MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

download MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

of 22

  • date post

    23-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    433
  • download

    34

Embed Size (px)

Transcript of MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    1/22

    KEBUTUHAN BIOLOGI DAN FISIOLOGI I STUDI KASUS

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA CHOLELITIASIS

    PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

    JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN

    UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

    TAHUN 2015

    CHOLELITIASIS

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    2/22

    A. Defii!i

    Kolelitiasis merupakan batu saluran empedu, kebanyakan terbentuk didalam kandung

    empedu itu sendiri. Unsur pokok utanya adalah kolesterol dan pigmen,dan sering

    mengandung campuran komponen empedu manifestasi batu empedu timbulbila batu

    bermigrasi ked an menyumbat duktus koleduktus.obstruksi menyebabkan nyeri dan

    menyumbat ekskresi empedu nyeri visceral diperkirakan oleh kontraksi bilier dan

    disebut kolik bilier nyeri ini tidak seperti kolik tetapi biasanya dirasakan menetap

    ,sangat sakit atau ada tekanan di epigastrium.(Monica Ester,2000

    B. E"i#$#%i

    !da dua tipe utama batu empedu " batu yang terutama tersusun dari pigmen dan batuyang terutama tersusun dari kolesterol.

    #atu pigmen " kemungkinan akan terbentuk bila pigmen yang terkonyugasi dalam

    empedu mengadakan presipitasi (pengendapan sehingga ter$adi batu . batu ini

    bertanggung $a%ab atas sepertiga pasien pasien batu empedu di amerika, resiko

    terbentuknya batu semacam ini semakin besar pada pasien sirosis, hemolisis, dan infeksi

    percabangan bilier, batu ini tidak dapat dilarutkan dan harus dikeluarkan dengan $alan

    operasi( #runner suddarth edisi & vol 2, 2002

    #atu kolesterol bertanggung $a%ab atas sebagian besar kasus batu empedu lainnya di

    amerika serikat. Kolesterol yang merupakan unsur normal pembentuk empedu bersifat

    tidak larut dalam air.kelarutannya bergantung pada asam asam empedu dan

    lesitin(fosfolipid dalam empedu. 'ada pasien yang cenderung menderita batu empedu

    akan ter$adi penurunan sintesis asam empedu dan peningkatan sintesis kolesterol dalam

    hati" keadaan ini mengakibatkan supersaturasi getah empedu oleh kolesterol yang

    kemudian keluar dari getah empedu, mengendap dan membentuk batu. etah empedu

    yang enuh oleh kolesterol merupakan predisposisi untuk timbulnya batu empedu dan

    berperan sabagai iritan yang menyebabkan peradangan dalam kandung empedu. ( #runner

    suddarth edisi & vol 2, 2002

    C. F&'"#( (e!i'#

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    3/22

    )iabetes, kehamilan multiple, vagotomi (pemotongan saraf vagus yang mempersarafi

    fundus lambung,enteritis regional, penyakit ileus atau reseksi(yang mengakibatkan

    kekurangan garam empedu, nutrisi parenteral $angka pan$ang (yang mengakibatkan

    penurunan motilitas kantung empedu, pankreatitis,pembatasan kalori dengan diet

    tertentu, terapi kolfibrat(untuk mengobati hiperlipidemiadan terapi koleltiramin. .

    (Monica Ester,2000.

    *aktor lain yang berperan dalam pembentukan batu empedu kolesterol adalah "

    (+nayah,200

    -.Usia

    2.enetik

    ../enis kelamin dan hormone Estrogen.

