Makalah Akhlak Islami

of 25

  • date post

    13-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    996
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Makalah Akhlak Islami

Makalah

Akhlakdosen Pembimbing: Drs.Hassanuddin,MA

di susun oleh: Muhamad Ananda Indirwan Npm: 1007210097 kelas: IIIc (teknik sipil)

Universitas Muhammadiyah Sumatra UtaraTahun ajaran: 2010-2011

KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita kesehatan dan kesempatan, sehingga makalah yang berjudul AKHLAK ini dapat terselesaikan sebagaimana mestinya. Sholawat dan salam atas junjungan alam Nabi besar Muhammad SAW yang telah memberikan teladan dan panutan kepada ummat Manusia di dunia. Ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam penyusunan makalah ini, yang telah memberikan ilmunya sehingga makalah ini dapat terselesaikan walaupun masih jauh dari kesempurnaan. saya berharap adanya kritik dan saran dari saudara dan saudari sekalian, Akhir kata Wassalamualaikum Wr. Wb

2

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ....................................................... KATA PENGANTAR ..................................................... DAFTAR ISI ............................................................... II III

BAB I PENDAHULUAN ................................................. 1. Latar Belakang ................................................... 2. Rumusan Masalah ..............................................

4 4 5

BAB II PEMBAHASAN .................................................. A. Pengertian akhlak 1. apa itu akhlak..................................................... 2. Sumber dan ciri-ciri akhlak islami........................... 3. Akhlak islami dalam kaitannya dengan status pribadi........................... B. Akhlak Pribadi 10

6

6 7

1. Pribadi sebagai Hamba Allah ...................................................................... 2. Pribadi sebagai Anak ................................................................................... 3 Akhlak Pada Ayah dan Ibu .................................................................. ...... 4. Akhlak kepada Anggota Masyarakat/ Jamaah ..................................... ...... 5. Akhlak DaI/ Mubaligh ....................................................................... 6. Akhlak Pemimpin ............................................................................... ...... ......

10 13 14 17 20 21 23

7. Akhlak Mahmudah dan Mazmumah.................................................... ......

BAB III PENUTUP ....................................................... 1. Kesimpulan ....................................................... 2. Saran ............................................................... Daftar isi ..................................................................

24 24 24 25

3

BAB I Pendahuluan 1. Latar Belakang akhlak merupakan dua istilah yang banyak digunakan untuk menentukan suatu perbuatan yang dilakukan seseorang. Kita misalnya mengatakan orang itu baik dan orang itu buruk. Masalahnya apakah yang disebut baik dan buruk itu? Dan apa ukuran atau indicator yang dapat digunakan untuk menilai pebuatan itu baik atau buruk? Dan apakah baik dan buruk itu merupakan sesuatu yang mutlak atau relative? Dan bagaimana pandangan islam terhadap baik dan buruk berikut hal-hal yang tekait dengan keduanya itu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu dicarikan jawabannya sehingga pada saat kita menilai sesuatu itu baik atau buruk memiliki patokan atau indicator yang pasti. Untuk itu pada makalah ini akan dibahas pengertian akhlak, ukuran untuk menilai baik dan buruk, sifat baik dan buruk, serta pandangan islam mengenai baik dan buruk nya suatu akhlak. Pembahasan masalah ini kita masukkan, sehingga dikatakan bahwa ilmu akhlak ini membahas tentang tingkah laku dan perbuatan manusia dan menetapkannya baik atau buruk.

4

2. Rumusan Masalah Pada makalah ini penulis mengemukan beberapa permasalahan, yaitu: a. Apakah pengertian akhlak ? b. Bagaimana penentuan akhlak baik dan buruk ? c. Bagaimana sikap baik dan buruk nyasuatu akhlak? ? d. Bagaimana baik dan buruk nya akhlak dalam ajaran Islam ?

5

BAB II PEMBAHASAN

1. Pengertian Akhlak Kata Akhlak berasal dari bahasa arab, jamak dari khuluqun yang menurut bahasa berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat. Kata tersebut mengandung segi-segi persesuaian dengan perkataan khalqun yang berarti kejadian, yang juga erat hubungannya dengan khaliq yang berarti pencipta; demikian pula dengan akhluqun yang berarti yang diciptakan. Secara epistemologi atau istilah akhlak bisa diartikan berbagai perspektif sesuai dengan para ahli tasawuf diantaranya : Ibnu Maskawaih memberikan definisi sebagai berikut:

Artinya: Keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan pikiran (lebih dahulu). Imam Al-Ghozali mengemukakan definisi Akhlak sebagai berikut: Artinya: Akhlak ialah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang daripadanya timbul perbuatanperbuatan dengan mudah, dengan tidak memertrlukan pertimbangan pikiran(lebih dahulu). Prof. Dr. Ahmad Amin memberikan definisi, bahwa yang disebut akhlak Adatul-Iradah atau kehendak yang dibiasakan. Definisi ini terdapat dalam suatu tulisannya yang berbunyi: Artinya: Sementara orang membuat definisi akhlak, bahwa yang disebut akhlak ialah kehendak yang dibiasakan. Artinya bahwa kehendak itu bila membiasakan sesuatu, maka kebiasaan itu dinakamakan akhlak.

