LAPORAN STUDI EHRA BJM 2012.pdf

download LAPORAN STUDI EHRA BJM 2012.pdf

of 32

  • date post

    23-Jan-2017
  • Category

    Documents

  • view

    224
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of LAPORAN STUDI EHRA BJM 2012.pdf

  • LAPORAN STUDI EHRA BJM 2012 13

    LAPORAN STUDI ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT

    (EHRA) KOTA BANJARMASIN

    Kelompok Kerja Sanitasi Kota Banjarmasin

    Kota Banjarmasin

    Bulan Nopember 2012

  • LAPORAN STUDI EHRA BJM 2012 14

    DAFTAR ISI

    DAFTAR ISI ................................................................................................................................ 14

    KATA PENGANTAR...................................................................................................................... 2

    DAFTAR TABEL ......................................................................................................................... 16

    DAFTAR GRAFIK .......................................................................................................................... 4

    I. PENDAHULUAN .................................................................................................................. 5

    II. METODOLOGI DAN LANGKAH STUDI EHRA 2011 .............................................................. 6

    2.1. Penentuan Target Area Survey ....................................................................................... 7

    2.2. Penentuan Jumlah/Besar Responden ........................................................................... 23

    2.3. Penentuan Desa/Kelurahan Area Survei ....................................................................... 24

    2.4. Penentuan RW/RT Dan Responden Di Lokasi Survei .................................................... 24

    III. HASIL STUDI EHRA 2011 KABUPATEN/ KOTA ... .............................................................. 13

    3.1. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga ............................................................................ 13

    3.2. Pembuangan Air Limbah Domestik ............................................................................... 15

    3.3. Drainase Lingkungan Sekitar Rumah dan Banjir ........................................................... 18

    3.4. Pengelolaan Air Bersih Rumah Tangga ......................................................................... 19

    3.5 Perilaku Higiene ............................................................................................................. 21

    3.6 Kejadian Penyakit Diare ................................................................................................. 24

    3.7 Indeks Resiko menurut EHRA ........................................................................................ 26

    IV. PENUTUP ......................................................................................................................... 30

    LAMPIRAN ................................................................................................................................ 31

  • LAPORAN STUDI EHRA BJM 2012 15

    KATA PENGANTAR

    Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) atau studi Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan merupakan salah satu dari beberapa studi primer yang harus dilakukan oleh Kelompok Kerja (Pokja) Sanitasi Kota Banjarmasin untuk menyusun buku Pemetaan Kondisi Sanitasi (Buku Putih Sanitasi) dan Strategi Sanitasi Kota (SSK) berdasarkan pendekatan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP). Secara substansi, hasil Studi EHRA memberi data ilmiah dan factual tentang ketersediaan layanan sanitasi di tingkat rumah tangga dalam skala kota Sub sektor sanitasi yang menjadi obyek studi meliputi limbah cair domestik, limbah padat/sampah dan drainase lingkungan, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) termasuk praktek Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Muatan pertanyaan dalam kuesioner dan lembar pengamatan telah diarahkan sesuai dengan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Pengorganisasian pertanyaan dalam kuesioner dan lembar pengamatan berikut penomorannya dibuat sedemikian rupa sehingga mempermudah pelaksanaan survei, entri maupun analisa data hasil studinya. Perangkat Studi EHRA juga telah dilengkapi dengan perangkat lunak (software) yang terdiri atas: 1. Perangkat lunak khusus untuk entri data dalam format Epi Info, 2. Perangkat lunak converter dari format Epi Info ke format yang bisa dibaca oleh SPSS 3. Perangkat lunak syntax SPSS untuk cleaning data dan pemprosesan data hingga menghasilkan

    berbagai table hasil pengamatan termasuk beberapa table analisis Crosstab. Perangkat lunak entri data menggunakan Epi Info versi MS-DOS (bukan versi MS-Windows). Hal ini untuk menjamin konsistensi pemasukan data oleh operator. Dengan demikian hasil entri data akan memiliki tingkat kesalahan yang seminim mungkin. Berdasarkan metoda pelaksanaan studi EHRA, sebelum menentukan jumlah sampel, Pokja Sanitasi Kota harus melakukan klastering desa/kelurahan berdasarkan 4 kriteria, yaitu kepadatan penduduk, angka kemiskinan, dinilai sering mengalami banjir dan dilalui sungai yang berpotensi digunakan untuk sarana sanitasi. Penarikan sampel studi EHRA dibuat lebih fleksibel disesuai dengan ketersediaan anggaran. Namun demikian ada batasan minimum tertentu yang harus tetap dipenuhi sesuai dengan kaidah-kaidah penelitian ilmiah dengan tingkat kepercayaan 95%. Akhirnya kami berharap, laporan hasil kegiatan studi EHRA ini , dapat dipergunakan dengan sebaik baiknya didalam pembuatan BUKU PUTIH SANITASI, Pokja Sanitasi Program PPSP Kota Banjarmasin. Semoga bermanfaat, TIM STUDI EHRA DINAS KESEHATAN

