Makalah Ahlak Bernegara

of 25 /25
MAKALAH INI DISUSUN SEBAGAI MAKALAH INDIVIDU,UNTUK MENAMBAH NILAI MATA KULIAH AKHLAK DOSEN PENGAMPU : Dr. Sangkot Sirait M.Ag DISUSUN OLEH: NAMA : RAHMAT IBRAHIM NIM : 10410117 KELAS : 1-PAI 5 JURUSAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS : TARBIYAH DAN KEGURUAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Embed Size (px)

Transcript of Makalah Ahlak Bernegara

MAKALAH INI DISUSUN SEBAGAI MAKALAH INDIVIDU,UNTUK MENAMBAH NILAI MATA KULIAH AKHLAK DOSEN PENGAMPU : Dr. Sangkot Sirait M.Ag DISUSUN OLEH: NAMA : RAHMAT IBRAHIM NIM : 10410117 KELAS : 1-PAI 5 JURUSAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS : TARBIYAH DAN KEGURUAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2011 KATA PENGANTAR DengannamaAllahYangMahaPemurahlagiMahaPenyayang.Segalapuji-pujianbagiAllah pemelihara sekalian alam. Tak lupa shalawat serta salam senangtiasa tercurahkan pada junjungan kitaNabiMuhammadSAWataskeluarganya,sahabatdanumatnyahinggaakhirzaman.Puji syukurkitapanjantkankehadiratAllahSWTyangtelahmencurahkanrahmat,taufik,inayah sertahidayahnyasehinggadapatmenyelesaikanmakalahIndividumatakuliahAkhlakini dengan baik tanpa suatu halangan apapun. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada: 1.Dr. Sangkot Sirait, M.Ag selaku dosen pengampu mata kuliah Akhlak. 2.Teman-teman yang telah membantu dan mendukung hingga selesainya makalah Akhlak ini Kamijugaberharap,semogamakalahinidapatbermanfaatbagiparapembacakhususnyabagi sahabat-sahabatmahasiswaUniversitasIslamNegeriSunanKalijagaYogyakartadanmudah-mudahan dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan keberhasilan belajar pada masa yang akan datang.Tiadagadingyangtakretak,tiadakesempurnaankecualihanyamilikAllahsemata. Dengan senang hati, penulis menanti kritik dan saran yang sifatnya membangun demi perbaikan makalahini.Akhirkata,semogarahmatAllahSWTdanberkah-Nyasenangtiasatercurahkan kepada kita semua.Amiin. Yogyakarta, Februari 2011 Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.. DAFTAR ISI .... BAB I :PENDAHULUAN LATARBELAKANG... RUMUSAN MASALAH. MANFAAT DAN TUJUAN... BAB II: PEMBAHASAN PENTINGNYA MUSYAWARAH DALAM NEGARA... MENEGAKKAN KEADILAN.. HUBUNGAN PEMIMPIN DENGAN YANG DIPIMPIN... BAB III: PENUTUP KESIMPULAN.. SARAN.. DAFTAR PUSTAKA.. BAB I PENDAHULUAN A.LATAR BELAKANG SelamainiRasulullahSAWlebihbanyakditeladanipadasisipribadibeliausebagaiindividu. Sementaraakhlakatautuntunanbeliauuntukmenjalankankehidupanberbangsadanbernegara denganaturanIslam,tidakseringdibahas.DalamsetiapperingatanMaulidNabiSAW,kita seringmendengarberbagaiseruanuntukmeneladaniakhlakRasulullah.Darimulaimusholah kecildipinggirkampunghinggaistananegaradiibukotanegaramenyerukanhalyangsama pula.NamunyangdiserukanmasihlahterbatasuntukmeneladaniakhlakRasulullahsebagai pribadiataudalamkapasitasnyasebagaipemimpinrumahtangga.Namunposisibeliausebagai pemimpinnegara/kepalapemerintahanyangmenerapkansyariatIslamsecaratotaldalam kehidupanmasyarakat,justrujarangdisinggung.Padahaldalamseparuhepisodekerasulannya, beliaumencontohkandanmempraktekkanbagaimanamemimpinsebuahnegaradenganaturan