Makalah Kitik Pemicu 4

download Makalah Kitik Pemicu 4

of 38

  • date post

    19-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Makalah Kitik Pemicu 4

  • 7/23/2019 Makalah Kitik Pemicu 4

    1/38

    LAPORAN KIMIA ANALITIK

    PEMICU-4

    KROMATOGRAFI GAS DAN SPEKTROSKOPI MASSA

    Kelompok 3

    Bima Setyaputra (1406604664)

    Edward Gustaf (1406531920)

    Fitriani Meizvira (1406565493)

    Giovanni R. Hosang (1406531630)

    Osel Sakadewa (1406604600)

    PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA

    DEPARTEMEN TEKNIK KIMIA

    FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS INDONESIA

    Depok, November 2015

  • 7/23/2019 Makalah Kitik Pemicu 4

    2/38

    i

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena akhirnya tim penulis dapat

    menyelesaikan laporan kimia analitik pemicu empat mengenai GCMS (Kromatografi Gas dan

    Spektroskopi Massa).

    Sebagai calon insinyur teknik kimia sudah semestinya untuk mempelajari berbagai hal

    yang berhubungan dengan GCMS. Hal tersebut dipandang sangat penting, untuk menjadi dasar

    mempelajari proses pada teknik kimia nantinya.

    Walaupun banyak kendala yang dihadapi sepanjang pembuatan laporan ini, tim penulis

    tetap bertekad untuk menyelesaikan laporan ini sebagai komitmen dan tanggungjawab demi

    memenuhi tugas mata kuliah kimia analitik. Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih

    kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan laporan ini.

    Tim penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena

    itu, tim penulis mengharapkan adanya kritik serta saran supaya laporan ini lebih baik lagi untuk

    kedepannya.

    Tim penulis berharap agar laporan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dan dapat

    menambah wawasan kami khususnya mahasiswa teknik kimia.

    Depok, November 2015

    Tim penulis

  • 7/23/2019 Makalah Kitik Pemicu 4

    3/38

    ii

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL

    KATA PENGANTAR .............................................................................................. i

    DAFTAR ISI............................................................................................................. ii

    BAB I: PENDAHULUAN ...................................................................................... 1

    1.1Latar Belakang .............................................................................................. 1

    1.2Definisi Masalah ........................................................................................... 2

    1.3Tujuan Pembelajaran ..................................................................................... 2

    1.4

    Informasi yang Diperlukan ........................................................................... 2

    BAB II: PEMBAHASAN ........................................................................................ 7

    2.1Tugas I ........................................................................................................... 8

    2.2Tugas II ......................................................................................................... 8

    2.3

    Tugas II ......................................................................................................... 28

    BAB III: PENUTUP ............................................................................................... 34

    3.1Kesimpulan ................................................................................................... 34

    3.2

    Saran .............................................................................................................. 34

    DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 35

  • 7/23/2019 Makalah Kitik Pemicu 4

    4/38

    1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1Latar Belakang

    Ilmu kimia khususnya kimia analaitik pada dasarnya menyangkut penentuan komposisi

    kimiawi suatu materi yang dahulu merupakan tujuan utama seorang ahli kimia analitik.

    Namun di era modern ini telah mencakup aspek-aspek yang meliputi identifikasi suatu zat,

    penentuan struktur dan analisis kuantitatif komposisinya. Dalam analisis kimia terdapat

    beberapa metode yaitu metode klasik dan metode modern.

    Penemuan metode analisis modern meliputi penemuan alat-alat instrumen, sangat

    membantu analis dalam melakukan pekerjaannya. Berbagai macam alat instrumen terus

    diciptakan dan dikembangkan. Kemajuan ini harus sejalan dengan kemampuan analis

    dalam memahami cara penggunaannya. Karena alat-alat instrumen ini memiliki tingkat

    analisis dan kesensitifan yang tinggi.

    Perkembangan teknologi instrumen menghasilkan alat yang merupakan gabungan dari

    dua sistem dan prinsip dasar yang berbeda satu sama lain tetapi dapat saling melengkapi,

    yaitu gabungan antara kromatografi gas dan spektrometer massa (GC-MS). Kedua alat

    dihubungkan dengan satu interfase. interface yang digunakan antara lain EI (electron

    ionisation) dan chemical ionisation. Dari kromatografi GC-MS akan diperoleh informasi

    massa senyawa yang terdeteksi yang selanjutnya dapat terkuantisasi konsentrasinya dengan

    analisa peerbandingan menggunakan standard baik standar tunggal atau deret standar.

    Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai GC-MS, maka dalam makalah ini akan dibahas

    beberapa hal yang terkait dengan GC-MS.

  • 7/23/2019 Makalah Kitik Pemicu 4

    5/38

    2

    1.2Definisi Masalah

    Menggunakan metode GCMS untuk mengetahui atau mendeteksi penggunaan narkoba

    oleh tersangka pengguna narkoba dan mengetahui jenis narkoba yang telah dikonsumsinya

    dengan menganalisis sampel urine si pengguna narkoba.