    .Kegemukan

    .)iet rendah sehat

    D. M&ife!"&!i K$ii!

    -. 1asa nyeri dan kolik bilier

    /ika duktus sistikus tersumbat oleh batu empedu, kandung empedu akan

    mengalami distensi dan akhirnya infeksi. 'asien akan menderita panas dan mungkin

    teraba massa padat pada abdomen. 'asien dapat mengalami kolik bilier disertai nyeri

    hebat pada abdomen kuadaran kanan atas yang men$alar ke punggung atau bahu

    kanan rasa nyeri ini biasanya disertai mual dan muntah dan bertambah hebat dalam

    makan makanan dalam porsi besar.'ada sebagian pasien rasa nyeri bukan bersifat

    kolik melainkan persisten.3erangan kolik bilier semacam ini disebabkan kontraksi

    kandung empedu yang tidak dapat mengalirkan empedu keluar akibat tersumbatnya

    saluran oleh batu. )alam keadaan distensi, bagian fundus kandung empedu akan

    menyentuh dinding abdomen pada daerah kartilago kosta 4 dan -0 kanan. 3entuhan

    ini menimbulkan nyeri tekan yang mencolok pada kuadran kanan atas ketika pasien

    melakukan inspirasi dalam dan menghambat pengembangan rongga dada.

    2. +kterus

    5bstruksi pengaliran getah empedu ke dalam dudodenum akan menimbulkan

    ge$ala yang khas, yaitu" gatah empedu yang tidak lagi diba%a kedalam duodenum

    akan diserap oleh darah dan penyerapan empedu ini membuat kulit dan menbran

    mukosa ber%arna kuning. Keadaan ini sering disertai dengan ge$al gatal6gatal pada

    kulit.

    . 'erubahan %arna urine dan feses.

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    4/22

    Ekskresi pigmen empedu oleh gin$al akan membuat urine ber%arna sangat

    gelap. *eses yang tidak lagi di%arnai oleh pigmen empedu aka tampak kelabu, dan

    biasanya pekat yang disebut 78lay6colored9.

    . )efisiensi :itamin

    5bstruksi aliran empedu $uga akan mengganggu absorbsi vitamin !,),E,K

    yang larut lemak. Karena itu pasien dapat memperlihatkan ge$ala defisiensi vitamin6

    vitamin ini $ika obstruksi bilier berlangsung lama. )efisiensi vitamin K dapat

    mengganggu pembekuan darah yang normal. ( #runner suddarth edisi & vol 2, 2002

    E. P&"#fi!i#$#%i

    angguan paling umum dari kandung empedu atau kolesistitis (inflasi dan

    kolelitiasis (batu empedu. +nflamasi kandung empedu adalah penyakit nyeri

    abdomen paling umum kedua yang memerlukan pembedahan abdomen, yang

    pertama adalah apedistitis.*aktor diet, termasuk masukan lemak tinggi

    mempunyai hubungan dengan kolelitiasis.

    Kolelitiasis merupakan batu saluran empedu, kebanyakan terbentuk didalam

    kandung empedu itu sendiri. Unsur pokok utanya adalah kolesterol dan

    pigmen,dan sering mengandung campuran komponen empedu manifestasi batu

    empedu timbulbila batu bermigrasi ked an menyumbat duktus

    koleduktus.obstruksi menyebabkan nyeri dan menyumbat ekskresi empedu nyeri

    visceral diperkirakan oleh kontraksi bilier dan disebut kolik bilier nyeri ini tidak

    seperti kolik tetapi biasanya dirasakan menetap ,sangat sakit atau ada tekanan di

    epigastrium.

    5bstruksi duktus empedu diikuti oleh kolelistitis akut yang mungkin berhubungan

    dengan peningkatan tekanan dan iskemia di kandung emedu atau iritasi kimia dari

    organ yang disebabkan oleh pema$anan$angka pan$ang terhadap konsentrat

    empedu. +nfeksi bakteri utama dapat meneyebabkan kolesistitis, tetapi sampai

    dengan &0 ; kasus, ter$adi batu obstruktif dalam saluran empedu.

    Karenanya diangap bah%a kontamiasi bakteri dapat men$adi sekunder akibat statis

    atau dapat diakibatkan leh infeksi berat, seperti septisemia. 1efluks pankreas

    dapat ter$adi dan menyebaban iritasi oleh kontak en

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    5/22

    Kolelitiasis akut dapat menyebabkan komplikasi dengan abses dan atau perforasi

    empedu. Kolelistitis kronik biasanya dihubungan dengan batu didalam duktus

    biier dan dmanifestasikan oleh intoleran terhadap makanan berlemak, mual dan

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    6/22

    muntah dam nyeri setelah makan. .(Monica Ester,2000.