Islam.ApakahperilakuRasulullahpemimpinnegaraMadinahtidakperluditeladani?Tentu tidak,kitaharusmengambilyangdicontohkanolehRasulullahuntukkitateladani.Dansudah selayaknya bagi kaum muslimin untuk lebih total meneladani Rasulullah. Meneladani bagaimana Rasulullah menjalani kehidupan pribadi, bermasyarakat dan bernegara dengan aturan Islam. Dan bagi para penguasa dan calon pemimpin negeri ini, janganlah menyampaikan akhlak Rasul hanya sebagaialatkampanyeuntukmeraupmassasaja.Tapicontohlahdenganpenuhkesungguhan bagaimanaRasulullahmemimpinuntukmemimpinbangsaini.Yangterjadisaatinijustrupara penguasatetapmenjalankanhukum-hukumyangbersumberdariideologikapitalisme,dan sebaliknyaengganmenerapkanhukum-hukumIslam.DisejumlahnegeriIslam,parapenguasa muslimjustruberusahakerasmemerangisiapasajayangberjuanguntukmenerapkansyariah Islam secara total dalam negara. Para penguasa ini layaknya Abu Lahab, paman Rasulullah yang bergembiraataskelahiranMuhammadSAW.Namunpadaakhirnya,diamenjadiorangyang paling membenci, memusuhi dan selalu menghalang-halangi dakwah Nabi SAW yang berupaya menyebarluaskan risalah Allah sekaligus menegakkan syariah-Nya. B.RUMUSAN MASALAH 1.Bagaimana cara Rasulullah dalam menyelesaikan persoalan negara 2.Bagaimana menegakkan keadilan dalam negara 3.Bagaimana hubungan pemimpin dengan yang dipimpin 4.BagaimanaperilakuRasulullahdalamkehidupansehari-haridengankedudukannya sebagai pemimpin ummat C.MANFAAT DAN TUJUAN Denganmakalahinikitadapatmengetahuibagaimanaahklakbernegaraitu,danbagaimana rasulullahmencontohkannya,bagaimanameneggakankeadilan,sertabagaimanaseharusnya hubunganpemimpindenganyangdipimpinsepertiyangdicontohkanRasulullah.Danmaksud tujuan penulisan makalah individu ini guna untuk menambah nilai mata kuliah Akhlak. BAB II PEMBAHASAN A.PENTINGNYA MUSYAWARAH DALAM NEGARA secaraetimologis,musyawarah(musyawarah)berasaldarikatasyawarayangpadamulanya bermaknamengeluarkanmadudarisaranglebah.Maknainikemudianberkembang,sehingga mencakup segala sesuatu yang dapat diambil atau dikeluarkan dari yang lain, termasuk pendapat. Musyawarahdapatjugaberartimengatakanataumengajukansesuatu.Katamusyawarahpada dasarnya hanya digunakan pada hal-hal yang baik, sejalan dengan makna dasarnya.1 Karenakatamusyawarahadalahbentukmashdardarikatakerjasyawarayangdarisegi jenisnyatermasukkatakerjamufaalah(perbuatanyangdilakukantimbalbalik),maka musyawarahharusbersifatdialogis,bukanmonologis.Semuaanggotamusyawarahbebas mengeluarkanpendapatnya.Dengankebebasanberdialogitulahdiharapkandapatdiketahui kelemahanpendapatyangdikemukakan,sehinggakeputusanyangdihasilkantidaklagi mengandung kelemahan. A.ARTI PENTING MUSYAWARAH Musyawarahatausyuraadalahsesuatuyangsangatpentinggunamenciptakanperaturan didalammasyarakatmanapun.Setiapnegaramajuyangmenginginkankeamanan,ketentraman, kebahagiaandankesuksesanbagirakyatnya,tetapmemegangprinsipmusyawarahini.Tidak aneh jika islam sangat memperhatikan dasar musyawarah ini. Islam menanamkan salah satu surat dalamAl-QurandenganAsy-Syura,didalamnyadibicarakantentangsifat-sifatkaum mukminin, antara lain, bahwa kehidupan mereka itu berdsarkan atas musyawarah, bahkan segala urusanmerekadiputuskanberdasarkanmusyawarahdiantaramereka.Sesuatuhalyang menunjukanbetapapentingnyamusyawarahadalahbahwaaattentangmusyawarahitu dihubungkan dengan kewajiban sholat dan menjauhi perbuatan keji.2Allah SWt berfirman :CBb. J .MPAH 6Bb+=.ABb. bf. Bv FbPA M CBb. Fb)BJBb6M FbvBC0. `P`1Bb 1 M.Quraish Shihab, wawasan alquran, tafsir maudhui atas pelbagai persoalan Ummat (bandung, Mizan, 1996) hal. 469. 