Laporan PKL Di PJU

download Laporan PKL Di PJU

of 24

  • date post

    20-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    773
  • download

    203

Embed Size (px)

description

123

Transcript of Laporan PKL Di PJU

Laporan PKLKATA PENGANTARAssaalamualaikum wr.wb,,,,

Puji syukur pada ALLAH SWT penulis panjatkan yang telah melimpahkan rahmat hidayah NYA atas tersusunnya laporan Praktek Kerja Lapangan. Praktek Kerja Lapangan itu sendiri merupakan tugas wajib bagi mahasiswa program Diploma 3 jurusan tekhnik elektronika Politekhnik Muhammadiyah Pekalongan.

Penyusunan Praktek Kerja Lapangan ini sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program diploma 3 jurusan takhnik elektro.

Laporan Praktek Kerja Lapangan ini dapat selesai kaerena adanya bantuan dari banyak pihak.

Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Khoirul Anam, ST selaku direktur Politekhnik Muhammadiyah Pekalongan.

2. Bapak Ery Gunawan, ST selaku Kepala jurusan dan pembimbing tekhnik elektro Politekhnik Muhammadiyah Pekalongan

3. Bapak Wahyu Hidayat selaku Kepala Seksi Penerangan Jalan Umum DPU Kota Pekalongan.

4. Teman Teman kru PJU DPU Kota Pekalongan.

5. Rekan Rekan mahasiswa angkatan 2010 di Politekhnik Muhammadiyah Pekalongan yang telah memberikan semangat dan saran.

Demikianlah penyusunan laporan Praktek Kerja Lapangan ini, atas saran dan kritiknya penulis mengucapkan banyak terima kasih.

Wassalamuallaikum wr, wb,,,,,,

Pekalongan, Januari 2013

Bambang Supriyono

BAB 111JENIS JENIS LAMPU PENERANGAN JALAN UMUMSuatu penerangan diperlukan oleh manusia untuk mengenali suatu obyek yang gelap secara visual. Penerangan jalan umum dibuat untuk mempermudah dan membantu manusia dalam melihat obyek di jalan pada waktu malam hari atau suasana gelap. Penerangan jalan umum mempunyai 3 fungsi, yaitu sebagai fungsi keamanan, fungsi ekonomi dan fungsi estetika. Suatu kota tanpa lampu penerangan jalan akan seperti kota mati, dan dimungkinkan akan terjadi banyak kasus kejahatan kejahatan,kecelakaan, dan akan sangat berdampak buruk terhadap kehidupan sosial kota pada malam hari. Suatu kota dengan penerangan lampu jalan baik, akan mengangkat wajah kota menjadi lebih baik, cantik dan indah, selain berdampak lebih baik terhadap kehidupan sosial masyarakat kota. Salah satu pembangunan infrastruktur perkotaan adalah pembangunan dan pemasangan lampu penerangan jalan umum. Dalam pelaksanaan pembangunan lampu penerangan jalan umum diperlukan perencanaan yang baik, sehingga pemasangan lampu penerangan jalan umum tersebut mempunyai efisiensi yang relatif

tingi, mempunyai kuat penerangan yang cukup dan biaya operasionalnya yang murah. Salah satu cara untuk memperoleh tujuan perencanaan tersebut adalah pemilihan jenis lampu yang tepat, yang akan digunakan sebagai lampu penerangan jalan umum.

Terdapat beberapa jenis Lampu Penerangan Umum yang sering digunakan selama ini yaitu :

1. LAMPU HPL N

2. LAMPU SON T

3. LAMPU LVD

4. LAMPU NEON

111.1. Lampu HPL-N High Preasure LampGambar 2. Konstruksi Lampu HPL N

Lampu HPL N adalah jenis lampu merkuri fluoresen bertekanan tinggi, di mana lampu jenis merupakan keluarga lampu tabung. HPL N adalah nama produk dari lampu jenis merkuri fluoresen yang dikenal di Eropa. Di Inggris dan Australia lampu merkuri fluoresen bertekanan tinggi dikenal dengan nama MBF, di Amerika dikenal dengan nama HX dan DX, sedangkan di Jepang lebih dikenal dengan nama HF.

