Makalah Bahasa Tubuh

Click here to load reader

  • date post

    08-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    596
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Makalah Bahasa Tubuh

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangSemua orang di seluruh dunia mampu menguasai dan menggunakan bahasa, yang berarti bahwa setiap manusia memiliki bahasa, dan bahasa ini pula yang membedakan manusia dengan mahluk Tuhan yang lainnya. Bahasa adalah alat yang paling dasar dalam berkomunikasi. Seseorang dalam mengemukakan ide ataupun pendapat kepada orang lain mendapatkan kenyataan yang baru dalam menjawab pertanyaan, menerima pesanan dan sebagainya. Bahasa itu sendiri sebagai pusat dari segala keinginan manusia dari setiap interaksi. Komunikasi dengan menggunakan bahasa berasal dari dua dasar kegiatan manusia yaitu berbicara dan mendengar. Dalam berbicara manusia mengeluarkan ide-ide melalui kata-kata, menceritakan persepsi, perasaan dan harapan yang mereka inginkan. Berbicara dan mendengar adalah membuka dasar pemikiran dan bagaimana menghubungkannya dengan persepsi perasaan dan harapan. Namun berbicara dan mendengarkan adalah alat-alat yang digunakan manusia dalam beraktifitas.Pada dasarnya fungsi bahasa sebagai alat komunikasi dan pada umumnya ada tiga elemen dalam berkomunikasi yaitu pembicara, pendengar dan sebuah system. Sistem penanda harus dimiliki oleh pembicara dan pendengar untuk digunakan berkomunikasi yang dimulai dari si pembicara kemudian si pendengar meneria tanda/signal. Untuk lebih efektif, komunikasi verbal dan non verbal si pembicara harus memperhatikan pendengar mereka. Kita mengkomunikasikan begitu banyak informasi secara non verbal dalam percakapan-percakapan sehingga sering kali aspek verbal percakapan terabaikan, terutama ini berlaku bagi fungsi-fungsi bahasa interaktif dimana kontak sosial sangat penting dimana bukan apa yang kita katakan yang diperhitungkan tetapi bagaimana kita mengatakannya, apa yang kita sampaikan dengan bahasa tubuh, gerak tubuh, kontak mata, jarak fisik dan pesan-pesan non verbal lainnya. Bagaimanapun komunikasi non verbal sedemikian subtil dan spontan dalam diri penutur asli sehingga bahasa verbal jika diperbandingkan tampak sangat mekanis dan sistematis. Bahasa menjadi amat manusiawi berkat dimensi non verbalnya.Komunikasi non verbal berhubungan dengan bahasa isyarat termasuk semua alat-alat komunikasi manusia antara lain visual, gerak, taktik dan bahkan rasa. Dalam hal ini bahasa isyarat paling bernilai dan cara yang baik dimana orang-orang menyampaikan makna tanpa menggunakan kata-kata, dengan komunikasi non verbal dapat menyampaikan tiga fungsi yang berbeda-beda dalam berinteraksi secara langsung. Pertama bahasa isyarat dapat mengkomunikasikan makna khusus melalui penggunaan bahasa isyarat. Kedua, bahasa isyarat sebagai jaringan komunikasi yang kompleks dalam penyampaian pesan-pesan sehingga orang-orang dapat mengemukakan perasaan serta emosinya. Ketiga bahasa isyarat memegang peranan penting dalam ujaran sehingga dapat menolong terjadinya komunikasi yang efektif.Bahasa tubuh adalah komunikasi pesan nonverbal (tanpa kata-kata). Bahasa tubuh merupakan proses pertukaran pikiran dan gagasan dimana pesan yang disampaikan dapat berupa isyarat, ekspresi wajah, pandangan mata, sentuhan, artifak (lambang yang digunakan), diam, waktu, suara, serta postur dan gerakan tubuh.