2 Muhammad abdul kadir, hakekat sistem politik islam (Yogyakarta, 1987) . hlm 98-99. Mv0. N.: .1) Bv..1C.: f1 Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan- perbuatan keji, dan apabila mereka marah merekamemberimaaf.Dan(bagi)orang-orangyangmenerima(mematuhi)seruanTuhannyadanmendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang kami berikan kepada mereka.(Q.S Asy-Syura 42:37-38) Dalamayatdiatas,SyuraataumusyawarahsebagaisifatketigabagimasyarakatIslam dituturkansesudahImandansholat.MenurutTaufikAsy-Syawi,halinimemberipengertian bahwamusyawarahmempunyaimartabatsesudahibadahterpenting,yaitusholat,sekaligus memberikan pengertian bahwa Musyawarah merupan salah satu ibadah yang tingkatannya sama dengansholat DanZakat. Makamasyarakatmengabaikannya dianggap suataumasyarakatyang tidak menetapi salah satu ibadah.3 B.LAPANGAN MUSYAWARAH BerbedadenganteoriDemokrasipadaumumnya,dimanasegalasesuatubisadan harusdimusyawarahkansupayaterwujudkehendakmayoritasdalamrangkamenegakkan kedaulatan rakyat, maka isalam memberi batasan hal-hal apa saja yang boleh dimusyawarahkan. Karena musyawarah adalah pendapat orang, maka apa-apa yang sudah ditetapkan ole nash ( Al-QurandanAs-Sunnah)tidakbolehdimusyawarahkan,sebabpendapatorangtidakboleh mengungguliWahyu (Al-Quran danAs-Sunnah) jadimusyawarah Hanyalah terbatas pada hal halyangbersifatIjtihadiyah.Parasahabatpunjikadimintakanpebdapattentangsuatuhal, terlebih dahulu ereka menanyakannya kepada Rasulullah Saw, apakah masalah yang dibicarakan telah diwahyukan oleh allah atau meruakan ijtihad Nabi, maka mereka mengemukakan pendapat. C.TATACARA MUSYAWARAH Tentangtatacaramusyawarahsertakeharusanmengikutitatacaraitu,tidakadanashAl-QurandanAs-Sunnahyangmenerangkannya,jugatidakadanasyangmengharuskan ditetapkannya jumlah anggota majlis permusyawaratan dan cara menghadirkan para anggota. Tatacara musyawarah yang dilakukan oleh Rasulullah ternyata sangat bervariasi ; (1) Kadang kala seseorang memberikan pertimbangan kepada beliau, lalu beliau melihat pendapat itu benar, 3 Taufik Asy-syawi, syura bukan demokrasi, terjemahan Djamaluddin Z.S (jakarta, gema insani press, 1997) . hlm. 68. makabeliaumengamalkannya.SepertipendapatAl-Hubabibnal-Mundzirtentangpemilihan tempatyangstrategisdalamperangBadardanpendapatSalmanal-Farisitentangpenggalian parikpertahanandalamperangKhandak;(2)Kadan-kadangbeliaubermusyawarahdengandua atautigaorangsaja.KebanyakandenganAbubakardanUmar;(3)kadangkalabeliau bermusyawaragdengaseluruhmassadanmelaluicaraperwakilan,sepertiyangterjadisetelah perang Hunain tentang rampasan perang dan permohonan bantuan melalui utusan Hawazin.4

