LAPORAN PKL Nadya Rahmi

download LAPORAN PKL Nadya Rahmi

of 28

  • date post

    10-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    65
  • download

    9

Embed Size (px)

Transcript of LAPORAN PKL Nadya Rahmi

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangPelaksanaan Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan supaya mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang didapat di bangku kuliah di dunia kerja secara nyata serta membuka wawasan yang lebih dalam dari pada di bangku perkuliahan. Oleh karena itu, sesudah melakukan Praktek Kerja Lapangan, mahasiswa diharapkan bisa menjadi sumber daya manusia yang lebih berkualitas. Karena, kualitas sumber daya manusia tidak hanya dilihat dari sudut pengetahuan yang dimilikinya, namun harus dilihat dari potensi dan sikapnya dalam menerapkan ilmu yang dimiliki ke dalam dunia nyata.Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat merupakan instansi pemerintahan yang pekerjaannya erat dengan penggunaan teknologi dalam pengolahan data statistik yang valid. Pentingnya data yang valid diperlukan untuk pengolahan data agar menjadi acuan untuk perkembangan suatu Negara karena pengambilan suatu keputusan berdasarkan hasil statistik. Perlunya pengolahan data statistik untuk mengetahui informasi konkret dan mudah agar dapat diakses oleh pihak-pihak yang membutuhkan informasi mengenai statistik. Berdasarkan alas an tersebuat penulis memilih untuk melakukan Kerja Praktek Lapangan ini di kantor Badan Pusat Statistik. Agar penulis dapat mengetahui tentang gambaran tentang pelaksanaan tugas pengolahan data dan informasi pada Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat. Selain itu, penulis dapat mengetahui pemanfaatan data untuk statistik di BPS Sumatera Barat.Dalam hal pengolahan data diperlukan aplikasi untuk mengolah data, agar mengurangi kesalahahan dalam penginputan manual. Pada Praktek Kerja Lapangan penulis ingin memahami pengolahan data dengan cara mengentry data menggunakan aplikasi Entry Gabah. Aplikasi ini telah disediakan oleh BPS RI untuk memudahkan pekerjaan memasukan data. Pengambilan judul ditetapkan dan dipilih karena penulis membuat laporan Praktek Kerja Lapangan sesuai dengan apa yang penulis laksanakan ketika melakukan Kerja Praktek di Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat. Oleh karena itu, diangkat judul mengenai PENGOLAHAN STATISTIK MENGGUNAKAN APLIKASI GABAH JANUARI 2014 PROVINSI SUMATERA BARAT. 1.2 Ruang LingkupAgar materi yang dipaparkan dalam laporan ini tidak terlalu luas, maka penulis membatasi pembahasan. Adapun ruang lingkup dari laporan ini adalah sebagai berikut:

1. Melakukan Pengolahan data gabah di Provinsi Sumatera Barat deangan menggunakan Aplikasi Entry Gabah dan Ms. Excel.2. Membahas perbandingan kualitas Gabah pada Januari 2015 di Provinsi Sumatera Barat. 1.3 TujuanKerja Praktek ini bertujuan untuk :1. Menambah pengetahuan serta wawasan mengenai statistik pengolahan data di BPS

2. Menambah pengalaman terutama dibidang sistem komputer, kemampuan berkomunikasi dan kemampuan bersosialisasi dengan pihak lain yang nantinya akan menjadi faktor penting dalam dunia kerja.3. Dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dibangku perkuliahan.4. Memenuhi salah satu mata kuliah yang diwajibkan bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi di Jurusan Sistem Komputer Fakultas Teknolgi Informasi Universitas Andalas.5. Mengetahui cara pengolahan data statistik tentang distribusi gabah di Sumatera Barat. BAB II

PROFIL BPS PROVINSI SUMBAR2.1 Lingkup Pekerjaan2.1.1 Sejarah Singkat Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik adalah Lembaga Pemerintah Non-Departemen yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Sebelumnya, BPS merupakan Biro Pusat Statistik, yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 1960 tentang Sensus dan UU Nomer 7 Tahun 1960 tentang Statistik. Sebagai pengganti kedua UU tersebut ditetapkan UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Berdasarkan UU ini yang ditindaklanjuti dengan peraturan perundangan dibawahnya, secara formal nama Biro Pusat Statistik diganti menjadi Badan Pusat Statistik [1].

Materi yang merupakan muatan baru dalam UU Nomor 16 Tahun 1997, antara lain :

a. Jenis statistik berdasarkan tujuan pemanfaatannya terdiri atas statistik dasar yang sepenuhnya diselenggarakan oleh BPS, statistik sektoral yang dilaksanakan oleh instansi Pemerintah secara mandiri atau bersama dengan BPS, serta statistik khusus yang diselenggarakan oleh lembaga, organisasi, perorangan, dan atau unsur masyarakat lainnya secara mandiri atau bersama dengan BPS.

b. Hasil statistik yang diselenggarakan oleh BPS diumumkan dalam Berita Resmi Statistik (BRS) secara teratur dan transparan agar masyarakat dengan mudah mengetahui dan atau mendapatkan data yang diperlukan.

c. Sistem Statistik Nasional yang andal, efektif, dan efisien.

d. Dibentuknya Forum Masyarakat Statistik sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat statistik, yang bertugas memberikan saran dan pertimbangan kepada BPS.

