LO minggu 1

download LO minggu 1

of 26

  • date post

    03-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    10
  • download

    3

Embed Size (px)

description

lo miggu 1

Transcript of LO minggu 1

LEARNING OBJECTIVE1. PERUBAHAN ANATOMI DAN FISIOLOGI SELAMA KEHAMILANa. Organ Reproduksi Uterus Pada wanita yang tidak hamil konsistensi uterus hamper padat dan beratnya lebih kurang 70 gram sedangkan selama kehamilan terjadi perubahan menjadi relative tipis dan berotot yang dapat menampung fetus, plasenta dan cairan amnion. Beratnya pada saat trisemester khir bisa mencapai 1100 gram Pembesaran uterus terdiri atas pemanjangan dan hipertrofi sel otot, disertai juga dengan akumulasi jaringan fibrosa yang paling banyak terjadi di otot eksternal, hipertrofi dan pemanjangan otot juga akumulasi jaringan fibrosa ini bersama sama terjadi peningkatan yang cukup besar di jaringan elastic, sehingga jaringan yang dibentuk menambah kekuatan dari diniding uterus. Pembesarannya terbagi atas dua : aktif dan pasif. Aktif terjadi pada awal kehamilah dimana distimulasi oleh hormo estrogen dan mungkin progesterone. Pasif terjadi pada pertengahan kehamilan sampai akhir di akibatkan oleh dorongan janin yang tumbuh dan berkembang sehingga membutuhkan ruang yang lebih besar. Serviks 1 bulan setelah konsepsi serviks mulai mengalami pelunakan dan sianosis. Perubahan ini akibat peningkatan vaskularisasi dan edema di sekitar serviksa tersebut dan bersamaan dengan hipertrofi dan hyperplasia dari kelenjar serviks. Hal ini diakibatkan oleh induksi dari estrogen. Serviks terdiri dari banyak jaringan kolagen (90%) dan 10%nya terdiri dari otot, sehingga memudahkan proses melahirkan. Segera setelah konsepsi kelenjar endoserviks menghasilkan mukus yang menghambat kanal serviks. Mukus ini kaya akan immunoglobulin dan sitokin yang berperan dalam barier imunologi untuk melindungi uterus dari infeksi. Pada awal persalinan lendir ini dikeluarkan menghasilkan hal yang dinamakan bloody show Ovarium Ovulasi tidak terjadi selama kehamilan, yang terjadi adalah pematangan dari folikel bari segera setelah konsepsi. Normalnya, hanya ada satu korpus luteum yang ditemukan pada ibu hamil. Korpus luteum bertahan sampai minggu ke 16, setelah plasenta terbentuk korpus luteum mengecil. Tuba Falopi Otot-otot dari tuba falopi mengalami sedikit hipertrofi selama kehamilan. Epitel mukosa dari tuba menjadi agak pipih. Vagina dan perineum Selama kehamilan, terjadi peningkatan dan hyperemia di kulit dan otot dari perineum dan vagina juga terjadi pelunakan dari jaringan ikat. Peningkatan ini menyebabkan warna merah kebiru-biruan Chadwick sign Dinding vagina mengalami perubahan yang mencolok untuk persiapan persalinan. Mammae Membesar dan tegang o.k hormon somatoammotropin, estrogen dan progesterone. estrogen : hipertrofi sistem saluran progesterone: menambah sel-sel asinus pd mammae Glandula Montgomery jelas menonjol pd permukaan areola mammae. Hamil 12 minggu ke atas dari putting susu dapat keluar cairan berwarna putih agak jernih, disebut kolustrum, setelah partus agak kental dan agak kuningb. Kulit Aliran darah dikulit Pada kehamilan terjadi peningkatan aliran darah dikulit yang berfungsi untuk mengusir panas berlebih yang dihasilkan oleh metabolism yang meningkat. Dinding Abdomen Striae gravidum atau stretch marks muncul setelah minggu ke 4 atau 5 Linea alba berubah menjadi linea nigra Hiperpegmentasi Terdapat kloasma gravidum di daerah wajah dan leher yang disebabkan oleh peningkatan Melanin Stimulating Hormon. Juga terjadi hiperpegmentasi di aerola. Biasanya hiperpegmentasi ini akan menghilang atau menurun setelah melahirkan. Palmar eritem (angioma atau vascular spider) terjadi pada wanita hamil berkulit putihc. Perubahan Metabolisme Pada trisemester ketiga maternal basal metabolic rate meningkat 10 sampai 20 persen dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Energy yang dibutuhkan wanita hamil diperkirakan mencapai 80.000 kalori atau sekitar 300kcal/hari BMR meningkat 10 -15 %, sistem endokrin juga tinggi. Na turun diikuti turunnya plasma bikarbonat. Penurunan dalam fraksi albumin dan sedikit penurunan gamma globulin. Globulin alfa-1, alfa-2 dan beta dan fibrinogen meningkat. BMR meningkat 10 -15 %, sistem endokrin juga tinggi. Na turun diikuti turunnya plasma bikarbonat. Penurunan dalam fraksi albumin dan sedikit penurunan gamma globulin. Globulin alfa-1, alfa-2 dan beta dan fibrinogen meningkat. Kadar kolesterol meningkat sampai 350 mg. Janin butuh 30-40 gr kalsium. Kadar kalsium serum memang lebih rendah karena adanya hidremia tetapi masih cukup untuk menanggulangi adanya tetani. Fosfor, magnesium dan tembaga banyak tertahan dalam masa hamil daripada tidak hamil.d. Sirkulasi darah (kardiovaskuler) Sirkulasi darah ibu bertambah secara fisiologik dg adanya pencairan darah yang disebut hidremia. Eritropoiesis meningkat,penambahan volume plasma jauh lebih besar sehingga Hb jadi rendah. Protein, albumin & gamma globulin menurun pd triwulan I dan meningkat pd akhir kehamilan. LED umumnya meningkat.e. Sistem Respirasi Rasa sesak nafas pd kehamilan 32 minggu krn usus-usus tertekan oleh uterus yang membesar kearah diafragma. Kebutuhan O2 wanita hamil meningkat 20% Kapasitas fungsi residu(FRC) dan volume udara mengalami penurunan karena elevasi diafragma. Konduktansi meningkat dan resistensi total paru berkurang, mungkin sebagai akibat dari progesteronf. Saluran Pencernaan Pyrosis (nyeri di ulu hari seperti terbakar) adalah umum dan disebabkan oleh refluks dari sekresi asam lambung ke bagian bawah esofagus dan menurunannya peristaltik sfinkter Tekanan intraesofagus rendah dan tekanan intralambung tinggi pada wanita hamil Penurunan sedikit dari sekresi asam lambung dan motilitas lambung berkurang dalam mengosongkan isi lambung dan dapat menyebabkan mual. Motilitas usus kecil berkurang menyebabkan meningkatkan waktu penyerapan Pertumbuhan hasil konsepsi dan uterus menyebabkan peningkatan nafsu makan dan rasa hausg. Perubahan kantung empedu Mengurangi kontraktilitas kandung empedu. Progesteron mengganggu kontraksi kandung empedu dengan menghambat stimulasi mediasi cholecystokinin (pengatur kontraksi kandung empedu) terhadap otot polos. Gangguan motilitas menyebabkan stasis, terkait dengan peningkatan saturasi kolesterol pada kehamilan. Kehamilan menyebabkan kolestasis intrahepatik dan pruritus gravidarum dengan cara mempertahankan garam empedu. Kolestasis pada kehamilan terkait dengan tingkat estrogen yang tinggi yang menghambat transportasi transductal asam empedu. Peningkatan progesteron & faktor genetik telah terlibat dalam patogenesis.h. Sistem urinarius Perubahan anatomi mencolok terlihat pada ginjal dan ureter Meningkatnya frekuensi berkemih merupakan gejala umum dari awal kehamilan dan saat aterm i. Neurologi Mereka menemukan bahwa aliran darah bilateral pada arteri serebral tengah dan posterior menurun secara progresif dari 147 dan 56 ml / menit ketika dibandingkan wanita tidak hamil yaitu 118 dan 44 ml/ menit di akhir trimester ketiga, masing-masing. Tidak diketahui bagaimana mekanisme dan klinis yang signifikan dari penurunan ini, dan apakah itu berhubungan dengan berkurangnya memori telah diamati selama kehamilan j. Muskuloskletal Lordosis Progresif mengkompensasi posisi anterior dari rahim yang membesar Mobilitas sendi menyebabkan low back pain yang mengganggu pada akhir kehamilank. Ophtalmic Penurunan tekanan intraokular karena aliran vitreous meningkat. Penurunan sensitivitas kornea terutama, pada akhir kehamilan. Sedikit peningkatan ketebalan kornea diperkirakan akibat edema. l. Dental Gusi dapat menjadi hyperemic & lembut selama kehamilan dan dapat berdarah jika mengalami trauma ringan seperti dengan sikat gigi.