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    7/22

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    8/22

    F. Pe)e(i'!&& Di&%#!"i'

    -. 1adiologi

    'emeriksaan U3 telah menggantikan kolesistografi oral sebagai prosedur

    diagnostik pilihan karena pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan cepat dan akurat,

    dan dapat digunakan pada penderita disfungsi hati dan ikterus.)isamping itu,

    pemeriksaan U3 tidak membuat pasien terpa$an radiasi inisasi. 'rosedur ini akan

    memberikan hasil yang paling akurat $ika pasien sudah berpuasa pada malam harinya

    sehingga kandung empedunya berada dalam keadan distensi. 'enggunaan ultra sound

    berdasarkan pada gelombang suara yang dipantulkan kembali.'emeriksan U3 dapat

    mendeteksi kalkuli dalam kandung empedu atau duktus koleduktus yang mengalami

    dilatasi.

    2. 1adiografi" Kolesistografi

    Kolesistografi digunakan bila U3 tidak tersedia atau bila hasil U3

    meragukan.Kolangiografi oral dapat dilakukan untuk mendeteksi batu empedu dan

    mengka$i kemampuan kandung empedu untuk melakukan pengisian, memekatkan

    isinya, berkontraksi serta mengosongkan isinya. 5ral kolesistografi tidak digunakan

    bila pasien $aundice karena liver tidak dapat menghantarkan media kontras ke

    kandung empedu yang mengalami obstruksi. (3melt

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    9/22

    .'emeriksaan Ultrasonografi>1adiologi abdomen

    .3kintigrafi kandung empedu.

    ?.Koleksistogram(hanya untuk kolelistitis sa$a

    @.masa protombin('A

    &.'emeriksaan radiologi dada(untuk mengetahui pneumonitis

    H. Pe&"&$&'!&&&

    'enanganan kolelitiasis dibedakan men$adi dua yaitu penatalaksanaan non

    bedah dan bedah.!da $uga yang membagi berdasarkan ada tidaknya ge$ala yang

    menyertai kolelitiasis, yaitu penatalaksanaan pada kolelitiasis simptomatik dan

    kolelitiasis yang asimptomatik.

    1.. Pe&"&$&'!&&& N# *e,&-& Pe&"&$&'!&&& ,ie".

    Klien dapat diinstruksikan untuk menghindari makanan yang mencetuskan

    kolik bilier. +ni dapat mencakup memakan makanan berlemak, mengkonsumsi

    makanan yang banyak setelah puasa, atau makan makanan yag normal. 3elama

    serangan akut olik bilier, klien tetap puasa dengan pemberian cairan

    intravenauntuk mempertahankan hidrasi. )iet ditingkatkan sesuai toleransi klien.

    Klien yang dicurigai mengalami kolelistitis akut perlu dira%at di rumah sakit,

    dan penatalaksanaan a%al harus mencakup pemberiaan antibiotic efektif terhadap

    organisme yang ditemukan dalam empedu kira kira &0; kasus. 5rganisme ini

    mencakup baik gram6positif dan gram negative aerob dan anaerob. "Eschercia

    coli,Klebsiella aerogenes, 3treptococus faecialis, 8lostridum %elchii, 3pesies

    proteus, spesies enterobakter,streptokoki anaerob.

    !ntibiotki yang efektif diberikan tunggal mencakup ampisilin,sefalosporin,

    atau aminoglikosida. Kombinasi obat obat ini mungkin lebih efektif pada klien

    dengan diabetes mellitus atau dengan kondisi lemah. .(Monica Ester,2000.

    B b. 5bat obat analgesic lainnya.

    !nalgesik biasanya meperidin ()emerol dapat diberikan intramuscular pada

    $ad%al atau sesuai kebutuhan untuk nyeri. !ntasida diberikan untuk menetralisasi

    hiperasiditas gester dan mengurangi nyeri yang berhubungan, dan antimetik

    diberikan unuk mualdan muntah.antibiotika diberikan unuk mengurangi

    kemungkinan infeksi. .(Monica Ester,2000.