BAB IITINAJUAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Bahasa TubuhMenurut David Cohen dalam buku bahasa tubuh dalam pergaulan yang menjelaskan tentang bahasa tubuh sebagai bentuk topeng-topeng mengungkapkan bahwa bahasa tubuh juga menyingkapkan topeng-topeng kita. Manusia belajar menggunakan topeng sejak kecil dan banyak diantara kita dapat melakukannya dengan baik. Banyak isayarat-isyarat nonverbal tantang perasaan bersifat sangat halus dan terjadi hanya sekilas. Membacanya seperti mencoba menguraikan pola dari selendang yang dipakai seseorang yang sedang lewat. Anda dapat melakukannya, tapi membutuhkan keahlian dan latihan.Apa yang dapat menerobos topeng yang kita pakai adalah apa yang disebut oleh para ahli psikologi sebagai isyarat yang bocor, isyarat yang sebenarnya tidak ingin kita berikan namun tidak dapat terkontrol. Mengatur ekspresi wajah sangat mudah dilakukan. Jika anda tidak ingin tampak sedih, anda dapat berpura-pura. Lebih sulit mengatur nada suara kita atau gerakan tubuh, mereka ini sering bocor. Pelajari mereka dan anda akan segera tahu banyak tentang apa yang sedang dipikirkan orang lain.Cara seseorang berbicara mencerminkan kepribadiannya. Beberapa orang bicaranya keras dan tanpa henti; orang lainnya sukar dimengerti dan beberapa sangat diam. David Cohen tidak menyetujui anggapan bahwa orang dengan kepribadian tertentu cenderung memiliki gaya tubuh tertentu yang tidak akan sama dengan orang lain.Beberapa penelitian yang baik tentang kepribadian, menunjukkan kontras antara ekstravert, yang ceria, ramah, cepat, tidak teliti, suka humor, tidak sabar dan memiliki metabolisme yang tinggi dengan introvert yang teliti banyak cemas, lamban, dan kurang kemampuan dalam sosialisasi. Kepribadian yang satu tidak lebih baik dari kepribadian lainnya. Mereka adalah gaya, tapi gaya yang terungkap melalui bahasa tubuh.Dalam hubungan antar pribadi, banyak orang merasa berada dibawah tekanan untuk tidak menunjukkan perasaan mereka. Kita hidup melalui suatu periode perubahan sosial yang kompleks, membuat banyak dari kita merasa lebih aman bersembunyi dibalik kedok.Dalam kamus komunikasi dari Onong U. Effendy bahwa Kinesic Communication atau komunikasi kial/komunikasi kinesik adalah komunikasi yang dilakukan dengan gerakan anggota tubuh; salah satu jenis komunikasi nonverbal.Peter Clayton dalam buku Bahasa Tubuh Dalam Pergaulan Sehari-Hari mengungkapkan bahwa Apa yang disebut dengan bahasa tubuh? saya telah mengajukan pertanyaan ini kepada orang yang tak terhitung banyaknya. Jawaban yang mereka berikan tanpa kecuali sesuatu yang sejalan dengan komunikasi nonverbalyang menurut hemat saya tidak salah sejauh ini. Akan tetapi, jawaban itu tidak benar-benar menjelaskan kebenaran alami dari bahasa tubuh. Selama bertahun-tahun saya berusaha untuk menyingkat pengertian ini menjadi beberapa kalimat sederhana.Alo Liliweri dalam buku Komunikasi Verbal Dan Nonverbal menjelaskan bahwa bahasa tubuh adalah gerakan tubuh yang merupakan sebagian perilaku nonverbal (termasuk yang anda miliki) dapat disampaikan melalui simbol komunikasi kepada orang lain. Perilaku itu sangat bergantung dari erat tidaknya hubungan dengan orang lain. Dalam bagian ini akan diuraikan komunikasi nonverbal gerak tubuh atau yang disebut kinesik.

