Makalah Biokimia Gizi

download Makalah Biokimia Gizi

If you can't read please download the document

  • date post

    11-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    467
  • download

    139

Embed Size (px)

description

asam urat

Transcript of Makalah Biokimia Gizi

Mekanisme Katabolisme Purin & Penyakit Akibat Ganguan Katabolisme Purin2012BAB I PENDAHULUANA. LATAR BELAKANG Katabolisme purin merupakan salah satu bagian proses biosintesis yang berlangsung dalam tubuh mahluk hidup. Hasil akhir dari proses katabolisme ini adalah asam urat yang apabila kadarnya dalam tubuh berlebih dapat menimbulkan berbagai penyakit patologis seperti gout dan batu ginja asam urat. Peningkatan asam urat dalam tubuh manusia bisa disebabkan oleh dua hal yakni produksi asam urat yang meningkat karena jumlah purin yang meningkat dan penurunan eksresi asam urat dari dalam tubuh karena gangguan pada ginjal atau sebab kelainan metabolik lainnya. Setiap mahluk hidup secara alami dalam tubuhnya mengandung purin, karena purin bersama-sama dengan pirimidin merupakan bagian dari senyawa protein yang terdapat pada mahluk hidup. Purin dalam tubuh manusia dihasilkan dari senyawa intermediet amfibolik dan merupakan hasil sampingan dari pemecahan sel dalam darah serta hasil dari perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu. Selain memang secara alamiah tubuh pada tubuh manusia terdapat purin, purin juga berasal dari makanan yang dikonsumsi oleh manusia. Seperti yang kita ketahui bersama makanan yang dikonsumsi oleh manusia juga berasal dari mahluk hidup yakni hewan dan tumbuhan yang secara otomatis adalah mengandung purin. Pada umumnya bahan pangan hewani mengandung purin dalam kadar yang lebih besar dibandingkan dengan pangan yang berasal dari tumbuhan, karena pangan hewani umumnya merupakan bahan makanan yang kaya akan protein dan makanan yang kaya akan protein biasanya akan mengandung purin yang tinggi pula, karena purin adalah bagian dari protein. Asam urat yang merupakan produk akhir dari proses pemecahan purin, dalam keadaan normal akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui feses dan urin, namun ketika terjadi gangguan pada organ ekskresi, asam urat tidak bisa dikeluarkan dari dalam tubuh sehingga menyebabkan kadarnya dalam tubuh meningkat dan memicu timbulnya berbagai macam penyakit.Makalah Biokimia Gizi Semester III1Mekanisme Katabolisme Purin & Penyakit Akibat Ganguan Katabolisme Purin2012Penyakit asam urat yang paling umum dijumpai dan telah dikenal luas di masyarakat adalah gout atau penyakit asam urat. Sesuai dengn namanya penyakit ini disebabkan oleh suatu keadaan dimana kadar asam urat dalam darah melebihi keadaan normalnya atau disebut dengan hiperurisemia. Selain penyakit gout, hiperurisimia juga dapat menimbulkan berbaga macam penyakit lainnya yaitu : syndrom LeschNyhan, penyakit von gierke, hipourisemia, serat defisiensi adenosin deaminase dan nukleuosida purin fosforilase. Keadaan hiperurisemia yang berlangsung lama akan meningkatkan akumulasi asam urat dalam tubuh dan akan terus mengendap di berbagai jaringan tubuh terutama organ ginjal yang tidak lain merupakan organ ekskresi urin utama dalam tubuh. Sementara kita ketahui bahwa urin merupakan cairan buangan yang mengandung berbagai unsur buangan yang bersifat racun bagi tubuh sehingga harus dikeluarkan, salah satunya adalah asam urat. Asam urat yang berlebih lama-kelamaan