rate 14.400 bps, 12.000 bps dan 9.600 bps.

g. Modem 28.800 bps. Protokolnya menggunakan V.34 dengan teknik modulasi TCM. Kecepatannya mencapai 28.800 bps dengan fallback rate 14.400 bps.

h. Modem 33.600 bps. Protokol yang digunakan V.34 dengan teknik modulasi TCM. Kecepatan yang bisa dicapai 33.600 bps dengan fallback rate dan 19.200 bps.

Modem 56 KbpsTeknologi modem terus berkembang dan untuk saat ini ada beberapa produsen modem yang telah berhasil menciptakan modem generasi terbaru yaitu modem dengan kecepatan 56 Kbps, namun seperti yang terjadi pada generasi sebelumnya, modem ini tidak bisa mencapai kecepatan 56 Kbps setelah terpasang jaringan PSTN.

Namun ada beberapa faktor yang menyebabkan pemakai tidak pernah dapat mencapai kecepatan 56 Kbps, antara lain :

1. Tidak adanya kesesuaian (kompatibilitas) antara teknologi yang dipakai pada modem dengan pool modemnya.

2. Performansi jaringan PSTN yang kurang baik dalam arti fisik maupun dari kepadatan tarik komunikasi data yang melaluinya.

3. Penggunaan teknolgi ADC (Analog to Digital Converter) yang menyebabkan terjadinya noise quantisasi, yang dapat mengurangi kecepatan transmisi modem.

Berdasarkan teknologi yang digunakan, modem 56 Kbps dibagi menjadi dua jenis, yaitu teknologi x2 dan K 56 Flex. BAB III TIPE-TIPE MODEMA. MODEM EKSTERNALModem jenis ini biasanya dipasarkan dalam bentuk kotak dalam berbagai rupa.Ada yang segiempat, bulat, berbentuk telur dan macam-macam lagi.Modem jenis ini biasanya dihubungi melalui kabel ke port COM1, COM2 atau port lain yang sesuai di PC.Modem external adalah lebih mahal tapi tidak mudah disambar petir kalau dibandingkan dengan 'internal modem'.External modem adalah lebih baik karena ia menggunakan perkakasannya sendiri untuk menjalankan modem fungsi modem tersebut tidak seperti 'software modem' yang lain.Dengan ini, perpindahan data melalui internet adalah lebih cepat.External modem juga dibekalakn dengan fungsi lampu yang dapat menunjukkan proses perjalanan modem tersebut. Arti Lampu indikator pada modem eksternalOH: Off HookMenunjukkan bahwa modem sedang bekerja. Kalau diumpamakan pesawat telepon, OH akan menyala saat gagang diangkat dan mati saat gagang diletakkan.

CD: Carrier DetectMenunjukkan apakah ada carrier yang dikirim dari modem yang dihubungi atau tidak. Saat ada koneksi dengan modem lain, lampu CD akan menyala.

AA: Auto AnswerFasilitas modem yang bisa menjawab secara otomatis panggilan dari modem lain. Apabila indikator AA menyala, modem bisa melakukan handshaking secara otomatis.EC: Error ControlFasilitas modem untuk koreksi error. Indikator EC yang menyala menunjukkan fasilitas koreksi error modem sedang aktif.

TD: Transmit DataIndikator yang akan menyala saat modem sedang mengirimkan data.

RD: Receive DataIndikator yang akan menyala saat modem menerima data.

DTR: Data Terminal ReadyIndikator yang menunjukkan modem siap digunakan untuk melakukan koneksi ke modem lain.B. MODEM INTERNALInternal Modem", yaitu modem berjenis kartu sirkit digunakan dengan memasang atau melekatkannya pada sirkuit PCI.Sirkuit PCI ini tersedia pada kebanyakn PC sekarang dimana ianya khas digunakan untuk menampung penambahan kartu assesori pada PC seperti 'sound card', 'graphic card' dan sebagainya.Biasanya, modern internal ini juga dikenal sebagai PCI modem.Modem berjenis ini adalah lebih murah karena buatannya adalah lebih singkat tanpa membutuhkan kotak.Ia senang dipasang tanpa memerlukan kabel.

Ada dua jenis modem seperti ini yaitu 'software modem "dan" hardware modem "." Software modem "ini adalah modem yang menggunakan perangkat lunak khusus untuk menghasilkan sistem processor PC bagi menjalankan fungsi modem tersebut." Hardware modem "pula menggunakan perkakasannya sendiri untuk menjalankan modemnya. Jadi disini adalah jelas bahwa 'hardware modem "adalah lebih baik disebabkkan ia tidak mengganggu sumber sistem prosessor PC bila modem berjalan.Namun, kedua modem tipe ini adalah lebih mudah disambar petir dibandingkan dengan "external modem".C. MODEM KABEL Modem kabel (Cable Modem), adalah perangkat keras yang menghubungkan PC dengan sambungan TV kabel.Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke Internet dengan kecepatan maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5 Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna).Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card).D. MODEM ADSLModem teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscribe Line) yang memungkinkan berselancar internet dan menggunakan telepon analog secara berbarengan.Caranya sangat mudah, untuk ADSL diberikan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line. Posisi Splitter ditempatkan di depan ketika line telepon masuk.Artinya Anda tidak bisa mencabangkan line modem untuk ADSL dengan suara secara langsung.Alat Splitter berguna untuk menghilangkan gangguan ketika anda sedang menggunakan ADSL modem.Dengan Splitter keduanya dapa