Leadership MBS

download Leadership MBS

of 23

  • date post

    09-Aug-2015
  • Category

    Education

  • view

    133
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Leadership MBS

  1. 1. KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
  2. 2. PARADIGMA MANAJEMEN SEKOLAH Sentralisasi Sentralisasi DesentralisasiDesentralisasi MPMBSMPMBS Perubahan peranPerubahan peran Kepala SekolahKepala Sekolah Peningkatan KinerjaPeningkatan Kinerja Kepala SekolahKepala Sekolah Peningkatan KinerjaPeningkatan Kinerja Sekolah (Sekolah (PengelolaanPengelolaan Kesiswaan, kurikulum,Kesiswaan, kurikulum, personalia, fasilitas, dana,personalia, fasilitas, dana, akademik, husemasakademik, husemas)) RENSTRARENSTRA ACTION PLANACTION PLAN LAKIPLAKIP
  3. 3. PENGERTIAN KEPEMIMPINAN Kepemimpinan dapat diartikan sebagai kegiatan untuk mempengaruhi orang-orang yang diarahkan terhadap pencapaian tujujan organisasi Sutisna (1993) merumuskan kepemimpinan sebagai proses mempengaruhi kegiatan seseorang atau kelompok dalam usaha kearah pencapaian tujuan dalam situasi tertentu Soepardi (1986) mendefinisikan kepemimpinan sebagai kemampuan untuk menggerakkan, mempengaruhi, memotivasi, mengajak, mengarahkan, menasehati, membimbing, menyuruh, memerintah, melarang, dan bahkan menghukum (kala perlu), serta membina dengan maksud agar manusia sebagai media manajemen mau bekerja dalam rangka mencapai tujuan administrasi secara efektif dan efisien
  4. 4. GAYA KEPEMIMPINAN Gaya kepemimpinan adalah cara yang dipergunakan pemimpin dalam mempengaruhi para pengikutnya. Thoha (1995) gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang digunakan seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain seperti yang ia lihat Gaya kepemimpinan merupakan suatu pola perilaku seorang pemimpin yang khas pada saat mempengaruhi anak buahnya, apa yang dipilih oleh pemimpin untuk dikerjakan, cara pemimpin bertindak dalam mempengaruhi anggota kelompok membentuk gaya kepemimpinanya
  5. 5. Thoha (1995) merupakan norma perilaku yang digunakan seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain seperti yang ia lihat. GAYA KEPEMIMPINAN
  6. 6. GAYA KEPEMIMPINAN Pendekatan Sifat Pendekatan Perilaku Pendekatan Situasional Studi ini memfokuskan dan mengidentifikasik an perilaku yang khas dari pemimpin dalam kegiatannya mempengaruhi orang lain (pengikut) kepemimpinan lebih merupakan fungsi situasi daripada sebagai kualitas pribadi, dan merupakan suatu kualitas yang timbul karena interaksi orang-orang dalam situasi tertentu
  7. 7. STUDY UNIVERSITAS OHIO DIMENSI PEMBUATAN INISIATIF: menggambarkan bagaimana seseorang pemimpiin memberi batasan dan struktur terhadap peranannya dan peran bawahannya untuk mencapai tujuan PERHATIAN: menggambarkan derajad dan corak hubungan seorang pemimpin dengan bawahannya yang ditandai saling percaya, menghargai, dan menghormati dengan bawahannya
  8. 8. ORIENTASI TUGAS ORIENTASI INDIVIDU SANGAT OTOKRATIS: mempunyai sedikit kepercayaan kepada bawahannya, suka mengeksploitasi bawahan, dan bersikap paternalistik BENEVOLENT AUTHORITATIVE: Pemimpin atau yang termasuk dalam system ini mempunyai kepercayaan yang terselubung MANAGER KONSULTATIVE: Pemimpin dalam system ini mempunyai sedikit kepercayaan kepada bawahan PARTISIPATIVE GROUP: manager mempunyai kepercayaan yang sempurna terhadap bawahannya
  9. 9. KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL merupakan sebuah kepemimpinan dimana seorang pemimpin mendorong bawahannya untuk bekerja dengan menyediakan sumberdaya dan penghargaan sebagai imbalan untuk motivasi, produktivitas dan pencapaian tugas yang efektif KARAKTERISTIK: 1)Contingent reward 2)Active management by exception 3)Pasive management by exception 4)Laissez-faire
  10. 10. KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL menggiring SDM yang dipimpin ke arah tumbuhnya sensitivitas pembinaan dan pengembangan organisasi, pengembangam visi secara bersama, pendistribusian kewenangan kepemimpinan, dan membangun kultur organisasi KARAKTERISTIK: 1)Charisma 2)Inspiration 3)Intellectual stimulation 4)Individualized consideration
  11. 11. KEPEMIMPINAN KONTINGENSI Hubungan antara pemimpin dengan bawahan Struktur Tugas Kekuasaan yang berasal dari organisasi Dimensi ini berhubungan dengan seberapa jauh tugas merupakan pekerjaan rutin atau tidak Dimensi ini menunjukkan sampai sejauh mana pemimpin mendapat kepatuhan anak buahnya, dengan menggunakan kekuasaan yang bersumber dari organisasi menentukan bagaimana pemimpin diterima oleh anak buah
  12. 12. KEPEMIMPINAN TIGA DIMENSI
  13. 13. Gaya Mendikte (Telling) Gaya Menjual (Selling) Gaya Mendelegasikan (delegating) Gaya Melibatkan Diri (Participating) KEMAMPUAN MOTIVASI KEPEMIMPINAN SITUASIONAL
  14. 14. Kepemimpinan dalam Peningkatan Kinerja Pembinaan Disiplin Pembangkitan Motvasi Penghargaan
  15. 15. Efektivitas Kepemimpinan LEGITIMASI : - Legality - Acceptability - Ethic Managerial Skill: -Merencanakan -mengorganisasi -menggerakan -Memotivasi -Mengontrol -Mengarahkan -Memberdayakan Kompetensi Personal/Attitude : Kepribadian, integritas, kapasitas, performance Wawasan Pemimpin: -Intelektual -Managerial -Sosial - Pribadi(love,care, sincere) Komunikasi Sosial : -Stakeholders -Negosiasi -Network
  16. 16. Kepala Sekolah yang Efektif Dapat menjalankan seluruh tugas dan fungsinya dengan baik Dapat melaksanakan kompetensi minmal sebagai kepala sekolah sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah Mampu memberdayakan guru-guru untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan baik, lancar dan produktif; Dapat menyelesaikan tugas dan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan Mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sehingga dapat melibatkan mereka secara aktif dalam rangka mewujudkan tujuan sekolah dan pendidikan Berhasil menerapkan prinsip kepemimpinan yang sesuai dengan tingkat kedewasaan guru dan pegawai lain di sekolah Bekerja dengan tim manajemen Berhasil mewujudkan tujuan sekolah secara produktif sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan
  17. 17. TERIMA KASIH