LAPORAN PENELITIAN MANDIRI STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI ... pengembangan ekonomi daerah di provinsi

download LAPORAN PENELITIAN MANDIRI STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI ... pengembangan ekonomi daerah di provinsi

of 23

  • date post

    18-Aug-2019
  • Category

    Documents

  • view

    212
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of LAPORAN PENELITIAN MANDIRI STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI ... pengembangan ekonomi daerah di provinsi

  • 1

    LAPORAN PENELITIAN MANDIRI

    STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH DI

    PROVINSI BALI

    TIM PENELITI

    Drs I Nengah Kartika,M.Si

    Drs I Wayan Wenagama,MP

    JURUSAN EKONOMI PEMBANGUNAN

    FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNUD

    TAHUN 2015

  • 2

  • 3

    DAFTAR ISI

    HALAMAN PENGESAHAN i

    IDENTITAS PENELITIAN ii

    DAFTAR ISI iii

    Bab I PENDAHULUAN 1

    1.1 Latar Belakang Masalah 1

    1.2 Pokok Permasalahan 3

    1.3 Tujuan Penelitian 3

    1.4 Manfaat Penelitian 3

    Bab II LANDASAN TEORI 4

    2.1 Teori Pembangunan Ekonomi 4

    2.2 Tahap-tahap Pembangunan Menurut Rostow 5

    2.3 Pembangunan Daerah 5

    Bab III METODELOGI PENELITIAN 10

    3.1 Lokasi Penelitian 10

    3.2 Metode Pengumpulan Data 10

    3.3 Metode Pengolahan Data 10

    3.4 Analisis Data 11

    Bab IV ANALISIS DATA 12

    4.1 Kondisi Umum 12

    4.1.1 Rencana Penanaman Modal di Prov. Bali 12

    4.1.2 Penduduk Dan Ketenagakerjaan di Prov. Bali 12

    4.1.3 Industri Pariwisata 14

    4.1.4 Luas Panen dan Produksi Padi Sawah dan Padi Ladang 14

    4.2 Analisis Data 15

    Bab V SIMPULAN DAN SARAN 18

    DAFTAR PUSTAKA 19

  • 4

    DAFTAR TABEL

    Tabel Judul

    Halaman

    4.1 Rencana Penanaman Modal Berdasarkan Surat Persetujuan Investasi

    (2007-2011) 12

    4.2 Jumlah Penduduk dan Ketenagakerjaan Prov. Bali (2007-2011) 13

    4.3 Jumlah Kunjungan Wisata ke Bali (2007-2011) 14

    4.4 Luas Panen dan Produksi Padi sawah dan Ladang (2007-2011) 15

    4.5 Indeks Location Quotion Prov. Bali Berdasarkan data PDRB

    Dan PDB nasional atas dasar harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha

    (2007-2011) 16

    4.6 Indeks Location Quotion Prov. Bali Berdasarkan data PDRB

    Dan PDB nasional atas dasar harga Konstan Menurut Lapangan Usaha

    (2007-2011) 17

  • 5

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 .Latar Belakang

    Pembangunan yang dilaksanankan oleh setiap negara pada prinsipnya

    adalah merupakan suatu proses perubahan dari keterbelakangan menuju kepada

    kondisi yang lebih baik atau lebih maju. Pembangunan yang dilakukan oleh

    Pemerintah Provinsi Bali tetap memprioritaskan pada pembangunan ekonomi dengan

    menitikberatkan pada pembangunan pertanian secara simulatan dengan

    pembangunan pariwisata.Tujuan dari pada pembangunan ekonomi yang

    dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali adalah meningkatkan pertumbuhan

    ekonomi,serta memperluas kesempatan kerja dalam rangka menurunkan tingkat

    pengangguran dan angka kemiskinan

    Tujuan daripada Otonomi Daerah adalah memberi kekuasaan yang

    lebih besar kepada pemerintah daerah melalui UU No 22/1999 yang disempurnakan

    dengan UU No.32/2004 mengenai pemerintahan daerah dan UU nNo 25/1999 yang

    disempurnakan dengan No 33/2004 mengatur tentang perimbangan keuangan antara

    Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah. Salah satu sasaran penting yang

    diamanatkan oleh UU No 32/2004 melalui pemberian kewenangan yang lebih besar

    kepada Pemerintah Daerah diharapkan daerah akan lebih optimal pelayanannya

    kepada masyarakat,dengan dasar pertimbangan bahwa Pemerintah Daerah akan

    mengetahui lebih mendetail persolanan maupun permasalahan yang dihadapi oleh

    setiap daerah serta lebih memahami tentang potensi-potensi yang dimiliki oleh setiap

    daerah untuk dikembangkan, serta potensi mana yang perlu dikembangkan dan

    strategi yang perlu dilakukan.oleh Pemerintah Daerah.

    Peranan Pemerintah Daerah dalam mengambil strategi menurut

    Kuncoro (2004) Pemerintah dalam konteks Indonesia bahwa peranan pemerintah

    setidaknya mencakup peranan minimal yang meliputi penyediaan barang-barang

    public dan perlindungan tehadap penduduk miskin, namun pemerintah juga bisa saja

    mengambil peran aktif seperti mendorong kegiatan swasta dan retribusi.