Prinsip kerja lampu merkuri sama dengan prinsip kerja lampu tabung fluoresen, di mana cahaya yang dihasilkan berdasarkan terjadinya lucutan elektron (electron discharge) di dalam tabung lampu. Konstruksi lampu merkuri berbeda dengan konsruksi lampu fluoresen. Lampu merkuri terdiri dari dua

tabung, yaitu tabung dalam yang disebut Arc Tube dan tabung luar yang disebut bohlam (Bulb). Tabung dalam diisi merkuri yang berguna untuk menghasilkan radiasi ultraviolet dan gas argon yang berfungsi untuk keperluan starting. Sedangkan bohlam luar berfungsi sebagai tabung dan menjaga kestabilan suhu di sekitar tabung. Lampu jenis ini harus menggunakan ballast untuk membatasi arus listrik. Biasanya ballast lampu merkuri berupa reaktor autotrafo, tergantung dari karakteristiknya. Lampu merkuri bekerja pada daya yang rendah. Pada dasarnya, jenis sinar yang dihasilkan oleh lampu merkuri

adalah dominan radiasi ultraviolet yang harus diubah menjadi cahaya tampak (Visible light) dengan cara melapisi dinding bagian dalam bohlam dengan serbuk phospor, sama halnya dengan lampu flouresen.

Lampu HPL N atau lampu merkuri bertekanan tinggi fuoresen mempunyai umur rata- rata 12.000 jam sampai 20.000 jam. Sedangkan fluks cahaya yang dihasilkan berkisar antara 1.800 lumen sampai 54.200 lumen. Karena colour renderingnya cukup baik, sehingga lampu ini baik digunakan untuk penerangan jalan umum dan industri.

111.2.Lampu SON TGambar 3. Konstruksi Lampu SON T

Lampu sodium tekanan tinggi lebih sering disebut lampu SON T . Prinsip kerjanya sama dengan lampu sodium tekanan rendah atau SOX E, yaitu berdasarkan pelepasan elektron di dalam

tabung lampu. Lampu sodium tekanan tinggi SON maupun sodium tekanan rendah SOX adalah

keluarga lampu tabung atau discharge lamp. Sesuai dengan namanya, lampu ini mempunyai

tekanan gas di dalam tabungnya kira-kira 250 mm Hg, sehingga temperatur kerja tabung lampu ini juga tinggi.

Lampu jenis ini harus menggunakan ballast untuk membatasi arus listrik. Biasanya ballast lampu merkuri berupa reaktor autotrafo, tergantung dari karakteristiknya. Lampu merkuri bekerja pada daya yang rendah. Selai balast lampu sodium pemasangannya juga harus menggunakan ignitor sebagai penaik tegangan dari 220 v menjadi 0,5 kva. Pada dasarnya, jenis sinar yang dihasilkan oleh lampu merkuri Lampu sodium tekanan tinggi terdiri dari dua tabung, yaitu tabung gas atau arc tube, dan tabung luar atau bohlam. Tabung gas terbuat dari bahan yang tahan terhadap uap sodium yang harus bekerja pada temperatur tingi, misalnya stellox. Di dalam tabung gas diisikan sodium dan merkuri. Merkuri berfungsi untuk menaikkan tekanan gas dan tegangan kerja lampu sampai batas tertentu. Selain sodium dan merkuri, di dalam tabung gas juga dimasukkan gas mulia Neon untuk keperluan starting. Bohlam luar terbuat dari gelas yang sama sekali terpisah dari udara luar. Bohlam ini berfungsi untuk mencegah tabung gas dari kerusakan akibat bahan kimia dan juga berfungsi untuk mempertahankan kestabilan temperatur tabung gas. Karena diameter tabung gas terlalu kecil, maka lampu sodium tekanan tinggi tidak