Daribeberapaperistiwabervariasidiataskitadapatmenyimpulkanbahwatatacara musyawarah,anggotaMusyawarah,bisaselaluberkembangsesuaidengankebutuhandan perkembanganzaman,tetapihakekatmusyawarahharusselalutegakditengahmasyarakatdan negara. Adahal-halyangharusdimusyawarahkandenganseluruhummat,baiklangsungmaupun lewatperwakilan,danadahal-halyangcukupdimusyawarahkandenganpemimpin(ulilamri), ulama,cendikiawandanpihak-pihakyangberkompetenlainnya,tetapitetapdantidakboleh tidakharusdengansemangatdankejujuran,bukadengansemangatkepentingandan ketidakjujuran. Yang dicari dalam musyawarah adalah kebenaran, bukan kemenangan. D.BEBERAPA SIKAP BERMUSYAWARAH Supaya musyawarah berjalan dengan lancar dan penuh persahabatan,Allah berfirman ; BP =.: ..v Bb +61 F. +6oH BM AH1A 11fBbFb:A8N v = F bBB8 MJBb. ==1:BA. UJ.Bb F bT+6v. VH.J `V Bb P f Bb1 CbH.JBb MakadisebabkanrahmatdariAllah-lahkamuberlakulemahLembutterhadapmereka.sekiranyakamubersikap keraslagiberhatikasar,tentulahmerekamenjauhkandiridarisekelilingmu.Karenaituma'afkanlahmereka, mohonkanlahampunbagimereka,danbermusyawaratlahdenganmerekadalamurusanitu.Kemudianapabila kamuTelahmembulatkantekad,MakabertawakkallahkepadaAllah.SesungguhnyaAllahmenyukaiorang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.(Q.SAli-Imran 3:159) 4 Muhammad Abdul kadir, hakekat sistem politik islam , Hlm.110. AllahSWTmengisyaratkanadabeberapasikapyangharusdilakukandalambermusyawarah, yaitu sikap lemah lembut, pemaaf dan memohon ampuna Allah SWT. 1.Lemah lembut Seseorangyangmelakukanmusyawarah,apalagisebagaipemimpin,harusmenghindari tutrkatayangkasarsertasikapkeraskepala,karenajikatidak,mitramusyawarahakan bertebaran pergi. 2.Pemaaf Setiporangyangbermusyawarahharusmenyiapkanmentaluntukselalubersedia memberimaaf.Karenamungkin saja ketikabermusyawarah terjadi perbedaan pendapat, ataukeluarkalimat-kalimatyangmenyinggungpihaklain.Danbilahalitumasuk kedalam hati, akan mengeruhkan pikiran, bahkan boleh jadi akan mengubah musyawarah menjadi pertengkaran. 3.Mohon ampunan Allah SWT Untuk mencapai hasil yang terbaik ketika musyawarah, hbungan dengan tuhanpun harus harmonis.Olehsebabitusemuaanggotamusyawarahharussenantiasaselalu membersihkandiridengancaramemohonampunkepadaAllahSWTbaikuntukdiri sendiri maupun untuk anggota musyawarahyang lainnya.5 B.MENEGAKKAN KEADILAN Istilahkeadilanberasaldarikataadl(bahasaarab),yangmempunyaiartiantaralainsamadan seimbang.Dalampengertianpertama,keadilandapatdiartikansebagaimembagisamabanyak, ataumeberikanhakyangsamakepadaorang-orangataukelompokdenganstatusyangsama. Misalnya semua pegawaidengan kompetensiakademis dan pengalama kerjayang samaberhak mendapatkan gaji dan tunjangan yang sama. Semua warga negara sekalipun dengan status sosial-ekonomi-politik-yangberbedabedaharustetapmendapatkanperlakuanyangsamadimata hukum. Dalampengertiankedua,keadilandapatdiartikandenganmemberikanhakseimbang dengankewajiban,ataumemberiseseorangsesuaidengankebutuhannya.Misalnyaorangtua 5 M.Quraish Shihab, Wawasan Al-Quran,Hlm.473-475 yangadilakanmembiayaipendidikananak-anaknyasesuaidengantingkatkebutuhanmasing-masingsekalipunsecaranormalmasing-masinganaktidakmendapatkanjumlahyangsama. Dalamhukumwarismisalnya,anaklaki-lakiditetapkanolehAl-Quran(Q.SAn-Nisa4:11) mendapatkanwarisanduakalibagiananakperempuan.Halitukarenalaki-lakisetelah