Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menggubah, kc.umn.ac.id/7832/3/bab iii.pdfآ ...

download Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menggubah, kc.umn.ac.id/7832/3/bab iii.pdfآ  2019-11-18آ 

If you can't read please download the document

  • date post

    14-Jul-2020
  • Category

    Documents

  • view

    2
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menggubah, kc.umn.ac.id/7832/3/bab iii.pdfآ ...

  • Team project ©2017  Dony Pratidana S. Hum | Bima Agus Setyawan S. IIP 

     

     

     

     

     

    Hak cipta dan penggunaan kembali: Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan bukan untuk kepentingan komersial, selama anda mencantumkan nama penulis dan melisensikan ciptaan turunan dengan syarat yang serupa dengan ciptaan asli.

    Copyright and reuse: This license lets you remix, tweak, and build upon work non-commercially, as long as you credit the origin creator and license it on your new creations under the identical terms.

  • 43

    BAB III

    METODOLOGI

    3.1 Metodologi Pengumpulan Data

    Proses pengumpulan data yang penulis lakukan dalam merancang Brand

    Rejuvenation untuk Gandy Steak House terdiri dari wawancara, observasi, dan

    pembagian kuisioner kepada calon target market, sesuai dengan penjabaran yang

    diberikan oleh Sugiyono (2014) mengenai teknik pengumpulan data metode

    penelitian kualitatif. Penulis memilih ketiga cara di atas, karena menurut penulis

    ketiga proses tersebut sangat cocok sebagai tahapan untuk pengumpulan data

    perancangan ini.

    3.1.1 Wawancara

    Penulis melakukan wawancara dengan pemilik dari Gandy Steak House, di cabang

    utama Gandy Steak House yang berada di Jln. Hayam Wuruk No.73 Jakarta–pusat,

    pada tanggal 6 september 2017. Wawancara ini bertujuan untuk mengetahui seluk

    beluk dari Gandy Steak House, permasalahan apa yang sedang dihadapi oleh

    mereka, usaha seperti apa yang mereka sudah lakukan untuk terus mempertahankan

    restoran ini, membahas kompetitor Gandy, juga kelebihan dan keunikan dari Gandy

    Steak House, dan rencana inovasi kedepannya seperti apa.

    Perancangan Brand Rejuvenation..., Irene Rosario, FSD UMN, 2018

  • 44

    Gambar 3.1 Penulis dengan pemilik

    a. Sejarah dan Perkembangan Gandy Steak House

    Gandy steak pertama kali dibangun pada tahun 1971. Pada tahun 1972 dan 1973

    pemiliki mulai merintis modern bakery. Berawal dari Mahmud sebagai pendiri yang

    merupakan ayah dari Hendy (pemilik saat ini) untuk pertama kalinya mencoba

    membangun restoran steak dan ternyata berjalan dengan baik. Saat ini cabang-

    cabang dari Gandy Steak House sendiri dikelola oleh anak-anak Mahmud. Setiap

    cabang dapat dikelolah oleh 1-2 anak. Zaman dahulu, Gandy Steak House tidak

    memiliki saingan karena merupakan restoran steak pertama di Jakarta, sehingga

    disebut sebagai pioner dari restoran steak. Walaupun saat ini muncul kompetitor-

    kompetitor yang agresif dalam penjualannya, namun Gandy Steak House tetap

    menjaga kualitas dari pertama di bangun sampai sekarang tidak pernah mengalami

    perubahan.

    Cabang pertama terletak di Jl. Gajah Mada no.82 lalu mulai dari sana

    Gandy berkembang, Tetapi cabang pertama harus tutup karena permasalahan

    Perancangan Brand Rejuvenation..., Irene Rosario, FSD UMN, 2018

  • 45

    tempat parkir. Gedung Gandy Steak House di Hayam Wuruk sebagai cabang pusat

    merupakan gedung yang memang sudah dimiliki sendiri dan mampu menampung

    kapasitas yang besar. Dulu, Gandy Steak House memiliki 12 cabang, namun saat

    ini mengalami penutupan 5 cabang. Sehingga sekarang hanya tersisa 7 cabang saja.

    Awal Gandy berdiri pada tahun 1971, Gandy menyajikan steak dengan cara live

    cook. Setelah setiap pelanggan yang sudah memilih menu steak pilihan mereka,

    daging akan di bakar di depan konsumen dengan menggunakan brandy. Sehingga

    saat dimasak akan muncul kobaran api, namun saat ini Gandy sudah tidak

    menggunakan konsep memasak live cook karena harga brandy yang tinggi dan

    Gandy kesulitan untuk mendapatkan suppliernya.

    b. Logo Gandy Steak

    Logo Gandy Steak House menggunakan simbol kepala sapi karena mayoritas menu

    masakan yang ditawarkan Gandy berbahan daging sapi. Nama Gandy sendiri

    merupakan nama dari adik Hendy, yaitu Gandy. Mahmud memilih nama Gandy

    Steak House dengan menggunakan nama Gandy karena Gandy memiliki postur

    tubuh yang besar dan kokoh. Untuk penggunaan warna logo, tidak ada alasan

    khusus mengapa menggunakan warna hijau dan merah.

