makalah aplikom kelompok

Click here to load reader

  • date post

    17-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    252
  • download

    2

Embed Size (px)

description

fff

Transcript of makalah aplikom kelompok

  • 1

    MAKALAH APLIKOM

    GLOBAL WARMING

    Disusun Oleh :

    1.Warsito

    Npm :E1D013039

    2. Elpa yunita

    Npm :E1D013001

    3. Asma jundiatus salimah

    Npm :E1D013043

    4.susilo widodo

    Npm :E1D013025

    PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU

    2013

  • 2

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT. Atas berkat-Nya lah

    makalah ini dapat terselesaikan . Topik tentang Global warming ini dipilih

    agar pembaca sadar akan besarnya pengaruh dan dampak global warming

    dalam kehidupan kita. Makalah ini berisi berbagai penjelasan apa itu global

    warming serta penyebab,akibat,dan solusinya ,

    Data-data yang dimuat dalam makalah ini bersal dari berbagai situs internet.

    Penyusun berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin data-data terbaik untuk

    diberikan kepada anda. Dan jika ada kekurangan atau kesalahan didalam isi

    makalah ini, penyusun mohon maaf.

    Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada dosen yang telah

    memberi tugas kepada kami dalam membuat makalah ini. Melalui makalah

    ini, diharapkan masyarakat sadar begitu banyak dampak dari global warming

    dan begitu banyak penyebabnya hal-hal kecil yang kadang tidak kita

    ketahui,semoga makalah ini bermanfaat.

  • 3

    DAFTAR ISI Kata pengantar ..................................................................................... 2

    Daftar isi ................................................................................................. 3

    Bab I Pendahuluan ................................................................................ 4

    1.1 latar belakang ............................................................................... 4 1.2 tujuan ........................................................................................... 4

    Bab II Tinjauan Pustaka ....................................................................... 5

    2.1 Pengertian global warming ................................................................. 5

    2.2 penyebab pemanasan global .............................................................. 5

    2.3 dampak pemanasan global .................................................................. 8

    2.4 solusi pemanasan global ..................................................................... 9

    Bab IV Pembahasan ............................................................................... 13

    Bab V Penutup ....................................................................................... 27

    5.1 kesimpulan ......................................................................................... 27

    5.2 saran................................................................................................... 27

    Daftar pustaka ....................................................................................... 28

  • 4

    BAB 1

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar belakang Latar Belakang MasalahMakalah ini dibuat untuk menambah

    pengetahuan tentang pemanasan global atau globalwarming yang

    sedang terjadi saat ini. Banyak faktor atau penyebab yang

    membuatpemanasan global itu sendiri terjadi. Masalah dunia ini belum

    bisa teratasi, belum adasolusi yang efektif untuk menyelesaikannya.

    Mungkin sudah banyak penanggulanganyang sudah dilakukan , akan

    tetapi belum terlalu terlihat hasilnya yang dapat kita rasakan

    Pemanasan Global atau Global Warming adalah masalah yang

    sangat besar yang melanda bumi kita. Sebab Global Warming sudah

    merusak lapisan Ozon yang merupakan pelindung bumi dari benda-

    benda luar angkasa. Tak bisa dibayangkan bagaimana nasib bumi kita

    100 tahun ke depan. Olehnya itu makalah ini disusun agar sekiranya

    memberi kita pengetahuan tentang pemanasan global dan diharapkan

    kita bisa terus melestarikan bumi kini tempat kita dan mahluk lain

    tinggali.

    1.2 Tujuan

    Tujuan disusunnya makalah ini untuk menyelesaikan tugas

    yang diberikan oleh dosen.Selain itu pembuatan makalah ini untuk

    menyadarkan tentang keadaan yang ada pada saat ini. Harapan penulis

    adalah agar makalah ini dapat berguna bagi orang yang telah

    membacanya

  • 5

    BAB II TINJAUAN PUSTAKA

    2.1 Pengertian Global Warming

    Pemanasan Global adalah meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi akibat peningkatan jumlah emisi Gas Rumah Kaca di atmosfer. Pemanasan Global akan diikuti dengan Perubahan Iklim, seperti meningkatnya curah hujan di beberapa belahan dunia sehingga menimbulkan banjir dan erosi. Sedangkan, di belahan bumi lain akan mengalami musim kering yang berkepanjangan disebabkan kenaikan suhu.

    diserap oleh permukaan Bumi lalu dipantulkan kembali ke angkasa. Karena ada gas rumah kaca di atmosfer, di antaranya karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitro oksida (N2O), sebagian panas tetap ada di atmosfer sehingga Bumi menjadi hangat pada suhu yang tepat (60F/16C) bagi hewan, tanaman, dan manusia untuk bisa bertahan hidup. Mekanisme inilah yang disebut efek gas rumah kaca. Tanpa efek gas rumah kaca, suhu rata-rata di dunia bisa menjadi -18C. Sayangnya, karena sekarang ini terlalu banyak gas rumah kaca di atmosfer, terlalu banyak panas yang ditangkapnya. Akibatnya, Bumi menjadi semakin panas, bahkan efek dari gas rumah kaca yang berlebihan ini dapat merusak ozon, dan akhirnya sinar ultra violet dari matahari tak tersaring lagi karena itu dapat menyebabkan beberapa penyakit dan juga panasnya bumi.