berkeluargamenanggungkeluargakarenakewajibanmenghidupiisteridananak-anaknya, sementara anak perempuan setelah berkeluarga dibiayai oleh suaminya. A.PERINTAH BERLAKU ADIL Di dalam Al-quran terdapat beberapa ayat yang memerintahkan supaya manusia berlaku adil dalammenegakkankeadilan.Perintahituadayangbersifatumumadayangbersifatkhusus dalam bidang-bidang tertentu. Yang bersifat umum misalnya : T f Bb Mv0 XMBB)+=6Bb. BJf. P`VMfBb P:1. BABb MAPoBb. Bb.P N P1 .MHAHV SesungguhnyaAllahmenyuruh(kamu)berlakuadildanberbuatkebajikan,memberikepadakaumkerabat,dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.( Q.S An-Nahl 16:90) Sedangkanyangbersifatkhususmisalnyabersikapadildalammenegakkanhukum(Q.SAn-Nisa 58); adil terhadap musuh (Q.S Al-maidah : 8) ; adil dalam rumah tangga (Q.S An-Nisa: 3 dan 129); dan adil dalam berkata (Q.S Al-Anam : 152). B. KEADILAN HUKUM Islammengajarkanbahwasemuasemuaorangmendapatperlakuanyangsamadanderajat yangsama dalamhukum, tidak ada diskriminasihukum karena perbedaanhukum, status sosial, ekonomi, politik dan lain sebagainya. Allah menegaskan : T f Bb HMv0 0 FbTAV6.1vJ.Bb b`Lf B10 bf.JN= ) B1Bb 0 FbNvXMBB) P f Bb B/ )N=) N f Bb CAH BHA b1MM)SesungguhnyaAllahmenyuruhkamumenyampaikanamanatkepadayangberhakmenerimanya,dan(menyuruh kamu)apabilamenetapkanhukumdiantaramanusiasupayakamumenetapkandenganadil.Sesungguhnya Allah memberipengajaranyangsebaik-baiknyakepadamu.SesungguhnyaAllahadalahMahamendengarlagiMaha Melihat.( Q.S An-Nissa ; 58).

Keadilanhukumharusditegakkanwalauterhadapdirisendiri,atauterhadapkeluargadan orang-orangyang dicintai. Tatkalaseorang sahabat yang dekat denganRasulullah sawmeminta keistimewaan hukum untuk seorang wanita bangsawan yang mencuri, Rasulullah menolaknya dengan tegas : apakahandahendakmemintakeistimewaandalampelaksanaanhukumallah?Sesungguhnya kehancuranummatyangterdahulukarenamerekamenghukumpencuriyanglemah,dan membiarkanpencuriyangelit.Demiallahyang memeliharajiwasaya,kalaulahFatimahbinti Muhammadmencuri,pastilahakusendiriyangakanmemotongtangannya.(H.RAhmad, Muslim dan Nasai) C.KEADILAN DALAM SEGALA HAL Disampingkeadilanhukum,islammemerintahkankepadaummatmanusia,terutama orang-orang yang beriman untuk bersifat adil dalam segala aspek kehidupan, baik terhadap diri, dan keluarganyasendiri, apalagi kepada orang lain. Bahkan kepadamusuh sekalipun seorang musuh harus tetap berlaku adil. Mari kita perhatikan beberapa nash berikut ini: -Adil terhadap diri sendiri BM0 CBb Fbovb. FbHvC fBB) .bM . b`V N0 0M.Bb )MCJ.Bb. P fN BHoA 0 b1MMf BBP`L0 B6 F A FbJVb.=1Bb 0 FbMV ....Wahaiorang-orangyangberiman,jadilahkamuorangyangbenar-benarpenegakkeadilan,menjadisaksi KarenaAllahbiarpunterhadapdirimusendiriatauibubapadankaumkerabatmu.jikaiaKayaataupun miskin,Maka Allahlebihtahu kemaslahatannya.MakajanganlahkamumengikutihawanafsuKarenaingin menyimpang dari kebenaran. (Q.S An-Nisa 4:135) -Adil terhadap isteri dan anak-anak FbNBB Bv .LB N ..vB+.oBb Pdv 8`1. ):.F T J. N0 FbMVM`. ......Makakawinilahwanita-wanita(lain)yangkamusenangi:dua,tigaatauempat.Kemudianjikakamutakut tidak akan dapat berlaku adil, Maka (kawinilah) seorang saja. (Q.S An-Nisa 4:3) Bertakwalah kepada Allah dan berlaku adillah diantara anak-anakmu.