2. ANTENATAL CARETujuan utama tindakan ini adalah :1. Menentukan status kesehatan ibu dan janin. 2. Menentukan usia gestasi janin. 3. Memulai rencana untuk melanjutkan perawatan obstetrik 4. memastikan keselamatan dan kesehatan kehamilan, baik ibu maupun bayi 5. merumuskan daftar faktor resiko Kunjungan pertamaAnamnesis 1. Identitas pasien dan suami termasuk nama, umur, pekerjaan, nama suami, agama alamat identifikasi / mengenal pasien dan mengetahui status sosial ekonomi untuk menentukan anjuran / pengobatan yang akan diberikan serta penentuan prognosa kehamilan setelah mengetahui umur pasien 2. Keluhan keluhan yang muncul pada pemeriksaan 3. Riwayat menstruasi menarche, teratur / tidak, lamanya, banyaknya darah, nyeri +/- menilai faal alat kandungan HPHT / hari pertama haid terakhir 4. Riwayat perkawinan kawin / tidak, berapa kali, berapa lama (anak mahalkah?)5. Riwayat kehamilan sebelumnya perdarahan +/- , hiperemesis gravidarum +/- prognosa 6. Riwayat persalinan sebelumnya spontan / buatan, aterm +/-, perdarahan +/-, siapa yang menolong prognosa 7. Riwayat nifas sebelumnya demam +/-, perdarahan +/-, laktasi ? prognosa a. Riwayat anak yang lahir jenis kelamin, hidup +/-, berat lahir b. Riwayat kehamilan sekarang kapan merasakan gerak anak, hamil muda (mual, muntah, sakit kepala, perdarahan +/-), hamil tua (edema kaki / muka, sakit kepala, perdarahan, sakit pinggang)c. Riwayat penyakit keluarga penyakit keturunan +/- (DM, kelainan genetik), riwayat kembar, penyakit menular +/- (TBC)d. Riwayat kontrasepsi pakai +/-, metodenya ?, jenisnya, berapa lama, efek samping Pemeriksaan Rutin1. Pemeriksaan Fisik Umum i. Tanda Vitalii. Pemeriksaan fisik lengkap : Kepala kakiiii. status gizi iv. tinggi dan berat badan v. pemeriksaan tanda tanda kehamilan meliputi wajah, dada, abdomen dan genetalia eksterna dan interna serta pemeriksaan panggul 2. Pemeriksaan Inspekulo dan pemeriksaan dalam menggunakan speculum Serviks mengidentifikasi kelainan sitologis Pap smear pengambilan specimen mikroorganisme duh tubuh : mukoid putih dalam jumlah sedang normal cairan kuning berbusa Trichomonas duh seperti kepala susu kandida. Pemeriksaan dalam konsistensi, panjang, dan pembukaan serviks bagian terbawah janin, terutama menjelang akhir kehamilan arsitektur tulang-tulang panggul dan pada semua anomaly vagina dan perineum, termasuk sistokel, rektokel, dan perineum yang telah mengalami relaksasi atau rob