Mahasiswa Dan Anti Korupsi (Kuliah Umum Di Stai Ibrahimy (Copy)

download Mahasiswa Dan Anti Korupsi (Kuliah Umum Di Stai Ibrahimy (Copy)

of 52

  • date post

    29-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    23
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Mahasiswa Dan Anti Korupsi (Kuliah Umum Di Stai Ibrahimy (Copy)

  • MEMBENTUK KARAKTER DAN SIKAP ANTI KORUPSI MAHASISWA MELALUI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI

    OlehDr. Gazalba Saleh, S.H., M.H.(Hakim Tipikor Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya dan Dosen Pascasarjana Universitas Narotama Surabaya)

    Disampaikan dalam Kuliah Umum Mahasiswa Jurusan Syariaah STAI Ibrahimy Genteng, Banyuwangiyang diselenggarakan oleh Hiimpunan Mahasiswa Jurusan Syariaah STAI Ibrahimy GentengSekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibrahimy, Genteng, Banyuwangi, Sabtu, 16 Maret 2013. di Auditorium STAI Ibrahimy, Genteng, Banyuwangi *

  • I. PENDAHULUANKorupsi sudah ada sejak zaman Hindia Belanda sampai di Era reformasi dewasa ini.Korupsi di Indonesia sudah mewabah dan merambah kemana-mana. Indeks korupsi Indonesia selalui tinggi dari tahun ke tahun.Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya korupsi di Indonesia. Perlu upaya luar biasaya untuk memberantasnya.Mahasiswa sangat berpotensi menjadi garda terdepan dalam memberantas korupsi di Indonesia. Agar mahasiswa dapat menjadi agent of change dalam menciptakan Indonesia yang bersih dari korupsi maka perlu dibekali pendidikan anti korupsi.

    *

  • *

  • II. PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI MAHASISWA (1)

    Pemberantasan korupsi (terutama Pencegahan) perlu melibatkan peran serta masyarakat , termasuk mahasiswa.

    Mahasiswa mempunyai potensi besar untuk menjadi agen perubahan dan motor penggerak gerakan anti korupsi.

    *

  • Pentingnya Pendidikan Anti-korupsi (2)

    Peran mahasiswa dalam upaya pemberantasan korupsi akan maksimal jika mahasiswa:

    memahami pengetahuan tentang korupsi dan upaya pemberantasannyamenerapkan nilai-nilai anti korupsi dalam dirinya.

    *

  • III. Peran Mahasiswa Dalam Pemberantasan Korupsi

    Menjaga diri dan komunitas mahasiswa bersih dari korupsi dan perilaku koruptifMembangun dan memelihara gerakan moral anti korupsi.*

  • Tujuan Mata Kuliah Pendidikan Anti-korupsiMembangun budaya anti korupsi di kalangan mahasiswa dengan:Memberikan pengetahuan tentang korupsi dan pemberantasannyaMenanamkan nilai-nilai anti korupsi

    Menyiapkan mahasiswa sebagai agent of change bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang bersih dan bebas dari korupsi.

    IV. PENDIDIKAN ANTI-KORUPSI (1)*

  • IV. PENDIDIKAN ANTI-KORUPSI (2)Kompetensi yang diharapkan:6METODE PEMBELAJARANMampu mencegah orang lain untuk tidak korupsi dan berperilaku koruptif

    Mampu mengenali dan memahami korupsi dan pemberantasannyaMampu mencegah diri sendiri untuk tidak korupsi dan berperilaku koruptif*

  • V. SEKILAS TENTANG KORUPSI (1)1. Istilah korupsiKata Korupsi berasal dari bahasa latin Corruptio (Fockema Andreae : 1951) atau Corruptus (Webster Student Dictionary : 1960). Selanjutnya disebutkan bahwa Corruptio itu berasal pula dari kata asal Corrumpere suatu kata latin yang lebih tua yang berarti lolos atau jebol.Dari bahasa latin itulah turun kebanyak bahasa Eropa seperti Inggris : Corruption, Corrupt; Perancis, Corruption dan Belanda Corruptie (korruptie). Dalam bahasa Belanda inilah kata itu turun kebahasa Indonesia menjadi Korupsi.

    *

  • V. SEKILAS TENTANG KORUPSI (2)Arti harfiah dari kata korupsi adalah kebusukan, keburukan, kebejatan, ketidak jujuran, dapat disuap, tidak bermoral, penyimpangan dari kesucian, kata-kata atau ucapan yang menghina atau memfitnah Perbuatan tidak jujur atau penyelewengan kekuasaan atau jabatan karena motif ekonomi.Dalam praktek, korupsi diartikan menerima uang dan atau barang yang ada hubungannya dengan jabatan tanpa disertai dengan pencatatan administrasi secara formal. *

  • VI. ISTILAH TINDAK PIDANA KORUPSI (1)Tidak dikenal dalam KUHP ;Istilah korupsi baru digunakan pada tahun 1957 ;Dalam Bahasa Inggeris : corruption ;Dalam Bahasa Perancis : corruption ;Dalam Bahasa Belanda : corruptie ;Dalam istilah Malaysia : resuah ;Dalam Bahasa Indonesia : korupsi.Pengertian harfiah : kebusukan, keburukan, kebejatan, ketidak jujuran, dapat disuap, tidak bermoral.KUBI Purwadarmita : perbuatan yang buruk, seperti penggelapan uang, menerima uang sogok,dll.Pengertian menurut hukum : sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan U.U No.20/2001.

    *

  • VI. ISTILAH TINDAK PIDANA KORUPSI (2)2. Istilah Populer yang Terkait dengan Perbuatan Korupsi

    a. Uang Tip: Sama dengan 'budaya amplop' yakni memberikan uang ekstra kepada seseorang karena jasanya/pelayanannya. Istilah ini muncul karena pengaruh budaya Barat yakni pemberian uang ekstra kepada pelayan di restoran atau hotel.b. Angpao: Pada awalnya muncul untuk menggambarkan kebiasaan yang dilakukan oleh etnis Cina yang memberikan uang dalam amplop kepada penyelenggara pesta. Dalam perkembangan selanjutnya, hingga saat ini istilah ini digunakan untuk menggambarkan pemberian uang kepada petugas ketika mengurus sesuatu di mana pemberian ini sifatnya tidak resmi atau tidak ada dalam peraturan.

    *

  • VI. ISTILAH TINDAK PIDANA KORUPSI (3)c. Uang Administrasi: Pemberian uang tidak resmi kepada aparat dalam proses pengurusan surat-surat penting atau penyelesaian perkara/kasus agar penyelesaiannya cepat selesai.d. Uang Diam: Pemberian dana kepada pihak pemeriksa agar kekurangan pihak yang diperiksa tidak ditindaklanjuti. Uang diam biasanya diberikan kepada anggota DPRD ketika memeriksa pertanggung jawaban walikota/gubernur agar pertanggung jawabanya lolos.e. Uang Bensin: Uang yang diberikan sebagai balas jasa atas bantuan yang diberikan oleh seseorang. Istilah ini menggambarkan ketika seseorang yang akrab satu sama lain, seperti antara temen satu dengan yang lain. Misalnya A minta bantuan B untuk membeli sesuatu, si B biasanya melontarkan pernyataan, uang bensinya mana ?*

  • VI. ISTILAH TINDAK PIDANA KORUPSI (4)f. Uang Pelicin: Menunjuk pada pemberian sejumlah dana (uang) untuk memperlancar (mempermudah) pengurusan perkara atau surat penting.g.Uang Ketok: Uang yang digunakan untuk mempengaruhi keputusan agar berpihak kepada pemberi uang. Istilah ini biasanya ditujukan kepada hakim dan anggota legislatif yang memutuskan perkara atau menyetujui/mengesahkan anggaran usulan eksekutif, dilakukan secara tidak transparan.h. Uang Kopi: Uang tidak resmi yang diminta oleh aparat pemerintah atau kalangan swasta. Permintaan ini sifatnya individual dan berlaku di masyarakat umum.*

