Majalah Percik tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

download Majalah Percik tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

of 96

  • date post

    05-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    291
  • download

    14

Embed Size (px)

description

Edisi majalah Percik terbitan Pokja AMPL Nasional, tentang pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Mei 2009.

Transcript of Majalah Percik tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan

Dari Redaksi Suara Anda Laporan Utama

1 2

Keterlibatan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah: Suatu Keniscayaan 3Diterbitkan oleh: Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL) bekerja sama dengan: IDRC, BORDA, BALIFOKUS, LPTP, BEST Penanggung Jawab: Oswar Mungkasa Frank Fladerer Pemimpin Redaksi: Oswar Mungkasa Dewan Redaksi: Surur Wahyudi Yuyun Ismawati Hamzah Harun Al-Rasyid Redaktur Pelaksana: Bowo Leksono Geressiadi Muslim Desain dan Produksi: Rudi Kosasih Helmi Satoto Sirkulasi/Distribusi: Agus Syuhada Halimatussa'diah Alamat Redaksi: Jl. RP Suroso 50, Jakarta Pusat. Telp./Faks.: (021) 31904113 http://www.ampl.or.id e-mail: redaksipercik@yahoo.com redaksi@ampl.or.id oswar@bappenas.go.id

Wawancara Peluang dan Tantangan PSBM Regulasi Implementasi Peran Masyarakat Sesuai UU No.18 Tahun 2008 Wawasan Prinsip dan Filosofi Pengembangan Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat: Perlu Insentif Sampah dan Pemanasan Global Bisnis Hijau Bagi Planet Bumi Pengalaman Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Negeri Lain Pengelolaan Sampah dan Kesepakatan-Kesepakatan Internasional Menciptakan Pengomposan yang Berkelanjutan Tamu Kita Yuyun Ismawati Pengelola Limbah dan Sampah Peraih Goldman Environmental Prize Praktek Unggulan Tarakan Mewujudkan Kota Bersih dengan Mengelola Sampah Inovasi Komposter Takakura: Metode Rumah dan Metode Susun Seputar Pelaku Agenda Pustaka Sampah 70 75 82 55 46 26 29 33 35 37 39 42 44 14 6

Redaksi menerima kiriman tulisan/artikel dari luar. Isi berkaitan dengan air minum dan penyehatan lingkungan dan belum pernah dipublikasikan. Panjang naskah tak dibatasi. Sertakan identitas diri. Redaksi berhak mengeditnya. Silahkan kirim ke alamat di atas.

Sistem Mengelola Sampah Berbasis Masyarakat Kosakata

84

Majalah

Percik dapat diakses di situs AMPL: http://www.ampl.or.id

Percik Mei 2009

1DARI REDAKSI

ak terasa kita telah memasuki tahun 2009, dan Percik kali ini hadir dihadapan pembaca dengan bentuk yang sedikit berbeda dari biasanya. Edisi kali ini memang edisi khusus dengan tema utama adalah Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (PSBM). Hal ini sengaja kami rancang terkait dengan upaya kita untuk mulai memberi perhatian lebih besar terhadap pengelolaan sampah khususnya berbasis masyarakat. Disadari sepenuhnya bahwa pengelolaan sampah saat ini telah mulai mendapat perhatian pemerintah setidaknya dari telah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, ditambah pula dengan dicanangkannya tanggal 21 Februari setiap tahun sebagai hari peduli sampah. Menggunakan momentum ini lah kemudian Percik edisi khusus ini diterbitkan. Berangkat dari keinginan untuk menarik perhatian banyak pihak, beragam info terkait PSBM kami sajikan. Mulai dari filosofi pemberdayaan masyarakat, konsep PSBM, contoh praktek unggulan PSBM baik di mancanegara maupun dalam negeri, wawancara dengan kampiun mulai dari walikota, artis, LSM, pihak swasta, dan masyarakat sendiri. Keinginan kami menyajikan selengkap mungkin info terkait PSBM mendorong kami juga menampilkan inovasi teknologi, beragam regulasi mulai dari undangundang sampai peraturan daerah, beragam info pustaka baik buku, CD, situs, dalam edisi ini. Dari beragam hasil wawancara dengan kampiun dan cerita tentang praktek unggulan, seharusnya pengelolaan sampah di Indonesia bukan merupakan masalah. Telah banyak contoh keberhasilan baik di skala kota seperti Kota Surabaya dan Kota Tarakan, maupun skala komunitas seperti Bu Bambang Harini di Cilandak, bahkan di institusi pendidikan seperti Pusdakota di Surabaya maupun SMUN 34 di Jakarta. Kontribusi

T

Ibu-ibu dan remaja putri di sebuah kampung berkesempatan belajar mengelola sampah dengan metode karanjang Takakura. Foto: Surur

pendanaan juga sudah makin beragam, tidak lagi hanya dari pemerintah, tetapi mulai merambah sumber dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta seperti Unilever Peduli dan Danamon Peduli sampai kontribusi dari masyarakat sendiri. Namun dalam kenyataannya, pengelolaan sampah terlihat demikian pelik. Sepertinya komunikasi antarpelaku masih terlihat kurang terjalin. Keberhasilan di satu tempat belum dengan mudah dapat diketahui oleh pelaku di tempat lain. Upaya kami mudah-mudahan bisa menjadi pemicu terjalinnya komunikasi yang lebih baik diantara pelaku. Selain tema, ada lagi yang baru dalam edisi kali ini. Penerbitan majalah Percik mulai edisi ini kami upayakan agar tidak lagi hanya memanfaatkan sumber dana pemerintah. Hal ini dapat terlaksana karena adanya peluang kerjasama dengan mitra di luar pemerintah. Kali ini kami bermitra dengan banyak pihak yaitu IDRC/CRDI, BORDA, LPTP, BALIFOKUS dan BEST Tentunya kita semua

pernah mendengar tentang SANIMAS, yang merupakan salah satu proyek hasil kerjasama Departemen Pekerjaan Umum dan BORDA, BALIFOKUS, BEST dan LPTP. Kemitraan ini perlu disambut gembira karena dengan demikian paling tidak menunjukkan bahwa pembangunan AMPL sudah menjadi kepedulian semua pihak. Selain juga dapat berarti adanya pengakuan bahwa pembangunan AMPL tidak selalu berarti pembangunan fisik tetapi juga dapat menyentuh aspek lain yang sama pentingnya misalnya komunikasi. Mudah-mudahan pembaharuan yang kami coba lakukan akan semakin meningkatkan mutu majalah kita ini. Tidak ada hal yang lebih menggembirakan kemudian ketika saran dan kritik dari anda semua sampai di meja redaksi kami. Akhir kata, selamat menikmati.(OM).

2

Percik Mei 2009

SUAR NCAR WAWAA A N D A

Foto: Meddy CH

Menggugah KesadaranSalam kenal, Panggilan saya Roland, Pimpinan LSM Swara Masyarakat Flobamora yang berkedudukan di NTT, tepatnya Kota Kupang. Salut dengan hadirnya Percik ditengah-tengah masyarakat, semoga bisa menggugah kesadaran masyarakat untuk peduli dengan sekeliling kita. Mohon dikirimkan buat kami secara rutin sebagai bahan bacaan buat masyarakat di Pondok Pintar kami. Alamatnya : LSM Swara Masyarakat Flobamora (SMF), Jl. M. Praja No. 25 Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi NTT.Roland, Kupang

Cara Berlangganan PercikYth. redaksi majalah Percik, Kami dari Program studi ilmu kesehatan masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara, sangat tertarik dengan isi dari majalah Percik. Oleh karena itu jika berkenan kami bermaksud berlangganan majalah Percik. Mohon dikirimkan mekanisme dan tatacara berlangganan. Atas bantuan dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.Ramadhan Tosepu Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat FMIPA Unhalu Sultra Kendari, Kampus Baru Anduonohu