(H.R Muslim) -Adil dalam mendamaikan perselisihan f. BJAB .v 1vBbFb1JJCBb Fb10 B8) FHT 6) BVM`f `VNM.d.Bb Fb1Jf /Bb VP/= .aV b`Lf Mv0 Bb P T.B Fb10 B8)XMBB) FbC0. F f Bb1 fBb Dankalauadaduagolongandarimerekayangberimanituberperanghendaklahkamudamaikanantara keduanya!tapikalauyangsatumelanggarperjanjianterhadapyanglain,hendaklahyangmelanggar perjanjianitukamuperangisampaisurutkembalipadaperintahAllah.kalaudiaTelahsurut,damaikanlah antara keduanya menurut keadilan, dan hendaklah kamu berlaku adil; Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil .(Q.A Al-Hujurat 49:9) -Adil dalam berkata bf. J1C FbMBB .Cm b P`VMC F M). BbFb0 P P N. =))N1 .MHAHVdanapabilakamuberkata,Makahendaklahkamuberlakuadil,kendatipuniaadalahkerabat(mu)dan penuhilahjanjiAllah.yangdemikianitudiperintahkanAllahkepadamuagarkamuingat.(Q.SAl-Anam 6:152) -Adil terhadap musuh sekalipun BM0 CBb Fbovb. FbHvC .bM fBB) F N.P1vM BoA vC b`V N0FbMV P FbMBb . LMC0N.fJ1 F FbfVBb. Bb P .f Bb MMP. B).1V Haiorang-orangyangberimanhendaklahkamujadiorang-orangyangselalumenegakkan(kebenaran) KarenaAllah,menjadisaksidenganadil.danjanganlahsekali-kalikebencianmuterhadapsesuatukaum, mendorongkamuuntukberlakutidakadil.berlakuadillah,Karenaadilitulebihdekatkepadatakwa.dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.( Q.S Al-Maidah 5:8). TentumasihbanyaknashAl-QurandanSunnahtentangkeadilandalamseluruhaspek kehidupan,dandariayat-ayatdiatascukuplahkitadapatmenyimpulkanbahwaIslam mengingatkan keadilan yang komprehensif, yang mencakup kadilan politik, ekonomi, sosial dan lain-lainnya. D.HUBUNGAN PEMIMPIN DENGAN YANG DIPIMPIN Al-Quran menjelaskan bahwa Allah SWT adalah pemimpin bagi orang-orang yang beriman : Bb UL. CBb Fb1vb. M..v 61Bb `Lf :oBb FCBb. FbMAAH B.T0Bb M .v:oBb `Lf 61Bb N 0010 :BoBb F BM.Bb. Allahpeminpinorang-orangyangberiman;diamengeluarkanmerekadarikegelapan(kekafiran)kepadacahaya (iman).danorang-orangyangkafir,pelindung-pelindungnyaialahsyaitan,yangmengeluarkanmerekadaripada cahayakepadakegelapan(kekafiran).merekaituadalahpenghunineraka;merekakekaldidalamnya.(Q.SAl-Baqarah 2:257). Azh-Zhulumat (kegelapan) dalam ayat diatas adalah simbol segala kekufuran, kemusyrikan, kefasikandankemaksiyatan.AtaudalambahasasekarangAzh-zhulumatadalahbermacam-macamideologiatauisme-ismeyangbertentangandenganajaranislamsepertikomunisme, sosialisme,kapitalisme,liberalisme,materialisme,hedonismedanlainsebagainya.Sedangkan An-nur adalah simbol dari kehidupan, keimanan, ketaatan dan segala kebaikan lainnya. At-thaghutadalahsesuatuyangdisembah(dipertuhan)selaindariAllahswtdandiasuka dipertuhan tersebut. Menurut Sayyid kutub, adalah sesuatuyangmenentang damelanggar batas yangtelahdigariskanolehAllahswtkepadahamba-hambanya.Dandiaberbentukpandangan hidup, peradaban dan lain-lain yang tidak berlandaskan ajaran Allah SWT. SecaraoperasionalkepemimpinanAllahSWTitudilaksanakanolehRasulSAW,dan sepeninggalanbeliaukepemimpinanituditeruskanolehorang-orangyangberiman.Halitu dinyatakan didalam Al-Quran :B./f NT. Bb 0.:.CBb. Fb1vb. CBbHf `P`1Bb V.