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    10/22

    8 . Endoskopi.

    Endoskopi retrograd untuk pembuangan batu adalah alternatif non

    bedah yang 'enting.Untuk mengangkat batu empedu dari duktus koledektus,

    dokter memasukkan endoskop secara oral ke duodenum, kemudian

    memasukan ka%at sinar ke duktus koledektusmelalui ampula vater,mengikat

    dan menangkat batu yang tersumbat.

    ).!gen pelarut kolesterol.

    +ntervensi non bedah yang penting adalah penggunaan agens yang

    diberikan peroral untuk melarutkan batu empedu kolesterol.!sam

    senodeoksidat atau senodiol, tidak digunakan secara luas karena

    kecenderungan untuk mengakibatkan diare yang berhubungan dengan dosis.

    Camun asam urso6deoksilat (U)8!, Ursodiol telah secara luas digunakan

    karena efektifitasnya dan tidak menghasilkan efek samping. Kedua obat ini

    beker$a dengan mennurunkan $umlah kolesterol dalam empedu, masing

    masing obat menggunakan mekanisme yang berbeda. .(Monica Ester,2000.

    E. Ditotripsi elombang Elektrosyok (E3=D

    E3=D dapat digunakan pada kelompok klien terpilih. Klien harus

    mempunyai ge$ala kolelitiasis dengan batu lebih dari empat dan masing

    masing dengan diameter kurang dari cm.prosedur pembedahan dilakukan

    dengan anestesi umum.gelombang syok diulang sampai batu hancur.

    Kontraindikasi untuk prosedur adalah adanya batu koledektus, kolelitiasis akut

    baru, kolangitis, dan pankreatitis. .(Monica Ester,2000.

    2. Pe&"&$&'!&&& Be,&-

    a Kolesistektomi terbuka

    5perasi ini merupakan standar terbaik untuk penanganan pasien denga

    kolelitiasis simtomatik. Komplikasi yang paling bermakna yang dapat ter$adi adalah

    cedera duktus biliaris yang ter$adi pada 0,2; pasien. !ngka mortalitas yang

    dilaporkan untuk prosedur ini kurang dari 0,;. +ndikasi yang paling umum untuk

    kolesistektomi adalah kolik biliaris rekuren, diikuti oleh kolesistitis akut.

    b Kolesistektomi laparaskopi

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    11/22

    Kolesistektomi laparoskopik mulai diperkenalkan pada tahun -440 dan

    sekarang ini sekitar 40; kolesistektomi dilakukan secara laparoskopi. &0640; batu

    empedu di +nggris dibuang dengan cara ini karena memperkecil resiko kematian

    dibanding operasi normal (0,-60,; untuk operasi normal dengan mengurangi

    komplikasi pada $antung dan paru. Kandung empedu diangkat melalui selang yang

    dimasukkan le%at sayatan kecil di dinding perut.

    +ndikasi a%al hanya pasien dengan kolelitiasis simtomatik tanpa adanya

    kolesistitis akut.Karena semakin bertambahnya pengalaman, banyak ahli bedah mulai

    melakukan prosedur ini pada pasien dengan kolesistitis akut dan pasien dengan batu

    duktus koledokus.3ecara teoritis keuntungan tindakan ini dibandingkan prosedur

    konvensional adalah dapat mengurangi pera%atan di rumah sakit dan biaya yang

    dikeluarkan, pasien dapat cepat kembali beker$a, nyeri menurun dan perbaikan

    kosmetik.Masalah yang belum terpecahkan adalah keamanan dari prosedur ini,

    berhubungan dengan insiden komplikasi seperti cedera duktus biliaris yang mungkin

    dapat ter$adi lebih sering selama kolesistektomi laparoskopi.