Artikel Percik membantu TesisSalam hormat, Saya adalah seorang staf di Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sekarang sedang melanjutkan kuliah S-2 di UNDIP Semarang. Kebetulan pula sedang mengambil tesis mengenai air minum. Saya sangat tertarik dengan isi/kandungan yg diulas di majalah Percik. Sangat membantu tesis dan kegiatan kerja saya di kantor, karena memang sangat konsen dengan lingkungan hidup. Ketika saya membaca kolom Suara Anda di Percik edisi Agustus 2007, ternyata Percik bisa memberikan langganan secara gratis. Oleh karenanya, kami ingin sekali memperoleh majalah Percik ini setiap edisinya. Apabila dikabulkan, mohon majalah dapat di alamatkan ke: Bpk. RIVAL GAUTAMA Perumda Sukoharjo, Jl. Nusa Indah No.16, RT 02 RW 06 Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah Atas terkabulnya permohonan saya ini, diucapkan terima kasih yg sebesar-besarnya.Hormat Saya, Rival Gautama

Yth. Bp Roland, terima kasih, akan kami kirim majalah Percik secara rutin ke alamat Bapak.

Yth. Bp Ramadhan, terima kasih atas ketertarikannya pada majalah Percik. Permintaan Bapak akan kami tindak lanjuti.

Mohon Kiriman PercikRedaksi Yth. Yayasan kami saat ini sedang mengembangkan kegiatan pengumpulan sampah yang bisa didaur ulang berbasis masyarakat di Bojonggede, Bogor terhadap 70 KK anggota yayasan. Untuk menambah wawasan di bidang persampahan kami ingin mendapatkan majalah Percik (termasuk Percik Yunior) secara reguler. Mohon majalah tersebut dikirim ke alamat: Sri Wahyono Kp. Bojonggede Dalam, Rt 02/12, No.26, Kel./Kec. Bojonggede Kabupaten Bogor 16922 Terimakasih atas perhatiannyaSri Wahyono

Mohon Kiriman PercikYth. Redaksi Percik, Terima kasih atas kiriman Majalah Percik kepada Aliansi Perempuan untuk Pembangunan Berkelanjutan. Isinya bagus untuk menambah wawasan dan memperoleh informasi. Selanjutnya mohon dikirimkan ke alamat Sekretariat APPB dengan alamat: Gedung Dharma Wanita Persatuan Lt. II, Jl. Pedurenan Masjid Kav. F 01 Karet Kuningan Jakarta 12940. Terima kasih.Sri Murniati Djamaludin

Yth. Ibu Sri Murniati terima kasih sebelumnya. Akan kami kirim rutin ke alamat yang Ibu minta.

Yth. Bp Rival Gautama, terima kasih atas apresiasinya. Akan kami tindaklanjuti permintaan Bapak.

Yth. Bp Sri Wahyono, akan kami tindaklanjuti permintaan Bapak.

Percik Mei 2009

3L AWAWAN C A R A A P O R A N U TA M

Keterlibatan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah:

Suatu KeniscayaanDisadari atau tidak, sebenarnya sampah merupakan bagian dari keseharian kita. Setiap aktifitas manusia pasti menghasilkan buangan atau sampah yang jumlah dan volumenya sebanding dengan tingkat konsumsi kita terhadap barang yang kita gunakan sehari-hari. Tidak heran kemudian timbulan sampah bertambah secara signifikan seiring dengan pertambahan penduduk, khususnya di perkotaan. Sebagai gambaran, berdasarkan hasil perhitungan sebagaimana tercantum dalam buku Infrastruktur Indonesia (Bappenas, 2003), pada tahun 1995 perkiraan timbulan sampah di Indonesia mencapai 22,5 juta ton, dan akan meningkat lebih dua kali lipat pada tahun 2020 menjadi 53,7 juta ton. Sementara kota