    1.3Tujuan Pembelajaran

    Tujuan pembuatan laporan ini adalah untuk mengetahui tentang metode analisis GCMS

    khususnya metode GCMS yang digunakan untuk meneliti kandungan narkoba dalam

    sampel urine pengguna narkoba.

    1.4Informasi yang Diperlukan

    Pengertian dan Ulasan Singkat GCMS

    Kromatografi adalah suatu metode pemisahan campuran senyawa menjadi senyawa

    murni dan untuk mengetahui kuantitasnya. Untuk itu, kemurnian bahan atau komposisi

    campuran dengan kandungan yang berbeda dapat dianalisis dengan benar. Teknologi

    yang penting untuk analisis dan pemisahan preparatif pada campuran bahan adalah

    kromatografi. Kromatografi dapat dibedakan menjadi 3 yaitu GLC, GSC dan GC.

    Pada gas-solid chromatography, fasa diam yang digunakan berupa padatan. Sistem

    gas padat ini telah digunakan dalam pemurnian gas dan penghilangan asap. Secara umum,

    instrumen dan cara kerja yang digunakan dalam sistem gas padat ini tidak berbeda dengan

    dengan sistem gas cair. Perbedaannya adalah padagas-liquid chromatography, fase diam

    yang digunakan berupa cairan yang di injeksikan pada kolom, sedangkan pada gas-solid

    chromatography senyawa padat berfungsi sebagai permukaan yang menyerap

    Sedangkan pada GC (Gas Chromatography) volume pembawa yang diperlukan untuk

    menggerakkan pita zat terlarut pada keseluruhan panjang suatu kolom adalah volume

    retensi (VR), yaitu besaran fundamental yang diukur dalam kromatografi gas. Untuk suatu

    kolom tertentu yang dioperasikan pada temperatur (tc) dan laju aliran gas pembawa

    (Rc), maka waktu yang diperlukan masing- masing komponen untuk tinggal di dalam

    kolom dikenal sebagai waktu retensinya (tR)

    GC (Gas Chromatography) yang biasa disebut juga Kromatografi gas (KG)

    merupakan teknik instrumental yang dikenalkan pertama kali pada tahun 1950-an. GC

    merupakan metode yang dinamis untuk pemisahan dan deteksi senyawa-senyawa

  • 7/23/2019 Makalah Kitik Pemicu 4

    6/38

    3

    organik yang mudah menguap dan senyawa-senyawa gas anorganik dalam suatu

    campuran Perkembangan teknologi yang signifikan dalam bidang elektronik, komputer,

    dan kolom telah menghasilkan batas deteksi yang lebih rendah serta identifikasi senyawa

    menjadi lebih akurat melalui teknik analisis dengan resolusi yang meningkat.

    GC menggunakan gas sebagai gas pembawa/fase geraknya. Ada 2 jenis

    kromatografi gas, yaitu :

    1. Kromatografi gascair (KGC) yang fase diamnya berupa cairan yang diikatkan

    pada suatu pendukung sehingga solut akan terlarut dalam fase diam.

    2. Kromatografi gas-padat (KGP), yang fase diamnya berupa padatan dan kadang-

    kadang berupa polimerik

    Gambar 1 Instrumen Gas Chromatography

    MS atau Mass Spectrometry atau mass-spec merupakan teknik analisis

    yang digunakan untuk menghitung rasio massa permuatan dari ion. Kegunaan dari

    mass-spec adalah untuk menentukan komposisi sampel melalui mass spektra yang

    menunjukan massa dari komponen sampel.

    Mass-spec sering dirangkaikan dengan gas kromatografi (GC/MS). Pada

    teknik ini, gas kromatografi digunakan untuk memisahkan komponen-komponen dari

    campuran dan mass-spec memberikan karakteristik dari masing-masing komponen.

    Dengan mengkombinasikan kedua teknik ini, seorang analisis dapat

    mengetahui secara kualitatif mampun kuantitatif campuran yang mengandung

    sejumlah komponen. Biasanya ion yang dihasilkan mass-spec membawa satu muatan

    positif, maka rasio massa per muatan (m/z) akan sama dengan berat molekul dari

    fragment. Analisis dengan mass-spec memberikan informasi kumpulan fragmen yang

  • 7/23/2019 Makalah Kitik Pemicu 4

    7/38

    4

    terbentuk, kemudian menganalisis spectra ke belakang (dari kiri ke kanan) untuk

    mendapatkan molekul yang sebenarnya. Setelah komponen dari campuran terpisah

    oleh proses GC kemudian komponen tersebut memasuki MS.

    Prinsip kerja GC/MS

    Kromatografi Gas (Gas Chromatography)

    Kromatografi gas (GC) merupakan jenis kromatografi yang digunakan dalam

    kimia organik untuk pemisahan dan analisi