    K. K#)/$i'&!i

    Komplikasi yang dapat ter$adi pada penderita kolelitiasis "

    -. !simtomatik

    2. 5bstruksi duktus sistikus

    . Kolik bilier

    . Kolesistitis akut

    . 'erikolesistitis

    ?. 'eradangan pankreas (pankreatitis

    @. 'erforasi

    &. Kolesistitis kronis

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    12/22

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA N.S

    DENGAN DIAGNOSA MEDIS CHOLELITIASIS

    SOAL KASUS

    'ada hari 3elasa tanggal -2 Covember 20- $am -0"00, di ruang 'aviliun aruda 13

    K!1+!)+

    Identitas

    Cama " Cy. 3a

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    13/22

    Umur " 2 tahun

    !gama " +slam

    !lamat " 'erumda 3ukohar$o 1A 0- 1= :+ Margore$o 'ati

    'eker$aan " 'C3

    Agl Masuk " -- Covember 20-

    8M " [email protected]@

    )iagnosa medis " 8holelithiasis

    Penanggung jawab

    Cama " An. K

    Umur " tahun

    /enis Kelamin " Daki6laki

    !lamat " 'ati

    'eker$aan " 'C3

    ubungan dengan pasien " 3uami

    Kel. Utama " Cyeri perut kanan atas

    1'3 " 2 Minggu 3M13 perut sakit badan panas, perut kanan atas nyeri seperti

    mencengkeram, nyeri dirasa hilang timbul,skala nyeri , perut makin membesar, kencing

    seperti teh, berak seperti dempul, kemudian periksa di U) 13 Mardi 1ahayu Kudus

    dilakukan U3 " 3uspect batu di duktus choleduktus distal dengan cholelithiasis intra>ekstra

    hepatal, EK " 1### inkomplit, kemudian minta diru$uk ke 13)K sampai sekarang. Cafsu

    makan kurang, makan sedikit terasa penuh, %aktu dika$i klien hanya makan sendok, bila

    dipaksakan terasa mau muntah. Klien takut operasi kalau bisa minta diobati sa$a.

    1') " #elum pernah sakit seperti ini hanya mual6 mual sering kemudian periksa kata

    dokter saki

    t maag, penyakit $antung (6, A (6.

    A. PENGKAJIAN

    1. Bi#,&"&

    &. D&"& De)#%(&fi

    Aanggal masuk " -2 Copember 20-Co. 1egister " &[email protected]

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    14/22

    1uang > Kamar " 'aviliun aruda

    Aanggal 'engka$ian " -2 Copember 20- $am -0.00 =+#

    )iagnosa " 8holelitiasis

    Bi#,&"& K$ie

    Cama " CF.3

    Umur " 2tahun

    !gama " +slam

    3tatus " Menikah

    'eker$aan " 'C3

    !lamat " 66

    Bi#,&"& Pe&%%+% J&&*

    Cama " An.K

    Umur " tahun

    !gama " +slam

    3tatus " Menikah

    'eker$aan " 'C3

    ub. )engan klien " 3uami

    2. Ri&&" Ke!e-&"&

    a. Keluhan Utama

    Cyeri 'erut kanan atas.

    b. 1i%ayat Keluhan utama

    'ada saat dilakukan pengka$ian di ruang 'aviliun garuda tgl -2 nopember 20- pasien

    mengatakan nyeri perut kanan atas, nyeri dirasakan kurang lebih 2 minggu sebelum masuk

    rumah sakit, nyeri seperti mencengkram, nyeri hilang timbul, skala nyeri .perut makin

    membesar, kemudian periksa ke 13 M!1)+ 1!!FU Kudus, dilakukan U3 !bdomen

    hasil suspect batu di duktus cholekduktus distal dengan cholelitiasis intra>ekstra

    hepatal.Kemudian minta diru$uk ke 13 K!1+!)+

    )3 " Cyeri

    ' " penyebab nyeri adanya batu empedu,

    G " mencengkram

    1 " nyeri di right hypochondriac region

    3 " skala

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    15/22

    A " hilang timbul

    )5 " tampak gelisah, meringis kesakitan.

    c. 1i%ayat penyakit dahulu

    'asien belum pernah sakit seperti ini hanya mual mual sering , kemudian periksa kata dokter

    sakit maag, pasien tidak pernah sakit $antung atau hipertensi.

    d. 1i%ayat penyakit keluarga

    )alam keluarga tidak ada ri%ayat penyakit $antung koroner dan penyakit keturunan.