    Perancangan Brand Rejuvenation..., Irene Rosario, FSD UMN, 2018

  • 46

    Gambar 3.2 Logo Gandy

    c. Variasi Produk

    Saat ini Gandy Steak House tidak hanya terfokus pada penjualan steak sapi, namun

    juga menjual steak yang berasal dari daging ayam dan ikan. Gandy adalah restoran

    steak halal sehingga ia tidak menyediakan menu dari daging babi. Hal ini telah

    menjadi konsep awal restoran Gandy bahwa ia ingin bisa dinikmati kaum-kaum

    manapun di Indonesia. Aliran steak dari Gandy adalah American Steak. Selain itu

    Gandy Steak juga menyajikan menu pasta, rice box, coffee, wine, dll. Berdasarkan

    wawancara yang penulis lakukan dengan Hendy, ia mengatakan bahwa saat ini

    Gandy Steak House mulai berpikiran untuk melakukan inovasi terhadap produknya.

    Saat ini penambahan menu baru masih di rencanakan. Berikut penulis tampilkan

    hasil dokumentasi yang berupa foto buku menu dan beberapa menu makanan.

    Perancangan Brand Rejuvenation..., Irene Rosario, FSD UMN, 2018

  • 47

    Gambar 3.3 Roti

    Setiap konsumen yang datang ke Gandy Steak House, masing-masing akan diberi

    roti secara gratis. Roti tersebut adalah roti legenda dari Gandy Bakery. Roti ini

    disajikan dengan butter, dan berdasarkan hasil wawancara yang penulis lakukan,

    Hendy mengatakan bahwa penyajian roti sebelum menyantap steak ini mengikuti

    tata cara makan steak di luar negeri. Beliau menjelaskan, awalnya ayahnya Hendy

    (pendiri Gandy) datang ke restoran steak di luar negeri, dan restoran tersebut

    menyajikan roti sebelum menyajikan steak. Sehingga ia mengikuti cara tersebut

    saat mendirikan Gandy Steak House ini.

    Gambar 3.4 Steak ala Gandy

    Perancangan Brand Rejuvenation..., Irene Rosario, FSD UMN, 2018

  • 48

    Dari wawancara yang telah penulis lakukan dengan Bapak Hendy, beliau

    mengatakan bahwa Steak ala Gandy adalah menu favorite dari Gandy Steak House,

    disajikan dengan hotplate berwarna hitam. Hotplate ini berbentuk sapi dengan

    harga Rp. 98.000 kita sudah dapat membeli steak ini. Keunikan dari Gandy Steak

    House adalah walaupun hidangan yang disajikan adalah western food (steak, pasta,

    dan lain lain). Tapi di setiap steak yang akan disajikan kepada konsumen pasti akan

    diberikan acar bawang, yaitu acar bawang merah dan cabe rawit. Semua steak

    Gandy disajikan dengan acar tersebut. Menurut Hendy ini adalah ciri khas Gandy,

    karena Gandy ingin menyajikan steak bergaya Amerika namun tetap memiliki taste

    Indonesia. Penyajian steak dengan acar bawang ini tidak ditemukan di restoran

    steak manapun. Selain itu, cara pemanggangan daging di Gandy Steak House

    menggunakan metode Charcoal grill. Cara ini menghasilkan daging yang lebih

    empuk, wangi, dan lebih meresap bumbunya. Gandy Steak House tidak

    memanggang daging dengan pemanggang biasa, mereka membeli kayu khusus

    untuk pemanggangannya.

    Gambar 3.5 Chicken Steak

    Perancangan Brand Rejuvenation..., Irene Rosario, FSD UMN, 2018

  • 49

    Gambar 3.6 Spaghetti Bolognaise

    Selain menyajikan berbagai macam steak, ia juga menyajikan hidangan western

    lainnya, dan tidak hanya daging sapi dan ayam, Gandy Steak House juga

    menyajikan steak dari salmon dan dori dan lain-lain. Spaghetti adalah satu menu

    varian dari Gandy Steak House. Menu ini memiliki banyak macam saus. Selain

    menu western, Gandy juga menyediakan hidangan Indonesia namun tidak banyak.

    Gambar 3.7 Coffee Float

    Perancangan Brand Rejuvenation..., Irene Rosario, FSD UMN, 2018

  • 50

    Gambar 3.8 Buku Menu

    3.1.2 Observasi

    Metode observasi diperlukan agar penulis mengetahui langsung realita dalam

    perkembangan Gandy Steak House sehari-hari. Penulis melakukan observasi ke

    cabang-cabang Gandy Steak House dan sedikit menanyakan beberapa pertanyaan

    kepada Store Manager mengenai perkembangannya sehari-hari.

    a. Cabang-cabang Gandy Steak House

    1. Cabang utama Hayam Wuruk

    Cabang utama Gandy Steak House berada di Jl. Hayam Wuruk no. 73. Penulis

    datang untuk melakukan observasi pada tanggal 16 September 2017. Saat itu sudah

    malam hari dan cukup banyak pengunjung yang datang. Setelah penulis perhatikan,

    pengunjung yang datang kebanyakan dari kalangan orang-orang tua yang berkisar

    umur 40-55 tahun. Bangunan yang cukup luas, terdiri dari 2 lantai. Lantai bawah

    disewakan kepada restoran Korea. Sedangkan lantai atas di pakai untuk dijadikan

    restoran Gandy Steak House. Suasana pada Gandy Steak House cabang Hayam

    Perancangan Brand Rejuvenation..., Irene Rosario, FSD UMN, 2018

  • 51

    Wuruk ini terkesan klasik dan old fashion Di sini terdapat live music dan

    menyediakan tempat bernyanyi untuk pengunjung.

    Gambar 3.9 Gandy Hayam Wuruk

    Salah satu kelebihan dari Gandy Steak House Hayam Wuruk adalah ukuran tempat

    yang cukup luas dan memuat banyak meja dan kursi