Berdasarkan undang-undang yang telah disebutkan di atas, peranan yang harus dijalankan oleh BPS adalah sebagai berikut :

a. Menyediakan kebutuhan data bagi pemerintah dan masyarakat. Data ini didapatkan dari sensus atau survey yang dilakukan sendiri dan juga dari departemen atau lembaga pemerintahan lainnya sebagai data sekunder.

b. Membantu kegiatan statistik di departemen, lembaga pemerintah atau institusi lainnya, dalam membangun sistem perstatistikan nasional.

c. Mengembangkan dan mempromosikan standar teknik dan metodologi statistik, dan menyediakan pelayanan pada bidang pendidikan dan pelatihan statistik.

d. Membangun kerjasama dengan institusi internasional dan negara lain untuk kepentingan perkembangan statistik Indonesia. Tugas, fungsi dan kewenangan BPS telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2007 tentang Badan Pusat Statistik dan Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pusat Statistik. Badan Pusat Statistik (BPS), adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen di Indonesia yang mempunyai fungsi pokok sebagai penyedia data statistik dasar, baik untuk pemerintah maupun untuk masyarakat umum, secara nasional maupun regional.

Setiap sepuluh tahun sekali, BPS menyelenggarakan sensus penduduk. Di samping itu, BPS juga melakukan pengumpulan data, menerbitkan publikasi statistik nasional maupun daerah, serta melakukan analisis data statistik yang digunakan dalam pengambilan kebijakan pemerintah.

BPS juga terdapat di setiap provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Dinamakan perwakilan BPS di daerah, karena BPS merupakan instansi vertikal, yakni instansi pemerintah pusat yang berada di daerah, sehingga bukan merupakan bagian dari instansi milik daerah, Tugas lain BPS di daerah adalah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam rangka penyelenggaraan statistik regional.

2.1.2 Visi dan Misi BPSVisiPelopor data statistik terpercaya untuk semuaMisi1. Memperkuat landasan konstitusional dan operasional lembaga statistik untuk penyelenggaraan statistik yang efektif dan efisien.

2. Menciptakan insan statistik yang kompeten dan profesional, didukung pemanfaatan teknologi informasi mutakhir untuk kemajuan perstatistikan Indonesia.

3. Meningkatkan penerapan standar klasifikasi, konsep dan definisi, pengukuran, dan kode etik statistik yang bersifat universal dalam setiap penyelenggaraan statistik.

4. Meningkatkan kualitas pelayanan informasi statistik bagi semua pihak.

5. Meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi kegiatan statistik yang diselenggarakan pemerintah dan swasta, dalam kerangka Sistem Statistik Nasional (SSN) yang efektif dan efisien.

2.1.3 Struktur OrganisasiUntuk melaksanakan tugas, fungsi, dan kewenangan tersebut, sesuai Keputusan Kepala BPS Nomor 121 Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perwakilan Badan Pusat Statistik di Daerah, telah ditentukan struktur organisasi Badan Pusat Statistik Provinsi Sumbar, yaitu :

Gambar 1 Struktur Organisasi Badan Pusat Statistik Prov. SUMBAR [2]

a) Kepala

Kepala BPS Kabupaten Buton mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan, pembinaan dan pengendalian terhadap program, administrasi dan sumber daya di lingkungan BPS Kabupaten Buton. Kepala membawahi Sub Bagian Tata Usaha, Seksi Statistik Sosial, Seksi Statistik Produksi, Seksi Statistik Distribusi, Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik, Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik, Koordinator Statistik Kecamatan (KSK), staf, dan pegawai fungsional.

b) Sub Bagian Tata UsahaSub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan program dan administrasi perkantoran sesuai dengan kebijakan pimpinan dan undang-undang yang berlaku.c) Seksi Statistik Sosial

Seksi Statistik Sosial mempunyai tugas melaksanakan program dan kegiatan statistik di bidang statistik sosial mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan.

d) Seksi Statistik Produksi

Seksi Statistik Produksi mempunyai tugas melaksanakan program dan kegiatan statistik di bidang statistik produksi mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan.

e) Seksi Statistik Distribusi

Seksi Statistik Distribusi mempunyai tugas melaksanakan program dan kegiatan statistik di bidang statistik distribusi mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan.

f) Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik

Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik mempunyai tugas melaksanakan program dan kegiatan statistik, dan melakukan analisis terhadap data yang diperoleh dari sensus/survei.2.1.4 Deskripsi Pekerjaan

Bidang Statistik Distribusi memiliki kegiatan survei dan sensus yang berkenaan dengan bidang Harga Produsen dan Konsumen,Keuangan Pemerintah Daerah/ BUMD/ Lembaga Keuangan, Hotel dan Pariwisata, Perhubungan Darat dan Laut dan Harga Perdagangan Besar. Bidang Statistik terbagi atas tiga divisi yaitu Statistik Konsumen dan Perdagangan Besar, Statistik Keuangan harga dan Produsen, dan Statistik Niaga dan Jasa. Divisi Keuangan harga dan