Makalah Media Transmisi

download Makalah Media Transmisi

of 24

  • date post

    22-Dec-2014
  • Category

    Documents

  • view

    308
  • download

    11

Embed Size (px)

Transcript of Makalah Media Transmisi

TUGASKOMUNIKASI DATAMEDIA TRANSMISI

DISUSUN OLEH : NAMA NIM : WIRAWAN SUSANTO NUGROHO : 11 55 201 172

UNIVERSITAS LANCANG KUNINGFAKULTAS ILMU KOMPUTER JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA TAHUN 2012 / 2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan karya tulis yang berbentuk makalah ini dengan judul Media Transmisi Walaupun masih banyak kekurangannya. Penyusunan Makalah ini untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Komunikasi Data dan sebagai ajang latihan untuk membuat makalah pada masa mendatang Tugas ini dapat terselesaikan karena adanya dukungan dari berbagai pihak. Penyusun mengharap kritik yang bersifat membangun dari berbagai pihak demi penyempurnaan penyusunan karya tuulis pada masa menadatang Harapan penyusun, semoga karya tulis ini dapat memberikan manfaat bagi penyusun pada khusuusnya dan pembaca pada umunya yang berhubungan dengan pencemaran air sungai di Indonesia Perawang, April 2013 Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................ DAFTAR ISI ....................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ...................................................................................... ............................................................................................................................... 1.2. Rumusan Masalah................................................................................. ............................................................................................................................... 1.3. Tujuan Masalah .................................................................................... ............................................................................................................................... 1.4. Manfaat Penelitian ................................................................................ BAB II PEMBAHASAN 2.1. Definisi Media Transminsi .................................................................. ............................................................................................................................... 2.2. Media Transmisi Guided ...................................................................... ............................................................................................................................... 2.3. Media Transmisi Unguided .................................................................. ............................................................................................................................... BAB III PENUTUP 3.1. Kesimpulan ........................................................................................... ........................................................................................................................ 3.2. Saran ..................................................................................................... ........................................................................................................................ DAFTAR PUSTAKA .........................................................................................

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat, seperti komputer / laptop / printer / dan alat komunikasi lain) yang terhubung dalam sebuah jaringan. (http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_data) Lapisan-lapisan komunikasi data biasanya menggunakan standar OSI. Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for Open Networking adalah sebuah model arsitektur jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standarization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari (Open System Interconnection). Model ini disebut juga dengan "Model Tujuh Lapis OSI" (OSI Seven Layer Models).

Gambar 1. OSI Model (http://rizkeyandita.blogspot.com/2010/06/mediatransmisi-wireless-nirkabel-pada.html) Application berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Presentation berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak

ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Session berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, level ini juga dilakukan resolusi nama. Transport berfungsi untuk memecah data kedalam paket-paket data seta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.

Network berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.

Data Link Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

Physical berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitek jaringan (Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. (http://rizkeyandita.blogspot.com/2010/06/media-transmisiwireless-nirkabel-pada.html) Media transmisi merupakan bagian dari lapisan paling bawah dari lapisan-

lapisan OSI yaitu Physical. Media transmisi ini merupakan bagian dasar yang paling diutamakan sebelum memulai transmisi data. Di sisi lain, media transmisi ini sulit dikuasai oleh para programmer atau bahkan diabaikan karena dianggap hanya untuk pekerja kasar. Padahal media transmisi merupakan dasar sebelum memulai membangun jaringan untuk melakukan transmisi data. Oleh Karena itu penulis membuat makalah yang berjudul Media Transmisi untuk menjawab permasalahan-permasalahan tersebut. 1.2 Rumusan Masalah Dari uraian latar belakang di atas, beberapa permasalahan yang akan dibahas pada makalah ini adalah: 1. Apa definisi Media Transmisi? 2. Apa media transmisi yang termasuk jenis media transmisi Guided? 3. Apa media transmisi yang termasuk jenis media transmisi Unguided?

1.3 Tujuan Adapun yang menjadi tujuan dari penulisan makalah ini adalah: 1. Mengetahui definisi Media Transmisi. 2. Mengetahui media transmisi yang termasuk jenis media transmisi Guided. 3. Mengetahui media transmisi yang termasuk jenis media transmisi Unguided? 1.4 Manfaat Penelitian Bagi Penulis 1. Menambah pengalaman dan pengetahuan bagi Penulis tentang Media Transmisi. Bagi Masyarakat 1. Menambah pengalaman dan pengetahuan pada Masyarakat tentang Media Transmisi.

BAB II PEMBAHASAN2.1 Definisi Media Transmisi Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data. Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya. Karakteristik media transmisi ini bergantung pada jenis alat elektronika, data yang digunakan oleh alat elektronika tersebut, tingkat keefektifan dalam pengiriman data, dan ukuran data yang dikirimkan. Jenis media transmisi ada dua, yaitu Guided dan Unguided. Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel. Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang. (http://id.wikipedia.org/wiki/Media_transmisi) 2.2 Media Transmisi Guided Guided media menyediakan jalur transmisi sinyal yang terbatas secara fisik, meliputi twisted-pair cable, coaxial cable (kabel koaksial) dan fiber-optic cable (kabel serat optik). Sinyal yang melewati media-media tersebut diarahkan dan dibatasi oleh batas fisik media. Twisted-pair dan coaxial cable menggunakan konduktor logam yang menerima dan mentransmisikan sinyal dalam bentuk aliran listrik. Optical fiber/serat optik menerima dan mentransmisikan sinyal data dalam bentuk cahaya. (http://kuliahkomdat.blogspot.com/2008/02/media-transmisi.html) a. Twisted-Pair Cable

Kabel twisted-pair terdiri atas dua jenis yaitu shielded twisted pair biasa disebut STP dan unshielded twisted pair (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP. Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel t