MAKALAH BIODIVERSITAS KEL. V FINISH.pdf

download MAKALAH BIODIVERSITAS KEL. V FINISH.pdf

of 31

  • date post

    14-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    173
  • download

    36

Embed Size (px)

Transcript of MAKALAH BIODIVERSITAS KEL. V FINISH.pdf

  • KEANEKARAGAMAN HAYATI

    Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah

    Biodiversitas

    Disusun Oleh:

    1. Asrizal Wahdan Wilsa 0402514003

    2. Idah Hamidah 0402514024

    3. Sinta Nurmei Mustika Devi 0402514076

    PENDIDIKAN IPA KONSENTRASI BIOLOGI

    PROGRAM PASCASARJANA

    UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    2015

  • BAB I

    Pendahuluan

    A. Latar Belakang

    Keanekaragaman hayati (biodiversitas) adalah keanekaragaman

    organisme yang menunjukkan keseluruhan atau totalitas variasi gen, jenis, dan

    ekosistem pada suatu daerah. Keseluruhan gen, jenis dan ekosistem merupakan

    dasar kehidupan di bumi. Mengingat pentingnya keanekaragaman hayati bagi

    kehidupan maka keanekaragaman hayati perlu dipelajari dan dilestarikan.

    Keanekaragaman hayati dapat diartikan pula sebagai keanekaragaman

    makhluk hidup di berbagai kawasan di muka bumi, baik di daratan, lautan,

    maupun tempat lainnya. Keanekaragaman makhluk hidup ini merupakan

    kekayaan bumi yang meliputi hewan, tumbuhan, mikroorganisme dan semua

    gen yang terkandung di dalamnya, serta ekosistem yang dibangunnya.

    Keanekaragaman hayati dipelajari untuk mengetahui bahwa spesies di muka

    bumi ini banyak ragamnya, mengetahui peranan setiap spesies bagi

    kelangsungan kehidupan bumi itu sendiri, dan bagi kelangsungan makhluk

    lainnya. Kita dapat merasakan manfaat langsung keanekaragaman hayati

    melalui perbandingan lingkungan yang baik dan lingkungan yang rusak.

    Keterpurukan bangsa Indonesia yang terjadi selama ini diantaranya

    disebabkan karena kesalahan dalam mengelola potensi kekayaan alam terutama

    keragaman sumber daya hayatinya (biodiversitas). Modal dasar yang

    dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa berupa keragaman hayati tidak

    dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sehingga tidak memperoleh manfaat

    maksimal dalam pemenuhan kebutuhan hidup bangsa.

    Kekayaan biodiversitas yang dikelola dalam sistem kawasan konservasi

    belum sepenuhnya dapat memberikan nilai ekonomi, ekologi dan perlindungan

    secara optimal. Menyadari perkembangan ekonomi global di bidang

    pemanfaatan biodiversitas serta harapan menjadikannya modal andalan di masa

    mendatang, upaya pengelolaan dan penetapan kawasan konservasi yang baru

    telah menambah luasan areal pelestarian biodiversitas.

  • Sementara itu kawasan konservasi yang ada pun mengalami degradasi

    habitat. Degradasi kawasan ini akan memerlukan biaya besar untuk

    pengamanan dan restorasinya. Guna mengatasi hal ini pengembangan daerah

    penyangga semakin terlihat pentingnya. Untuk pemanfaatan yang terencana

    dalam jangka panjang memerlukan pengembangan ekonomi sumberdaya alam,

    keterlibatan aktif masyarakat sekitar kawasan dan ditopang sistem lingkungan

    yang kondusif.

    Kegiatan konservasi dan sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya

    berasaskan pelestarian dan kemampuan, serta pemanfaatan sumberdaya alam

    hayati dan ekosistemnya secara serasi dan seimbang. Asas tersebut merupakan

    landasan untuk mencapai tujuan, yaitu mengusahakan terwujudnya kelestarian

    sumberdaya alam hayati serta ekosistemnya dan selanjutnya dapat mendukung

    peningkatan kesejahteraan serta mutu kehidupan manusia.

    B. Rumusan Masalah

    1. Apa definisi dari biodiversitas dan manfaatnya?

    2. Bagaimana biogeografi dan keanekaragaman hayati di Indonesia?

    3. Bagaimana konservasi dan kelangkaan species ?

    4. Bagaimana kebijakan keanekaragaman hayati ?

    5. Bagaimana kawasan konservasi di Indonesia dan Asia Tenggara?

    6. Bagaimana keanekaragaman hayati tingkat gen ?

    C. Tujuan

    1. Mengetahui definisi dari biodiversitas dan manfaatnya

    2. Mengetahui biogeografi dan keanekaragaman hayati di Indonesia

    3. Mengetahui konservasi dan kelangkaan species

    4. Mengetahui kebijakan keanekaragaman hayati

    5. Mengetahui kawasan konservasi di Indonesia dan Asia Tenggara

    6. Mengetahui keanekaragaman hayati tingkat gen

  • BAB II

    PEMBAHASAN

    A. Definisi dan Manfaat Biodiversitas

    Biodiversitas memiliki fungsi secara biofisik dan secara ekologi yang

    dapat memberikan dukungan terhadap kehidupan dan kesejahteraan manusia.

    Diketahui bahwa biodiversitas dalam ekosistem lahan pertanian memberikan

    peran yang sangat penting dalam proses-proses ekologi seperti pengendalian

    hama, penyerbukan, penetu kesuburan tanah, penyedia sumber daya air serta

    meningkatkan kendungan nutrien dalam tanah, (Alvarez et al : 2005).