2.2. Fungsi pesan nonverbalRepetisi. Mengulang kembali gagasan yang sudah disampaikan secara verbal. Contoh: Anak kecil yang menjawab mau diajak ke dufan akan mengiyakan sambil melompat-lompat senang.Subtitusi. Menggantikan lambang verbal. Contoh: Tanpa mengatakan sepatah katapun, di Indonesia bila seseorang menggeleng, maka lawan bicaranya akan tahu bahwa itu sebagai tanda ketidaksetujuan.Kontradiksi. Menolak sebuah pesan verbal dengan memberikan makna lain menggunakan pesan nonverbal. Contoh: Seseorang mengiyakan dan menganggukkan kepala saat diminta mendekat namun lalu mengambil langkah seribu dan lari secepat-cepatnya. Bahasa tubuhnya yang menghindari kontak dengan melarikan diri menandakan bahwa ia takut, kontradiktif dengan awal pesan verbalnya saat ia mengiyakan.Pelengkap (complement). Melengkapi dan memperkaya pesan nonverbal. Contoh: Air muka yang menunjukkan rasa sakit luar biasa tanpa mengeluarkan sepatah katapun.Aksentuasi. Menegaskan pesan nonverbal. Contoh: Kekesalan diungkapkan dengan memukul lemari.Empat jenis bahasa tubuh yang secara umum menyiratkan pikiran dan perasaan anda. 1. Bahasa tubuh terbuka yaitu postur hadap depan (/foward looking/), posisi tubuh dan wajah menghadap lawan bicara. Bahasa tubuh ini menyiratkan kesiapan memberi perhatian dan kehangatan. Umumnya bahasa tubuh ini mencerminkan respon positif terhadap lawan bicara.2. Bahasa tubuh tertutup. Sikap tubuh tertarik ke belakang, tetapi bukan memunggungi lawan bicara. Misalnya menoleh ke arah lain ketika lawan tengah berbicara. Sikap ini mencerminkan rasa malu dan bosan. Bagi lawan bicara, sikap ini seringkali diartikan dengan sikap dingin.3. Bahasa tubuh ekspansif. Sikap tubuh tampak dalam postur siaga, misalnya berdiri tegak dengan dagu sedikit mendongak. Sikap ini mencerminkan rasa bangga dan arogansi. Umumnya, sikap ini dimiliki oleh orang yang rasa percaya dirinya cukup tinggi. Sayangnya orang-orang seperti ini kurang bisa menghargai lawan bicaranya.4. Bahasa tubuh tegang. Ini terlihat dari postur tubuh yang mengkerut, seolah-olah tubuh ditarik kedalam. Misalnya wajah menunduk, tangan dilipat, dan mata tidak berani menatap. Sikap ini mencerminkan rasa kecewa, sedih, atau frustasi.

2.3. Sejarah Singkat Tentang Bahasa TubuhSelama berabad-abad, penulis-penulis besar seperti Shakespeare, telah mengetahui bahwa sikap dan gerakan tubuh mencerminkan suasana hati. Pada cerita Malam Kedua-belas, Malviolo, pelayan Olivia, membuat dirinya konyol dengan mengenakan ikat kaos kaki kuning dan bertingkah laku aneh. Tetapi tidak ada penelitian yang teratur tentang bahasa tubuh sampai tahun 1960-an. Lalu seorang ahli psikologi Amerika Paul Elkman meneliti bagaimana kemampuan kita membaca pesan-pesan tanpa kata dari wajah-wajah orang. Seorang ahli psikologi Ingggris Michael Argyle, dari Universitas Oxford, mempelajari bahasa tubuh jenis lain yaitu gerak isyarat tubuh, sejauh mana kita menjadi akrab dengan seseorang jika kita menyentuh seseorang dan dimana kita melakukannya. Argyle dan Elkman keduanya menekankan bahwa bahasa tubuh adalah sungguh-sungguh sebuah bahasa. Anda tidak dapat melihat suatu gerakan tubuh secara tersendiri. Anda harus mempelajari pola yang utuh tentang gerakan tubuh, sikap tubuh, dan nada dari suara untuk dapat mengerti situasi secara menyeluruh. Sebagaian dari seni membaca bahasa tubuh adalah menempatkan semua tanda didalam kelompok, jadi seperti menyusun kata-kata menjadi kalimat yang dapat dimengerti.

2.4. Bentuk-bentuk bahasa tubuhBentuk dan tipe umum dari bahasa tubuh men