Pemakaian energi listrik saat ini besar sekali bahkan permintaan energi listrik mengalami kenaikan cukup tinggi begitu pula dengan tarif dasar listrik (TDL) juga mengalami kenaikan.hal ini sering menjadi masalah bagi masyarakat umum..?? Untuk mengoptimalkan energi listrik diantaranya dengan meningkatkan faktor daya atau disebut perbaikan faktor daya. Lampuhigh pressurelamp (HPL) 250 Watt yang dijual dipasaran ternyata mempunyai daya nyata yang lebih tinggi yakni 469,48 Watt. Kenaikan daya nyata tersebut disebabkan oleh ballasthigh pressure lamp(HPL), karena dalam penyalaan lampu high pressure lamp (HPL), ballast high pressure lamp (HPL) memerlukandaya yangbesar. Pemasangan kapasitor secara parallel (4 F) dapat membuat daya nyata dari lampu high pressurelamp (HPL) menjadi lebih kecil, yakni 326,7 Watt. Menurunnya daya nyata dari 469,48 Watt menjadi 326,7 Watt, Karena kapasitor menyebabkan arus yang mengalir dari rangkaian menjadi kecil (2,2 amper menjadi 1,5 amper)sehingga faktordaya menjadi lebih besar (0,97 menjadi 0,99). Hal ini jika dilakukan oleh setiap konsumen tentunya akan menghemat energi yang cukup besar.111.3. Lampu LVDLVD adalah lampu induksi yang bisa digunakan untuk menggantikan Lampu Penerangan Jalan Umum PJU dan Lampu Sorot Flood Light. Hal ini dikarenakan efisiensi yang tinggi, LVD dengan Watt yang lebih kecil menghasilkan cahaya yang sama dengan lampu Metal Halide (MHL) maupun lampu Sodium dengan Watt yang lebih besar. Kelebihan lainnya adalah masa pakai sampai dengan 100.000 jam. Lampu PJU menggunakan Lampu jenis Induksi LVD 80Watt , lampu ini mempunyai efisiensi tinggi, dengan hanya 80Watt setara Mercury 250W, sangat terang dan kuat, usia lampu mencapai 100.000jam.Sistem penerangan induksi atau juga disebut lampu LVD memiliki tiga bagian utama:1. Sebuah ballast dengan frekuensi tinggi.2. Sebuah kumparan induksi.3. Sebuah lampu.Ballast menghasilkan arus listrik frekuensi tinggi dan mengirimnya ke kumparan induksi. Arus yang melalui kumparan induksi membangkitkan sebuah medan elektromagnet yang fluktuatif di dalam lampu. Medan yang fluktuatif tersebut menarik dan mengionisasi atom-atom gas yang mengisi tabung lampu. Atom-atom yang terionisasi mengeluarkan radiasi ultraviolet. Ketika radiasi ultraviolet mengenai lapisan fosfor dalam gelas tabung lampu, fosfor menghasilkan cahaya.Sejaklampu induksitidak membutuhkan filamen atau elektrode untuk menyala, hal ini menyebabkan masa hidup lampu induksi jauh lebih lama daripada lampu pijar konvensional, lampu neon atau lampu bermedia gas tanpa menyebabkan lampu menjadi hitam.Hasil akhirnya adalah pengoperasian yang jauh lebih dapat diandalkan dengan depresiasi lumen yang jauh berkurang, tanpa peduli seberapa sering lampu ini dinyalakan. Bahkan hingga 60.000 jam, lampu induksi masih menghasilkan kurang lebih 80% dari output cahaya awalnya.111L4. LAMPU NEON TLLampu fluorescent lebih dikenal sebagai lampu TL. Lampu penerangan jenis ini lebih banyak dipakai karena daya yang dipakai relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan lampu bolam. Selain itu lampu TL juga lebih dingin daripada lampu bolam dengan pemakain daya yang sama.Penggunaan lampu fluorescent, dan selanjutnya disebut lampu TL ini penggunaannya sudah sangat luas dan sangat umum baik untuk penerangan rumah ataupun penerangan pada industri-industri. Keuntungan dari lmapu TL ini, seperti yang telah disebutkan di atas adalah menghasilkan cahaya output per wa