  • VI. ISTILAH TINDAK PIDANA KORUPSI (5)i. Uang Pangkal: Uang yang diminta sebelum melaksanakan suatu pekerjaan/kegiatan agar pekerjaan tersebut lancarj. Uang Rokok: Pemberian uang yang tidak resmi kepada aparat dalam proses pengurusan surat-surat penting atau penyelesaian perkara/kasus penyelesaianya cepat.k. Uang Damai: Digunakan ketika menghindari sanksi formal dan lebih memberikan sesuatu biasanya berupa uang/materi_ sebagai ganti rugi sanksi formal.l. Uang di Bawah Meja: Pemberian uang tidak resmi kepada petugas ketika mengurus/membuat surat penting agar prosesnya cepat.*

  • VI. ISTILAH TINDAK PIDANA KORUPSI (6)m. Tahu Sama Tahu: Digunakan di kalangan bisnis atau birokrat ketika meminta bagian/sejumlah uang. Maksud antara yang meminta dan yang memberi uang sama-sama mengerti dan hal tersebut tidak perlu diucapkan.n. Uang Lelah: Menunjuk pada pemberian uang secara tidak resmi ketika melakukan suatu kegiatan. Uang lelah ini bisanya diminta oleh orang yang diminta bantuanya untuk membantu orang lain. Istilah ini kemudian sering digunakan oleh birokrat ketika melayani masyarakat untuk mendapatkan uang lebih.

    *

  • VI. ISTILAH TINDAK PIDANA KORUPSI (7)Di beberapa daerah dikenal pula istilah : hepeng parkopi, hepeng parsigaret, biong, ceceremed, jariah manantang buriah, bajalan baalek tapak, pamalli bensing, dikobbi, pabere dan sebagainya. *

  • VII. TINDAK PIDANA KORUPSIWhite collar crime.Extra ordinary crime.Transnational Organized Crime.Menurut survey Transparency International, Indonesia menduduki peringkat 137 negara dari 159 negara terkorup di dunia.(Tahun 2005).Tahun 2006 : menduduki peringkat 130 dari 163 negara.Di ASEAN : peringkat Indonesia lebih baik dari Kamboja dan Myanmar. *

  • IX. PERANG MENGHADAPI KORUPSIPemerintahan Presiden Soekarno. - WKSAD Kol.Zulkifli Lubis menerbitkan Perat Penguasa Militer No.PRT/PM/06/1957, muncul istilah korupsi. - Dibentuk Panitia Retooling Aparatur Negara, dipimpin Jenderal A.H Nasution. - Dilaksanakan Operasi Budhi. - Dibentuk Kotrar (Komando Tertinggi Retooling Aparat Revolusi)Pemerintahan Presiden Soeharto. - Dibentuk Tim Pemberantasan Korupsi. - Dibentuk Komite Empat. - Dibentuk Opstib (Operasi Tertib).Pemerintahan Presiden BJ.Habibie. - Dibentuk KPKPN (Komisi Pengawas Kekayaan Pejabat Negara).Pemerintahan Presiden A.R Wahid. - Dibentuk TGPTPK (Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi).Pemerintahan Presiden Megawati. - Dibentuk KPK (Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi).Pemerintahan Presiden Susilo B.Y. - Dibentuk Tim Khusus Pemberantasan Korupsi.*

  • X. FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KORUPSIAspek individu : kebutuhan hidup, ketamakan, moral rendah, gaya hidup.Aspek organisasi : tidak transparan, tidak akuntabel, tidak ada keteladanan dari pimpinan.Aspek kemasyarakatan : budaya memberi upeti, materialisme.Aspek perundang-undangan : sanksi yang ringan, duplikasi dengan peraturan lain.

    *

  • XI. TINDAKAN PENCEGAHAN TIPIKOR*

  • XII. BENTUK-BENTUK/JENIS JENIS TPK (1)Tp.Korupsi secara gamblang dijelaskan dalam 13 buah pasal dalam UU 31/ 1999 jo UU 20/2001

    30 Bentuk / jenis TPK, dengan pengelompokan sbb:

    Kerugian Keuangan Negara- Pasal 2- Pasal 3Suap Menyuap- Pasal 5 ayat (1) huruf a- Pasal 11- Pasal 5 ayat (1) huruf b- Pasal 6 ayat (1) huruf a- Pasal