  • 6

    Menurut Suparmoko (2001) bahwa strategi pengembangan potensi

    ekonomi daerah akan sangat tergantung pada strategi pembangunan ekonomi yang

    dianut oleh daerah yang bersangkutan yang meliputi :

    1. Pembangunan pertanian versus industri

    2.Inward looking versus outward looking (melihat barang/jasa masuk maupun

    keluar)

    3. Titik pertumbuhan ( groing point)

    4.Keterkaian kebelakng( backward linkages) dan keterkaitan kedepan ( forward

    linkages

    5.Sektoer Peminpin ( leading sectors)

    Dalam pelaksanaan pembangunan ekonomi pemerintah daerah diperlukan

    pertimbangan yang matang untuk menghasilkan pembanganun yang efisien.

    Selanjutnya Suparmoko (2001) berpendapat bahwa berbagai cara yang dapat

    ditempuh untuk mencapai efisiensi disegala bidang kehidupan dengan cara :

    1.Tingkatkan Produktivitas

    2.Hapuskan sebab-sebab ekonomi biaya tinggi

    3. Tentukan batas konsumsi maksimal yang layak

    4. Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD)

    5.Perbaiki kualitas SDM (produktif,efisien, dan bermoral)

    6. Pertahankan fungsi lingkungan

    7. Kerjasama anatar daerah

    Pembelajaran dalam pembahasan strategi pengembangan ekonomi daerah

    sebagai mata kuliah ekonomi public lanjutan diperlukan berbagai contoh serta

    berbagai teori yang diambil dari berbagai litratur dalam rangka memaksimumkan

    proses pembelajaran

  • 7

    1.2. Pokok Permasalahan .

    Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya, maka yang

    menajadi pokok permasalahan adalah

    1.Bagaimam caranya untuk menanamkan Mahasiswa lebih memahami strategi

    pengembangan ekonomi daerah

    2.Bagaimana caranya memberikan contoh kongrit dalam pembahasan strategi

    pengembangan ekonomi daerah.

    1.3.Tujuan Penelitian

    Ttujuan penelitian dalam penelitian ini adalah :

    1 Mampu menjelaskan kepada Mahasiswa dalam memahami strategi pengembangan

    ekonomi daerah

    2.Mampu memberiksn contoh kongrit dalam pembahasan strategi pengembangan

    ekonomi daerah.

    1.4.Manfaat Penelitian

    Melalui kegiatan penelitian ini akan bermanfaat baik dosen maupun

    mahasiswa untuk lebih memahami strategi pengembangan ekonomi daerah serta

    sebagai dasar mengambil kebijakan bagi pemerintah dalam pengembangan

    ekonomi daerah.

  • 8

    BAB II

    LANDASAN TEORI

    2.1.Teori Pembangunan Ekonomi

    Dalam meningkatkan kehidupan masyarakat diperlukan pelaksanaan

    pembangunan ekonomi yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan

    perkapita dan mampu menekan angka kemiskinan.Pembangunan ekonomi

    diperlukan peningkatan investasi untuk perbaikan sarana dan prasarana seperti

    perbaikan jembatan,jalan bendungan pasilitas pendidikandan pasilitas kesehatan.

    Melalui pembangunan di segala aspek kehidupan nantinya akan mampu

    memperluas kesempatan kerja dan mendorong daya beli masyarakat sehingga akan

    menciptakan permintaan.Menurut Program REPELITA I yang dilaksanakan oleh

    Pemerintah Orda Baru tetap memprioritaskan pembangunan ekonomi dengan

    menitik beratkan pada sektor pertanian.

    Dalam garis besar teori pembangunan ekonomi dapat digolongkan menjadi

    lima golongan besar (Aliran) yaitu

    1. Klasik

    2. Karl Marx

    3. Neo Klasik

    4. Scumpeter

    5. Post Keynesian

    Teori Karl Marx (Pertumbuhan dan kehancuran)

    Karl Marx Mengemukakan teorinya berdasarkan atas sejarah perkembangan

    masyarakat dimana perkembangan itu melalui lima tahap.

    1. Masyarakat Primitif

    2. Masyarakat Perbudakan

    3. Masyarakat Feodal

    4. Masyarakat Kapitalis

    5. Masyarakat Sosial

  • 9

    2.2. .Tahap – Tahap pembangunan Menurut Rostow

    Secara umum dapat dijelaskan bahwa tujuan dari pada pembangunan

    ekonomi adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang mampu

    meningkatkan kesejahtraan masyarakatnya. Menurut Rostow 1990 (Ernan Rustiadi

    dkk 2011) bahwa proses pertumbuhan ekonomi dapat dibedakan menjadi lima tahap

    yaitu :

    1.Masyarakat Tradisional ( the traditional society)

    2.Prasyarat Lepas landas ( the precontion for take – off)

    3 Lepas landas ( the take-off)

    4. Gerakan kearah dewasaan ( the drive to maturity)

    5.Masa Konsumsi Tinggi ( the age of high mass consumtion)

    2.3. Pembangunan Daerah

    Pembangunan Daerah terus diuapayakan untuk mendorong pertumbuhan

    ekonomi secara merata dalam rangka mengurangi ketimpangan yang semakin

    besar sehingga terwudnya kesejahtraan masyarakat semakin meningkat. Menurut

    Kartasasmita (1996) pembanguan daerah dapat dilihat dari beberapa segi; (1) dari

    pembangunan sektoral, (2) dari segi pembangunan wilayah dan (3) pembangunan

    daerah dapat dilihat dari pemerintahannya.

    Paradigma baru pembangunan ekonomi daerah menurut Kuncoro

    (2004) adalah pendekatan alternative terhadap teori pembamngunan