    KOTA BANJARMASIN,

  • LAPORAN STUDI EHRA BJM 2012 16

    DAFTAR TABEL

    Tabel 2.1. Hasil Klastering Kelurahan di Kota Banjarmasin tahun 2012 ................................................ 8

    Tabel 2.2. Kelurahan Terpilih Untuk Survey EHRA Kota Banjarmasin tahun 2012 ................................ 9

    Tabel 2.3. Jumlah Kelurahan yang diidentifikasi sering terjadi banjir .................................................... 9

    Tabel 2.4. Distribusi Kelurahan per Klaster untuk Penetapan Lokasi Studi EHRA ............................... 10

  • LAPORAN STUDI EHRA BJM 2012 17

    DAFTAR GRAFIK

    Grafik 3.1. Pengelolaan Sampah (skala kota) ....................................................................................... 13 Grafik 3.2. Frekuensi Pengankutan Sampah (skala kota) ..................................................................... 14 Grafik 3.3. Ketepatan pengangkutan sampah (skala kota) .................................................................... 14 Grafik 3.4. Pengelolaan Sampah Setempat (skala kota) ....................................................................... 15 Grafik 3.5. Kondisi Tangki Septik (skala kota) ....................................................................................... 16 Grafik 3.6. Pencemaran karena pembuangan isi Tangki Septik (skala kota) ......................................... 16 Grafik 3.7. Pencemaran karena SPAL (skala kota) ............................................................................... 17 Grafik 3.8. Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (skala kota) .......................................................... 17 Grafik 3.9 Genangan Air (skala kota) .................................................................................................... 19 Grafik 3.10 Penggunaan Sumber Air Minum (skala kota) ...................................................................... 20 Grafik 3.11 Keadaan Kelangkaan Air Bersih (skala kota) ...................................................................... 21 Grafik 3.12 Praktek CTPS pada 5 waktu penting (skala kota) ............................................................... 22 Grafik 3.13.Kebersihan Jamban (WC) (skala kota)................................................................................ 23 Grafik 3.14 Ketersediaan Sabun disekitar Jamban (skala kota) ............................................................ 23 Grafik 3.15 Keadaan Pencemaran Penampungan Air (skala kota)........................................................ 24 Grafik 3.16 Kejadian Penyakit Diare (skala kota)................................................................................... 25 Grafik 3.17 Indeks Risiko Sanitasi (skala kota) ..................................................................................... 26

  • LAPORAN STUDI EHRA BJM 2012 18

    BAB I

    PENDAHULUAN

    Environmental Health Risk Assessment Study atau Studi EHRA adalah sebuah survey

    partisipatif di tingkat kota yang bertujuan untuk memahami kondisi fasilitas sanitasi dan higinitas serta

    perilaku-perilaku masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan program sanitasi

    termasuk advokasi di tingkat kota sampai ke kelurahan. Kota dipandang perlu melakukan Studi EHRA

    karena:

    1. Pembangunan sanitasi membutuhkan pemahaman kondisi wilayah yang akurat

    2. Data terkait dengan sanitasi terbatas di mana data umumnya tidak bisa dipecah sampai tingkat

    kelurahan dan data tidak terpusat melainkan berada di berbagai kantor yang berbeda

    3. EHRA adalah studi yang menghasilkan data yang representatif di tingkat kota dan kecamatan dan

    dapat dijadikan panduan dasar di tingkat kelurahan

    4. EHRA menggabungkan informasi yang selama ini menjadi indikator sektor-sektor pemerintahan

    secara eksklusif

    5. EHRA secara tidak langsung memberi amunisi bagi stakeholders dan warga di tingkat kelurahan

    untuk melakukan kegiatan advokasi ke tingkat yang lebih tinggi maupun advokasi secara horizontal

    ke sesama warga atau stakeholders kelurahan.

    Adapun tujuan dan manfaat dari studi EHRA adalah:

    1. Untuk mendapatkan gambaran kondisi fasilitas sanitasi dan perilaku yang beresiko terhadap

    kesehatan lingkung