akan membentuk suatu kristal yang bisa menjadi batu pada ginjal sehingga dikenal dengan batu ginjal, karena disebabkan oleh penumpukan asam uran, batu ginjal jenis ini disebut batu ginjal asam urat.Makalah Biokimia Gizi Semester III2Mekanisme Katabolisme Purin & Penyakit Akibat Ganguan Katabolisme PurinB. RUMUSAN MASALAH2012Makalah ini membahas mengenai mekanisme katabolisme purin menjadi asam urat serta penyakit akibat gangguan pada proses tersebut yang dirumuskan dengan pertanyaan sebagai berikut : 1. Bagaimanakah mekanisme katabolisme purin menjadi asam urat ? 2. Bagaimanakah klasifikasi bahan makanan berdasarkan kandungan purin ? 3. Jenis Pemeriksaan biokimia apakah yang digunakan untuk memeriksa kadar asam urat dalam tubuh ? 4. Berapakah nilai kadar asam urat yang digunakan sebagai indikator dalam menentuan diagnosis penyakit terkait asam urat nilai normal dan nilai patologis ? 5. Apakah definisi asam urat dan Penyakit apa saja yang terkait dengan asam urat ?C. TUJUAN Tujuan dari makalah ini, didasarkan atas dasar rumusan masalah diatas, yakni : 1. Mengetahui mekanisme katabolisme purin menjadi asam urat 2. Mengetahui klasifikasi bahan makanan berdasarkan kandungan purin 3. Mengetahu pemeriksaan biokimia/laboraturium yang digunakan untuk mengukur kadar asam urat dalam tubuh 4. Mengetahui nilai kadar asam urat dalam keadaan normal dan patologis 5. Mengetahi definisi asam urat dan penyakit yang diakibatnya.Makalah Biokimia Gizi Semester III3Mekanisme Katabolisme Purin & Penyakit Akibat Ganguan Katabolisme Purin2012BAB II PEMBAHASANA. Mekanisme Katabolisme Purin menjadi asam urat Purin dan pirimidin merupakan kelompok senyawa siklik heterosiklus yang mengandung nitrogen dengan cincin mengandung unsur lain (heteron). Kedua senyawa ini merupakan salah satu dari 3 komponen penyusun nukleotida yang merupakan bahan pembangun dasar atau unit monomer asam nukleat yang memiliki banyak fungsi dalam tubuh mahluk hidup . Purin terdiri dari adenosin dan guanin sedangkan pirimidin terdiri dari sitosin, timin dan urasil. Biosintesis purin dan pirimidin diatur dan dikoordinasikan dngan ketat oleh mekanisme umpan balik yang menjamin agar waktu dan jumlah produksi kedua zat tersebut selalu sesuai dengan kebutuhan fisiologis yang bervariasi. Penyakit genetik metabolisme purin mencakup gout, sindron lench-nyhan, penyakit von gierke, defisiensi adenosin diaminase dan defisiensi purin nukleosida fosforilase. Sedangkan kelainan metabolisme pirimidin hanya seditik dan secara klinis tidak bermakna karena katabolisme pirimidin menghasilkan hasil akhir yang bersifat larut air. Sebelum membahas mengenai mekanisme katabolisme purin menjadi asam urat, terlebih dahulu akan diuraikan mengenai biosintesa nukleotida purin yang dalam prosenya melawati 3 proses yakni : 1. Sintesis dari zat antara amfibolik )sintesis de novo) 2. Fosforibosilasi purin 3. Fosforilasi nuklesida purin Mekanisme biosintesis purin digambarkan dengan diagram berikut ini :Makalah Biokimia Gizi Semester III4Mekanisme Katabolisme Purin & Penyakit Akibat Ganguan Katabolisme PurinMekanisme biosintesis purin digambarkan dengan diagram berikut ini :2012Makalah Biokimia Gizi Semester III5Mekanisme Katabolisme Purin & Penyakit Akibat Ganguan Katabolisme Purin2012Katabolisme purin menjadi asam urat merupakan suatu proses pemecahan gugus purin menjadi asam urat atau derngan kata lain merupakan pembentukan asam