    )!A! #+5D5+3

    -. 'enampilan Umum

    Kesadaran 8ompos Mentis, 'asien mengatakan nyeri perut kanan atas.

    Aanda6tanda vital

    A) "-->@0 mmhg' " -00H>Menit irregular, teraba kuat

    11 "22H>Menit

    3uhu " ?, I8

    ## " ?2 kg saat sakit, ?? kg saat sehat.(- bulan yang lalu

    A# " -? cm

    +. !)D ( !ctivity )aily Diving

    Co !)D )i 1umah )i 1umah 3akit

    - -. Cutrisi

    /enis Menu

    *rekuensi'orsi

    'antangan

    Keluhan

    +kan, tempeJtahuJnasi

    H>hari- piring

    Aidak ada

    Cafsu makan kurang,

    makan sedikit kerasa

    penuh.

    Dunak [email protected] Kkalori

    H>hari- piring

    anya makan sendok, bila

    makan dipaksakan pasien

    merasa akan muntah.

    2 2. Minum

    b. /enis minum

    *rekuensi

    /umlah'antangan

    !ir putih

    ? elas

    -200 ccKopi

    !ir 'utih

    ? elas

    -200 ccKopi

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    16/22

    . +stirahat dan Aidur

    a. Malam

    )ari $am s>d $am.

    Kesukaran tidur

    b.

    & $am

    2-" 006 0"00

    Malam kadang kadang

    terbangun karena kadang

    kerasa sakit

    #aru masuk rumah sakit pagi

    ini tgl -2 nopember 20-

    . Eliminasi

    a. #!K

    *rekuensi

    /umlah

    =arna

    #auKesulitan

    @H

    40 cc

    Kemerahan seperti teh

    KhasAidak ada

    @H

    40 cc

    Kemerahan seperti teh

    KhasAidak ada

    b. #!#

    *rekuensi

    Konsistensi

    =arna

    #au

    Kesulitan

    -H

    lembek

    putih seperti dempul

    Khas

    Aidak ada

    -H

    Dembek

    'utih seperti dempul

    Khas

    Aidak ada

    ? . 'ersonal ygine

    a. Mandi

    *rekuensi

    3abun

    osok gigi

    2H

    2H

    J

    J

    2H

    6

    J

    J

    @ b. #erpakaian

    anti pakaian

    Mobilisasi

    aktivitas

    dibantu

    -L

    )ibantu kadang6kadang

    Mudah capek

    -L

    )ibantu oleh keluarga

    Mudah capek

    . Pe)e(i'!&& Fi!i'

    -. 'arameter Umum

    Kesadaran " composmentis

    ## sebelum sakit " ??kg

    ## selama sakit " ?2Kg

    A# " -?cm

    b. :ital 3ign

    Aekanan darah " -->@0 mmg

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    17/22

    3uhu " ?,o8

    Cadi " -00H > mnt teraba kuat

    11 " 22H > mnt

    - Kepala dan leher

    1ambut hitam, bersih, distribusi rata.

    Aidak rontok, tidak ada ben$olan atau lesi.

    Aidak ada pembesaran kelen$ar tiroid, tidak ada pembesaran kelen$ar limfe, $vp tidak ada

    peningkatan

    2 Mata dan Aelinga

    Kon$ungtiva pucat, distribusi alis rata, lingkar gelap ba%ah kelopak mata (6 normal, telinga

    pendengaran baik.

    idung

    3imetris, lubang hidungbesar.

    Mulut dan Aenggorokan

    mukosa lembab

    Kulit

    turgor baik tidak terlihat adanya edema atas dan ba%ah

    ? )ada

    +nspeksi " bentuk dada simetris, tidak ada kelainan dada kogenital seperti scoliosis, burel

    chest, funnel chest dan pigeon chest.