`PAHBb . H.: Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).(Q.S Al-Maidah 5:55). A. KRITERIA PEMIMPIN Pemimpin ummat atau dalam ayat diatas diistilahkan dengan waliy dan dalam ayat lain (Q.S An-Nisa 4:59) disebut dengan ulil amri adalah penerus kepemimpinan Rasulullah SAW setelah beliaumeninggaldunia.SebagaiNabidanRasul,nabiMuhammadSawtidakbisadigantikan, tapi sebagai kepala negara, pemimpin ummat, ulil amri tugas beliau dapat digantikan. Orang-orangyangdapatdipilihmenggantikanbeliausebagaipemimpinminimalharus memenuhi empat kriteria sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Maidah ayat 55 diatas. 1.Beriman kepada Allah SwtKarena ulil amri adalah penerus kepemimpinan Rasulullah Saw, sedangkan Rasul sendiri adalahpelaksanakepemimpinanAllahSwt,makatentusajayangpertamasekaliharus dimilikiadalahkeimanan(imankepadaAllahSwt,kepadaRasulullahdanrukuniman yang lainnya). Tanpa keimanan kepada Allah Swt dan Rasulnya bagaimana mungkin dia dapat diharapkanmemimpin ummatmenempuhjalanAllah Swt diatas permukaanbumi ini. 2.Mendirikan Sholat SholatadalahibadahvertikallangsungkepadaAllahSwt.Seorangpemimpinyang mendirikansholatdiharapkanmemilikihubunganyangbaikdenganAllahSwt. Diharapkan nilai-nilai kemulian dan kebaikan yang terdapat dalam sholat dapat tercermin dalam kepemimpinannya. Misalnya nilai Kejujuran. 3.Membayarkan Zakat Zakat adalahibadah Mahdhah yangmerupakan simbol kesuciaan dan kepeduliansosial. Seorangpemimpinyangbezakatdiharapkanselalumensucikanhatidanhartanya.Dia tidakakanmencaridanmenikmatihartadarijalanyangtidakhalal(misalnyadengan korupsi, kolusi dan nepotisme).dan lebih dari apada itu dia mempunyai kepedulian sosial yang tinggi terhadap kaum dhuafa dan mustadhafin. Dia akan menjadi pembela orang-orang yang lemah. 4.Selalu Tunduk Patuh Kepada Allah SwtDalamayatdiatasdisebutkanpemimpinituharuslahorang-orangyangselaluRuku. RukuadalahsimbolkepatuhansecaramutlakkepadaAllahdanRasulnya,yangsecara kongkret dimanifestasikan dengan menjadi seorang muslim yang kafah(total), baik dalam aspek akidah, ibadah, akhlak maupun muamalat. B.KEPATUHAN KEPADA PEMIMPIN KepemimpinanAllahSwtdanRasulnyaadalahkepemimpinanyangmutlakdiikutidan dipatuhi.Sedangkankepemimpinanorang-orangyangberimanadalahkepemimpinanyang nisbi(relatif).Kepatuhankepadanyatergantungandenganpalingkurangduafaktor:(1)faktor kualitas dan integritas pemimpin tersebut; (2) faktor arah dan corak kepemimpinannya. Kemana ummat yang dipimpinnya akan dibawah, apakah untuk menegakkan Dinullah atau tidak. Perbedaan kepatuhan itu telah di isyaratkan di dalam Firmannya: BM0 CBb Fbovb.FbH0 Bb FbH0. XMBbL00. UJ.Bb N1v F ....Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (nya), dan ulil amri di antara kamu.... (Q.S An-Nisa 4:59). PerintahtaatkepadaRasuldisebutkansecaraeksplisitsepertiperintahtaatkepadaAllah, sementaraperintahtaatkepadaulilamrihanyadiikutkankepadaperintahsebelumnya.Artinya kepatuhankepadaulilamriitusendiritergantungkepatuhanUlilamriitukepadaAllahdan rasulnya. Untukhal-halyangsudahdiaturdanditerapkanolehAl-QurandanAl-Hadis,sikap pemimpindanyangdipimpinsudahjelas,harussama-samatundukpadahukumAllah.Tetapi dalamhal-halyangbersifatijtihadi,ditetapkansecaramusyawarahdenganmekanismeyang telahdisepakatibersama.Akantetapi,apabilaterjadiperbedaanpendapatyangtidakdapat disepakatiantarapemimpindanyangdipimpin,makayangdiikutiadalahpemimpin.Yang dipimpin kemudian tidak boleh menolaknya dnegan alasan pendapatnya tidak dapat diterima. C.PERSAUDARAAN PEMIMPIN DENGAN YANG DIPIMPIN Sekalipundalamstrukturbernegara(danjugapadaleveldibawahnya)adahirarki kepemimpinanyangmengharuskanummatataurakyatpatuhpadapemimpinnya,tetapidala hubungansehari-harihubunganpemimpindanyangdipimpintetaplahdilandaskanpadaprinsip ukhuwah-ukhuwah islamiyah, buka prinsip atasan dengan bawahan, atau majikan dengan buruh,, tetapi prinsip sahabat dengan sahabat.demikianlah yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Kaummusliminyangadadisekitarbeliauwaktuitudipanggildengansebutansahabat-sahabat, suatu panggilan yang menunjukkan hubungan yang horisontal, sekalipun ada kewajiban untuk patuh sepenunya kepadabeliausebagaiseorang Nabi danRasul. Hubungan persaudaraan seperiitudalampraktiknyatidaklahmelemahkankepemimpinanRasulullahsaw,tetapimalah semakinkokohkarenatidakhanyadidasarihubunganformal,tetapijugadidasaridengan hubungan hati yang penuh dengan kasih sayang.6 6 Prof. Dr. H. Rachmat Jatnika : Etika berkuasa,.Hlm 73 BAB III PENUTUP A.KESIMPULAN Dalambernegara kita seharusnyabisamenjalankan aturan-aturan sebagaimanayang ditawarkan olehRasulullahyaituAkhlakbernegarasepertiyangdicontohkanRasulullahSawdalam kepemimpinannya.DansalahsatuyangdiajarkanRasuldalambernegara,yaitumenyelesaikan persoalannegaradenganMusyawarahgunauntukmendapatkansebuahMufakat,karena persoalan negara tidak bisa hanya diselesaikan oleh individu, makanya dibutuhkan musyawarah. Tapiperlukitapahamidalammusyawarahpunadaaturan-aturanmainyangharusdijalankan. Yang kedua Dalam kepemimpinan disebuah negara dibutuhkan sebuah sifat adil, keadilan sangat diperlukankarenadalamAl-Quransendirikeadilanharusdijalankandalamkepemimpinan negarabahkandalamkehidupansehari-hari.Bukanhanyaitu,bahkanterhadapmusuhpunkita dianjurkan untuk adil. Yang ketiga sebagai orang yang dipimpin, kita mau menjalankan apa saja yangdiperintahkanolehpemimpin,selamaapayangdiperintahkantidakmelanggarhukum syariat. B.SARAN MarikitasiapkandiriuntukbersegerameneladaniRasulullahSAWsecaratotal,dengan menerapkansyariahIslamdiseluruhaspekkehidupanbangsainisecaratotal.Pilihpemimpin yangmemilikitekadkuatuntukmeneladaniRasulullahdalamsetiapaspekkehidupan.Pilih pemimpin yang hanya akan menerapkan aturan Islam secara total dalam bernegara. DAFTAR PUSTAKA Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, Lc., M.A. 1999. Kuliah Akhlak. Yogyakarta : Pustaka pelajar offset M. Quraish Shihab. 1996 . Wawasan Al-Quran,tafsir maudhuI atas pelbagai persoalan ummat. Bandung : Mizan. Muhammad Abdul Kadir. 1987 . hakekat sistem politik islam. Yogyakarta : Pustaka Setia Taufik Asy-Syawi. 1997 . Syura bukan demokrasi,terjemahan Djamaluddin Z.S. Jakarta : Gema insani Press. Prof. Dr. H. Rachmat Djatnika. 1996 . Etika Berkuasa. Jakarta : Pustaka Panjimas.