    2.2 Penyebab Pemanasan Global Pemansan global terjadi ketika ada konsentrasi gas-gas tertentu yang dikenal

    dengan gas rumah kaca, yg terus bertambah di udara, hal tersebut disebabkan oleh tindakan manusia, kegiatan industri, kendaraan bermotor, penggunaan AC, parfum dll, khususnya CO2 dan chlorofluorocarbon. Yang terutama adalah karbon dioksida, yang umumnya dihasilkan oleh penggunaan batubara, minyak bumi, gas dan penggundulan hutan serta pembakaran hutan. Asam nitrat dihasilkan oleh kendaraan dan emisi industri, sedangkan emisi metan disebabkan oleh aktivitas industri dan pertanian. Chlorofluorocarbon CFCs merusak lapisan ozon seperti juga gas rumah kaca menyebabkan pemanasan global, tetapi sekarang dihapus dalam Protokol Montreal. Karbon dioksida, chlorofluorocarbon, metan, asam nitrat adalah gas-gas polutif yang terakumulasi di udara dan menyaring banyak panas dari matahari. Sementara lautan dan vegetasi menangkap banyak CO2, kemampuannya untuk menjadi atap sekarang berlebihan akibat emisi. Ini berarti

  • 6

    bahwa setiap tahun, jumlah akumulatif dari gas rumah kaca yang berada di udara bertambah dan itu berarti mempercepat pemanasan global.

    Sepanjang seratus tahun ini konsumsi energi dunia bertambah secara spektakuler. Sekitar 70% energi dipakai oleh negara-negara maju; dan 78% dari energi tersebut berasal dari bahan bakar fosil. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan yang mengakibatkan sejumlah wilayah terkuras habis dan yang lainnya mereguk keuntungan. Sementara itu, jumlah dana untuk pemanfaatan energi yang tak dapat habis (matahari, angin, biogas, air, khususnya hidro mini dan makro), yang dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, baik di negara maju maupun miskin tetaplah rendah, dalam perbandingan dengan bantuan keuangan dan investasi yang dialokasikan untuk bahan bakar fosil dan energi nuklir. Penggundulan hutan yang mengurangi penyerapan karbon oleh pohon, menyebabkan emisi karbon bertambah sebesar 20%, dan mengubah iklim mikro lokal dan siklus hidrologis, sehingga mempengaruhi kesuburan tanah.

    Anasir penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses

    umpan balik yang dihasilkannya. Sebagai contoh adalah pada penguapan air. Pada

    kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2, pemanasan

    pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer.

    Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut

    dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan

    konsentrasi uap air. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila

    dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan

    kandungan air absolut di udara, kelembapan relatif udara hampir konstan atau bahkan

    agak menurun karena udara menjadi menghangat).[3] Umpan balik ini hanya

    berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di

    atmosfer.

    Efek umpan balik

    karena pengaruh awan sedang menjadi objek penelitian saat ini. Bila dilihat

    dari bawah, awan akan memantulkan kembali radiasi infra merah ke permukaan,

    sehingga akan meningkatkan efek pemanasan. Sebaliknya bila dilihat dari atas, awan

    tersebut akan memantulkan sinar Matahari dan radiasi infra merah ke angkasa,

  • 7

    sehingga meningkatkan efek pendinginan. Apakah efek netto-nya menghasilkan

    pemanasan atau pendinginan tergantung pada beberapa detail-detail tertentu seperti

    tipe dan ketinggian awan tersebut. Detail-detail ini sulit direpresentasikan dalam

    model iklim, antara lain karena awan sangat kecil bila dibandingkan dengan jarak

    antara batas-batas komputasional dalam model iklim (sekitar 125 hingga 500 km

    untuk model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat). Walaupun

    demikian, umpan balik awan berada pada peringkat dua bila dibandingkan dengan

    umpan balik uap air dan dianggap positif (menambah pemanasan) dalam semua

    model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat.

    Umpan balik penting lainnya adalah hilangnya kemampuan memantulkan