urat yang mekanismenya adalah sebagai berikut. Pembentukan asam urat dimulai dengan katabolisme dari DNA dan RNA menjadi Adenosine dan Guanosin. Proses katabolisme purin menjadi asam urat dapat digambarkan dengan gamabr bagan dibawah ini :Proses ini berlangsung secara terus menerus di dalam tubuh. Sebagian besar sel tubuh selalu diproduksi dan digantikan, terutama dalam darah. Adenosine yang terbentuk kemudian dimetabolisme menjadi hipoksantin. Hipoksantin kemudian dimetabolisme menjadi xanthine, sedankan guanosin dimetabolisme menjadi xantin. Kemudian xanthine dari hasil metabolisme hipoksantin dan guanosin dimetabolisme dengan bantuan enzim xanthine oxidase menjadi asam urat. Keberadaan enzim xanthine oxidase menjadi sangat penting dalam metabolisme purin, karena mengubah hipoksantin menjadi xanthine, dan kemudian xanthine menjadi asam urat. Selain enzim xanthine oxidase, pada katabolisme purin terlibat juga enzim Hypoxanthine-Guanine Phosphoribosyl Transferase yang biasa disebut HGPRT. Enzim ini berperan dalam mengubah purin menjadi nukleotida purin agar dapat digunakan kembali sebagai penyusun DNA dan RNA. Jika enzim ini mengalami defisiensi, maka peran enzim menjadi berkurang, akibatnya purin dalam tubuh dapat meningkat. Purin yang tidak dimetabolisme oleh enzim HGPRT akan dimetabolisme oleh enzim xanthine oxidase menjadi asam urat. Pada akhirnya kandungan asam urat pada tubuh meningkat atau tubuh dalam kondisi hiperurisemia. Pada intinya enzim xaanthine oxidase berfungsi membuang kelebihan purin dalam bentuk asam urat, sekitar dua per tiga asam urat yang sudah terbentuk didalm tubuh secara alami akan dikeluarkan bersama urin melaui uretra.Makalah Biokimia Gizi Semester III6Mekanisme Katabolisme Purin & Penyakit Akibat Ganguan Katabolisme PurinB. Klasifikasi Bahan Makanan Berdasarkan Kadar Purin2012Makalah Biokimia Gizi Semester III7Mekanisme Katabolisme Purin & Penyakit Akibat Ganguan Katabolisme Purin2012Makalah Biokimia Gizi Semester III8Mekanisme Katabolisme Purin & Penyakit Akibat Ganguan Katabolisme Purin2012Tabel. Daftar Kandungan Asam Urat Dalam 100 Gram Beberapa Bahan Makanan Yang Dikenal Tinggi PurinBahan Makanan Teobromin (kafein cokelat) Limpa domba/kambing Hati sapi Ikan sarden Jamur kuping Limpa sapi Daun melinjo Paru-paru sapi Kangkung, bayam Ginjal sapi Jantung sapi Hati ayam Jantung domba/kambing Ikan teri Udang Biji melinjo Daging kuda Kedelai & kacang-kacangan Dada ayam dg kulit Daging ayam Daging angsa Lidah sapi Ikan Kakap Tempe Daging bebek Kerang Udang Lobster TahuAsam Urat (mg/100 gram BM) 2300 773 554 480 448 444 366 339 290 269 256 243 241 239 234 222 200 190 175 169 165 160 160 141 138 136 118 108Makalah Biokimia Gizi Semester III9Mekanisme Katabolisme Purin & Penyakit Akibat Ganguan Katabolisme Purin2012C. Pemeriksaan Biokimia untuk Menentukan Kadar Asam Urat Dalam Tubuh ManusiaPenentuan kadar asam urat dalam tubuh dapat dilakukan dengan pemeriksaan biokimia atau pemeriksaan laboraturium. Kadar asam urat dapat diukur dengan pemeriksaan asam urat darah (serum) dan pemeriksaan kadar asam urat dalam urin.a. Pemeriksaan Asam Urat Darah (Serum) Jenis spesimen yang diperlukan adalah serum atu plasma heparin. Diambil 3-5 ml darah vena dimasukkan ke dalam tabung bertutup merah atau tabung bertutup hijau (heparin) kemudian disentrifus; cegah terjadinya hemolisis. Serum atau plasma heparin dipisahkan. Kadar asam urat diukur deng