6

Makna kata kehendak dan kata kebiasaan dalam penyataan tersebut dapat diartikan bahwa kehendak adalah ketentuan dari beberapa keinginan manusia setelah bimbang, sedang kebiasaan ialah perbuatan yang diulang-ulang sehingga mudah melakukannya. Masingmasing dari kehendak dan kebiasaan ini mempunyai kekuatan, dan gabungan dari kekuatan dari kekuatan yang besar inilah dinamakan Akhlak. Sekalipun ketiga definisi akhlak diatas berbeda kata-katanya, tetapi sebenarnya tidak berjauhan maksudnya, Bahkan berdekatan artinya satu dengan yang lain. Sehingga Prof. Kh. Farid Maruf membuat kesimpulan tentang definisi akhlak ini sebagai berikut: Kehendak jiwa manusia yang menimbulkan perbuatan dengan mudah karena kebiasaan, tanpa memerlukan pertimbangan pikiran terlebih dahulu. 2. Sumber dan Ciri-Ciri Akhlak Islami Persoalan Akhlak di dalam islam banyak dibicarakan dan dimuat pada Al-Qurn dan Al-Hadits. Sumber tersebut merupakan batasan-batasan dalam tindakan sehari-hari bagi manusia. Ada yang menjelaskan arti baik dan buruk. Memberi informasi kepada umat, apa yang semestinya harus diperbuat dan bagaimana harus bertindak. Sehingga dengan mudah dapat diketahui, apakah perbuatan itu terpuji atau tercela, benar atau salah. Kita telah mengetahui bahwa akhlak islam adalah merupakan system moral/akhlak yang berdasarkan islam, yakni bertitik tolak dari akidah yang diwahyukan Allah pada nabi/Rasul-Nya yang kemudian agar disampaikan kepada umatnya. Memang sbagaimana disebutkan terdahulu bahwa secara umum akhlak/moral terbagi atas moral yang berdasarkan kepercayaan kepada Tuhan dan kehidupan akhirat dan kedua moral yang sama sekali tidak berdasarkan kepercayaan kepada Tuhan, moral ini timbul dari sumber-sumber sekuler. Akhlak islam, karena merupakan system akhlak yang berdasarkan kepercayaan kepada Tuhan, maka tentunya sesuai pula dengan dasar daripada agama itu sendiri. Dengan demikian, dasar/sumber pokok daripada akhlak islam adalah Al-Quran dan Al-Hadits yang merupakan sumber utama dari agama islam itu sendiri. Dinyatakan dalam sebuah hadits Nabi: : Artinya:

7

Dari Anas Bin Malik berkata: Bersabda Nabi Saw: Telah kutinggalkan atas kamu sekalian dua perkara, yang apabila kamu berpegang kepada keduanya, maka tidak akan tersesat, yaitu Kitab Allah dan Sunah Rasul-Nya. Memang tidak disangsikan lagi dengan bahwa segala perbuatan/tidakan manusia apapun bentuknya pada hakikatnya adalah bermaksud untuk mencapai kebahgiaan (saadah), dan hal ini adalah sebagai natijah dari problem akhlak. Sedangkan saadah menurut system moral/akhlak yang agamis(islam), dapat dicapai dengan jalan menuruti perintah Allah yakni dengan menjahui segala larangan Allah dan mengerjakan segala perintah-Nya, sebagaimana yang tertera dalam pedoman dasar hidup bagi setiap muslim yakni Al-Quran dan Al-Hadits. Sehubungan dengan Akhlak Islam, Drs. Sahilun A, Nasir menyebutkan bahwa Akhlak Islam berkisar pada: a. Tujuan hidup setiap muslim, ialah menghambakan dirinya kepada Allah, untuk mencapai keridhaan-Nya, hidup sejahtera lahir dan batin, dalam kehidupan masa kini maupun yang akan datang. b. Dengan keyakinannya terhadap kebenaran wahyu Allah dan sunah Rasul-Nya, membawa konsekuensi logis, sebagai standard dan pedoman utama bagi setiap moral muslim. Ia member sangsi terhadap moral dalam kecintaan dan kekuatannya kepada Allah, tanpa perasaan adanya tekanan-tekanan dari luar. c. Keyakinannya akan hari kemuadian/pembalasan, mendorong manusia berbuat baik dan berusaha menjadi manusia sebaik mungkin, dengan segala pengabdiannya kepada Allah. d. Islam tidak moral yang baru, yang bertentangan dengan ajaran dan jiwa islam, berasaskan darI Al-Quran dan Al-Hadits, diinterprestasikan oleh ulama mujtahid. e. Ajaran Akhlak Islam meliputi segala segi kehidupan manusia berdasrkan asas kebaikan dan bebas dari segala kejahatan. Islam tidak hanya mengajarkan tetapi menegakkannya, dengan janji dan sangsi Illahi yang Maha Adil. Tuntutan moral sesuai dengan bisikan hati nurani , yang menurut kodratnya cenderung kepada kebaikan dan membenci keburukan.[1] Dengan demikian dapat ditegasakan disini bahwa dasar dari akhlak islam secara global hanya ada dua yakni: Percaya adanya Tuhan dan percaya adanya hari kemudian/