    'alpasi " )ada simetris tidak ada massa , melalui pemeriksaan vocal premitus teraba

    getaran di kedua belah dada.

    'erkusi "bunyi resonan

    !uskultasi " tidak adanya suara nafas tambahan, ronchi tidak ada, %heemenit

    'alpasi hepar tidak ada hepatomegali, ada nyeri tekan pada perut bagian kanan atas.

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    18/22

    'erkusi "suara timpani pada tiga kuadran, pekak pada perut kanan atas.

    4 enetalia

    #ersih

    -0 Ekstremitas

    Aangan kiri terpasang infus 1D -2 tpm , tidak bengkak, tetesan lancar

    #a%ah kaki kanan dan kiri tidak edeme

    P(#!e,+( Di&%#!"i' ,& L&*#(&"#(i+)

    &. Pe)e(i'!&& D&(&-

    22>0>20-

    'arameter asil 3atuan C

    emoglobin &. Ng>dl -

    Eritrosit , N -0O?>UD .

    Deukosit -0 N -0O>UD

    ematokrit 2,? N;

    M8: @ NfD @

    M8 24,2 N'4 [email protected]

    M88 ,? Ng>dl 24.0

    Arombosit 0& N -0O>UD -

    )3 4? mg>dl &06-?0

    U1EUM ?0 mg>dl ( -

    K1E!A+C+C -, mg>dl ( 0.?

    Catrium -2 mmol>l -

    Kalium ,0 mmol>l .

    Kalsium 0,0 mmol>l

    8hlorida - mmol>l 4

    bsag Cegatif n

    35A 0 U>D -

    3'A @2 U>D -

    #ilirubin )irek 0, mg>dl

    #ilirubin Aotal -,2 mg>dl

    !lbumin . gr>dl .

    asil 'emeriksaan EK AD -2 Copember 20- $am [email protected] =ib

    Kesan " 1### inkomplit.

    asil pemeriksaan U3 !#)5MEC "suspect batu di duktus cholekduktus distal dengan

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    19/22

    cholelitiasis intra>ekstra hepatal

    )+EA " Dunak [email protected] Kilokalori

    B. ANALISA DATA

    T&%%&$ D&"& Pee*&* M&!&$&-

    -26--620-

    -0.-0

    Cyeri

    )3

    ' " penyebab nyeri adanya

    batu empedu,

    G"mencengkram

    1 " nyeri di right

    hypochondriac region

    3 " skala

    A " hilang timbul

    1 " p

    )5 " tampak gelisah

    )istensi

    abdomen,

    iritasi

    lambung,

    5bstruksi

    kandung

    empedu

    Cyeri !kut

    -26--620-

    -0.- =+#

    3" 'asien mengatakan tidak

    nafsu makan, sedikit makan

    perut terasa penuh.

    5 " 'asien maan sedikit.

    ## sebelum sakit " ?? kg

    ## saat sakit ?2 Kg.

    b " &, g>dl!lbumin " .

    !noreksia Ketidakseimbangan

    nutrisi kurang dari

    kebutuhan

    tubuh

    -26--620-

    -0.0

    3 " 'asien merasa cemas.

    5" 'asien tampak bertanya

    tentang penyakitnya

    perubahan

    status

    kesehatan,

    ancaman

    kematian

    !nsietas

    C. DIAGNOSA KEPERAWATAN

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    20/22

    -. Cyeri !kut b.d distensi abdomen , iritasi lambung, obstruksi kandung empedu.

    2. !nsietas b.d perubahan status kesehatan, ancaman kematian.

    . Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d anoreksia

    D. INTERVENSI

    H&(i 3 T%$3

    J&)

    D4.

    Ke/T++& I"e(6e!i

    -26--620-

    -0.0 =+#

    - 'asien mengatakan nyeri

    berkurang setelah

    dilakukan tindakan

    kepera%atan selama -H2

    $am dengan kriteriahasil "

    a. 3kala nyeri

    berkurang

    b. Aampak rileks

    c. 'asien mampu

    mengatasi nyeri

    dengan beberapa

    teknik non

    farmakologis

    d. Cadi ?06

    -00H>menit.

    e. 11 " -26

    -&L>menit

    -. Dakukan pengka$ian nyeri yang

    komprehensif meliputi lokasi, karakteristik,

    a%itan>durasi, frekuensi, kualitas, intensitas

    atau keparahan nyeri, dan faktor presipitasinya.