    Beberapa referensi lainya yang menyebutkan pengertian dari

    biodiversitas sebagai berikut:

    1. Pengertian Biodiversitas (dari Society of American Foresters):

    Biodiversitas mengacu pada macam dan kelimpahan spesies, komposisi

    genetiknya, dan komunitas, ekosistem dan bentang alam di mana mereka

    berada. Definisi yang lain menyatakan bahwa biodiversitas sebagai

    diversitas kehidupan dalam semua bentuknya, dan pada semua level

    organisasi. Dalam semua bentuknya menyatakan bahwa biodiversitas

    mencakup tumbuhan, binatang, jamur, bakteri dam mikroorganisme yang

    lain. Semua level organisasi menunjukkan bahwa biodiversitas mengacu

    pada diversitas gen, spesies dan ekosistem.

    2. Menurut adif , Biodiversitas juga mengacu pada macam struktur ekologi,

    fungsi atau proses pada semua level di atas. Biodiversitas terjadi pada

    skala spasial yang mulai dari tingkat lokal ke regional dan global.

    Biodiversitas dapat pula dikelompokkan ke dalam: diversitas

    komposisional, struktural dan fungsi.

    3. Biodiversitas komposisional mencakup apa yang dikenal dengan diversitas

    spesies termasuk diversitas genetik dan ekosistem. Menjaga diversitas

    genetik sangat penting bagi eksistensi diversitas spesies, sedangkan

    menjaga diversitas ekosistem penting untuk menyediakan habitat yang

    diperlukan untuk mengonservasi berbagai spesies.

  • Keanekaragaman hayati mencakup tiga tingkatan yaitu:

    1. Keanekaragaman genetik, merupakan keanekaragaman yang paling

    hakiki, karena keanekaragaman ini dapat berlanjut dan bersifat ditunkan.

    Keanekaragaman genetik ioni berhubungan dengan keistimewaan ekologi

    dan proses evolusi.

    2. Keanekareagaman jenis, meliputi flora dan fauna. Beraneka ragam jenis

    memiliki perilaku, strategi hidup, bentuk, rantai makanan, ruang dan juga

    ketergantungan antara jenis satu dengan yang lainnya. Adanya

    keanekaragaman yang tinggi akan menghasilkan kestabilan lingkungan

    yang mantap.

    3. Keanekaragaman Ekosistem, tercakup didalamnya genetik, jenis beserta

    lingkungannya. Keanekaragaman ekosistem merupakan keanekaragaman

    hayati yang paling kompleks. Berbagai keanekaragaman ekosistem yang

    ada di Indonesia misalnya ekosistem hutan dan pantai, hutan payau

    (mangrove), hutan tropika basah, terumbu karang, dan beberapa ekosistem

    pegunungan, perairan darat maupun lautan. Pada setiap ekosistem terdapat

    berbagai jenis organisme, baik flora maupun fauna, dan mereka memiliki

    tempat hidup yang unik.

    Pemanfaatan keanekaragaman hayati bagi masyarakat harus dilakukan

    secara berkelanjutan, tidak hanya untuk generasi sekarang tetapi juga untuk

    generasi yang akan datang. Nilai-nilai yang terdapa dalam keanekaragaman

    hayati:

    1. Nilai Komersial

    Secara umum telah dipahami bahwa kehidupan manusia tergantung

    mutlak kepada sumber daya alam hayati. Keanekaragaman hayati

    mempunyai nilai komersial yang sangat tinggi. Sebagai gambaran,

    sebagian dari devisa Indonesia dihasilkan dari penjualan kayu dan bentuk-

    bentuk lain eksploitasi hutan.

    2. Nilai Sosial dan Budaya

    Keanekaragaman hayati mempunyai nilai sosial dan budaya yang

    sangat besar. Suku-suku pedalaman tidak dapat tinggal diperkotaan karena

    bagi mereka tempat tinggal adalah hutan dan isinya. Sama halnya dengan

  • suku-suku yang tinggal dan menggantungkan hidup dari laut. Selain itu

    keanekaragaman hayati suatu negara lain didunia. Konstribusi-konstribusi

    ini tentunya memberikan makna sosial dan budaya yang tidak kecil.

    3. Nilai Rekreasi

    Keindahan sumber daya alam hayati dapat memberikan nilai untuk

    menjernihkan pikiran dan melahirkan gagasan-gagasan bagi yang

    menikmatinya. Kita sering sekali pergi berlibur ke alam, apakah itu

    gunung, gua atau laut dan lain sebagainya, hanya untuk merasakan

    keindahan alam dan ketika kembali ke perkotaan kita merasa berenergi

    untuk terus melanjutkan rutinitas dan kehidupan.

  • 4. Nilai Penelitian dan Pendidikan

    Alam sering kali menimbulkan gagasan-gagasan dan ide cemerlang

    bagi manusia. Nilai ini akan memberikan dorongan untuk mengamati

    fenomena alam dalam bentuk penelitian. Selain itu alam juga dapat

    menjadi media pendidikan ilmu pengetahuan alam, maka sangat

    diperlukan bahan untuk penelitian maupun penghayatan berbagai

    pengertian dan konsep suatu ilmu pengetahuan.

    Adapun beberapa manfaat keanekaragaman hayati bagi manusia ialah :

    Manfaat Nilai Ekologis dan Nilai Ekonomi terhadap Biodiversitas

    Gagasan bahwa keanekaragaman hayati telah memberikan kita

    dengan banyak manfaat dipahami dengan baik. Beberapa manfaat baik dari

    segi ekonomi dan ekologi yang dapat langsung dinilai dan costed karena

    mereka memberikan sesuatu yang dapat diambil dan dijual. Barang-barang

    ini meliputi segalanya dari semua piaraan tanaman pertanian yang

    membentuk dasar per