    2. !$arkan penggunaan teknik

    nonfarmakologi (misalnya, umpan balik

    biologis, transcutaneous electrical nerve

    stimulation (AEC3, hipnosis, relaksasi,

    ima$inasi terbimbing, terapi musik, distraksi,

    terapi bermain, terapi aktivitas, akupresur,

    kompres hangat>dingin, dan masase sebelum,

    setelah dan $ika memungkinkan, selama

    aktivitas yang menyakitkan sebelum nyeri

    ter$adi atau meningkat dan selama penggunaan

    tindakan pengurangan nyeri yang lain.

    . .Monitor :ital sign (A),C,11,3

    . .Monitor kulitas nyeri pasien.

    . pertahankan tirah baring yang memberikan

    posisi nyaman, biasanya kepala ditinggikan 0

    sampai dera$at, $angan lipat lutut.

    a

    -26--620-

    -0.=+#

    2 'asien mengatakan

    cemas berkurang setelah

    -. -.Monitoring "2. PKa$i dan dokumentaskan tingkat kecemasan

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    21/22

    dilakukan tindakan

    kepera%atan selama -H-

    $am dengan kriteria

    hasil "

    6 -.tingkat kecemasan

    berkurang

    2.Aampak rilek

    .Aidak menun$ukkan

    perilaku agresif

    .mampu

    mengidentifikasi ge$ala

    kecemasanyang mncul.

    .klien menun$ukkan

    kemampuan untuk

    berfokus pada

    pengetahuan dan

    keterampilan yang baru.

    klien.

    . P5bservasi penggunaan tehnik relaksasi yang

    telah dimiliki dan belum dimiliki untuk

    mengurangi ansietas di masa lalu

    . P5bservasi kemampun pengambilan keputusan

    pada pasien.

    . 2.Aindakan mandiri.

    ?. P gunakan pendekatan yang tenang dan

    meyakinkan.

    @. Ppernyatan yang $elas tentang harapan dari

    perilaku pasien.

    &. Pdampingi pasien selama prosedur untuk

    mengurangi rasa takut.

    4. Pbantu pasien untuk mengidentifikasi situasi

    yang mencetuskan cemas.

    -0. Pmotivasi pasien untk mengungkapkan pilihan

    dan perasaan untuk mengestimalisasikan

    ansietas.

    --. Pa$arkan tehnik distraksi dan terpi okupasi

    untuk mengurangi ansietas

    -2. P$elaskan dan sediakan infornasi aktual tentang

    diagnosis, pera%atan, dan prognosis.-. P$elaskan semua prosedur termasuk yang

    biasanya dirasakan selam prosedur.

    -.

    -26--620-

    -0.0=+#

    3etelah dilakukan

    tindakan kepera%atan

    selama H2$am, masalah

    ketidak seimbangan

    nutrisi berkurang dengan

    kriteria hasil"

    - berat badan dapat

    dipertahankan

    atau bertambah.

    - Cafsu makan

    meningkat

    - Membran mukosa

    lembab

    -asil lab albumin

    -. +dentifikasi faktor pencetus mual

    muntah.

    2. 8atat %arna $umlah, dan frekuensi

    muntah.

    . !n$urkan oral hygiene sebelum makan.

    . Ka$i makanan kesukaan pasien.

    . Aentukan kemampuan pasien untuk

    memenuhi kebutuhan nutrisi

    ?. 'antau kandungan nutrisi dan kalori

    pada catatan asupan.

    @. Aimbang pasien tiap hari sekali

    &. #erikan informasi yang tepat tentangkebutuhan nutrisi

  • 7/24/2019 MAKALAH CHOLELITIASIS KEPERAWATAN

    22/22

    meningkat 4. Kolaborasi dengan ahli gi